Aparthouse Indonesia Gandeng Adhi Persada Properti Bangun Andava Aparthouse @Pejaten

Propertynbank : Aparthouse merupakan konsep hunian rumah tapak yang terinspirasi dari perpaduan rumah dan apartemen. Dengan design yang compact dan modern, Aparthouse memiliki bangunan 2 sampai 3 lantai. Setelah sukses dengan proyek Sembawang Aparthouse pada tahun 2022 lalu, kini Aparthouse Indonesia kembali meluncurkan gebrakan baru. Mengawali tahun 2023, Aparthouse Indonesia langsung tancap gas dengan proyek terbarunya, Andava Aparthouse. Proyek terbaru ini dikembangkan melalui kerjasama strategis dengan Adhi Persada Properti, perusahaan properti plat merah yang telah memiliki banyak portfolio pengembangan apartemen, perumahan dan berbagai proyek komersial. Direktur Utama Aparthouse Indonesia, Hendry Oktavianus mengatakan bahwa kerjasama yang dijalin ini diharapkan dapat memberikan dampak baik bagi industri properti Tanah Air, sekaligus memberi kontribusi atas demand hunian di tengah kota yang sedikit terhambat akibat pandemi beberapa tahun terakhir. Hendry mengungkapkan, aparthouse Indonesia sangat optimis kerjasama yang terjalin dengan Adhi Persada Properti ini dapat memberi supply atas permintaan hunian landed di tengah kota. “Konsep hunian back to city menjadi pilihan utama. Semoga Andava Aparthouse dapat memenuhi permintaan konsumen hunian landed di tengah kota,” ujar Hendry usai penandatanganan kerjasama dengan Adhi Persada Properti, Jumat (20/1/2023) di Jakarta. Lebih lanjut Hendry menjelaskan bahwa Andava Aparthouse @Pejaten yang dikembangkan ini akan disambut positif oleh pasar, mengingat bahwa pasar properti di tahun 2023 mulai menunjukkan tren positif. Sementara itu, Plt Direktur Utama Adhi Persada Properti, Ki Syahgolang Permata menyambut baik proyek Andava Aparthouse @Pejaten. “Kami berkomitmen untuk mengembangkan kawasan hunian seluas 2,1 hektar menjadi 5 fase pengembangan. Fase pertama akan dikembangkan sekitar 5000 meter persegi dan hanya satu klaster yang terdiri dari 93 unit aparthouse,” ungkap Ki Syahgolang. Menurut Syahgolang, Andava Aparthouse lokasinya berada di pusat kota dan ini menjadi pilihan menarik untuk investasi. Konsep Aparthouse sudah menjadi tren bagi masyarakat urban. Terbukti, proyek Sembawang Aparthouse yang dikembangkan Aparthouse Indonesia sukses secara fenomenal. “Pasar Aparthouse sangat tinggi di Iakarta. Contohnya penjualan Sembawang Aparthouse di jalan TB Simatupang telah mencapai 70 persen dalam waktu kurang dari setahun. Pasar kami bukan hanya kalangan milenial, tetapi juga keluarga mapan,” ujar Direktur Marketing Aparthouse Indonesia, Mario Jati Prayugo. 3 Tipe Unit Aparthouse Andava Aparthouse @Pejaten menyiapkan 3 tipe unit yaitu basic, premium dan suite untuk keluarga mapan. Tipe basic tersedia dua pilihan yang dilengkapi dengan carport, 3 KM, 3 KT, ruang keluarga, ruang makan, pantry dan rooftop. Tipe Premium dilengkapi dengan carport, 2 KT, walking closed, 3 KM, ruang keluarga, ruang makan, pantry, attic dan rooftop. Tipe Suite hanya tersedia satu pilihan unit yang dilengkapi dengan carport, 3 KT, 4 KM, ruang keluarga, ruang makan, pantry, master bedroom dan rooftop. Untuk memudahkan mobilitas penghuni, di unit suite disediakan lift. Di tempat yang sama, Direktur Operasional Aparthouse Indonesia, Novi Imelly menuturkan, Andava Aparthouse merupakan hunian compact house berkualitas premium dengan konsep apartemen. Harga yang dibandrol juga sangat reasonable. “Kebutuhan konsumen dan ketersediaan hunian berkonsep apartemen menjadi sinkron dengan selera pasar,” kata Novi. Status kepemilikan Andava Aparthouse @Pejaten adalah SHM bagi penghuninya. Kelebihan lain dari rumah berkonsep apartemen ini ialah adanya club house penghuni.
