PNB_Back_Up

Rayakan HUT ke 497 Jakarta Astra Land Indonesia Bersama Yulindra Gallery Gelar Pameran Lukisan

Astra

Propertynbank : Sambut HUT DKI Jakarta yang ke-497, Astra Land Indonesia (ALI) bersama Yulindra Gallery yang diasuh oleh pelukis, pengusaha dan filantropis Yulie Nasution  menggelar pameran lukisan bertajuk Celebrating Jakarta 497th Anniversary”. Pameran yang berlangsung dari tanggal 20 Juni hingga 3 Juli 2024 di ALI Marketing Gallery yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto Kav.38, Jakarta, terbuka untuk umum tanpa biaya masuk. Tema utama pameran ini adalah merayakan keberagaman dan kesempatan baru yang dihadirkan oleh Jakarta. Sebagai bentuk apresiasi terhadap seni dan budaya, Astra Land Indonesia bersama Yulindra Gallery menampilkan 20 karya lukisan dari tiga seniman terkemuka: Iabadiou Piko, Edo Pop, dan Gigih Prayoga. Karya-karya ini mencerminkan semangat dan dinamika kota Jakarta, memberikan pengalaman visual yang mendalam bagi para pengunjung. Kolaborasi ini didasari oleh kesamaan visi dan misi antara Astra Land Indonesia dan Yulindra Gallery untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat melalui seni dan budaya. Menurut Selvi Xu, Head Division of Sales & Marketing Astra Land Indonesia, acara ini merupakan salah satu bentuk apresiasi Astra Land Indonesia terhadap seni budaya, serta menjadi komitmen perusahaan kepada seluruh stakeholders agar dapat merasakan dampak positif kehadiran kami di setiap pengalaman kehidupan. “Kami membuka luas kesempatan bagi semua penikmat seni untuk menikmati keindahan dan inspirasi yang ditawarkan dalam painting exhibition yang diselenggarakan di ALI Marketing Gallery,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Jum’at (21/06/2024). Selvi menambahkan, Kolaborasi menjadi salah satu strategi kami dalam menginspirasi semangat berkarya dan mendukung ekspresi kreatif masyarakat. Sebagai tambahan informasi, Sejak bulan Maret 2024, ALI Marketing Gallery telah dibuka untuk umum. Area ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat promosi dan penjualan proyek-proyek Astra Land Indonesia, tetapi juga sebagai pusat informasi dan meeting point yang strategis di pusat bisnis Jakarta. Pengunjung dapat mengunjungi galeri ini untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai proyek-proyek Astra Land Indonesia; seperti lake township Asya di Cakung-Jakarta Timur, apartemen Arumaya Residences pada mixed-use development The Arumaya di TB Simatupang-Jakarta Selatan, ecoforest township Ammaia Ecoforest di Cikupa-Tangerang hingga proyek township terbarunya yakni Altea BLVD di Cibubur, dengan dipandu oleh tim sales consultant yang profesional dan berpengalaman, pengunjung juga dapat melihat virtual Show Houses / Show Unit Tour dari proyek-proyek Astra Land Indonesia. ALI Marketing Gallery juga aktif mengadakan berbagai kegiatan komunitas dan aktivitas penjualan rutin. Tempat ini menjadi platform kolaborasi yang memungkinkan berbagai stakeholder seperti agen, instansi pemerintah, sektor swasta, dan komunitas-komunitas untuk bekerja sama dalam memperluas jaringan dan menciptakan peluang baru. “Jadi tidak menutup kemungkinan ke depannya ada kegiatan serupa dengan berbagai tema lainnya di ALI Marketing Gallery,”pungkas Selvi.

