PNB_Back_Up

Amesta Living Surabaya Hadirkan Setara Community Center dan Verge Space

amesta living

Propertynbank.com – Kawasan hunian terpadu Amesta Living Surabaya Timur terus memperkuat posisinya sebagai salah satu proyek properti prospektif di Surabaya Timur. Terbaru, pengembang menghadirkan dua inovasi sekaligus, yakni Setara Community Center dan produk rumah usaha Verge Space, sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem kawasan yang terintegrasi. Peluncuran ini menjadi langkah penting dalam menjawab kebutuhan gaya hidup masyarakat urban yang semakin dinamis, terutama dalam menggabungkan fungsi hunian, sosial, dan aktivitas ekonomi dalam satu kawasan. Direktur PT Graha Abdael Sukses (GAS), David Hosea, selaku pengembang menjelaskan bahwa Setara Community Center dirancang sebagai fasilitas komunal yang mampu meningkatkan kualitas hidup penghuni. Dibangun di atas lahan sekitar 900 meter persegi, fasilitas ini hadir dengan bangunan dua lantai yang dilengkapi kolam renang, aula multifungsi, serta area meeting point yang dapat difungsikan sebagai coworking space maupun ruang komunitas. Menurutnya, keberadaan fasilitas ini tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang lebih aktif dan terhubung antar penghuni. “Setara Community Center menjadi bagian dari transformasi kawasan agar lebih hidup. Kami ingin menyediakan ruang bagi warga untuk berinteraksi, berkolaborasi, hingga mengembangkan aktivitas seperti home business, edukasi, hingga well-being,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (10/4). Dari sisi desain, Setara Community Center mengusung konsep Japandi yang menggabungkan estetika Jepang dan Skandinavia. Nuansa ruang yang tenang dan lapang terasa sejak memasuki area lobi, diperkuat dengan penggunaan material alami serta furnitur multifungsi. Menariknya, area interior juga dihiasi karya seni anak-anak yang memberikan sentuhan personal sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di dalam komunitas. Selain itu, aula multifungsi yang luas memberikan fleksibilitas bagi penghuni maupun pihak eksternal untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan, baik privat maupun publik. Hal ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, sekaligus memperkaya aktivitas di dalam kawasan. Tak hanya memperkuat fasilitas komunal, Amesta Living juga memperkenalkan Verge Space, produk rumah usaha multifungsi yang menyasar kebutuhan generasi muda dan keluarga produktif. Unit ini dirancang sebagai bangunan dua lantai, dengan fungsi usaha di lantai dasar dan hunian di lantai atas, serta akses terpisah untuk menjaga kenyamanan. Verge Space hadir dengan dua kamar tidur, dua kamar mandi, serta satu carport. Tersedia beberapa pilihan luas bangunan mulai dari 5 x 17 meter hingga 5 x 21 meter. Produk ini dipasarkan secara terbatas, hanya 14 unit, dengan harga mulai dari Rp1,5 miliar. David Hosea mengungkapkan, pengembangan Verge Space dilatarbelakangi oleh tren meningkatnya keluarga dengan dua sumber penghasilan (double income). Kebutuhan untuk memiliki ruang usaha yang terintegrasi dengan hunian menjadi semakin relevan di tengah perubahan pola kerja dan gaya hidup. “Verge Space kami hadirkan sebagai solusi untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kenyamanan hidup. Setiap unit dirancang fleksibel, estetik, sekaligus tetap menghadirkan suasana hunian yang hangat,” jelasnya. Amesta Living Tawarkan Berbagai Produk Properti Sebagai kawasan mixed-use, Amesta Living merupakan proyek kolaborasi antara PT Intiland Development Tbk dan PT Abdael Nusa melalui PT Graha Abdael Sukses. Dikembangkan di atas lahan seluas 60 hektare, kawasan ini menawarkan berbagai produk properti mulai dari rumah tapak, ritel, SOHO, hingga lifestyle mall. Lokasinya yang berada di koridor strategis Nol Outer East Ring Road (OERR) menjadi salah satu daya tarik utama. Akses langsung ke jaringan jalan utama, kedekatan dengan Bandara Internasional Juanda, serta fasilitas pendidikan dan kesehatan di sekitarnya membuat kawasan ini semakin diminati. Head of Marketing and Sales Amesta Living, Hartono Chang, menyebutkan hingga triwulan I 2026, penjualan telah melampaui 400 unit rumah, dengan lebih dari 250 keluarga sudah menghuni kawasan tersebut. Menurutnya, mayoritas penghuni merupakan kalangan profesional dan keluarga muda yang mengutamakan kenyamanan, aksesibilitas, serta lingkungan yang tertata baik. “Tren pasar saat ini menunjukkan konsumen lebih memilih rumah dengan ukuran efisien, tetapi berada di kawasan yang lengkap dan terintegrasi dengan pusat aktivitas ekonomi,” ujarnya. Ke depan, integrasi antara hunian, fasilitas komunal, dan produk rumah usaha seperti Verge Space diyakini akan meningkatkan nilai investasi kawasan. Amesta Living pun diproyeksikan terus berkembang sebagai kawasan hunian modern yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat urban sekaligus memberikan potensi investasi jangka panjang. Dengan konsep pengembangan berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika pasar, Amesta Living menegaskan posisinya sebagai salah satu kawasan hunian terpadu yang layak diperhitungkan di Surabaya Timur.

Intiland Lunasi Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Senilai Rp250 miliar

intiland

Propertynbank.com – PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) melakukan pelunasan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Intiland Development Tahap II Tahun 2022 (Sukuk Ijarah) senilai Rp250 miliar. Pelunasan Sukuk Ijarah ini menjadi wujud komitmen Perseroan dalam menjaga kepercayaan investor serta sebagai upaya memperkuat struktur keuangan. Direktur Utama Intiland Archied Noto Pradono mengungkapkan bahwa pembayaran Sukuk Ijarah dilakukan sesuai jadwal jatuh tempo pada 25 Agustus 2025. Sumber dana untuk pelunasan Sukuk Ijarah tersebut berasal dari internal. “Kami selalu menjaga kepercayaan investor dan para pemegang Sukuk Ijarah kepada Intiland. Langkah ini kembali menegaskan komitmen kami dalam memberikan nilai tambah kepada para investor dan memenuhi kewajiban pembayaran kepada para pemegang Sukuk Ijarah tepat waktu,” ungkap Archied Noto Pradono dalam keterangan tertulis, Selasa (26/08). Penerbitan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Intiland Development Tahap II Tahun 2022 sebagai salah satu alternatif sumber pendanaan yang ditempuh Perseroan. Pelunasan ini menjadi langkah sukses Perseroan berikutnya, setelah pada bulan Desember tahun 2024 juga telah melunasi Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Intiland Development Tahap III Tahun 2022 Seri A, senilai Rp125 miliar. Selain kedua Sukuk Ijarah yang telah dilunasi tersebut, Perseroan saat ini masih memiliki Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Intiland Development Tahap III Tahun 2022 Seri B senilai Rp125 miliar yang jatuh tempo pada 2 Desember 2025. Seiring pelunasan Sukuk Ijarah Seri B ini, maka posisi utang Perseroan akan berkurang menjadi sekitar Rp4 triliun. Baca Juga : Terbitkan Sukuk Rp 92 Miliar, BTN Syariah Tingkatkan Penyaluran KPR Tapera Menurut Archied, pelunasan Sukuk Ijarah menjadi bagian dari strategi utama Perseroan dalam menurunkan jumlah utang. Langkah ini sekaligus menjadi upaya nyata Perseroan dalam menerapkan prinsip kehati-hatian serta menjaga tata kelola keuangan yang sehat. Komitmen Intiland Perseroan berkomitmen untuk selalu mengedepankan praktik tata kelola keuangan yang baik, transparan, dan akuntabel. Dengan fondasi keuangan yang sehat, Perseroan optimistis mampu bertumbuh secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Perseroan menargetkan jumlah utang akan turun menjadi Rp3,5 triliun di akhir tahun 2025. Perseroan mencermati bahwa prospek industri properti ke depan masih cukup menantang. Perseroan cenderung menempuh langkah konservatif dan lebih berhati-hati dalam pengembangan proyek baru, namun tetap mencermati setiap peluang untuk meningkatkan kinerja usaha. Baca Juga : MUFG Dan Danamon Menggelar MUFG Net Zero World Dukung Transisi Energi Indonesia Dari sisi fundamental keuangan, Perseroan berhasil mencatatkan pencapaian positif melalui penerapan strategi deleveraging selama tiga tahun terakhir. Langkah ini menjadi prioritas penting untuk menurunkan beban utang dan bunga, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan ruang pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Archied menegaskan penurunan jumlah utang dan beban bunga mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam menjaga stabilitas finansial. Efisiensi pembiayaan dilakukan melalui pelunasan, pengurangan, dan refinancing pinjaman berbunga tinggi, serta divestasi aset non-core.