Di Tengah Pandemi Corona, APP Tetap Jualan Manfaatkan Digital Marketing
BERITA PROPERTI – Dampak pandemi global Covid-19 terhadap sektor properti, diakui sejumlah pengembang di tanah air. Salah satunya adalah perusahaan properti Adhi Persada Properti (APP), yang berdampak pada pembangunan beberapa proyek yang dikembangkan. Begitu juga dengan penjualan yang juga mengalami penurunan cukup drastis. Direktur Pemasaran dan Pengelolaan Properti APP, Wahyuni Sutantri mengatakan, saat ini market atau pasar sebagian besar cenderung dalam posisi wait and see, dengan mengikuti anjuran pemerintah untuk melakukan social distancing dan stay at home. Meskipun begitu, dia mengaku kegiatan pemasaran tetap berjalan dengan memaksimalkan fasilitas digital marketing guna menjangkau potensi market yang ada. [irp] “Saluran digital marketing seperti sosial media, website dan aplikasi yang kami giatkan saat ini. Khusus melalui aplikasi, konsumen dapat mempelajari detail produk yang ditawarkan di aplikasi APP Smart Property Tools, yang telah memperoleh rekor MURI di tahun 2017 sebagai inovasi aplikasi penjualan properti,” jelas Wahyuni saat dihubungi Propertynbank, Sabtu (4/4). Dikatakan Wahyuni, untuk menarik minat pembeli, pihaknya menawarkan program spesial dengan nama Syuurprice, yakni berupa harga spesial discount yang belum pernah ada sebelumnya, dan juga cara bayar yang sangat mudah dan fleksibel. Promo ini diberikan, sambung Wahyuni, agar masyarakat tetap optimis dalam memandang pasar properti dan meyakini wabah covid-19 ini dapat dilalui bersama dengan baik. [irp] Disamping itu, jelas Wahyuni, APP juga memperhatikan keselamatan karyawan dan sales dengan menutup seluruh marketing gallery guna mencegah kondisi yang tidak diinginkan. Kebijakan work from home (WFH) diberlakukan dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi IT untuk berkoordinasi dan memonitor aktivitas seluruh lini perusahaan. “Khusus bagi sales yang work from home, kami menjalankan telemarketing bagi setiap sales yang termonitor melalui aplikasi APP Smart Property Tools. Sedangkan untuk pembangunan proyek yang dikembangkan oleh APP, saat ini kami sedang melakukan evaluasi bersama kontraktor dengan mempertimbangan risiko dan kebijakan pemerintah yang berlaku,” tegas Wahyuni. [irp] Untuk konsumen, Wahyuni menyarankan agar tetap optimis melihat kondisi pandemi Covid-19 dengan tidak menunda rencana pembelian properti yang diidamkan. Pasalnya, sebagai salah satu produk investasi, properti relatif tidak fluktuatif dan cenderung terus naik. Terlebih lagi, harga produk properti lebih menguntungkan sebagai investasi dibandingkan produk investasi lainnya seperti saham yang saat ini sedang terpukul. Wahyuni meyakinkan, meskipun saat ini konsumen tidak bisa melihat langsung ke proyek, namun dengan latar belakang dan pengalaman APP sebagai anak perusahaan BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk. sebagai sebuah jaminan. APP, imbuhnya, sudah berkomitmen untuk mewujudkan produk properti yang dapat dihandalkan. Produk-produk properti APP, sudah dideliver ke konsumen dengan baik serta portfolio produk yang tersebar di sebagian besar kota-kota besar di Pulau Jawa. [irp] “Kami berharap kepada Pemerintah untuk mendukung bisnis properti. APP sebagai bagian dari stakeholder penyediaan properti bagi masyarakat, sehingga kami berharap Pemerintah dapat memberikan relaksasi perbankan seperti penurunan bunga dan penundaan waktu pembayaran serta kebijakan yang mengairahkan market properti seperti peningkatan kuota FLPP untuk produk hunian menengah-bawah dan penurunan bunga KPR,” pungkas Wahyuni.