Kolaborasi Strategis Astra Land Indonesia Dan Sinar Mas Land Luncurkan Altea BLVD

Land

Propertynbank : Astra Land Indonesia (ALI) kembali berinovasi dalam pengembangan properti residensial melalui kerja sama strategis dengan Sinar Mas Land. Keduanya secara resmi melakukan prosesi groundbreaking dan peluncuran brand proyek residensial terbaru bertajuk “Altea BLVD” yang dikelola bersama di bawah perusahaan joint venture PT Ruby Karya Sejahtera, Jum’at (07/06/2024). Prosesi groundbreaking dan peluncuran brand proyek residensial menandai tonggak penting dalam perjalanan menuju pengembangan residensial yang berkualitas, berkelas dan berkelanjutan di Kawasan Cibubur. Wibowo Muljono selaku Presiden Direktur dari PT Ruby Karya Sejahtera menjelaskan, Altea BLVD akan menjadi proyek residensial inovatif dan bergengsi di kawasan Cibubur, Bekasi. Hal ini Sejalan dengan komitmen dari Astra Land Indonesia, kami berupaya untuk menghadirkan pengalaman hidup yang berkualitas. Ditambahkan Wibowo, Altea BLVD menyajikan fitur alam yang kuat, seperti tepi sungai yang menjadi pusat perhatian, menyatukan, dan memperkaya seluruh komunitas. “proyek ini juga menjawab kebutuhan masyarakat urban akan hunian yang terintegrasi dengan banyak akses kendaraan ke pusat kota.” Berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 75 hektare, Altea BLVD akan dikembangkan menjadi township (kota mandiri) yang terdiri dari area residensial dengan total 19 cluster dan area komersial dengan dua zona utama, yaitu area South Lake Commercial dan Central Lake Commercial. Dengan nilai pengembangan proyek sebesar Rp2,6 triliun, pembangunan Altea BLVD akan berlangsung selama 11 tahun. Prasetijo Tanumihardja, Wakil Presiden Direktur PT Ruby Karya Sejahtera mengatakan, “Bagi Sinar Mas Land, kami melihat kerja sama dengan Astra Land Indonesia sebagai langkah strategis dalam mengembangkan kawasan residensial yang menawarkan ekosistem eksklusif dan bergengsi dengan berbagai fasilitas premium,”ujarnya. Keberadaan sungai dan ruang terbuka hijau, tambahnya menjadikan Altea BLVD sebagai sebuah kawasan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Kawasan hunian ini juga dilengkapi dengan dua area komersial utama untuk menunjang berbagai kebutuhan penghuninya. “Kami yakin konsep hunian terpadu yang ditawarkan Altea BLVD akan mendapat sambutan sangat positif dari masyarakat,”jelasnya. Hunian Berpusat Pada Kehidupan Komunitas Menghadirkan hunian yang berpusat pada alam dan komunitas, PT Ruby Karya Sejahtera mengusung konsep residensial yang memadukan lembah hijau dan sungai dalam satu kawasan. Altea BLVD akan menghadirkan Riverside Green yang berkesinambungan di kawasan komersial South Lake Commercial dan Central Lake Commercial, yang memanfaatkan aliran Sungai Cakung sebagai jalur sirkulasi utama. Pengembangan dua area komersial utama dengan konsep lingkungan yang asri ini memberikan rekreasi dalam suasana alami dekat lingkungan rumah. Area South Lake dan Central Lake Commercial mencakup kawasan mixed-use, galeri pemasaran, clubhouse dan zona komersial yang membentang di sepanjang danau yang terhubung dengan sungai. Area ini menawarkan pemandangan alam yang unik sehingga menambah pengalaman gaya hidup dan bersantap di tepi sungai yang menyenangkan. Di sisi lain, area Central Lake Commercial terletak di samping perairan terbesar dalam pengembangan, menawarkan clubhouse dengan pengalaman menarik yang khas dan lengkap dengan toko ritel, kafe, dan restoran yang menghadap ke danau, serta fasilitas olahraga seperti riverside jogging track sepanjang kawasan untuk mendukung gaya hidup sehat penghuni. Keseluruhan konsep ini direncanakan agar dapat memberikan harmoni yang sempurna antara alam dan komunitas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mempromosikan gaya hidup yang aktif, serta menciptakan kehidupan sosial yang menarik di Altea BLVD. Akses Mudah ke Pusat Kota Terletak di jalan utama Alternatif Cibubur, Altea BLVD memiliki lokasi dan akses yang sangat strategis untuk memudahkan mobilitas penghuninya, hanya berjarak sekitar 1 menit dari Pintu Keluar Tol Jatikarya. Selain itu, dengan jarak sekitar 2 km dari lokasi, tersedia stasiun LRT Harjamukti yang memudahkan penghuni untuk menjangkau ke berbagai tempat menggunakan transportasi umum.