Perkuat Struktur Keuangan, Intiland Jalankan Strategi Deleveraging

Hendro S Gondokusumo

Propertynbank.com – PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) mencatatkan pencapaian positif dalam upaya memperkuat kinerja dan fundamental finansial. Keberhasilan ini salah satunya tercermin dari langkah Perseroan yang secara konsisten terus memperkuat neraca keuangan melalui strategi deleveraging selama tiga tahun terakhir. Direktur Utama Intiland Archied Noto Pradono menjelaskan bahwa strategi deleveraging menjadi strategi prioritas yang dijalankan Perseroan untuk melakukan efisiensi pembiayaan. Dengan strategi ini, perusahaan memperkuat keuangan dan menciptakan ruang pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Upaya tersebut antara lain dilakukan dengan pelunasan, pengurangan dan atau refinancing beban utang dan bunga serta penjualan aset non-core sehingga lebih efisien. Hingga 30 Juni 2025 atau pada semester-I 2025, total utang Perseroan tercatat sebesar Rp4,38 triliun. Jumlah tersebut menurun sebesar Rp687 miliar, atau sebesar 14 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2022 yang tercatat mencapai Rp5,06 triliun. “Turunnya jumlah utang ini mencerminkan keberhasilan upaya kami dalam mengelola kewajiban keuangan secara berkelanjutan dan memperbaiki struktur finansial perusahaan,” kata Archied Noto Pradono dalam keterangan tertulis, Jumat (08/08). Seiring dengan penurunan jumlah utang, beban bunga juga turun signifikan, yakni mencapai sekitar 16,7 persen dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2022 beban bunga pinjaman Perseroan mencapai Rp518,1 miliar dan tahun 2023 turun menjadi Rp489,9 miliar. Penurunan tersebut berlanjut pada tahun 2024 dengan jumlah beban bunga sebesar Rp431,8 miliar. Pada 30 Juni 2025, beban bunga Perseroan tercatat sebesar Rp176,3 miliar. Baca Juga : Intiland Bukukan Pendapatan Rp1,2 triliun di Semester I-2025, 51% Kontribusi Kawasan Industri Archied Noto Pradono menjelaskan strategi deleveraging merupakan wujud komitmen Perseroan dalam menjaga stabilitas dan struktur finansial. Upaya struktur biaya yang efisien dan peningkatan kinerja penjualan, khususnya dari segmen kawasan industri, menjadi faktor penting dalam memperbaiki kinerja keuangan secara keseluruhan dan menjaga rasio-rasio keuangan tetap sehat. “Selain mendorong kinerja penjualan, fokus penting kami saat ini adalah menjalankan strategi deleveraging secara disiplin, mulai dari pelunasan, pengurangan, refinancing pinjaman berbunga tinggi, hingga divestasi aset non-core. Langkah ini akan memberikan dampak signifikan terhadap penurunan beban bunga dan penguatan struktur permodalan,” ujarnya lebih lanjut. Rasio Kinerja Intiland Penurunan jumlah utang juga menyebabkan posisi rasio-rasio keuangan Perseroan semakin membaik. Rasio  utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio/DER) terus membaik menunjukkan struktur finansial yang semakin sehat. Jika pada tahun 2022 rasio utang terhadap ekuitas Perseroan masih mencapai 61,1 persen,  maka berangsur-angsur turun menjadi 58,5 persen pada tahun 2023, dan menjadi 50,3 persen pada tahun 2024. Per semester-I 2025, rasio utang terhadap ekuitas Perseroan kembali menurun menjadi 47 persen. Baca Juga : Kuota FLPP Naik Jadi 220 Ribu Unit, BTN Siap Perluas Akses Rumah Layak bagi Rakyat Langkah-langkah efisiensi biaya dan peningkatan kinerja penjualan, khususnya dari segmen kawasan industri yang menunjukkan permintaan tinggi, turut mendukung keberhasilan ini. Strategi Perseroan fokus pada peningkatan kinerja yang berkelanjutan serta memperkuat fondasi keuangan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang. “Struktur keuangan yang lebih sehat akan meningkatkan nilai tambah Perusahaan dan meningkatkan daya saing dalam industri properti nasional,” kata Archied Noto Pradono. Selain penurunan nilai utang, Perseroan juga berhasil meningkatkan kinerja profitabilitas. Pencapaian ini tercermin dari peningkatan margin laba di semester I tahun 2025 dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Margin laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (Earning before interest, taxes, depreciation, and amortization/EBITDA) juga membaik dari 22 persen menjadi 28 persen. “Kami akan selalu menjaga kepercayaan investor dan memastikan struktur keuangan perusahaan tetap solid dan adaptif terhadap perubahan pasar,” ujar Archied Noto Pradono. Pencapaian-pencapaian ini mencerminkan komitmen Intiland dalam menjaga reputasi sebagai emiten yang bertanggung jawab serta menunjukkan kondisi likuiditas yang kuat. Menciptakan struktur keuangan yang sehat dan kuat menjadi bagian dari tanggung jawab penting Perseroan dalam menjalankan tata kelola keuangan yang sehat dan berorientasi jangka panjang.

Intiland Bukukan Pendapatan Rp1,2 triliun di Semester I-2025, 51% Kontribusi Kawasan Industri