Ini Dia Proyek-proyek Unggulan Adhi Persada Properti Di IPEX 2020
BERITA PROPERTI – Pameran properti di awal tahun, Indonesia Property Expo (IPEX) 2020 di Jakarta Convention Center (JCC), sudah memasuki hari ke enam, sejak dibuka oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin pada Sabtu (15/2) lalu. Masih ada beberapa hari lagi kesempatan yang dapat dimanfaatkan oleh mereka yang ingin mencari hunian idaman, hingga Minggu (23/2). Di ajang IPEX 2020, banyak sekali tawaran properti dari pengembang yang menarik untuk dilihat dan kunjungi. Salah satunya adalah booth PT Adhi Persada Properti (APP) yang berada di Hall A JCC, yang menghadirkan sejumlah proyek properti unggulan perusahaan pengembang plat merah tersebut. Proyek-proyek tersebut tersebar di Jabodetabek hingga sejumlah daerah di pulau Jawa. [irp] Direktur Pemasaran dan Pengelolaan Properti APP, Wahyuni Sutantri mengatakan, saat ini adalah waktu yang tepat untuk kembali membeli dan berinvestasi di properti. Hal ini karena kondisi ekonomi yang masih kondusif, suhu politik yang sudah tidak bergejolak pasca pemilihan presiden dan besarnya dukungan dari pihak perbankan terhadap sektor properti. Lebih lanjut dikatakan Wahyuni, pemerintah juga tengah gencar melakukan pembangunan infrastruktur transportasi, khususnya wilayah Timur Jakarta. Proyek pembangunan LRT Jabodebek, Tol Becakayu, double-double track (Manggarai – Bekasi), Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Tol Cibitung-Cilincing, dan telah beroperasi Tol Jakarta-Cikampek Elevated akan memberikan dampak positif kepada kawasan timur. [irp] “Masifnya pembangunan infrastruktur tersebut menjadikan wilayah timur Jakarta terutama Bekasi dan sekitarnya menjadi semakin terkoneksi dengan pusat kegiatan di Kota Jakarta. Semua hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi investor untuk berinvestasi properti ataupun yang akan tinggal di wilayah tersebut. Oleh karena itu, kami melihatnya sebagai peluang untuk dikembangkannya The Conexio Jatibening, Grand Dhika City Bekasi Timur dan Grand Dhika City Lifestyle Jatiwarna,” ujar Wahyuni, di booth APP di IPEX 2020, Rabu (19/2) kemarin. Semua proyek di kawasan timur tersebut, sambung Wahyuni, menjadi proyek-proyek unggulan APP di IPEX 2020 kali ini, disamping proyek lainnya yang menyasar kawasan sekitar kampus. Sebut saja seperti Dhika Universe Malang dan Grand Dhika Surabaya. Khusus selama IPEX 2020, ujar Wahyuni, pembeli akan mendapatkan promo-promo khusus. Project Director The Conexio Hartono mengungkapkan, apartemen ini memiliki keunggulan golden access karena terletak di dekat gerbang masuk tol Jatibening, exit tol Jatibening, Tol Becakayu, Tol JORR, pemberhentian halte Bus Royal TransJakarta dan berdekatan langsung dengan Stasiun LRT Cikunir 1 Jatibening. The Conexio dikembangkan di lahan seluas 3 hektar dengan total unit yang dipasarkan 713 unit. [irp] “Saat ini harga yang ditawarkan mulai dari Rp500 jutaan hingga Rp1,4 Miliar. Hingga Februari 2020, proses pembangunan The Conexio telah menyelesaikan pembangunan struktur dan akan melakukan seromoni tutup atap atau topping off pada pertengahan Maret 2020,” jelas Hartono. Sementara itu, Project Director Dhika Universe Malang Randy Areza menguraikan, sebagai pioner pengembangan apartemen di kampus terbaik Indonesia, APP segera melakukan pre-launching apartemen yang dibangun di lahan seluas 7.300 m2 itu. Dhika Universe Malang terdiri dari dua tower, 20 lantai dengan total unit mencapai kurang lebih 1.000 unit. [irp] “Lokasinya dekat Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Brawijaya. Konsep yang kami usung adalah youthpreneur dengan mewadahi lifestyle lingkungan civitas kampus maupun wirausaha muda. Seluruh ambience proyek difokuskan untuk mendukung kebutuhan kalangan anak muda yang penuh ide dan inovasi,” tutur Randy Areza.