Ammaia Ecoforest Raih Sertifikasi Greenship Neighborhood

Propertynbank : Astra Land Indonesia (ALI) bekerjasama dengan  Hongkong Land, terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kawasan perumahan eksklusif Ammaia Ecoforest di kawasan Cikupa Tangerang. ALI menegaskan kembali konsep keberlanjutan Ammaia Ecoforest dengan Sertifikasi Greenship Neighborhood peringkat Gold yang dianugerahi oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) dalam acara Ammaia Ecoforest Media Tour, Rabu (24/04/2024). Tony Soetanto, Project Director Ammaia Ecoforest menjelaskan, Ammaia Ecoforest merupakan wujud nyata dari komitmen Astra Land Indonesia terhadap pembangunan hunian yang berkelanjutan. “Meliputi 50 hektar lahan hijau yang subur dengan 30% dari area publik yang didedikasikan untuk area hijau, Ammaia Ecoforest ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum, memperbarui keanekaragaman ekosistem alami, dan mendorong pendekatan yang menyeluruh untuk menjaga dan memulihkan keseimbangan ekologi serta keberlanjutan lingkungan,”ujar Tony Soetanto. Sertifikasi Greenship peringkat Gold yang diterima Ammaia Ecoforest , berada pada level 1.0 Plan, yang terdiri dari enam kategori Perencanaan yakni Land ecological Enhancement, Movement & Connectivity, Water management & conservation, Solid waste & material, Community wellbeing strategi, Building & Energy, dan Innovation & Future Development. Iwan Prijanto, Chairman Green Building Council Indonesia, menjelaskan Green Building Council Indonesia yang merupakan Established Member dari World Green Building Council (WGBC) memiliki komitmen Net Zero Carbon Building yang berupaya mengatasi emisi karbon operasional dan emisi karbon dari sektor bangunan dan konstruksi. “Melalui sertifikasi Greenship, kami mengapresiasi konsep hunian berkelanjutan dari Ammaia Ecoforest yang sejalan dengan misi kami tersebut, “ ujar Iwan. Iwan menambahkan, “Ammaia Ecoforest telah memenuhi enam kriteria dari sertifikasi Greenship, yaitu Pengembangan Lokasi Tepat Guna, Efisiensi dan Konservasi Energi, Konservasi Air, Sumber Daya dan Siklus Material, Kesehatan dan Kenyamanan Dalam Ruangan, serta Pengelolaan Lingkungan Bangunan.” Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Untuk mencapai sertifikasi Greenship, Ammaia Ecoforest mempertimbangkan banyak manfaat bagi masyarakat umum dan penghuni di masa depan. Kehadiran ruang terbuka hijau (RTH) sekitar 30% dari luas lahan, termasuk taman seluas 5,4 hektar yang disebut “ecoforest” dapat menjaga keserasian dan keseimbangan ekosistem lingkungan, yang menciptakan suasana sejuk serta meningkatkan kualitas lingkungan yang lebih sehat. Selain itu, tersedia 2,38 km jalur pedestrian/jogging track asri yang tersambung dengan setiap kluster memberikan kenyamanan dalam menikmati waktu berkualitas bersama keluarga. Sebagai hunian yang mengedepankan visi keberlanjutan, Ammaia Ecoforest mengaplikasikan pemanfaatan daur ulang air hujan untuk penggunaan sehari-hari dan memiliki sengkedan alami untuk membantu regulasi aliran air hujan sehingga tidak menimbulkan banjir. Ini diaplikasikan melalui pengelolaan dan konservasi lebih dari 40% air hujan dengan kapasitas retensi air hujan sebesar 11.781m3. Dalam memenuhi kebutuhan para penghuni, Ammaia Ecoforest juga menyediakan sarana dan prasarana yang lengkap seperti lifestyle center, club house, retail walk, water plaza, pet park hingga outdoor fitness yang terdapat di area tematik. Terdapat juga serene lawn, eco pond dan forest trail untuk menghabiskan waktu di tempat yang tenang dan estetik ALI menargetkan 128 unit akan dibangun pada cluster pertamanya yakni Lavatera. Dibangun diatas lahan seluas 2 hektar, Lavatera mengusung tema ecoforest yang dipenuhi berbagai tanaman dan bunga menarik yang akan menambah semangat bagi penghuninya. Seluruh hunian di Lavatera didesain modern dengan elemen-elemen pendukung untuk green dan sustainable living, seperti ceiling yang tinggi dan jendela yang besar untuk membantu sirkulasi udara yang baik dan penerangan alami yang maksimal Lavatera memiliki dua tipe rumah yakni rumah dua lantai dan 3 lantai dengan luas tanah dan bangunan yang berbeda, yakni Lavatera 6 yang merupakan tipe rumah 2 lantai dengan luas tanah 72 hingga 115 meter persegi dan 84 meter persegi luas bangunan. Lavatera 7, rumah 2 lantai dengan luas tanah 84 hingga 126 meter persegi dan 110 meter persegi luas bangunan, serta Lavatera 8, rumah 3 lantai dengan luas tanah 114 hingga 231 meter persegi dan 201 meter persegi luas bangunan. Lavatera ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 1,8 milyar. Demmy Indranugroho, Head of Corporate Communications Astra Land Indonesia menuturkan harapannya agar konsep hunian di Ammaia Ecoforest , “Dapat menunjang kehidupan yang dekat dengan alam, aktif, dan sehat dalam pemenuhan visi untuk menjadikan hunian sebagai tempat yang tepat untuk membangun keluarga, merayakan kehidupan, dan juga untuk menjalin cerita.”