intiland

Propertynbank.com – PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) melaporkan pencapaian kinerja penjualan dan kinerja keuangan pada Semester I-2025. Pengembangan segmen kawasan industri menunjukkan pertumbuhan positif dan memberikan kontribusi signifikan pencapaian kinerja Intiland di semester pertama tahun 2025. Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Intiland dan Entitas Anak per 30 Juni 2025, Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,2 triliun. Segmen pengembangan kawasan industri tumbuh positif dengan kontribusi sebesar Rp394 miliar, atau menyumbang 51% dari pendapatan pengembangan (development income). Perseroan saat ini memiliki dua sumber pendapatan usaha yang berasal dari development income dan pendapatan berulang (reccuring income). Di semester I tahun 2025, development income menyumbang Rp772 miliar dan recurring income sebesar Rp444 miliar, atau masing-masing berkontribusi sebesar 63% dan 37% dari keseluruhan. Recurring income tumbuh sebesar 7% dibandingkan perolehan di semester I tahun 2024. Direktur Utama Intiland Archied Noto Pradono menjelaskan pendapatan segmen kawasan industri berhasil memberikan kontribusi signifikan terhadap capaian kinerja Perseroan. Segmen ini menyumbang hingga 33% dari seluruh pendapatan usaha yang dibukukan Perseroan. “Pencapaian ini menegaskan kawasan industri sebagai penopang penting kinerja keuangan sepanjang paruh pertama tahun ini,” ujar Archied Noto Pradono melalui keterangan tertulis, Kamis, (31/07). Baca Juga : Permudah MBR Mengakses KPR Subsidi, Proses SLIK Disederhanakan Perseroan saat ini mengembangkan dua kawasan industri yakni Batang Industrial Park (BIP), di Batang Jawa Tengah dan Ngoro Industrial Park (NIP) di Mojokerto Jawa Timur. Selain kedua kawasan industri tersebut, Perseroan juga mengembangkan kawasan pergudangan Aeropolis Techno Park, di Aeropolis yang berlokasi di Tangerang. Selain kawasan industri, kontributor development income lainnya berasal dari segmen kawasan perumahan dan pengembangan mixed-use & high rise. Masing-masing segmen memberikan kontribusi pendapatan usaha sebesar Rp231 miliar atau 19% dan Rp147 miliar atau 12% dari keseluruhan. “Pendapatan usaha dari kawasan industri cenderung lebih stabil dan memberikan margin yang sehat. Hal ini mendukung kestabilan arus kas serta menjaga kinerja keuangan Perseroan secara keseluruhan di tengah pasar residensial high-rise yang masih belum mengalami pertumbuhan signifikan,” ujar Archied. Selain pendapatan usaha, Perseroan juga mencatatkan pencapaian positif pada peningkatan efisiensi dalam struktur biaya. Pada semester I tahun ini, beban usaha mengalami penurunan 8% dari Rp169,9 miliar di semester I tahun 2024 menjadi Rp155,8 miliar di semester I tahun 2025. Perseroan juga berhasil menurunkan beban bunga turun dari Rp199,9 miliar menjadi Rp176,3 miliar, seiring dengan penurunan hutang. Pada semester I 2025, Perseroan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp49,1 miliar. Dibandingkan Semester-I 2024 sebesar Rp413,3 miliar, laba tahun berjalan Semester-I 2025 tetap mencerminkan kondisi operasional perusahaan yang stabil. Pada Semester I tahun 2025, Perseroan tidak mencatatkan adanya dampak modifikasi atas arus kas, liabilitas keuangan. Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Dukung Program 3 Juta Rumah, Pengembang Siap Jalankan Berbagi Nomic Kondisi keuangan Perusahaan yang solid terlihat dari kenaikan EBITDA dari 22% pada Semester-I 2024 menjadi 28% pada Semester-I 2025. Peningkatan ini menunjukkan efisiensi dan kinerja operasional yang terus membaik. “Peningkatan ini menunjukkan membaiknya efisiensi operasional dalam menghasilkan keuntungan. Kami akan fokus dalam memperkuat kinerja operasional dan menjaga struktur keuangan tetap sehat,” ujar Archied Noto Pradono. Pertumbuhan Penjualan Intiland Kinerja penjualan Semester I-2025, Intiland membukukan marketing sales sebesar Rp673,4 miliar atau tumbuh 29,6% dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Pencapaian ini sebagian besar masih ditopang oleh penjualan segmen kawasan industri yang mencapai Rp447,4 miliar, atau setara dengan 66% dari keseluruhan. Pencapaian ini meningkat 249,3% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp128,1 miliar. Kontributor marketing sales berikutnya berasal dari segmen kawasan perumahan sebesar Rp133,8 miliar atau 20% dari keseluruhan. Perolehan marketing sales tersebut lebih rendah dibandingkan Semester I tahun 2024 sebesar Rp290 miliar. Sementara segmen mixed-use & high rise membukukan marketing sales Rp92,2 miliar atau 14% dari keseluruhan, menurun dibandingkan semester I 2024 sebesar Rp101,3 miliar. Baca Juga : Di Tengah Tantangan, Pasar Properti Indonesia Pada Kuartal II 2025 Tetap Tangguh Proyek Batang Industrial Park dan pergudangan Aeropolis Technopark di Tangerang, Banten masih menjadi motor utama pertumbuhan kinerja di segmen kawasan industri. Pencapaian tersebut mencerminkan permintaan pasar terhadap lahan industri yang tumbuh di saat segmen properti lainnya masih menghadapi tantangan. Archied Noto Pradono menegaskan bahwa segmen kawasan industri akan tetap menjadi salah satu pilar unggulan dalam strategi pertumbuhan Perseroan di tahun ini. Daya tarik kawasan industri Intiland terus meningkat seiring dengan tren relokasi dan ekspansi industri yang membutuhkan infrastruktur siap pakai serta lokasi yang strategis. “Permintaan terhadap lahan industri terus tumbuh secara konsisten, baik dari pelaku industri dalam negeri maupun investor asing. Hal ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pengembangan kawasan industri Perseroan ke depan,” ujar Archied Noto Pradono Mengantisipasi tren tersebut, Perseroan merencanakan untuk mengembangkan kawasan industri baru di daerah Jombang, Jawa Timur. Pengembangan kawasan industri baru ini rencananya akan dimulai pada akhir tahun 2025. Perseroan saat ini sedang dalam tahapan mencari anchor tenant yang akan menjadi investor utama kawasan industri tersebut. Perseroan akan terus melanjutkan strategi pertumbuhan yang seimbang dan berkelanjutan. Langkah tersebut ditempuh dengan mengoptimalkan potensi dari setiap segmen usaha, memperkuat fundamental keuangan, serta menjawab kebutuhan pasar dengan produk-produk yang relevan.