Adhi Persada Properti Topping Off Grand Taman Melati Margonda 2
BERITA PROPERTI – Pengembang plat merah PT Adhi Persada Properti (APP), melakukan prosesi tutup atap atau topping proyek Grand Taman Melati Margonda 2, di kawasan Depok, Jawa Barat, Minggu (8/4) kemarin. Usai pelaksanaan topping off ini, APP menargetkan akan melakukan serah terima kunci kepada pemilik unit-unit apartemen pada Desember 2018. Grand Taman Melati Margonda 2 merupakan lanjutan dari proyek sebelumnya yang sukses dikembangkan dipasarkan APP dilokasi yang berdampingan langsung dengan Universitas Indonesia (UI) Depok itu. Dua tower yang sebelumnya sudah diluncurkan yakni Apartemen Taman Melati Margonda dan Grand Taman Melati Margonda 1. Grand Taman Melati Margonda 2 yang merupakan tower ketiga terdiri dari 939 unit yang terbagi dalam 23 Lantai. Sedangkan Apartemen Taman Melati Margonda terdiri dari 800 unit dan telah diserahterimakan di tahun 2013. Lalu, tower 2 yaitu Grand Taman Melati Margonda 1 dengan jumlah 507 Unit dan juga telah diserahterimakan pada tahun 2015. Direktur Pemasaran APP Wahyuni Sutantri mengatakan, pihaknya membangun kawasan apartemen Taman Melati di Depok karena masih tingginya kebutuhan hunian khusus mahasiswa di kawasan tersebut. Pasar inilah yang dibidik oleh APP dengan membangun Grand Taman Melati Margonda 2, yang tepat berada disisi Universitas Indonesia Depok. “Sektor pendidikan merupakan sektor yang tidak akan lekang oleh zaman. Dan dimana pendidikan terutama pendidikan tinggi, disitu dibutuhkan hunian bagi mahasiswanya. Saat ini, muncul fenomena baru dikalangan mahasiswa, dimana mereka lebih memilih tinggal di Apartemen dibandingkan dengan tempat kost,” ujar Wahyuni. Proyek yang menelan investasi mencapai Rp 450 Milyar ini, dibangun di lahan seluas 3.705 m2. Type unit yang disediakan terdiri dari Type Studio A dengan luas 24,30 M2Semigross sebanyak 372 Unit, Type Studio B dengan luas 27,75 M2 Semigross sebanyak 380 Unit, type 1 Bedroomdengan luas 36,45 m2 Semigross sebanyak 114 unit, Type Studio Cornerdengan luas 25,80 m2 Semigross sebanyak 54 Unit, serta type 2 Bedroom dengan luas 56,35 M2 Semigross sebanyak 19 Unit. “Tower ke 3 mulai dibangun bulan November 2016 lalu, dan dalam waktu ± 1 tahun kami melakukan Topping off. Pekerjaan konstruksi ini telah sesuai dengan jadwal pembangunan yang ada, dimana setelah topping off ini, kami bisa melakukan serah terima unit tepat pada waktunya, “ ujar Project Director Grand Taman Melati Margonda 2 Elvira Wigati. Dijelaskan Elvira, Grand Taman Melati Margonda 2 dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang kegiatan belajar mahasiswa, misalnya Student Centre, swimming pool, dan fasilitas lain. Selain itu, di Apartemen yang terkoneksi dengan 2 tower sebelumnya ini, juga dilengkapi dengan fasilitas komersial lainnya, seperti mini market, laundry, sert fasilitas komersial lainnya. “Dengan harga jual mulai Rp. 643Jt saat ini Grand Taman Melati Margonda 2 telah terjual 80 %. Dari sisi harga, sejak di launching pada bulan April tahun 2016 hingga saat ini, kenaikan harga mencapai ± 50 %. Kami optimis, dari sisa unit yang ada akan sold out pada akhir tahun ini,” imbuh VP of Sales APP Happy Murdianto. Selain membangun di Depok, PT Adhi Persada Properti yang merupakan anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk juga membangun apartemen sejenis, dinataranya Taman Melati Surabaya MERR di dekat Kampus ITS, Taman Melati Sinduadi di dekat Kampus UGM Yogyakarta, Taman Melati Jatinangor didekat kampus Universitas Padjadjaran Sumedang, dan Taman Melati Dinoyo di dekat Universitas Brawijaya Malang.
