TMI Difabel Buka Peluang Usaha Penyandang Disabilitas

Propertynbank.com – Di tengah hiruk-pikuk kota Jakarta, tepatnya di Jalan Mandor Hasan, Bambu Apus, Jakarta Timur, berdiri TMI Difabel (Toko Mandiri Indogrosir), sebuah toko ritel modern yang dikelola langsung oleh penyandang disabilitas. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara Bank Jakarta, Indogrosir, dan komunitas difabel, yang bertujuan membuka peluang usaha sekaligus ruang pembelajaran bagi penyandang disabilitas, khususnya tuna grahita. Di balik hadirnya Difabel Shop ini, ada sosok inspiratif yakni Sukarmi Ningsih, seorang ASN di Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dengan pengalaman lebih dari dua dekade tinggal di Bambu Apus, Sukarmi memahami tantangan sosial yang dihadapi penyandang disabilitas di lingkungannya. Menurut Sukarmi, TMI Difabel bukan sekadar tempat jual beli, tapi wadah untuk menanamkan rasa percaya diri, keterampilan bisnis, dan kemandirian ekonomi bagi difabel. “Saya ingin menunjukkan bahwa difabel juga bisa berdiri sendiri, punya peran dalam ekonomi, dan menjadi bagian dari masyarakat yang produktif,” ungkap Sukarmi. Dengan dukungan kuat dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, proyek ini menjadi bagian dari upaya besar menciptakan Jakarta yang inklusif dan ramah terhadap kelompok rentan. TMI Difabel hadir melalui sinergi tiga pihak utama Indogrosir menyediakan model usaha ritel modern, Bank Jakarta memberikan akses layanan keuangan dan pendampingan bisnis, dan komunitas difabel menjalankan operasional toko secara langsung. Baca Juga : Bank Jakarta Dukung Festival Kemudahan dan Perlindungan UMKM 2025 Kolaborasi ini memungkinkan penyandang disabilitas belajar mengelola bisnis nyata, dari manajemen stok hingga melayani pelanggan. Bank Jakarta juga menunjuk Difabel Shop sebagai Agen JakOne Abank, yang memungkinkan toko ini melayani transaksi keuangan seperti tarik/setor tunai, pembayaran tagihan, pembelian pulsa, dan top-up saldo. Fasilitas ini memperkuat posisi TMI Difabel dalam mendorong inklusi keuangan digital. Komitmen Dukung TMI Difabel Direktur Bisnis & Syariah Bank Jakarta, Dipo Nugroho, menegaskan bahwa dukungan terhadap TMI Difabel adalah bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan. “Bank Jakarta percaya bahwa pembangunan ekonomi harus inklusif. Kami ingin memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, memiliki akses terhadap layanan perbankan dan kesempatan berusaha,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa Bank Jakarta tidak hanya fokus pada aspek keuangan, tetapi juga aktif dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat. “TMI Difabel mencerminkan komitmen kami dalam membangun Jakarta yang berkeadilan dan modern, melalui pemberdayaan komunitas difabel secara nyata,” jelas Arie.
Hadir Dengan Nama Baru, Bank Jakarta Catatkan Kinerja Positif di Triwulan II 2025

Propertynbank.com – Bank DKI, yang kini mengusung identitas baru sebagai Bank Jakarta, berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang solid hingga akhir Triwulan II 2025. Capaian ini sejalan dengan strategi transformasi menyeluruh dan langkah ekspansi bisnis, termasuk melalui sinergi regional yang kian diperkuat. Hingga Juni 2025, total aset Bank Jakarta tercatat sebesar Rp84,72 triliun, tumbuh sebesar 2,96% dibandingkan posisi Triwulan II 2024 sebesar Rp82,29 triliun. Pertumbuhan Total Aset Bank Jakarta seiring dengan peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tercatat sebesar Rp67,69 triliun atau tumbuh sebesar 3,84% secara year on year (yoy). Meskipun kondisi persaingan DPK masih dirasa cukup ketat, CASA (Current Account Saving Account) Bank Jakarta mengalami peningkatan sebesar 8,03% (yoy), menjadi sebesar Rp25,37 triliun pada Juni 2025, hal tersebut menjadi fundamental yang baik bagi Bank Jakarta untuk tumbuh secara solid kedepannya. Disi penyaluran kredit, Pertumbuhan triwulan II 2025 terutama ditopang oleh penyaluran Kredit sektor UKM, yang tumbuh sebesar 43,70% (yoy) menjadi sebesar Rp2,31 triliun serta Kredit Konsumer yang bertumbuh sebesar 2,92% (yoy) menjadi Rp23,50 triliun. Sampai dengan Juni 2025, Bank Jakarta terus melakukan penetrasi pemasaran kredit UKM sekaligus literasi keuangan di sentra-sentra UKM, kolaborasi dengan Dinas Koperasi UMKM dalam program pemberdayaan pelaku UKM, pelaksanaan kerjasama channeling penyaluran Kredit Multiguna dengan mitra fintech dan koperasi serta telemarketing melalui berbagai saluran digital. Hal ini merupakan komitmen Bank Jakarta dalam mendukung pertumbuhan sektor riil. Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyampaikan bahwa kinerja positif ini merupakan cerminan dari komitmen Bank Jakarta untuk terus bertumbuh secara sehat dan inklusif. “Kami terus memperkuat fungsi intermediasi dengan memperluas akses pembiayaan produktif, khususnya kepada pelaku UMKM yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” katanya dalam siaran pers. Baca Juga : Bank Jakarta Dukung Lomba Digitalisasi Pasar 2025 Per Juni 2025, Laba bersih Bank Jakarta tercatat sebesar Rp421,18 miliar, tumbuh sebesar 24,42% secara yoy dari sebelumnya tercatat sebesar Rp338,53 miliar. Laba bersih tersebut terutama ditopang oleh peningkatan pendapatan bunga bersih yang meningkat 10,38%, dari semula tercatat sebesar Rp1,34 triliun pada juni 2024, menjadi sebesar Rp1,47 triliun pada Juni 2025. Selanjutnya, berbagai program efisiensi yang dilakukan oleh Bank Jakarta terbukti mampu menekan rasio BOPO yang membaik menjadi 83,86% dari sebelumnya 87,02%, atau turun 3,17% yoy. Rebranding – Bank DKI Resmi Menjadi Bank Jakarta Pencapaian kinerja tersebut diperkuat dengan transformasi identitas perusahaan. Pada momentum HUT ke-498 Kota Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi mengumumkan perubahan call name dari Bank DKI menjadi Bank Jakarta. Baca Juga : HUT ke-498 Kota Jakarta, Pramono Resmikan Bank DKI Menjadi Bank Jakarta Nama “Bank Jakarta” dipilih karena merepresentasikan identitas kota, resonansi global, serta aspirasi kolektif warga Jakarta. Bersamaan dengan itu, logo baru juga diperkenalkan, menampilkan tiga garis diagonal menyerupai api Monas yang merupakan lambang semangat pertumbuhan dan aspirasi tanpa batas. Dengan fondasi kinerja yang solid serta identitas baru yang mencerminkan semangat kota, Bank Jakarta semakin optimis melangkah ke masa depan sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi daerah yang adaptif, inovatif, dan kompetitif.
Bank Jakarta Dukung Lomba Digitalisasi Pasar 2025

Propertynbank.com – Bank Jakarta menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Lomba Digitalisasi Pasar, yang dimulai dengan kegiatan Launching Lomba Digitalisasi Pasar dan penandatanganan komitmen bersama program peningkatan digitalisasi pasar di Jakarta. Adapun penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo bersama dengan Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan dan lembaga perbankan lainnya disaksikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Mattali di Jakarta (22/7/2025). Lomba Digitalisasi Pasar digagas oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui kolaborasi antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Perumda Pasar Jaya. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong percepatan transformasi digital, khususnya dalam sistem pembayaran di pasar-pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya. Gubernur Pramono menilai, melalui ajang Lomba Digitalisasi Pasar 2025, Pramono mengusung empat target besar. Adapun targetnya yakni peningkatan kesejahteraan pedagang, efisiensi transaksi, optimalisasi pajak daerah, dan pemberantasan premanisme pasar. “Saya yang usulkan lomba ini. Tujuannya jelas, agar pedagang akrab dengan sistem digital seperti QRIS dan EDC,” kata Pramono di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, Selasa (22/7/2025). Menurutnya, digitalisasi tak hanya soal kecepatan transaksi, tapi juga soal keamanan dan ketertiban. “Kalau tak ada uang tunai beredar, ruang untuk copet dan pungli ikut hilang,” ujarnya. Baca Juga : HUT ke-498 Kota Jakarta, Pramono Resmikan Bank DKI Menjadi Bank Jakarta Lebih jauh, Pramono menyebut digitalisasi pasar sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi rakyat. “Ini bukan gaya-gayaan modernisasi, tapi upaya jangka panjang membangun fondasi ekonomi dari bawah,” ucapnya. Pramono menuturkan, Pemprov Jakarta menggandeng Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Perumda Pasar Jaya sebagai mitra utama. Bahkan, penilaian lomba diserahkan sepenuhnya kepada BI dan OJK untuk menjamin transparansi. “Pemprov tidak ikut campur soal penjurian. Kita ingin lomba ini kredibel dan objektif,” tegas Pramono. Baca Juga : Perluas Jangkauan, Bank Jakarta Gandeng Persija Sasar JakMania Selain itu, saat ini kata Pramono 20 pasar telah ikut serta dalam program ini, dan ditargetkan menjangkau seluruh 133 pasar di Jakarta. “Transformasi digital bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Pasar harus jadi episentrum ekonomi rakyat yang bersih, tertib, dan berdaya saing,” kata dia. Tugas Bank Jakarta Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo, menyampaikan bahwa digitalisasi sektor pasar tradisional menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi perkotaan yang modern dan inklusif. “Bank Jakarta melihat digitalisasi pasar sebagai momentum untuk menghadirkan ekosistem transaksi yang lebih efisien, transparan, dan terjangkau. Kami mendukung penuh program ini sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal Jakarta,” ujar Agus. Baca Juga : Bank DKI Distribusikan 2.094 Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Sebagai