Intiland Gandeng Saltware Kembangkan Pertanian Cerdas

Saltware

Propertynbank.com – PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) dan Saltware Co. Ltd. (Saltware) menjalin kerjasama, dalam rangka turut mendukung pertumbuhan industri pertanian nasional. Dukungan ini diwujudkan dalam implementasi teknologi pertanian cerdas (smart farming) di sejumlah lahan produktif milik Intiland. Kerja sama ini secara simbolis diabadikan dalam prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding antara Intiland dan Saltware di Kantor Staf Presiden, Gedung Bina Graha, Jakarta, Jumat, (5/1) disaksikan oleh Kepala Staf Presiden sekaligus Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko. Pendiri dan Direktur Utama PT Intiland Development Tbk Hendro S. Gondokusumo meyakini sektor pertanian bukan hanya menjadi tulang punggung pangan negara, tetapi juga memegang peranan signifikan dalam perekonomian. Oleh karena itu, Hendro menyebut kontribusi Intiland sebagai pengembang properti dalam mendukung sektor agraria adalah dengan menyediakan lahan yang optimal untuk produktivitas pertanian. Baca Juga : Pendapatan Usaha Intiland Kuartal I 2023 Tumbuh 174,3 Persen “Dengan mengintegrasikan pengembangan lahan dengan pertanian, Intiland tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mendukung penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi lokal, dan kemandirian pangan negara. Pelaku industri pertanian dapat memanfaatkan lahan yang ada dengan caracara berkelanjutan, termasuk penggunaan teknologi modern untuk memaksimalkan hasil pertanian,” kata Hendro S. Gondokusumo, dalam siaran pers yang diterima, Jumat (5/1/2024). Dr. Lee Jeong Kun, selaku Chairman, Pendiri dan Chief Executive Officer Saltware mengatakan, budidaya tanaman bernilai tinggi seperti stroberi di Indonesia dapat menggunakan smart farming yang dikombinasikan dengan teknologi IT Korea. “Jika budidaya percobaan berhasil, kami berencana untuk memperkenalkan model smart farming stroberi standar ke seluruh wilayah Indonesia, sehingga banyak orang Indonesia bisa menikmati stroberi Korea yang lezat,” kata Dr. Lee Jeong Kun. Saltware adalah perusahaan publik asal Korea Selatan yang bergerak di bidang teknologi dengan portofolio meliputi cloud service, infrastructure service, enterprise portal, dan digital farming. Saltware selama ini berperan dalam penciptaan solusi-solusi canggih untuk pertanian dengan menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) yang terintegrasi. Secara umum teknologi IoT membantu petani memantau kondisi lingkungan secara real-time, memberikan informasi mengenai tingkat kelembapan, suhu, dan kondisi tanah secara mendetail. Dengan informasi yang akurat tersebut, petani dapat menyesuaikan penggunaan air secara lebih efisien, serta mengurangi tingkat konsumsinya tanpa mengorbankan kesehatan tanaman. “Keunggulan ini tidak hanya mengurangi biaya penggunaan air, tetapi juga mendukung upaya konservasi sumber daya air yang penting dalam daerah beriklim panas,” kata Dr. Lee Jeong Kun. Saltware Gunakan AI Dr. Lee Jeong Kun menambahkan salah satu layanan usaha dari Saltware adalah pengembangan teknologi untuk smart farming yakni pendayagunaan perangkat lunak untuk kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) disektor pertanian. Pengembangan smart farming bertujuan membantu pengelolaan proses bercocok tanam secara optimal dan menghasilkan hasil produk secara maksimal. Kemitraan dengan Intiland diharapkan dapat meningkatkan penetrasi serta proses alih daya teknologi ke kawasan Asia Tenggara, terutama di Indonesia. Kedua perusahaan berencana mengembangkan ujicoba smart farming di Indonesia guna mengidentifikasi masalah potensial dalam budidaya bahan pangan dan mempromosikan percobaan budidaya tersebut. Budidaya meliputi produksi bibit stroberi bebas virus di pabrik tanaman dengan teknologi kontrol otomatis di bawah lampu LED buatan, termasuk pembangunan rumah kaca untuk percobaan budidaya stroberi di Indonesia. Baca Juga : Mitbana dan Intiland Kembangkan Kawasan Terpadu Green Bestari Park Seluas 51 Ha di Tangerang Dari budidaya percobaan tersebut, Saltware akan mengembangkan standar model untuk rumah kaca stroberi di Indonesia. Rencana ini termasuk menentukan lokasi geografis yang optimal untuk budidaya stroberi dan mengelola sistem pemanasan dan pendinginan. Model tersebut kemudian akan didistribusikan secara bersamasama di wilayah Asia Tenggara seperti Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Kerjasama ini adalah bagian dari proyek yang bertujuan untuk mempromosikan pertukaran teknologi pertanian antara Korea dan Indonesia. Tidak hanya stroberi, kerjasama swasembada bahan pangan di Indonesia dengan Saltware juga akan dilakukan untuk tanaman padi dan jagung. Untuk mencapai tujuan ini, Intiland dan Saltware telah setuju untuk menjalankan proyek budidaya secara bertahap, serta diferensiasi proyek tanaman jangka pendek dan jangka panjang. Menurut Hendro S. Gondokusumo kolaborasi pengembangan smart farming dengan Saltware ini merupakan bagian dari strategi pertumbuhan usaha Intiland. Melalui kerjasama ini Perseroan dapat meningkatkan nilai aset darilahan maupun bangunan yang dimiliki Perusahaan. Ekspansi ini juga menjadi wujud kontribusi Intiland dalam mendukung program Pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. “Bisnis utama Intiland tetap di sektor properti. Kerja sama ini lebih sebagai bentuk komitmen dan kontribusi kami untuk memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan teknologi sekaligus untuk meningkatkan nilai aset dari lahan dan bangunan yang kami miliki selama ini,” ungkap Hendro S. Gondokusumo. Kolaborasi pengembangan smart farming antara Intiland dan Saltware ini rencananya dijalankan secara bertahap. Sebagai proyek percontohan awal, kedua Perusahaan akan melakukan ujicoba pengembangan smart farming untuk budidaya buah stroberi di proyek-proyek yang dikembangkan Intiland. Baca Juga : Intiland Gandeng Mitbana, Kembangkan Kawasan TOD Terpadu Talaga Bestari Seluas 51 ha Intiland dan Saltware akan membentuk kerja sama operasi atau joint operation guna merumuskan rencana penerapan smart farming, metode budidaya buah stroberi dan bahan pangan lainnya, serta rencana strategis selanjutnya. Kolaborasi ini merupakan langkah progresif dalam mendukung transformasi sektor pertanian di Indonesia lewat pendayagunaan teknologi sebagai kunci utama dalam mencapai ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Tantangan Ke Depan Berdasarkan hasil kajian sejumlah Lembaga, diketahui bahwa masalah produktivitas lahan pertanian telah menjadi fokus utama di Indonesia. Dampaknya yang signifikan terhadap meningkatnya pemenuhan kebutuhan pangan sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk dinilai menjadi tantangan serius. Alih fungsi lahan dari pertanian ke properti atau industri sedikit banyak membawa pengaruh terhadap ketersediaan pangan secara lokalmaupun nasional. Peran pendayagunaan teknologi informasi menjadi krusial dalam upaya mendorong inovasi di sektor pertanian. “Seperti yang disampaikan Pemerintah, transformasi pertanian menjadi solusi kunci dalam mengatasi tantangan regenerasi petani, yang saat ini menjadi ancaman bagi sektor agrikultur. Mempertimbangkan kondisi ini, kami mendukung langkah Pemerintah yang mengajak para generasi muda untuk turut terlibat dalam proses transformasi dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dan teknologi modern sebagai fondasi baru dalam pertanian,” kata Hendro S. Gondokusumo. Pemanfaatan teknologi digital, terutama dalam produksi dan perakitan varietas baru, telah berkembang pesat sebagai upaya mengatasi perubahan iklim yang dapat mengurangi produktivitas lahan. Kebutuhan akan pendekatan modern seperti smart farming semakin mendesak dalam mengubah pola pemanfaatan lahan pertanian. Perubahan paradigma dari bertani secara konvensional menuju pendekatan teknologi seperti IoT dan AI dipercaya dapat menjadi kunci dalam

Berlangsung Dua Bulan, Intiland Extravaganza Tawarkan Serba Ekstra di 18 Properti Pilihan