Hadirkan Fasilitas Gaya Hidup Terbaru, ASYA Gandeng Vilo Gelato 

asya

Propertynbank.com – ASYA, kawasan hunian yang dikembangkan oleh  Astra Land Indonesia di Cakung, Jakarta Timur, menghadirkan fasilitas terbaru yakni Vilo Gelato. Kehadiran es krim kelas atas tersebut, diharapkan dapat melengkapi kebutuhan gaya hidup penghuni di ASYA, setelah sejumlah fasilitas lainnya yang sudah dibangun. Project Director ASYA, Widyo Seno menjelaskan, hadirnya fasilitas gaya hidup dalam sebuah kawasan hunian terpadu merupakan satu aspek yang mesti terpenuhi. Selain itu, fasilitas gaya hidup yang ada juga harus dipadukan dengan unsur ruang hijau guna menciptakan lingkungan yang erat dan berkelanjutan. “Konsep ini kami hadirkan di ASYA dalam merancang area terbuka hijau seluas 6.000 meter persegi bernama Linear Park. Tidak hanya dikembangkan sebagai area terbuka untuk ruang berkumpul penghuni, Linear Park juga diusung menjadi lifestyle spot terbaru bagi kaum urban, khususnya bagi masyarakat Jakarta Timur, Bekasi, hingga Jakarta Utara,” ujarnya usai penandatanganan kerja sama antara ASYA dan Vilo Gelato pada Kamis, (9/3) di Marketing Gallery, ASYA. Vilo Gelato, imbuhnya, adalah tenant yang dipilih untuk melengkapi Linear Park karena brandnya sangat sesuai dengan interest warga ASYA dan profil target konsumen yang dituju. Oleh karena itu, dirinya berharap penandatanganan kerja sama ini akan memberikan dampak yang besar bagi kedua belah pihak. Vilo Gelato di ASYA diharapkan menjadi daya tarik untuk memperluas jangkauan konsumen terhadap klaster-klaster yang diluncurkan pengembang. Pasalnya, Linear Park berada tepat di titik prestisius yakni di area terdepan gerbang utama township ASYA, sehingga bisa dikunjungi secara mudah oleh masyarakat umum tanpa mengganggu keamanan penghuni. Vilo Gelato akan menempati lahan seluas 2.400 meter persegi dan berseberangan langsung dengan area komersial Genova. Baca Juga : Kocek Dana Sebesar 6 Triliun Astra Land Siap Bangun Proyek Ke 4 “Vilo Gelato yang berada di Linear Park menawarkan pemandangan hijau yang asri, segar dan tenang, dan pastinya bisa membuat siapa pun yang datang merasa betah berlama-lama nongkrong atau bahkan bekerja di sana. Sehingga diharapkan daya tarik dari kolaborasi ini secara bertahap mampu menggaet pangsa pasar yang lebih luas, khususnya para kaum muda profesional,” ungkap Widyo. Di kesempatan yang sama, Founder dan Direktur Utama Vilo Gelato, Vincent Kusuma menambahkan, kerja sama kali ini sangat menarik dan unik. Khusus di kolaborasi ini, Vilo Gelato, tegasnya juga ikut mengusung gaya bangunan modern tropis pada store-nya, sehingga selaras dengan desain keseluruhan dari klaster-klaster yang ada di ASYA. Lokasi ASYA Sangat Strategis ASYA yang merupakan kawasan hunian terpadu atau township, terletak