Tahun 2018, APP Siapkan 5 Proyek Unggulan
BERITA PROPERTI – Memasuki tahun 2018, perusahaan pengembang plat merah PT Adhi Persada Properti (APP), anak usaha BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk., optimis industri properti akan kembali bergairah. Hal ini karena didorong oleh pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan oleh pemerintah dibawah Presiden RI Joko Widodo. APP telah menyiapkan sejumlah proyek yang akan kembangkan pada tahun 2018. APP meyakini tahun ini merupakan momen yang tepat untuk kebangkitan properti karena pada tahun 2019 akan memasuki tahun politik. Diperkirakan para pelaku bisnis properti akan tancap gas di tahun 2018 ini. Ditemui di arena Indonesia Properti Expo (IPEX) 2018, Jakarta Convention Center (JCC) Rabu (7/2) lalu, Direktur Pemasaran PT Adhi Persada Properti Wahyuni Sutantri mengatakan, APP akan mengandalkan 5 (lima) proyek unggulan pada tahun 2018 dengan menargetkan nilai penjualan sebesar Rp 2,8 Triliun. “Kami optimis, dengan produk-produk unggulan yang kami miliki, serta situasi pasar yang mendukung, APP mampu mencapai target tersebut. Target market pun kami perluas, dimana generasi milenial saat ini juga menjadi target kami,”ujar Wahyuni Sutantri di Hall Adhi Persada Properti. Lebih lanjut Wahyuni menambahkan, proyek unggulan yang akan dikembangkan oleh APP pada tahun 2018 antara lain meliputi Mardhika Park Tambun, Grand Taman Melati Margonda, Gradhika City Lifesyle Jatiwarna, The Conexio, dan The Padmayana, yang tersebar di sejumlah tempat. Mardhika Park, merupakan Apartemen yang berlokasi di kawasan Tambun Bekasi. Hunian ini diarahkan untuk pekerja yang berlokasi di Tambun Bekasi ini, saat ini tengah dalam pekerjaan konstruksi, dan diperkirakan akan selesai pembangunannya dalam beberapa bulan kedepan. Di kawasan Depok, Jawa Barat, tahun 2018 ini APP mengunggulkan Grand Taman Melati Margonda 2 yang membidik segmen mahasiswa. Apartemen yang dikembangkan tepat disisi Universitas Indonesia ini, diperkirakan akan melakukan Topping Off pada bulan Maret 2018. Lalu, kawasan Mixed Used Grandhika City Lifestyle Jatiwarna, juga menjadi unggulan APP di tahun 2018. Tower Arlington yang saat ini tengah dibangun, diperkirakan akan selesai di tahun 2019. Kawasan yang dikembangkan dengan konsep desa-desa terindah didunia ini, juga akan dilengkapi dengan Mall, serta kawasan komersial lainnya. “Kedepan, hunian yang terintegrasi dengan sistem transportasi massal LRT akan menjadi pilihan kaum suburban. Kami juga akan mengembangkan hunian yang terintegrasi dengan stasiun LRT, yaitu The Conexio. Apartemen ini berlokasi didekat stasiun LRT Cikunir, serta memiliki beberapa akses sistem transportasi, yaitu Tol Jatibening in out, Tol Becak Ayu, serta Jalan Raya Kalimalang,” jelas Wahyuni. Untuk pertama kalinya, APP mengembangkan hunian berkelas High End, yaitu The Padmayana. Apartemen ini juga akan menjadi unggulan APP di tahun 2018. Berlokasi di kawasan premium Jakarta Selatan, apartemen ini dikembangkan dengan konsep resort yang memberikan prestige kepada penghuninya.