Intiland Extravaganza

Propertynbank.com – PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) menggelar program kemudahan pembelian bertajuk Intiland Extravaganza, yang berlangsung selama dua bulan dari 1 September hingga 31 Oktober 2023. Program ini menawarkan kemudahan bagi masyarakat untuk membeli produk-produk properti terbaik Intiland melalui beragam promo dan bonus yang menarik. Melalui Intiland Extravaganza, masyarakat berkesempatan mendapatkan diskon harga hingga Rp1 miliar, program KPR dan KPA dengan bunga fix yang rendah sebesar 1,75% selama 2 tahun, dan hadiah langsung mobil Hyundai Ioniq untuk pembelian produk properti tertentu. Bukan hanya itu, program Intiland Extravaganza juga memberikan promo tambahan seperti gratis biaya provisi, gratis biaya admin KPR/KPA dan Kredit Investasi (KI), gratis biaya sertifikat, hingga gratis biaya BPHTB. Intiland juga memberikan bonus fully furnished dan elektronik untuk pembelian produk-produk properti tertentu. Program Intiland Extravaganza merupakan inisiatif yang sejalan dengan membaiknya tren pasar properti nasional dan pertumbuhan minat pembelian properti di kalangan masyarakat. Kepercayaan pasar yang semakin kuat dan antusiasme ini mencerminkan peningkatan keyakinan akan stabilitas ekonomi serta prospek investasi di dalam industri properti. Baca Juga : Pendapatan Usaha Intiland Kuartal I 2023 Tumbuh 174,3 Persen Direktur Pemasaran Korporat Intiland Susan Pranata menjelaskan bahwa saat ini merupakan momentum terbaik bagi pembelian produk properti. Mengusung tagline The Best Time to Get Extra, program ini menawarkan kepada masyarakat beragam promo, diskon, dan banyak hadiah langsung selama periode program berlangsung. Sesuai temanya, penawaran serba ekstra dalam program ini mencakup berbagai fasilitas dan keistimewaan yang tidak hanya memenuhi, tetapi juga melampaui harapan calon pembeli. “Kami memahami bahwa membeli properti adalah komitmen jangka panjang yang penting dalam kehidupan setiap individu dan keluarga. Intiland Extravaganza bukan hanya tentang pembelian properti, tetapi juga tentang mewujudkan impian dan menciptakan pondasi untuk masa depan yang lebih baik,”kata Susan melalui keterangan tertulis, Senin (11/09). 18 Properti Terbaik di Intiland Extravaganza Intiland Extravaganza menghadirkan 18 proyek properti terbaik yang berlokasi di Jakarta, Tangerang, dan Surabaya. Masyarakat berkesempatan untuk mendapatkan beragam kebutuhan properti sesuai dengan kebutuhan, seperti rumah tapak, apartemen, low-rise residential, perkantoran, komersial, SOHO, hingga unit-unit pergudangan. “Dalam kondisi pasar yang terus berkembang, Intiland Extravaganza dirancang untuk memberikan manfaat maksimal bagi para pembeli yang ingin memiliki properti yang ideal. Dengan tingkat suku bunga yang cukup rendah, kami memberikan pengalaman pembelian properti dengan cara terbaik, harga terbaik, serta produk terbaik,” kata Susan. Baca Juga : Diikuti 17 Proyek Properti, DILD Gelar Intiland Specta Fair 2023 Untuk memenuhi kebutuhan properti di Jakarta, Intiland menghadirkan 9 proyek hunian terbaik untuk kategori rumah tapak dan apartemen. Kesembilan proyek tersebut adalah 1Park Avenue, 1Park Homes, 57 Promenade, Brezza, Regatta, Serenia Hills, South Grove, SQ Res, dan Virya Semanan. Di Tangerang, Intiland menghadirkan 3 proyek terbaiknya dalam beragam kategori mulai dari rumah tapak, apartemen, komersial, SOHO, hingga unit pergudangan. Ketiga proyek tersebut di antaranya adalah Aeropolis, Talaga Bestari, dan Magnolia Residence. Untuk memenuhi kebutuhan properti di Surabaya, Intiland menghadirkan 6 proyek terbaiknya dalam beragam kategori mulai dari rumah tapak, apartemen, low-rise residence, perkantoran, komersial, dan SOHO. Keenam proyek tersebut adalah Graha Natura, Plaza Segi 8, Spazio Tower, Praxis, Sumatra36, dan The Rosebay. Peluncuran program Intiland Extravaganza sekaligus menjadi wujud apresiasi Intiland atas kepercayaan masyarakat dan para konsumen selama ini. Intiland mengharapkan program promo ini dapat memenuhi harapan dan kebutuhan properti properti masyarakat. “Kami menetapkan target penjualan atau marketing sales tahun ini sebesar Rp2,3 triliun. Kami percaya dengan keunggulan dan kemudahan dalam program Intiland Extravaganza, masyarakat akan mendapatkan nilai tambah dari setiap keputusan untuk pembelian atau investasi properti,” ungkapnya lebih lanjut. Perseroan yakin program Intiland Extravaganza akan sukses dan mendapatkan sambutan baik dari masyarakat. Peluncuran program promo ini juga menjadi salah satu bentuk upaya Intiland untuk meningkatkan kinerja penjualan tahun ini. Direktur Pemasaran Intiland wilayah Surabaya Harto Laksono menyebutkan bahwa Intiland Extravaganza juga menghadirkan beragam kegiatan menarik yang bisa diikuti oleh masyarakat dan konsumen bersama keluarga di properti-properti pilihan yang ada di Jakarta, Tangerang, dan Surabaya. Baca Juga : Intiland Hadirkan Promo Spesial di FunFair 2022, Di Mana Saja Lokasi Propertinya? Event yang digelar di tiap proyek antara lain Pottery Painting Class dengan Nest Ps, DIY: Aeromodelling, Test Drive Event with Toyota Yaris, Water Painting Activities with JCI East Java, Mini Puff Tower Assembling with Oyatsudo, Cooking Class with Pizza Hut, dan Mirror Painting with Merakit. “Kami harapkan program Intiland Extravaganza menjadi pilihan terbaik masyarakat untuk memiliki properti dengan mudah, cepat, dan menguntungkan. Kami mengajak masyarakat untuk hadir langsung ke proyek-proyek untuk melihat dan merasakan keunggulan produk-produk properti kami, serta bergembira bersama keluarga dengan mengikuti kegiatan-kegiatan menyenangkan yang diselenggarakan di proyek-proyek kami,” ungkap Harto. Seiring dengan membaiknya tren pasar properti dan pulihnya minat beli masyarakat terhadap produkproduk properti, Perseroan optimis program Intiland Extravaganza akan berjalan sukses. Program ini diharapkan juga dapat menjadi solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap produk properti berkualitas.