peserta pada aspek digitalisasi perbankan, Bank Jakarta ditugaskan mendampingi empat pasar yang telah ditentukan berdasarkan pemetaan kelas pasar dan jumlah tempat usaha (TU), yakni Pasar Mayestik (Kelas A) – 1.516 TU; Pasar Koja Baru (Kelas B) – 1.056 TU; Pasar Cengkareng (Kelas B) – 1.065 TU; dan Pasar Pondok Bambu (Kelas C) – 375 TU. Total jumlah tempat usaha yang akan dilayani Bank Jakarta dalam program ini mencapai 4.012 TU. Pada aspek perbankan, Bank Jakarta akan dinilai dalam tiga kategori utama, yaitu Literasi Terbaik dan Teraktif (periode penilaian 21 Juli – 9 Agustus 2025); Akses Keuangan Termasif (periode penilaian Januari – 9 Agustus 2025); dan Digitalisasi Keuangan Terbaik. “Transformasi pasar bukan hanya agenda pemerintah, tapi juga komitmen bersama seluruh pelaku ekonomi. Bank Jakarta siap menjadi bagian penting dari perubahan ini,” ujar Agus Haryoto Widodo. Senada dengan itu, Direktur Utama Pasar Jaya, Agus Himawan, mengatakan bahwa aspek kebersihan dan pengelolaan limbah juga menjadi penilaian utama. “Pasar modern itu bukan cuma cashless, tapi juga bersih dan tertata,” ujarnya. Baca Juga : Bank DKI Dukung Gubernur Pramono, Canangkan Blok M Sebagai Hub Baru Jakarta Penunjukan BI dan OJK sebagai juri lomba juga dinilai sebagai arah baru pembangunan ekonomi lokal berbasis teknologi. “Digitalisasi pasar ini game changer sesungguhnya. Bukan sekadar inovasi, tapi strategi sistemik untuk memperkuat literasi keuangan dan inklusi digital,” pungkasnya. Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa perseroan telah mempersiapkan langkah-langkah konkret untuk mendukung program ini, mulai dari edukasi langsung kepada pedagang, aktivasi QRIS, pembukaan rekening digital, hingga integrasi layanan perbankan dengan ekosistem pasar. “Kami optimistis bisa menunjukkan performa terbaik dalam hal literasi dan adopsi keuangan digital.” ujar Arie.
Perluas Jangkauan, Bank Jakarta Gandeng Persija Sasar JakMania

Propertynbank.com – Dalam rangka mendukung kemajuan sepakbola di Jakarta, Bank Jakarta menandatangani nota kesepahaman (MoU) sponsorship dengan klub Persija Jakarta di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2025). Melalui kolaborasi ini, Bank kebanggaan warga Jakarta ini menegaskan komitmennya mendukung kebangkitan Persija dengan menjadi salah satu sponsor, sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat ibu kota, khususnya suporter fanatik Jakmania. Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo, menegaskan bahwa kerja sama ini menguntungkan kedua belah pihak. Ia mengatakan, selain mendukung target Persija menjadi juara kompetisi I-League Super Liga 2025–2026, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun reputasi dan memperkuat penetrasi pasar. “Yang namanya kerja sama itu tentunya B2B ya. Baik untuk dua belah pihak, pasti gitu. Kita tahu bahwa kami juga sedang membangun Bank Jakarta. Kemudian Persija juga membangun dirinya untuk bisa mencapai juara. Kan gitu. Kita sama-sama membangun bareng-bareng,” ujar Agus dalam keterangannya. Selain memberikan dukungan sponsor terhadap klub, Bank Jakarta juga menyatakan kesiapannya dalam mendukung seluruh ekosistem Persija Jakarta. Ini termasuk sistem pembayaran di Persija Store dan platform digital Persija Access. “JakMania adalah komunitas besar dan loyal yang menjadi tulang punggung Persija Jakarta. Kami melihat potensi luar biasa dari para anggota JakMania dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Karena itu, kami juga berkomitmen untuk membangun kemitraan langsung dengan JakMania melalui berbagai layanan dan program inklusif,” tegas Agus. Baca Juga : Nobu Bank Bergabung Sebagai Bank Penyalur KPR Sejahtera Tahun 2025 Sebagai bentuk konkret dari kolaborasi ini, Bank milik ibukota ini akan menyiapkan produk perbankan khusus bagi komunitas JakMania. Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mendorong kerjasama B2B Bank Jakarta dengan JakMania. Menurut dia, JakMania merupakan market yang menarik. “Penggemar sepak bola di Jakarta lebih dari jutaan. Nah tentu ada tujuan juga, misalnya Bank Jakarta memberikan sponsor, dan versinya juga punya sama dengan kita. Karena kita punya segmen di Jakarta yang jumlahnya besar,” ujar Rano menegaskan. Baca Juga : Perkuat Sisi Suplai Perumahan, BP Tapera Gandeng Mitra Strategis Lebih lanjut ia menegaskan, kerja sama seperti ini memberikan nilai tambah yang saling menguntungkan. “Jadi artinya inilah. Yang namanya kerja sama pasti mempunyai nilai keuntungan masing-masing. Ini salah satunya,” kata Rano. Perkuat Identitas Bank Jakarta Sekretaris Perusahaan, Arie Rinaldi turut menyampaikan harapannya agar kemitraan ini menjadi momentum yang tepat bagi Bank Jakarta untuk memperkenalkan call name Bank Jakarta secara lebih luas ke publik, sekaligus memperkuat identitas sebagai bank kebanggaan warga Ibu Kota.
