Conwood Gandeng Arsitek Tampilkan Desain Yang Beda di ARCH:ID
DEKORASI – Hadir di ARCH:ID, PT. Conwood Indonesia menampilkan booth dengan wama dasar Conwood , yaitu abu-abu. Conwood juga tampil dengan wajah instalasi yang berbeda di konferensi dan pameran arsitektur perdana yang diprakarsai oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) itu, tidak seperti pada pameran-pameran sebelumnya. “Inovasi produk yang dikembangkan Conwood berasal dari ide teman-teman Arsitek, yang diselaraskan dengan misi kami selaku produsen bahan bangunan arsitektural untuk dapat menjawab tantangan dan peluang pasar,” ujar General Manager Sales & Marketing PT Conwood Indonesia, Deden Sarjana, di ICE BSD City, Jumat (28/2). [irp] Produk-produk yang dibuat oleh Conwood memiliki kualitas terbaik yang diproduksi dengan teknologi terkini dari Swiss. Tujuannya, menghadirkan keindahan pada setiap bagian dari bangunan dan berkomitmen untuk terus berinovasi dalam melestarikan keindahan alam. “Kami mengajak rekan arsitek untuk menggali potensi produk kami dalam ide desain sesuai gaya mereka, sekaligus berperan aktif menjaga keindahan alam Indonesia,” kata Hedhy Kurnianti, Marketing Manager PT. Conwood Indonesia. Hedhy menambahkan, instalasi booth tersebut menggunakan material bangunan Expose Concrete Panel (ECP). Sebelumnya material panel hanya dibuat lurus, namun kali ini Coonwood menghadirkan produk panel dengan garis yang lebih dinamis. Dia mengaku hal ini merupakan jawaban dari tren desain industrial yang sedang berlangsung saat ini. [irp] Selama pameran yang berlangsung pada 27 – 29 Februari 2020 ini, Conwood bercerita tentang relevansi antara inovasi produk dan trend desain dari arsitek-arsitek tanah air yang menjadikan hubungan Conwood dengan para Arsitek Indonesia semakin dekat. Konsep brand Conwood yang mengusung tema A Beauty of Nature memberikan keleluasaan bagi Arsitek untuk mengekspresikan idea desain dengan gaya yang sangat bervariasi. Di ARCH:ID, Conwood berkolaborasl dengan Atelier Riri, yang terinspirasl dari model sirap dan blasa digunakan di bangunan-bangunan tradisbonal Indonesia. Arsitek Riri Yakub mengatakan, inspirasi tersebut datang dari keindahan alam Indonesia yang sangat kaya. Riri Yakub bersama arsitek senior Arie Bakrie juga berbagi ilmu mengenai ide dan karya-karya miliknya yang terletak di daerah tujuan wisata Indonesia. [irp] Selain itu, masih dalam rangka mempererat hubungan dengan Arsitek, Conwwod juga mengadakan serangkaian program acara, diantaranya adalah berkolaborasi dengan penyanyi Sandhy Sondoro sekaligus memperkenalkan theme song baru Conwood. Lirik dalam theme song tersebut dibuat dan dinyanyikan oleh Sandhy Sondoro dan menggunakan alunan musik dari Iagu Malam Biru. “Theme song ini menceritakan tentang karakteristik matenal Conwood yang indah dan tahan lama serta kehangatan yang dibuat bagi penghuninya,” jelas Sandhy Sondoro yang berkesempatan membawakan Iagu tersebut di depan pengunjung Instalasi Conwood.
Di Megabuild 2018, Conwood Hadir Dengan Tampilan Berbeda
BERITA PROPERTI – Jika anda berencana mengisi hari libur ke Megabuild dan Keramika 2018, jangan lupa kunjungi booth Conwood Indonesia. Dengan tampilan yang khas dan unik, didominasi oleh kayu-kayu, Conwood Indonesia hadir dalam pameran arsitektur, desain interior, dan bahan bangunan terbesar di Indonesia itu. Booth Conwood Indonesia hadir dengan mengusung tema “Inspiring Home”. Melalui tema itu, Conwood Indonesia juga ingin memberikan pengalaman baru melalui virtual reality atau VR dalam mendekorasi rumah. Diharapkan para pengunjung dapat terinspirasi untuk menemukan kebahagiaan di mulai dari dalam rumah. Rumah merupakan tempat di mana semua kegiatan dimulai dan berakhir. Sehingga penting untuk membuat suasana nyaman di rumah. Marketing Manager PT Conwood Indonesia Hedhy Kurnianti menjelaskan, yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya adalah adanya VR atau Virtual reality. Fitur ini memberikan pengalaman untuk para pengunjung agar dapat mendesain bagian interior rumah dengan menggunakan produk Conwood beserta warna-warna yang tersedia sehingga dapat menghasilkan berbagai desain interior sesuai dengan keinginan. Hal ini dapat memberikan inspirasi dalam mendesain rumah, baik bagi pengguna VR ataupun pengunjung booth. “Kami juga memberikan promos spesial selama pameran berlangsung. Conwood memberikan promo besar-besaran yaitu Discount hingga 40%. Selain itu, terdapat promo Cash back 500.000 pada jasa pemasangan Conwood atau I-Service. Iservice merupakan jasa pemasangan produk Conwood yang melayani Daerah Jabodetabek,” jelas Hedhy Kurnianti. Dikatakan Hedhy, tak hanya melakukan pemasangan, I-Service juga dapat membantu memberikan konsultasi desain rumah. Desain dan dekorasi yang menonjolkan unsur rumah pada booth Conwood dapat menginspirasi para pengunjung untuk mendekorasi rumah. Mulai dari bagian deck/floor, tampilan dinding, hingga tampilan plafon menjadi salah satu unsur utama dari booth Conwood pada Megabuild 2018. Selain itu terdapat contoh untuk beberapa motif yang dapat dijadikan inspirasi dalam menentukan penggunaan produk serta motif Conwood untuk diaplikasikan di rumah. Untuk membuktikan kualitas produk Conwood terdapat tes kekuatan material seperti tahan api dan rayap yang menjadi salah satu keunggulan produk Conwood. Sementara itu, Presiden Direktur PT Conwood Indonesia Rizki Kresno menjelaskan, Conwood juga melakukan beberapa inovasi salah satunya adalah Rumah Conwood. Inovasi ini berhasil meraih penghargaan The Most Innovative Material for Housing Construction pada Housing Estate Awards 2017.