RUPST Intiland Setujui Sofyan A. Djalil Jadi Wakil Komisaris Utama

intiland

Propertynbank.com – Salah satu agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2022, PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) adalah mengangkat Dr. Sofyan A. Djalil Sebagai Wakil Komisaris Utama. “Pemegang saham telah memberikan persetujuan seluruh agenda RUPS Tahunan serta pengangkatan Bapak DR. Sofyan A. Djalil sebagai Wakil Komisaris Utama dan Komisaris Independen, serta menerima pengunduran diri Bapak Lennard Ho Kian Guan, Wakil Komisaris Utama Intiland,” ungkap Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono menjelaskan, Rabu (24/05). Dr. Sofyan A. Djalil merupakan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia tahun 2016-2022. Bergabungnya Dr. Sofyan A. Djalil akan memperkuat jajaran Dewan Komisaris Perseroan dan pelaksanaan fungsi pengawasan serta penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Baca Juga : Terbitkan Versi Elektronik, Sofyan Djalil Pastikan Tak Ada Penarikan Sertipikat “Bapak Sofyan A. Djalil memiliki pengalaman dan keahlian yang luas di dunia bisnis, khususnya di sektor properti. Kami percaya dengan bergabungnya beliau ke dalam Dewan Komisaris akan memperkuat jajaran manajemen dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan dan kinerja usaha secara jangka panjang,” kata Archied. Terkait target perseroan, lebih lanjut dijelaskan Archied, seiring dengan semakin kondusifnya kondisi perekonomian dan industri properti nasional, Perseroan menargetkan penjualan (marketing sales) tahun ini sebesar Rp2,4 triliun. Perseroan akan menfokuskan upaya untuk mengejar terget dengan meningkatkan penjualan stok unit atau inventori dari proyek-proyek berjalan maupun pengembangan-pengembangan baru di segmen highrise, kawasan perumahan dan kawasan industri. Perseroan saat ini memilki stok unit atau inventori di sejumlah proyek di segmen pengembangan mixed-use & high rise. Beberapa di antaranya yakni di Jakarta, seperti apartemen 1Park Avenue, Fifty Seven Promenade, Regatta, dan SQ Rés serta di Surabaya seperti Apartemen Praxis, The Rosebay, Sumatra36, dan Spazio Tower. Archied memproyeksikan kondisi pasar properti tahun ini masih cukup menantang namun akan lebih baik dibandingkan tahun lalu. Tingkat kebutuhan masyarakat terhadap produk properti diperkirakan masih cukup tinggi seiring minat beli dan investasi yang sudah berangsur-angsur membaik. Saat ini, pertumbuhan pasar properti masih ditopang oleh pembelian rumah tapak yang didominasi oleh pembeli akhir (end user). Sementara tren penjualan untuk pasar apartemen masih relatif tertahan dan tumbuh secara berlahan. “Kami mencermati pertumbuhan pasar produk rumah tapak yang menyasar end user masih cukup stabil sejak tahun lalu. Kami akan mencoba memanfaatkan momentum dan tren ini melalui pengembangan produk dan klaster baru di proyek-proyek yang saat ini sudah berjalan,” kata Archied. Perseroan merencanakan pada tahun ini akan melakukan pengembangan baru pada sejumlah proyek- proyek, khususnya di segmen kawasan perumahan. Proyek kawasan perumahan Amesta Living yang berlokasi di Surabaya, Perseroan meluncurkan tipe-tipe rumah baru untuk memenuhi tingginya minat masyarakat tinggal di perumahan tersebut. Baca Juga : Intiland Hadirkan Promo Spesial di FunFair 2022, Di Mana Saja Lokasi Propertinya? Amesta Living meluncurkan sebanyak 82 unit rumah yang terbagi ke dalam tiga tipe yakni Kyra, Severa, dan Merra. Berlokasi di klaster Loka, ketiga tipe ini merupakan rumah-rumah berukuran compact yang memiliki luas lahan mulai dari 50 m2 hingga 105 m2 dan luas bangunan mulai dari 59 m2 hingga 126 m2. Membidik target pasar konsumen menengah ke atas, rumah-rumah tipe baru ini dipasarkan mulai dari harga sekitar Rp1 miliar. Perseroan juga merencanakan pengembangan baru lainnya di sejumlah kawasan perumahan. Pengembangan tersebut antara lain Brezza di Pantai Mutiara, Jakarta, pengembangan area komersial di perumahan Talaga Bestari, dan pengembangan klaster baru di Graha Natura, Surabaya. “Perseroan akan terus berupaya untuk meningkatkan dan berusaha mencapai target penjualan tahun ini. Peningkatan penjualan dan pertumbuhan kinerja usaha menjadi prioritas penting bagi Perseroan seiring dengan semakin membaiknya kondisi dan pasar properti nasional,” pungkas Archied.

Pendapatan Usaha Intiland Kuartal I 2023 Tumbuh 174,3 Persen

intiland

Propertynbank.com – Kinerja usaha PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) selama kuartal I tahun 2023 tercatat cukup baik. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2022, disebutkan bahwa pendapatan usaha Intiland mengalami peningkatan hingga 174,3 persen. Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono menjelaskan, Manajemen Perseroan menilai kondisi dan prospek usaha di tahun ini masih cukup menantang. Perseroan menyadari bahwa untuk meningkatkan kinerja usaha perlu upaya sungguh-sungguh dari seluruh organperusahaan, termasuk dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Perseroan menghargai setiap umpan balik, saran, dan masukan yang diberikan seluruh pemangku kepentingan, termasuk dari para konsumen loyal yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan usaha Intiland. “Kinerja usaha Perseroan selama kuartal I tahun 2023 cukup baik. Berdasarkan laporan keuangan yang berakhir 31 Maret 2023, Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,54 triliun. Jumlah tersebut naik Rp981 miliar atau melonjak 174,3 persen dibandingkan pencapaian kuartal I tahun 2022 sebesar Rp562,5 miliar,” ujar Archied pada konferensi pers RUPST 2023 Intiland di Intiland Tower, Jakarta, Rabu (24/05). Baca Juga : Intiland dan Intiwhiz Hadirkan Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya Dijelaskan Archied, peningkatan pendapatan usaha tersebut terutama ditopang oleh adanya pengakuan penjualan dari segmen pengembangan mixed-use & high rise, khususnya dari apartemen Fifty Seven Promenade. Selain itu, peningkatan tersebut juga dikontribusi dari segmen pengembangan lainnya, seperti kawasan perumahan, kawasan industri, dan properti investasi. “Pendapatan usaha meningkat signifikan terutama karena adanya pengakuan penjualan apartemen Fifty Seven Promenade yang sudah proses serah terima,” kata dia. Pendapatan dari pengembangan (development income) masih memberikan kontribusi terbesar, mencapai Rp1,36 triliun atau 88,3 persen dari keseluruhan. Jumlah tersebut melonjak 246,5 persen dibanding perolehan kuartal I tahun 2022 senilai Rp393,4 miliar. Pendapatan pengembangan diperoleh dari tiga segmen yakni mixed-use & high rise, kawasan perumahan, dan kawasan industri. Sumber pendapatan usaha berikutnya bersumber dari pendapatan berkelanjutan (recurring income) yang diperoleh dari segmen properti investasi. Sumber pandapatan usaha ini tercatat memberikan kontribusi Rp180 miliar atau sebesar 11,7 persen dari keseluruhan. Pendapatan dari recurring income mengalami kenaikan 6,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp169,1 miliar. Kontribusi Terbesar Pendapatan Intiland Archied menjelaskan ditinjau dari segmen pengembangan proyek, pendapatan dari segmen mixed-use & high rise memberikan kontribusi terbesar yakni mencapai Rp1,18 triliun, atau 76,8 persen. Kontribusi tersebut meningkat sebesar 877,5 persen dibandingkan kuartal I tahun 2022 senilai Rp121,3 miliar. Kontributor berikutnya berasal dari segmen properti investasi sebesar Rp180 miliar atau 11,7 persen dari keseluruhan. Pendapatan dari segmen ini mengalami kenaikan 6,5 persen dibandingkan perolehan kuartal I tahun 2022 senilai Rp169,1 miliar. Baca Juga : Diikuti 17 Proyek Properti, DILD Gelar Intiland Specta Fair 2023 Segmen pengembangan kawasan perumahan mencatatkan kontribusi sebesar Rp134,1 miliar atau 8,7 persen dari keseluruhan. Kontribusi dari segmen ini menurun 19,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp166,1 miliar. Kontributor berikutnya berasal dari segmen kawasan industri yang menyumbang pendapatan usaha Rp43,4 miliar atau 2,8 persen dari total. Jumlah tersebut mengalami penurunan 59 persen persen dibanding kuartal I tahun 2022 senilai Rp106 miliar. Archied menuturkan pertumbuhan pendapatan usaha merupakan pencapaian yang cukup baik di tengah kondisi dan tantangan di sektor properti nasional. Perseroan terus berupaya untuk menjaga tren pertumbuhan tersebut melalui pengembangan dari proyek-proyek berjalan maupun melalui proyek baru. Peningkatan pendapatan usaha tersebut juga telah mendorong meningkatnya kinerja profitabilitas Perseroan. Laba kotor Intiland tercatat mencapai Rp746,7 miliar, atau naik 255,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba usaha dan laba tahun berjalan masing-masing sebesar Rp663,9 miliar dan Rp391,7 miliar, atau mengalami peningangkatan 407,5 persen dan 492,9 persen. “Laba bersih triwulan I tahun ini sebesar Rp30,4 miliar, atau membaik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang masih mengalami rugi bersih Rp72,7 miliar. Sebagian besar porsi laba tahun berjalan yang kami bukukan, diatribusikan ke kepentingan non-pengendali sebesar Rp361,3 miliar,” tutup Archied.