Pembiayaan Kredit UMKM Bank DKI Tumbuh 15,54% di Q3/2024

Propertynbank.com – Bank DKI mencatat pertumbuhan kredit dan pembiayaan di sektor UMKM sebesar 15,54% secara Year-on-Year (YoY), dari Rp4,93 triliun pada September 2023 menjadi Rp5,70 triliun pada September 2024. Pertumbuhan ini mencakup peningkatan sebesar 14,33% pada segmen mikro, yang naik dari Rp3,27 triliun pada September 2023 menjadi Rp3,74 triliun pada periode yang sama di 2024. Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo mengatakan dalam keterangan tertulisnya, segmen UKM juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 17,91%, dari Rp1,66 triliun pada September 2023 menjadi Rp1,96 triliun pada tahun ini. “Peningkatan ini memperkuat posisi Bank DKI dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional dan daerah, serta menegaskan komitmen perusahaan untuk berkontribusi pada pengembangan sektor UMKM. Bank DKI berfokus pada penyaluran kredit yang berkualitas dan berkelanjutan, mendukung ketahanan ekonomi nasional melalui sektor UMKM,” kata Agus H. Widodo. Baca Juga : Bank DKI Gelar Pesta Rakyat, Dorong Literasi dan Inklusi Produk serta Layanan Perbankan Lebih lanjut dikatakan Agus, Bank DKI juga optimis dapat mencapai pertumbuhan yang positif hingga akhir 2024 dengan melakukan berbagai konsolidasi internal, termasuk perbaikan sistem dan bisnis proses. Hal ini diimbangi dengan penekanan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit. “Secara keseluruhan, total kredit dan pembiayaan Bank DKI tumbuh sebesar 9,55% dari Rp49,96 triliun pada September 2023 menjadi Rp54,73 triliun pada September 2024, dengan rasio NPL Gross tetap terjaga di level 2,21%. Segmen komersial mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 10,29% YoY, meningkat dari Rp23,45 triliun menjadi Rp25,86 triliun,” ungkap Agus. Bank DKI Jaga Likuiditas Sementara itu, Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto, menyampaikan bahwa kondisi perbankan di tengah persaingan suku bunga yang ketat tetap terkelola dengan baik. Bank DKI fokus menjaga likuiditas yang memadai, dengan rasio Loan to Deposit (LDR) sebesar 86,19%, AL/NCD sebesar 103,24%, AL/DPK sebesar 18,14%, dan NSFR sebesar 104,17%. Selain itu, ungkap Romy, Bank DKI terus melakukan upaya untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) melalui optimalisasi dana murah dan repricing dana mahal. Hingga September 2024, DPK mencapai Rp63,50 triliun, relatif stabil dibandingkan tahun lalu. Baca Juga : Bank DKI Raih Penghargaan The Best Indonesia Finance 2024 Dengan berbagai pencapaian ini, hingga akhir Q3/2024, total aset Bank DKI meningkat sebesar 3,19%, menjadi Rp80,74 triliun dibandingkan Rp78,24 triliun pada September 2023. Konsistensi ekspansi bisnis yang berkelanjutan turut mendorong peningkatan laba bersih sebesar Rp513,23 miliar. “Bank DKI berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah melalui inovasi produk serta pelayanan yang optimal, memastikan setiap langkah menuju masa depan yang berkelanjutan,” tutup Romy.