APP Luncurkan LRT Superblok The Conexio
BERITA PROPERTI – Seiring dengan pembangunan proyek transportasi massal Light Rail Transit (LRT) yang sedang dikebut pengerjaannya, PT Adhi Persada Properti (APP) terus menggenjot pengembangan kawasan yang dekat dengan sarana transportasi yang sangat ditunggu-tunggu tersebut. Salah satunya adalah pengembangan proyek LRT Superblok The Conexio. LRT Superblok The Conexio akan dibangun diatas lahan seluas 3,05 Ha, yang berada disisi Stasiun LRT Cikunir 1. Dalam kawasan ini, selain akan dibangun 5 tower apartemen, juga akan dibangun lifestyle Mall, sarana olahraga, serta kawasan komersial. Dalam tahap pembangunan awal, apartemen tower I telah melalui proses pra penjualan atau NUP yang sudah mencapai 700 peminat, dari 600-an unit yang tersedia. Direktur Pemasaran APP Wahyuni Sutantri menjelaskan, hadirnya transportasi modern seperti LRT memberikan daya tarik khususnya bagi properti yang lokasinya dekat dengan stasiun LRT tersebut. Kaum sub urban yang tinggal di luar Jakarta, nantinya akan mencari hunian yang berada disisi Stasiun LRT karena berbagai kemudahan yang ditawarkan. “Properti yang berlokasi disisi stasiun LRT, akan memberikan kemudahan bagi para penghuni untuk berpergian ke pusat-pusat bisnis, ekonomi dan hiburan di Jakarta. APP melihat ini sebagai sebuah peluang, sehingga kami menghadirkan kawasan properti ini, yaitu LRT Superblok The Conexio,” ujar Wahyuni Sutantri kepada sejumlah media, Minggu (10/12) kemarin. Animo masyarakat terhadap proyek ini begitu tinggi. Dikatakan oleh GM Corporate Sales & Marketing APP Happy Murdianto, properti yang berada di sisi LRT akan lebih menguntungkan dibanding properti lain yang tidak berada dekat dengan LRT. Happy memprediksi, kenaikan harganya dalam setahun, lebih tinggi 10%-15% dibanding properti yang tidak berada dekat dengan LRT. “NUP dari LRT Superblok The Conexio, mendapat sambutan positif dari konsumen. Sampai saat ini telah ada 700-an NUP. Apalagi harga yang kami tawarkan sekarang adalah harga perdana mulai dari Rp 400 jutaan. Kami optimis, proyek ini akan mendapat respon positif dari konsumen, baik itu end user maupun para investor,” jelas Happy. Sementara itu, Project Manager Properti LRT Superblok The Conexio Wahyu Widodo memperkirakan, proyek ini akan mulai dibangun dan dilakukan groundbreaking pada akhir Januari 2018. Proyek ini ditargetkan topping off pada akhir 2018 dan serah terima mulai dilakukan pada akhir 2019. “Sebagai anak usaha BUMN, kami sangat menjaga bahwa dalam memulai pembangunan, kami harus mengikuti regulasi yang ada. Dan, saat ini kami sudah mendapatkan ijin site plan dari Pemerintah Kota Bekasi. Secara keseluruhan LRT Superblok The Conexio akan selesai pembangunannya dalam 5 tahun ke depan,” jelas Wahyu Widodo. Tower I di LRT Superblok The Conexio, akan dibangun 644 unit apartemen, baik itu Type Studio, 1 BR maupun 2BR. Tower I ini akan dibangun setinggi 24 lantai, dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang dengan konsep Modern, Dinamic, Living dan keunggulan lokasi. Properti ini nantinya akan memiliki 4 pilihan jalur transportasi menuju Jakarta, yaitu LRT, Tol Cikampek (Gerbang Tol Jatibening), TOL Becakayu (gerbang Tol Caman), dan Jalan Raya Kalimalang. “LRT Superblok The Conexio merupakan bagian dari rencana APP dalam tahun 2017. Kami juga akan mengembangkan lagi proyek apartemen yang berada disisi jalur LRT. Di tahun 2018, APP mentargetkan 7 proyek baru, yang akan tersebar di beberapa kota, baik itu Jakarta, Surabaya, maupun kota besar lainnya,” pungkas Wahyuni Sutantri.