Diikuti 17 Proyek Properti, DILD Gelar Intiland Specta Fair 2023

Intiland Specta Fair 2023

Propertynbank.com – Mengawali tahun 2023 ini, PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) meluncurkan program penjualan spesial bertajuk Intiland Specta Fair 2023. Program promo penjualan yang berlangsung mulai 15 Februari hingga April 2023 ini bertujuan memberi kemudahan bagi masyarakat untuk membeli dan berinvestasi produk-produk properti terbaik Intiland. Direktur Pemasaran Korporat Intiland, Susan Pranata menjelaskan, Intiland Specta Fair 2023 memberikan banyak kemudahan, diskon, dan bonus untuk pembelian unit-unit properti Intiland. Salah satu penawaran utama berupa diskon harga hingga 25 persen untuk pembelian unit-unit rumah tapak dan gratis perabotan lengkap (free fully furnished) untuk pembelian unit apartemen. “Intiland Specta Fair merupakan persembahan terbaik kami untuk masyarakat di awal tahun ini. Program ini banyak memberikan kemudahan pembelian properti, sekaligus beragam bonus yang bisa masyarakat dapatkan selama periode promo berlangsung,” kata Susan Pranata dalam keterangan tertulis, Rabu, (15/2). Menurut Susan, peluncuran Intiland Specta Fair 2023 digelar seiring membaiknya kondisi pasar properti nasional pasca pandemi yang berlangsung hampir tiga tahun. Tingkat kepercayaan pasar dan minat beli properti masyarakat dinilai telah berangsur-angsur membaik dan tumbuh secara positif. Perseroan, kata Susan, percaya peluncuran Intiland Specta Fair 2023 bisa menjadi momentum terbaik bagi masyarakat untuk memiliki produk properti dengan cara yang mudah dan menguntungkan. Program ini menghadirkan beragam penawaran spesial seperti diskon harga, bonus gratis perabot dan produk elektronik, hingga skema pembelian dengan uang muka ringan dan suku bunga KPR yang rendah. Susan Pranata menjelaskan peluncuran Intiland Specta Fair 2023 sekaligus bertujuan untuk lebih memperkenalkan properti-propertiterbaik Intiland ke masyarakat. Perseroan mengajak dan memberi kesempatan kepada masyarakat luas dan para calon konsumen agar bisa memilikinya unit-unit properti dengan cara yang mudah, cepat, dan menguntungkan. Proyek Yang Ikut Intiland Specta Fair 2023 Intiland Specta Fair 2023 menyediakan beragam kebutuhan produk properti masyarakat, mulai dari perumahan, apartemen, low-rise residential, perkantoran, pergudangan, SOHO/ruko, hingga komersial. Produk-produk properti tersebut tersebar di 17 proyek yang mengikuti program ini dengan rincian sebanyak delapan proyek berlokasi di Jakarta, tiga proyek di Tangerang, dan enam proyek di Surabaya. Di wilayah Jakarta, Intiland menyiapkan empat proyek apartemen yakni 1Park Avenue, Regatta, FiftySeven Promenade, dan SQ Rés dan empat proyek perumahan meliputi 1Park Homes, South Grove, Serenia Hills, dan Virya Semanan. Sementara untuk memenuhi kebutuhan pasar di Tangerang, Intiland menghadirkan dua proyek perumahan yaitu Magnolia Residence dan Talaga Bestari, serta produk apartemen dan pergudangan di kawasan terpadu Aeropolis. Intiland juga menghadirkan beragam produk properti seperti perumahan, apartemen dan perkantoran di wilayah Surabaya. Proyek yang berpartisipasi di program ini meliputi apartemen Praxis, perkantoran Spazio Tower, The Rosebay, Sumatra 36, perumahan Graha Natura dan ruko Plaza Segi 8. “Semua properti kami lokasinya sangat strategis dan sebagian besar merupakan unit-unit siap huni atau siap pakai Silahkan datang langsung ke proyek-proyek kami untuk mendapatkan penawaran spesial. Atau kunjungan situs web kami di specta.intiland.com untuk informasi lebih detil mengenai program ini,” kata Susan Pranata. Peluncuran program Intiland Specta Fair 2023 sekaligus menjadi wujud apresiasi Perseroan atas kepercayaan masyarakat dan para konsumen selama ini. Perseroan mengharapkan program promo ini dapat memenuhi harapan dan beragam kebutuhan properti properti masyarakat. Perseroan yakin program Intiland Specta Fair 2023 akan sukses dan mendapatkan sambutan baik dari masyarakat. Peluncuran program promo ini juga menjadi salah satu bentuk upaya Perseron untuk meningkatkan kinerja penjualan dan mencapaitarget marketing salestahun 2023 senilai Rp2,3 triliun. “Kami targetkan dari program Intiland Specta Fair ini bisa membukukan penjualan sekitar Rp350 miliar,” ungkap Susan Pranata. Selain menawarkan promo utama, Perseroan juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan beragam bonus pembelian secara langsung sesuai dengan promo yang dimiliki masingmasing proyek. Beberapa bonus menarik yang ditawarkan antara lain gratis service charge hingga 12 bulan, home appliances senilai Rp200 juta, suku bunga KPR fixed 2,9 persen/tahun selama 2-5 tahun, doorprize sepeda motor listrik, perabot rumah, dan masih banyak lagi. Specta Journey Sementara itu, Direktur Pemasaran Intiland untuk Surabaya, Harto Laksono mengungkapkan program Intiland Specta Fair 2023 juga menyelenggarakan beragam aktivitas dan kegiatan menarik di setiap proyek. Pada proyek-proyek di Surabaya misalnya, diselenggarakan serangkaian aktivitas bertajuk “Specta Journey” yang bisa diikuti seluruh anggota keluarga dan anak-anak. Kegiatan Specta Journey mengajak para peserta untuk datang langsung ke lokasi proyek-proyek di Surabaya untuk mengumpulkan love card serta berkesempatan mendapatkan hadiah langsung. Peserta yang berhasil mengumpulkan sebanyak enam love cards yang berbeda berhak berpartisipasi dalam lucky dip untuk memenangkan berbagai hadiah seperti emas 10 gram, smart watch, dan voucher belanja senilai satu juta rupiah. Program Specta Journey juga menyediakan beragam hadiah tambahan bagi masyarakat yang melakukan transaksi pembelian selama periode promo berlangsung, seperti kesempatan mendapatkan double lucky dip dan Specta Points. Para pembeli berkesempatan mendapatkan beragam hadiah seperti emas 50 gram,smart phone,smart watch, TV LED 43 inch, dan voucher belanja. Sementara untuk proyek-proyek Intiland yang berlokasi di Jakarta dan Tangerang turut memeriahkan Specta Fair dengan berbagai aktivitas menarik. Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan juga dapat diikuti oleh keluarga dan anak-anak, seperti bazaar, test drive mobil listrik, dan open house. “Kami harapkan program Intiland Specta Fair menjadi pilihan masyarakat untuk memiliki properti dengan mudah, cepat, dan menguntungkan. Kami mengajak masyarakat untuk hadir langsung ke proyek-proyek untuk melihat dan merasakan keunggulan produk-produk properti kami, serta bergembira bersama keluarga dengan mengikuti kegiatan-kegiatan menyenangkan yang diselenggarakan di proyek-proyek,” ungkap Harto Laksono. Seiring dengan membaiknya situasi pasar properti dan tren pulihnya minat beli masyarakat terhadap produk-produk properti, Perseroan optimistik program Intiland Specta Fair 2023 akan berjalan sukses. Program ini diharapkan juga dapat menjadi solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap produk properti berkualitas.