Pemprov DKI Jakarta Apresiasi Bank DKI Sebagai BUMD Penyumbang Dividen Terbesar

Propertynbank : Pemprov DKI Jakarta melalui Kepala Badan BP BUMD Provinsi DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bank DKI sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta yang menyumbang dividen terbesar bagi Provinsi DKI Jakarta. Hal tersebut disampaikan Nasruddin pada saat memberikan sambutan perayaan Halalbihalal dan Tasyakuran HUT Bank DKI ke-63 di Kantor Pusat Bank DKI, Jakarta pada Rabu (17/04). Acara yang juga dihadiri oleh Kepala Badan BP BUMD, Direksi BUMD DKI Jakarta, Direksi, Dewan Komisaris, dan karyawan Bank DKI, hingga Direksi dan Dewan Komisaris Bank DKI periode 2006-2023, serta perwakilan pensiunan Bank DKI. Berdasarkan Laporan keuangan audited, Bank DKI tahun 2023 mampu membukukan laba bersih sebesar Rp1,02 Triliun, melalui keputusan RUPS Tahunan Bank DKI Tahun Buku 2023 yang diselenggarakan pada 22 Maret 2024 lalu, Bank DKI telah menyalurkan dividen sebesar 32,00% atau senilai Rp326,44 Miliar dari laba bersih Bank DKI tahun 2023 sebesar Rp1,02 Triliun, atau dengan dividen payout sebesar 32%. Baca Juga : Pemprov DKI Jakarta Apresiasi Bank DKI Sebagai BUMD Penyumbang Dividen Terbesar “Saya berharap peningkatan laba dan dividen Bank DKI yang semakin meningkat selaras dengan kinerja Bank DKI untuk mendukung terwujudnya Jakarta sebagai Global City dengan terobosan produk dan layanan perbankan yang inovatif dan adaptif,” ucap Nasruddin. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap Bank DKI yang selalu berkembang dan on track untuk menjadi pendorong utama dalam sinergi antar BUMD DKI Jakarta. Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank DKI, Amirul Wicaksono menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan dari Pemprov DKI Jakarta dan BUMD DKI atas hubungan baik dan sinergi yang telah terjalin selama ini sehingga Bank DKI dapat terus Bertumbuh, Berkelanjutan Bersama Jakarta. Sebagai informasi, tahun ini Bank DKI berusia 63 tahun yang tepat jatuh pada tanggal 11 April dan diperingati dengan tema ‘Bertumbuh, Berkelanjutan Bersama Jakarta’. “Tema HUT Ke-63 Bank DKI ‘Bertumbuh, Berkelanjutan Bersama Jakarta’ merupakan cerminan tekad Bank DKI untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Jakarta yang berkelanjutan serta hadir menjadi pilihan bagi masyarakat Kota Jakarta dengan berbagai produk dan layanan perbankan yang inovatif dan adaptif,” ujar Amirul. Bank DKI Dukung UMKM DKI Jakarta Dalam kegiatan Halalbihalal dan Tasyakuran HUT ke-63, Bank DKI turut menyalurkan serangkaian inisiatif program CSR, berupa bantuan dana usaha kepada para purnabakti Bank DKI melalui program Probahtera (Program Purna Bakti Sejahtera) yang merupakan program pemberdayaan ekonomi keluarga pensiunan karyawan untuk memulai dan mengembangkan usaha, serta wujud komitmen pengembangan UMKM di Jakarta. Baca Juga : HUT Bank DKI Ke-63, PJ Gubernur DKI Jakarta Harap Terus Tumbuh Bersama Jakarta Pada kesempatan ini, Bank DKI juga memberikan Bantuan Biaya Pendidikan bagi sejumlah anak pensiunan yang berprestasi sebagai bentuk perhatian terhadap dunia pendidikan, dan diharapkan dapat menjaga keberlangsungan masa depan yang lebih baik untuk anak-anak pensiunan Bank DKI. Program bantuan dana pendidikan ini diberikan kepada anak-anak dari para purnabakti Bank DKI untuk jenjang pendidikan SMP, SMA, D4 dan S1. Sekretaris perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menyampaikan bahwa program bantuan dana usaha dan pendidikan ini juga merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) PT Bank DKI Tahun 2023. “Melalui program CSR, Bank DKI tidak hanya memberikan bantuan finansial, melainkan sebagai bentuk upaya memperkuat infrastruktur sosial, dan pendidikan. Bank DKI juga meyakini bahwa bantuan ini bukan hanya sekadar bentuk kepedulian, tetapi merupakan investasi bagi masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat,” tutup Arie.
Bank DKI Peduli Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Banjir Wilayah Demak

Propertynbank.com – Bank DKI Peduli menyerahkan bantuan kebutuhan kepada warga yang terdampak bencana musibah banjir di wilayah Demak dan sekitarnya. Bantuan tersebut diberikan kepada warga di Desa Prampelan, Kecamatan Sayung, Demak. Penyerahan bantuan berupa logistik seperti beras, paket sembako, minyak goreng, gula, mie instan, kebutuhan bayi, selimut, lotion anti nyamuk, serta kebutuhan prioritas lainnya, dilakukan melalui Kantor Cabang Bank DKI Semarang dan diterima langsung oleh Kepala Desa Prampelan. Terkait dengan program Bank DKI Peduli ini, Direktur Teknologi & Operasional merangkap Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank DKI, Amirul Wicaksono mengungkapkan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari seluruh karyawan Bank DKI. Baca Juga : Momentum Bulan Ramadhan, Bank DKI Bagikan Santunan Kepada 8.500 Yatim dan Dhuafa “Hati dan doa kami bersama para pengungsi yang terdampak musibah banjir. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat terdampak, dengan sesegera mungkin tersalurkan melalui perwakilan Kantor Cabang Bank DKI Semarang yang terdekat dari lokasi sehingga dapat dilakukan percepatan dalam proses pendistribusiannya,” ujar Amirul dalam keterangan tertulis. Sebagai informasi, banjir di Kabupaten Demak mencapai tingkat terparah yang berdampak kepada lebih dari 93.000 jiwa serta mengakibatkan terendamnya sejumlah daerah secara luas dan menimbulkan kerugian material dan non material bagi penduduk setempat serta infrastruktur lokal. Beberapa kecamatan yang terdampak banjir diantaranya Kecamatan Demak, Kecamatan Karangtengah, Kecamatan Sayung, Kecamatan Mranggen, Kecamatan Wonosalam, Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Karangawen, Kecamatan Kebonagung, Kecamatan Guntur, Kecamatan Dempet, dan Kecamatan Gajah. Donasi Melalu Bank DKI Peduli Sementara itu, dalam kesempatan yang berbeda, Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa melalui Program Corporate Social Responsibility Penyaluran Bantuan Kebutuhan Pasca Bencana Musibah Banjir Wilayah Demak, diharapkan dapat memberikan dukungan untuk proses pemulihan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Demak. Baca Juga : Laba Bersih Bank DKI Tembus Rp1 Triliun, Capaian Tertinggi Sejak Tahun 1961 “Pemberian bantuan CSR kepada Desa Prampelan ini diharapkan dapat mendukung penanganan dan pemulihan pasca bencana, serta bermanfaat bagi warga Kabupaten Demak khususnya warga Prampelan, Kabupaten Demak ” ungkap Arie. Selain pemberian CSR, Bank DKI juga menyalurkan berbagai bantuan bagi korban bencana melalui Bank DKI Peduli. Bagi masyarakat yang ingin berdonasi dapat menyalurkan melalui rekening Bank DKI Peduli dengan nomor rekening 101.20.1234.55 atau Bank DKI Syariah Peduli dengan nomor rekening 701.07.00003.0. Donasi juga dapat dilakukan dengan mudah melalui metode pindai ‘QR Code’ menggunakan aplikasi JakOne Mobile. Dengan metode pindai QR, dapat memudahkan bagi siapapun yang ingin berdonasi melalui aplikasi JakOne Mobile kapan pun dan dimana pun.
Bank DKI Siapkan Layanan Tukar Uang Baru di 15 Lokasi, Catat Jadwalnya !

Propertynbank.com – Menjelang lebaran, Bank DKI telah menyiapkan menyediakan layanan penukaran uang baru untuk memenuhi kebutuhan uang dan layanan penukaran uang rupiah bagi masyarakat. Untuk layanan ini, Bank DKI menyediakan sebanyak 15 kantor cabang Bank DKI dan layanan kas keliling. Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) Bank Indonesia 2024. Program Serambi Bank Indonesia 2024 ini diselenggarakan guna memenuhi peningkatan kebutuhan masyarakat akan uang Rupiah pada momen menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 2024 Sebagai informasi, Bank Indonesia telah menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) dengan proyeksi sebesar Rp197,6 triliun melalui 449 titik layanan kas keliling dan 4.264 titik layanan penukaran perbankan , mulai dari tanggal 15 Maret hingga 5 April 2024 . Termasuk salah satunya melalui kantor cabang Bank DKI. Direktur Teknologi dan Operasional merangkap Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank DKI, Amirul Wicaksono mengatakan layanan penukaran uang yang disediakan Bank DKI bertujuan memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mempersiapkan kebutuhan uang tunai selama periode libur Idul Fitri 2024. Waktu Layanan Penukaran Bank DKI Sebagai informasi, mulai tanggal 1 sampai dengan 5 April 2024 nasabah Bank DKI dapat memperoleh layanan penukaran uang pada 15 Kantor Cabang Bank DKI, sepanjang jam layanan pukul 08.00 15.00 WIB, diantaranya Cabang Balaikota, Cabang Juanda, Cabang Walikota Jakarta Pusat, Cabang Pintu Besar Selatan, Cabang Tanjung Priok, Cabang Walikota Jakarta Utara, Cabang Matraman, Cabang Otista, Cabang Walikota Jakarta Timur, Cabang Walikota Jakarta Selatan, Cabang Walikota Jakarta Barat, Cabang Permata Hijau, Cabang Syariah Pondok Indah, dan Cabang Syariah Wahid Hasyim Seluruh kantor cabang tersebut telah terdaftar pada Loket Penukaran SERAMBI Bank Indonesia (BI) tahun 2024. Baca Juga : Berhasil Kembangkan Layanan Digital, Bank DKI Raih Top BUMD 2024 “Selain layanan penukaran di loket Cabang, Bank DKI juga akan membuka layanan Kas Keliling di Hall Badminton Gelora Bung Karno (Istora) tanggal 28 sd. 31 Maret 2024 pukul 08.00 WIB selesai,” jelas Amirul Wicaksono melalui keterangan resmi pada Kamis (21/03) lalu. Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi juga menambahkan bahwa sesuai arahan dari Bank Indonesia, Bank DKI telah menyiapkan uang tunai beserta infrastruktur dan layanan pendukung seperti kantor cabang, jaringan ATM dan layanan kas keliling. “Langkah ini diharapkan dapat membantu nasabah Bank DKI dalam memenuhi berbagai kebutuhan selama periode bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2024 . Melalui k esiapan Bank DKI dalam melakukan pemenuhan kebutuhan uang tunai tersebut diharapkan dapat memberikan berkontribusi positif pada perputaran uang di masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional”, ujar Arie. Informasi lebih lanjut, kata Arie, silahkan mengunjungi laman situs resmi Bank DKI di www.bankdki.co.id atau akun sosial media resmi Bank DKI @bank.dki untuk update terkait jadwal dan lokasi penukaran uang baru.