Makin Ekspansif, APP Targetkan Jualan Rp 1,6 T
BERITA PROPERTI – Industri properti yang perlahan mulai tumbuh pada tahun 2017 ini, mendorong PT Adhi Pesada Properti (APP) lebih ekspansif mengembangkan proyek-proyek baru. Saat ini, pengembang anak usaha perusahaan plat merah PT Adhi Karya (Persero) Tbk itu sudah mengembangkan 23 proyek yang tersebar di sejumlah lokasi. Ditemui di stand PT Adhi Pesada Properti, Indonesia Property Expo 2017 di Jakarta Convention Center, Direktur Pemasaran PT Adhi Persada Properti Wahyuni Sutantri mengatakan, tahun 2017, merupakan tahun ekspansif buat APP. “Dengan berbagai proyek yang sedang dibangun, APP menargetkan kenaikan pendapatan hingga 3 kali lipat lebih dari tahun 2016,” ujar Wahyuni. Menurut Wahyuni, hal ini merupakan langkah strategis APP dalam upaya menjaga peningkatan pertumbuhan perusahaan. APP yang selama ini sangat dikenal dengan pengembangan Apartemen Terbaik di Kampus Terbaik, dengan membangun apartemen bagi kalangan mahasiswa, katanya, saat ini terus berkembang dengan berbagai proyek yang sedang dibangun. “Tahun 2017, diperkirakan naiknya sektor properti. Hal ini didukung oleh kebijakan tax amnesty, makin stabilnya kondisi sosial politik, dan sektor riil yang turut bergerak. Kami akan terus bergerak dan lebih ekspansif serta akan terus meramaikan bisnis properti yang prospeknya masih sangat bagus. Penjualan proyek-proyek APP juga masih stabil hingga saat ini,” tegas Wahyuni. Proyek-proyek yang sedang digarap APP saat ini antara lain Grand Taman Melati Margonda 2, Taman Melati Surabaya @MERR, Taman Melati Malang Dinoyo, Taman Dhika Batu Tulis, Grand Dhika City Lifestyle, serta beberapa proyek lainnya. Hingga kini, proyek-proyek tersebut terserap oleh pasar dengan baik karena didukung kualitas pelayanan, memperluas jangkauan market, serta meningkatkan kinerja pemasaran. Proyek Grand Dhika City Lifestyle yang merupakan salah satu proyek unggulan APP saat ini, merupakan kawasan mixed used yang berada di sisi TOL JORR KM 37. Dikembangkan dengan konsep lifestyle, kawasan ini akan menjadi pilihan masyarakat Jakarta, yang mencari hunian yang lengkap, serta dilengkapi dengan gaya hidup modern. Selain itu, APP juga mulai mengembangkan properti high end yakni The Padmayana, apartemen high end pertama yang di bangun dan di pasarkan oleh APP. “The Padmayana dibanguna dengan konsep heritage resort dan berlokasi di Jakarta Selatan. Rencananya apartemen tersebut akan dikembangkan di tahun ini,” ujar GM Corporate Sales & Marketing APP Happy Murdianto. APP juga sedang menyiapkan proyek strategis lainnya yaitu mengembangkan kawasan hunian yang berada di jalur LRT. Seperti diketahui, jalur LRT yang saat ini sedang dikebut penyelesaiannya, dibangun oleh induk usaha APP, yaitu PT Adhi Karya (Persero) Tbk. “APP telah menyiapkan lahan untuk proyek ini,” sambung Happy. Dari sejumlah proyek yang sedang digarap tersebut, APP menargetkan penjualan tahun 2017 sebesar Rp 1,6 T. Sementara dari pameran Indonesia Property Expo yang berlangsung hingga 20 Agustus 2017 ini, APP menargetkan penjualan sebanyak 200 unit properti dengan kisaran pendapatan sebesar Rp 80 miliar. Sebanyak 16 proyek besutan APP dipasarkan di pameran ini.