Intiland Hadirkan Promo Spesial di FunFair 2022, Di Mana Saja Lokasi Propertinya?

Propertynbank.com – Mememuhi kebutuhan masyarakat terhadap kemudahan pembelian produk properti, PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) meluncurkan program promo spesial bertajuk “Intiland FunFair”. Masyarakat berkesempatan mendapatkan penawaran spesial seperti gratis Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), biaya Akta Jual Beli atau Bea Balik Nama untuk pembelian unit-unit properti Intiland. Direktur Pemasaran Korporat Intiland Susan Pranata menjelaskan, selain menawarkan program gratis biaya[1]biaya pembelian, Intiland FunFair juga menawarkan banyak promo dan hadiah langsung untuk pembelian setiap produk properti. Program yang diselenggarakan untuk memberikan kemudahan pembelian properti bagi masyarakat terhadap produk properti terbaik perseroan ini diselenggarakan mulai 13 Oktober hingga 31 Desember tahun 2022. Informasi terkait properti dan promo ini dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat dengan mengunjungi lokasi proyek maupun melalui situs web : Intiland.com. Intiland FunFair menyediakan penawaran-penawaran spesial dari setiap pembelian unit properti, seperti diskon harga hingga satu milyar rupiah, gratis perabot dan produk elektronik bagi pembelian rumah dan apartemen, uang muka ringan, serta cara pembayaran yang panjang. Program ini juga menyediakan penawaran lainnya seperti gratis biaya keanggotaan clubhouse, gratis kupon belanja, dan masih banyak lagi hadiah lainnya. Penyelenggaraan Intiland FunFair, menurut Susan Pranata menjadi wujud apresiasi Perusahaan atas kepercayaan masyarakat dan para konsumen yang telah memiliki properti-properti yang dikembangkan perseroan. Program yang dirancang dalam bentuk kampaye pemasaran ini bertujuan untuk membantu masyarakat memiliki properti terbaik Intiland dengan harga terbaik, mudah, cepat, dan menguntungkan. “Intiland FunFair merupakan apresiasi kami kepada masyarakat, calon konsumen, dan para konsumen loyal. Silahkan berkunjung dan menjelajahi proyek-proyek kami secara fun dan raih kesempatan mendapatkan beragam kemudahan pembelian seperti diskon, harga khusus, dan banyak hadiah langsung,”,” ungkap Susan Pranata. Mengusung tagline “Yuk Jelajahi Properti Intiland”, program ini bertujuan mengajak dan mengundang masyarakat luas dan para calon konsumen untuk mengunjungi dan mengenal lebih dekat keunggulan proyek-proyek Intiland di Jakarta maupun Surabaya. Kegiatan Intiland FunFair dikemas dalam serangkaian acara menarik yang disertai beragam penawaran spesial pada masing-masing proyek di Jakarta, Surabaya, dan Tangerang. “Program Intiland FunFair kami harapkan mampu memenuhi harapan dan kebutuhan properti masyarakat. Properti-properti kami tersebar di lokasi strategis dengan rentang harga yang bervariasi, mulai dari 200 jutaan rupiah hingga properti mewah di atas lima miliar rupiah per unitnya,” ungkap Susan lebih lanjut. Intiland Funfair diikuti 17 proyek properti terbaik Intiland yang meliputi perumahan, apartemen, low-rise residential, perkantoran, pergudangan, ruko, hingga komersial. Tercatat terdapat delapan proyek yang lokasinya di Jakarta, tiga proyek di Tangerang, dan enam proyek di Surabaya. Guna memenuhi kebutuhan produk properti di Jakarta, Perseroan menyiapkan empat proyek apartemen yakni 1Park Avenue, Regatta, Fifty Seven Promende, SQ Res, dan empat perumahan meliputi 1Park Homes, South Grove, Serenia Hills, serta Virya Semanan. Di wilayah Tangerang Perseroan menyediakan dua proyek perumahan yakni Magnolia Residence dan Talaga Bestari, serta produk apartemen dan pergudangan di kawasan terpadu Aeropolis. Sementara enam proyek properti untuk wilayah Surabaya meliputi apartemen dan perkantoran Praxis, Spazio Tower, The Rosebay, apartemen Sumatra36, serta perumahan Graha Natura dan Plaza Segi 8. Sementara itu, Harto Laksono Direktur Pemasaran Intiland untuk Surabaya menilai penyelenggaraan Intiland FunFair saat ini sangat tepat seiring dengan momentum mulai pulihnya minat beli dan investasi properti masyarakat. Perseroan berkomitmen memberikan kemudahan pembelian melalui berbagai pilihan dan fasilitas melalui program Intiland FunFair. Selain memberikan beragam promo menarik, pada program Intiland FunFair ini konsumen berkesempatan mendapatkan beragam bonus pembelian secara langsung, sesuai dengan program promo pada masing[1]masing proyek. Selain menawarkan program gratis BPHTB, AJB dan Bea Balik Nama, bonus tambahan lainnya antara lain gratis biaya service charge, cash back uang muka, serta subsidi biaya akad pada properti-properti tertentu. “Saat ini menjadi mementum terbaik untuk memiliki properti Intiland di akhir tahun ini. Kami memberikanbanyak penawaran dan kemudahan pembelian yang menguntungkan, termasuk menyediakan banyak unit-unit siap huni yang bisa langsung ditempati maupun disewakan sehingga bisa langsung menghasilkan pendapatan tambahan,” kata Harto Laksono. Funtastivity di FunFair 2022 Selain menawarkan program kemudahan pembelian properti, Intiland FunFair juga mengadakan berbagai aktivitas dan kegiatan yang diselenggarakan di setiap proyek. Di Surabaya, misalnya, digelar beragam kegiatan menarik bertajuk Funtastivity yang dapat diikuti oleh seluruh keluarga dan anak-anak. Funtastivity merupakan kegiatan-kegiatan yang dirangkai sebagai sebuah perjalanan yang saling terhubung dan berkaitan. Program ini antara lain dimeriahkan oleh kegiatan menarik seperti workshop dan juga permainan. Beragam kegiatan permainan yang bisa diikuti antara lain Rustic Wall Painting, Paint your bobba milk tea, Relay Ball, Puzzle Hunt, hingga Paint your shirt. Perseroan menyediakan beragam hadiah hiburan untuk pemenang dalam kompetisi permainan. Salah satu hadiah utama yang bisa diperebutkan yakni kupon menginap di hotel bersama keluarga di Bali, Prigen atau Trawas, ditambah uang saku. Harto Laksono menjelaskan penyelenggaraan program Intiland Fair ini selain menjadi bentuk apresiasi ke konsumen juga sekaligus menjadi upaya Perseroan untuk meningkatkan penjualan di tahun ini. Perseroan menargetkan program Intiland FunFair ini mampu membukukan penjualan sebesar Rp350 miliar. “Kami harapkan hasil penjualan dari program ini menopang upaya untuk pencapaian target marketing sales tahun ini. Kami optimistik program Intiland FunFair akan mendapat sambutan baik dari masyarakat,” ungkap Harto Laksono. Perseroan memproyeksikan prospek pasar properti ke depan akan semakin membaik. Mengantisipasi tren positif tersebut, Perseroan terus mencermati momentum terbaik untuk melakuan akselerasi bisnis dan pengembangan proyek baru di akhir tahun ini atau awal tahun depan.