Conwood Ekspor Rumah Murah Cepat Bangun
BERITA PROPERTI –PT CONWOOD Indonesia menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang melakukan ekspor rumah rakyat. Pada hari Kamis, (15/6) kemarin diberangkatkan kontainer yang membawa rumah rakyat buatan Indonesia ke Bangladesh. CONWOOD memproduksi rumah rakyat yang cepat bangun dalam 7 hari dan 0% kayu. Proses keberangkatan secara langsung diresmikan oleh Bachrul Chairi (Kepala BAPPEBTI), Tuti Prahastuti (Direktur Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI), Arifin (Kadis Perumahan & Pemukiman Pemprov DKI Jakarta) dan Derek Williamson (Direktur Utama PT. Conwood Indonesia) di pabrik CONWOOD di kawasan Industri Jababeka, Cikarang. “Kami mengucapkan selamat kepada CONWOOD karena pertama dalam sejarah, Indonesia mampu menciptakan inovasi baru dan berperan aktif ekspor Rumah Rakyat ke negara lain. Rumah yang di Ekspor merupakan RUMAH CONWOOD, dengan kelebihan utama cepat dibangun dalam waktu 7 hari, dan ramah lingkungan 0% Kayu,” ungkap Bachrul saat memberikan sambutan. “Hari ini merupakan hari yang penting bagi kami, karena selain peresmian ekspor rumah, hari ini CONWOOD juga menandatangani MOU dengan mitra kerja Kami PT. Zaneterra untuk pembangunan 4000 rumah rakyat di dalam negeri,” ungkap Derek. Rumah Conwood selain mudah dibangun juga mudah dikirim karena dapat dimuat kedalam kontainer dan harganya pun kompetitif, sehingga menarik bagi pasar Internasional. “Rumah Conwood ditawarkan untuk tipe 36 m 2 (6mx6m) dengan harga sekitar Rp 2,4 juta/m2 atau Rp 86 juta/unit,” ungkap Commercial Director PT Conwood Indonesia Rizki Kresno. Rumah Conwood 100% bebas asbes sehingga aman bagi kesehatan penghuninya. Conwood telah melakukan tes api dan terbukti Rumah Conwood tidak merambat api, rumah tetap berdiri tegak dengan kokoh. Pada kesempatan ini juga di pamerkan uji/tes kekuatan, ketahanan yang memenuhi standar regulasi pemerintah.
Conwood Kembangkan Rumah Tahan Gempa
TEKNOLOGI-Indonesia dikenal dengan daerah yang rawan bencana gempa, khususnya di beberapa titik seperti Sumatera dan Jawa maupun lokasi lainnya yang intensitasnya lebih kecil. Untuk itu diperlukan teknologi hunian yang dapat dibangun di daerah rawan gempa, untuk dapat meminimalisir kerugian yang diakibatkan oleh bencana alam tersebut. PT Conwood Indonesia salah satu perusahaan yang berinisiatif untuk menghadirkan tekhnologi hunian yang tahan gempa dengan maksimal guncangan tertentu. Beberapa daerah seperti Aceh yang memang terkenal rawan gempa, sudah ada yang memesan rumah ini. Sejumlah kota di daerah lain juga sudah menjajaki rumah tahan gempa tersebut. Mesin simulator yang disematkan pada sebuah rumah itu, telah di peragakan pada event Megabuild 2017 lalu. Pengunjung yang hadir di booth Conwood diberi kesempatan untuk menjajal hunian tahan gempa itu hingga ke 4 skala rithcer. Setiap pengunjung booth Conwood dapat mencoba rumah contoh yang telah di lengkapi dengan alat simulator gempa pada bagian bawahnya. “Pengunjung di bawa memasuki rumah contoh Conwood dengan ukuran 3 m x 3 m. Sebelum mesin simulasi gempa di nyalakan, pengunjung diberikan safety induction terlebih dahulu. Di dalam rumah contoh, pengunjung merasakan sensasi gempa selama 1 menit,” ujar Commercial and Innovation Director PT Conwood Indonesia Rizki Kresno di booth Conwood, Megabuild 2017 lalu. Dijelakan Rizki, melalui teknologi tersebut PT Conwood Indonesia menunjukkan eksistensinya dan kembali meluncurkan produk inovasi terbaru. Hunian tahan gempa itu mereka sebut Rumah Conwood, yang di bangun hanya dalam 7 hari, 0% kayu, dan lebih tahan terhadap gempa dibandingkan dengan rumah konvensional. Presiden Direktur PT Conwood Indonesia Derek Williamson mengatakan, untuk membangun satu rumah sederhana, dibutuhkan setidaknya lima pohon. Untuk itu, Conwood berinovasi menciptakan rumah 0% kayu yang dapat di bangun dalam 7 hari menggunakan 7 pekerja. “Conwood terus berinovasi untuk menciptakan produk terbaik, sebelumnya Conwood hanya memproduksi produk-produk dekoratif. Namun kini, Conwood mempunyai 3 lini produk baru, yaitu solusi rumah, solusi furniture, dan solusi inovasi,” tegasnya.