di lokasi sangat strategis dengan akses singkat menuju pintu tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) yang terhubung dengan Tol Dalam Kota. Sejak beroperasinya Tol Kelapa Gading–Pulo Gebang, waktu tempuh antara Kelapa Gading dan ASYA hanya sekitar 10 menit. Akses yang dekat ini membuat ASYA sangat matang sebagai lokasi hunian idaman lantaran mampu memudahkan mobilisasi penghuni untuk beraktivitas sehari-hari. Selain itu, ASYA juga dikelilingi oleh berbagai sarana umum yang dapat mengakomodir kebutuhan penghuni seperti kebutuhan rumah tangga, kesehatan, dan edukasi. Di sekitar kawasan tersedia pusat perbelanjaan seperti AEON Mall dan IKEA, sarana pendidikan mulai dari Singapore Intercultural School (SIS), Sekolah Global Mandiri, BPK Penabur, North Jakarta Intercultural School (NJIS), dan Al-Azhar, serta sarana kesehatan yakni Siloam Clinic, RS Gading Pluit, hingga RS Mitra Keluarga. Baca Juga : Cleon Park Apartment, Apartemen Pertama Di JGC Segera Dibangun “Vilo Gelato menjadi pelengkap yang istimewa dari sederet fasilitas yang ada di dalam ASYA maupun sekitarnya. Khusus penghuni, kami sudah siapkan lebih dulu fasilitas berkelas diantaranya clubhouse dengan swimming pool, kids pool, children playground, yoga deck, outdoor gym dan 3 on 3 basketball court, sampai barbeque area,” ungkap Widyo. Dalam mengembangkan ASYA, Astra Land Indonesia melakukan joint venture dengan Hongkong Land. Saat ini, ASYA merupakan satu-satunya kawasan hunian di Jakarta Timur yang memiliki danau besar seluas 15 hektare, lengkap dengan jogging track, bike lane, serta taman tepi danau yang dapat digunakan penghuni untuk quality time bersama keluarga, olahraga, maupun sekadar relaksasi selagi menghirup udara alam yang sejuk dan segar. Progres Pembangunan ASYA Sebagai informasi, hingga saat ini, ASYA sudah mengembangkan 6 cluster hunian diantaranya Semayang & Matana yang sudah terjual habis dan sudah dihuni, Maninjau yang sudah terjual 80% dan sudah mulai serah terima, Sentarum yang sudah 60% terjual dan rencana serah terima tahun ini, dan Kelimutu yang baru dipasarkan tahun lalu dan sudah terjual 80% di tahap pertama. Lalu ada juga Toba Lake Villa, hunian tepi danau paling premium di Asya, yang sudah terjual 50%, yang juga rencana diserahterimakan tahun ini, serta area komersial Genova bertema waterfront commercial lifestyle center. “Dalam mengembangkan setiap unit di ASYA, kami selalu berupaya menghadirkan nilai lebih melalui penerapan gaya hidup eco living, sehingga akan memperkaya pengalaman konsumen terkait sebuah hunian. Tidak hanya itu, komitmen kami dalam membangun hunian berkelas bisa konsumen temukan dan lihat sendiri di cluster Sentarum, yang unitnya didesain khusus oleh Tom Elliot yang merupakan arsitek ternama kelas dunia,” tutup Widyo.