Bank DKI Raih Penghargaan ESG Recognized Commitment

Propertynbank.com – Bank DKI konsisten dalam menerapkan prinsip ESG atau Environmental, Social, dan Governance, khususnya konsisten dalam penerapan keuangan berkelanjutan. Langkah yang dilakukan antara lain penyelenggaraan berbagai kegiatan keuangan berkelanjutan. Melalui langkah tersebut, Bank DKI berhasil meraih apresiasi berupa penghargaan dari B-Universe sebagai Pemenang kategori ESG Recognized Commitment dalam gelaran Investor Daily ESG Appreciation Night yang berlangsung di Jakarta (27/02) lalu. Direktur Kepatuhan Bank DKI, Ateng Rivai yang hadir menerima penghargaan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepada Bank DKI. “Apresiasi ini menjadi wujud komitmen kami dalam mengintegrasikan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG) ke dalam keputusan keuangan, termasuk didalamnya peningkatan transparansi dalam laporan keuangan,” ujar Ateng. Baca Juga : Sinar Mas Land Implementasikan Prinsip ESG di Setiap Proses Bisnis Dijelaskan Ateng, keberhasilan Bank DKI dalam meraih Penghargaan ESG Reconized Commitment tersebut didasarkan pada sejumlah indikator penilaian, yakni berdasarkan dekomposisi risiko ESG dan skoring ESG report yang dilakukan oleh Litbang Investor Daily dengan dewan juri independen dan ahli di bidang ESG. Sedangkan pengukuran apresiasi mengacu pada nilai yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2023 yang memiliki risiko rendah, produk perusahaan yang sesuai dengan prinsip ESG, kegiatan sosial masyarakat yang dilakukan perusahaan, serta sertifikasi yang dimiliki perusahaan terkait bidang ESG. Sementara itu, dalam kesempatan berbeda, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank DKI, Amirul Wicaksono mengatakan, dalam kaitannya dengan penerapan ESG, Bank DKI memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam mendukung visi keberlanjutan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. ”Bank DKI tidak hanya berperan sebagai entitas bisnis semata, namun juga mengemban tanggung jawab dalam pelayanan publik dengan terus mengimplementasikan Program Keuangan Berkelanjutan dengan menghadirkan invoasi produk dan layanan yang mendukung terhadap lingkungan, ekonomi, sosial, dan masyarakat,” ujar Amirul. Baca Juga : Lippo Konsisten Terapkan ESG Dalam Pembangunan Proyeknya Komisaris Utama B-Universe, Enggartiasto Lukita dalam sambutannya juga turut mengapresiasi kehadiran para pemimpin perusahaan yang dinilai menunjukkan komitmen perusahaan di bidang ESG. “ESG itu juga sudah ada undang-undangnya, yang diberlakukan nanti, dengan carbon tax pada 2025. Sebelumnya pada 2021, kemudian ditunda sampai dengan 2025. Itulah yang disatukan dalam satu kelompok agar menjadi satu kesatuan. Jadi lebih memudahkan bagi ibu, bapak, dan saudara untuk mendapatkan sertifikat sehingga tidak lagi terganggu dalam kegiatan usahanya,” ucap Enggartiasto. Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambahkan keberhasilan Bank DKI dalam raihan penghargaan menunjukkan komitmen terhadap prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG) salah satunya dilakukan melalui program CSR unggulan, yakni Jakarta Koperasi Hidroponik (JAKONIK). “Sebagai CSR unggulan Bank DKI, JAKONIK diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi komunitas sekitar dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memberdayakan perekonomian lokal. Keberhasilan JAKONIK terbukti mampu membantu mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh,” tutup Arie. Program CSR Unggulan Bank DKI Selain melalui berbagai laporan keterbukaan publik, Bank DKI turut mengintegrasikan prinsip ESG pada setiap program CSR perusahaan, salah satu yang unggul yakni, Jakarta Koperasi Hidroponik (JAKONIK), sebuah program CSR yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam mengembangkan kebun hidroponik yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Saat ini, JAKONIK telah memiliki 9 kelompok anggota yang tersebar di 9 (sembilan) wilayah rusun di Jakarta. Para anggota JAKONIK telah dibekali pelatihan dan pendampingan untuk memaksimalkan hasil panen serta pengelolaan bisnis hidroponik dari hulu hingga hilir, dengan cakupan peran sebagai pusat pemasaran hidroponik, pusat pendampingan usaha hidroponik, penyedia layanan edukasi, penyedia sarana dan prasarana seperti pupuk, bibit dan peralatan.