Kocek Dana Sebesar 6 Triliun Astra Land Siap Bangun Proyek Ke 4

Propertynbank : Masyarakat kelas menengah di Indonesia dipercaya akan terus tumbuh. Bahkan, di 2025 mendatang, masyarakat kelas menengah dipercaya akan mencapai lebih dari setengah populasi Indonesia. Dengan jumlah yang mencapai sekitar 68 persen dari populasi tinggal kelas menengah ini tinggal di daerah perkotaan. Jumlah yang cukup besar dan akan terus bertambah menjadi ceruk pasar yang sangat luas bagi pengembang properti. Salah satunya Astra Property melalui entitas anak Astra Land Indonesia menyiapkan anggaran konstruksi atau development cost sebesar Rp 6 triliun untuk membangun proyek anyar di kawasan Cikupa, Tangerang, Banten. Proyek terbaru ini bakal menjadi portofolio keempat Astra Property bersama Hongkong Land, setelah Anandamaya (jl Sudirman), Asya (Jakarta Garden City), dan Arumaya (Jl TB Simatupang). Kendati bukan yang terbesar secara nilai dan luas area pengembangan, namun proyek ini dianggap sebagai pertaruhan Astra Land Indonesia di tengah kondisi industri properti yang penuh tantangan. CEO Astra Land Indonesia Wibowo Muljono tetap memandang tahun ini dan masa-masa mendatang dengan optimisme tinggi. Tidak saja didukung oleh kucuran finansial dari induk usaha PT Astra International Tbk sehingga meningkatkan kepercayaaan diri untuk membangun properti berkonsep township, melainkan juga didorong kondisi makro. Disisi lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,27 persen, serta indikator penjualan properti residensial yang mengalami pertumbuhan 13,58 persen untuk seluruh kategori hunian dalam survei Bank Indonesia Kuartal III-2022, juga menambah pertimbangan Astra Land Indonesia. “Kami mempunyai sumber daya kapital (finansial), dan selalu ditawari oleh pihak kedua. Kami dalam posisi tinggal memilih, proyek mana atau lahan mana yang akan diakuisisi,” ungkap Wibowo Wiboro bercerita, proses penawaran proyek yang berada di jantung CBD Swarna Sutera milik PT Alam Sutera Realty Tbk ini berlangsung selama tiga tahun hingga akta jual beli (AJB) ditandatangani. Menurutnya, Tangerang merupakan daerah yang terus berkembang. Sebagai kota satelit, Tangerang memiliki sederet kelebihan akses transportasi dan fasilitas umum lainnya, seperti pusat perbelanjaan, fasilitas kesehatan dan pendidikan yang tentu menjadi daya tarik utama bagi para calon konsumen dalam mencari hunian. Melihat ceruk pasar yang besar menjadi fokus  astra Land Indonesia untuk membidik kalangan menengah ini. Hal ini didukung oleh kontribusi Arumaya yang mengalami lonjakan penjualan 200 persen hingga Kuartal III-2022. Harga aktual Arumaya dibanderol sekitar Rp 45 juta per meter persegi, atau naik dari harga penawaran perdana pada 2018 lalu senilai Rp 36 juta per meter persegi. Menyusul kontributor terbesar kedua adalah Asya yang menunjukkan peningkatan penjualan sekitar 17 persen-18 persen dengan posisi harga terkini Rp 2,9 miliar hingga Rp 7 miliar per unit. Karena itu, setelah proyek keempat di Tangerang ini rilis secara resmi pada Kuartal IV-2023, Astra Land Indonesia akan mulai melirik kawasan potensial lain di luar Jadebotabek. Beberapa kota yang menjadi target Astra Land Indonesia yakni Makassar, Medan, dan Surabaya bakal menjadi incaran utama, karena purchasing power serta jumlah populasinya lebih banyak di atas kota-kota lainnya. “Tahun 2025 mendatang, kami pastikan mulai merambah kawasan di luar Jadebotabek,” ujar Wibowo. Adrian Putra

Usai Direvitalisasi, Taman Tebet Berganti Menjadi Tebet Eco Park

Propertynbank.com – Mengusung konsep Eco Park, Tebet Eco Park diharapkan dapat menjadi sebuah ekosistem yang berperan dalam penjagaan kualitas alamiah dari kawasan seperti air, udara, dan tanah serta memicu terjadinya kegiatan-kegiatan masyarakat sambil secara konsisten menggerakkan mereka untuk terus terkoneksi dan belajar dari alam. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan sambutan pada pembukaan taman Tebet Eco Park mengatakan, Taman Tebet merupakan salah satu ruang terbuka hijau di Jakarta yang memiliki lahan yang luas dan juga potensi besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. “Revitalisasi menjadi pilihan strategis untuk mengubah Taman Tebet menjadi tujuan rekreasi dan juga edukasi bagi masyarakat luas yang mengikuti perkembangan zaman, pertumbuhan kawasan, dan kebutuhan masyarakat kota masa kini,” ujar Anies, Sabtu, (23/04) lalu. Tebet Eco Park Dibagi Dua Bagian Tebet Eco Park merupakan kewajiban pengembang dari PT Award Global Infinity selaku anak perusahaan dari Astra Land Indonesia. Berdiri di atas lahan seluas 7 ha, Tebet Eco Park terbagi menjadi dua bagian, yaitu sisi utara dan selatan. Pada sisi selatan taman, dimana terdapat eksisting kebun bibit, dikembangkan menjadi zona Wetland Boardwalk, Community Garden, forrest buffer dan swamp playground. Wetland boardwalk  untuk membantu menahan laju air dan meningkatkan retensi air. Pada Community Garden terdapat pintu masuk utama Area Selatan dengan pavilion yang dilengkapi dengan fasilitas untuk kegiatan sosial masyarakat di sekitar Tebet. Swamp Playground atau area bermain anak dengan beragam permainan dan viewing deck yang memanfaatkan perbedaan kontur. Untuk area playground sendiri terbagi ke dalam tiga zona, yaitu Zona Petualangan, Zona Eksplorasi dan Zona Leisure. Pada bagian utara taman, terdapat TEP Plaza, thematic garden, dan community lawn. TEP plaza berfungsi sebagai area drop-off atau penerima kunjungan, yang dilengkapi dengan bangunan pavilion,  amphitheatre, fasilitas parkir dan UMKM. TEP Plaza merupakan fasilitas publik yang juga berperan sebagai landmark area utara Taman Tebet. “Secara landscape, Tebet Eco Park memiliki dua sisi, utara dan selatan yang akan dihubungkan dengan jembatan merah-orange yang melingkar membentuk symbol infinity. Hal unik yang menjadi trademark Tebet Eco Park adalah keberadaan pohon Leda yang memiliki beragam warna pada batang pohonnya,”ujar Wibowo. Kehadiran Tebet Eco Park diharapkan mampu menjadi oasis di tengah hingar-bingar kehidupan perkotaan dan mampu mengubah ruang-ruang pasif di antara pepohonan sebagai bagian dari detak kehidupan kota yang selalu riang dan aktif.