Direktur Bank DKI Romy Wijayanto Raih Penghargaan Sebagai CFO Terbaik 2024

Propertynbank.com – Romy Wijayanto, Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI mendapatkan penghargaan sebagai CFO Terbaik dalam gelaran Warta Ekonomi Indonesia Best CFO Awards 2024. Romy Wijayanto mendapatkan penghargaan untuk Category Regional Bank dan merupakan salah satu dari 16 (enam belas) Direktur Keuangan/Chief Financial Officer (CFO) terbaik dari berbagai industri. Dalam ajang tersebut, Romy meraih penghargaan sebagai Best Performance Chief Financial Officer in Strategy Roadmap Implementation to Reach Sustainable Financial Performance Goals. Ajang yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi Group ini digelar di Jakarta pada Kamis (25/01) lalu. Penghargaan CFO Terbaik yang diterima juga merupakan penghargaan kedua yang diterima Romy, pada ajang yang sama selama 2 tahun berturut-turut. Muhamad Ihsan selaku CEO & Chief Editor Warta Ekonomi Group menjelaskan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi bagi para Direktur Keuangan atas peran dan kontribusi dalam kepemimpinan dan inovasi bisnis serta memberikan stimulus positif yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Adapun tema Indonesia Best CFO Awards 2024 adalah Strengthening Budget Efficiency to Maintain Financial Stability. Baca Juga : Romy Wijayanto, Direktur Bank DKI Raih Penghargaan Sebagai The Best CFO 2023 “CFO harus selalu mengikuti perkembangan, salah satu hal yang menjadi titik perhatian industri dalam level global yaitu masalah ekonomi berkelanjutan. Seorang CFO harus berkomitmen kepada perusahaan untuk mendukung setiap upaya dan inisiatif green economy terkait ESG (environment, social, governance) demi mewujudkan tata kelola perusahaan yang ramah lingkungan. Di sisi lain, CFO harus menjadi motor penggerak inovasi dan menjadi value driver pada perkembangan bisnis yang mengintegrasikan dengan perkembangan teknologi,” ujar Ihsan dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (28/1/2024). Lebih lanjut Ihsan menjelaskan, tim peneliti Warta Ekonomi menggunakan beberapa pendekatan untuk mengkategorikan para CFO Terbaik, yaitu desk research, media monitoring, dan expert panels. Aspek utama yang dinilai meliputi kinerja keuangan perusahaan terkait berdasarkan laporan tahunan 2020- 2022 atau laporan keuangan tahun 2021-2023 yang dipublikasikan perusahaan, diantaranya pertumbuhan aset, pertumbuhan pendapatan, pertumbuhan laba, Return On Equity (ROE), Return on Investment (ROI), Cash Ratio, Current Ratio, Rasio Modal Sendiri Terhadap Aset Total serta kebijakan strategis perusahaan yang mempertimbangkan implementasi model keuangan yang fleksibel, inovasi bisnis berkelanjutan, mitigasi risiko dan stakeholder engagement, dan pemberdayaan sosial masyarakat. Terkait dengan penghargaan CFO Terbaik yang diterima, Direktur Keuangan Bank DKI, Romy Wijayanto menyampaikan apresiasi atas Penghargaan yang diberikan dan turut mendedikasikannya kepada Pemegang Saham, Otoritas, nasabah dan mitra kerja yang terus memberikan kepercayaan terhadap Bank DKI. Baca Juga : Lagi ! Direktur Bank DKI Romy Wijayanto Raih Penghargaan 10 Most Popular CFO Tahun 2023 Romy juga menyebutkan bahwa Bank DKI sejak tahun 2021 telah mengimplementasikan Program Transformasi 5.0 dengan pondasi utama perbaikan pada bidang Human Capital, Organisasi dan Budaya, Digital & Operasional yang disertai pilar bisnis yang mendukung berbagai Program Pemprov yang terdiri dari Lending, Funding, Ecosystem yang kesemuanya dikerangkai dengan perbaikan Governance, Risk & Compliance (GRC) yang diharapkan dapat menjadikan kinerja yang berkelanjutan dengan budaya yang “Walk the Talk”. Kerap Terima Penghargaan CFO Terbaik Sebagai informasi, sebelumnya di tahun 2023, Romy telah mendapatkan berbagai penghargaan sebagai CFO Terbaik atau Best CFO, diantaranya sebagai Best Performance CFO 2023 in Consistency or Realizing Profit Growth Category Regional Bank oleh Warta Ekonomi Group, The Best CFO Kategori KBMI 2 dari The Finance – Infobank Group, The Best CFO 2023 Kategori Bank Aset Rp50 Triliun sd <Rp100 Triliun sekaligus Best of The Best pada kategori yang sama oleh The Finance – Infobank Group, hingga sebagai Best Performance CFO 2023 with Predicate: Very Good bersama 10 Direktur Keuangan/Chief Financial Officer (CFO) lainnya dari berbagai industri oleh SWA Media Group. Baca Juga : Perluas Layanan Di Sektor Pendidikan, Bank DKI Gandeng Unpad dan STIA LAN Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi turut menyampaikan kegembiraan atas prestasi yang diraih oleh Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto sebagai CFO Terbaik dan berharap memicu motivasi segenap insan Bank DKI untuk terus memberikan kontribusi positif dan mengembangkan kompetensi untuk menjadi insan yang berkualitas. “Bank DKI optimis akan terus tumbuh dan berkembang menjadi bank yang berdaya saing di tingkat regional maupun nasional seiring implementasi strategi transformasi secara berkelanjutan. Bank DKI akan terus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, memberikan layanan terbaik, dan menjalin kemitraan yang kokoh dengan semua pemangku kepentingan dalam rangka mendukung visi Jakarta Kota Global,” pungkas Arie.