PNB_Back_Up

Operasi Katarak Gratis, Summarecon Bantu 104 Warga Bandung Kembali Melihat Jelas

Propertynbank.com – Program Operasi Katarak Gratis Summarecon kembali memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kali ini, sebanyak 104 warga dari Bandung dan sejumlah daerah di Jawa Barat mendapatkan layanan operasi mata secara cuma-cuma dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di RS Murni Teguh Naripan Bandung, pada Sabtu 30 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi rangkaian ketiga sekaligus penutup dari program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis yang diselenggarakan PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) dalam rangka perayaan HUT ke-50 perusahaan. Sebelumnya, program serupa telah sukses dilaksanakan di Tangerang dan Bogor. Pelaksanaan kegiatan merupakan hasil kolaborasi Summarecon Bandung bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Kementerian Sosial Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bandung, serta RS Murni Teguh Naripan Bandung. Antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Tercatat sebanyak 244 orang mendaftarkan diri untuk mengikuti program yang berasal dari Kota dan Kabupaten Bandung, serta beberapa wilayah lain seperti Bekasi, Subang, Garut, Tasikmalaya, hingga Majalengka. Melalui proses screening kesehatan yang dilaksanakan pada 23 Mei 2026 di Balerea, Plaza Summarecon Bandung, sebanyak 104 pasien dinyatakan layak menjalani tindakan medis. Jumlah tersebut terdiri dari 102 pasien katarak dan 2 pasien pterigium, yakni kondisi pertumbuhan jaringan konjungtiva yang menjalar ke kornea mata. Seluruh peserta tidak hanya mendapatkan tindakan operasi, tetapi juga memperoleh pendampingan pascaoperasi berupa pemberian obat dan ovservasi lanjutan guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal. Operasi Katarak Gratis Summarecon Pulihkan Penglihatan Warga Bandung Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, Hindarko Hasan, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Menurutnya, kesehatan mata memiliki peran penting dalam mendukung produktivitas dan kualitas hidup seseorang. Karena itu, melalui program operasi katarak gratis ini, Summarecon berharap para pasien dapat kembali beraktivitas secara normal dan memperoleh kehidupan yang lebih baik. “Kami percaya bahwa penglihatan yang sehat merupakan kunci untuk menjalani kehidupan secara optimal. Melalui program ini, kami berharap para pasien dapat kembai melihat dengan jelas dan memperoleh kualitas hidup yang lebih baik,” ujar Hindarko. Program operasi katarak dipilih sebagai salah satu fokus Corporate Social Responsibility (CSR) Summarecon karena memberikan dampak sosial yang luas. Gangguan penglihatan akibat katarak tidak hanya mempengaruhi kesehatan individu, tetapi juga berdampak pada produktivitas kerja, kemandirian, serta kondisi ekonomi keluarga. Melalui kegiatan ini, Summarecon berupaya membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata, sekaligus mendukung upaya pencegahan kebutaan yang sebenarnya dapat ditangani melalui tindakan operasi. Manfaat program tersebut dirasakan langsung oleh para penerima bantuan. Salah satunya Yayah (60), warga Bandung yang sehari-hari bekerja sebagai pengepul gelas plastik. Ia mengaku sempat pasrah dengan kondisi penglihatannya karena tidak memiliki biaya untuk menjalani operasi. Kini, setelah mengikuti operasi katarak gratis, Yayah dapat kembali melihat dengan jelas dan menjalankan aktivitasnya seperti biasa. “Saya sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya operasi katarak gratis ini. Kini saya bisa melihat lagi dengan jelas dan bisa kembali bekerja untuk mencari nafkah,” ungkapnya. Program ini menjadi bagian dari berbagai inisiatif sosial yang dijalankan Summarecon sepanjang perayaan 50 tahun perusahaan. Selain operasi katarak gratis, perusahaan juga menjalankan sejumlah program sosial lainnya seperti bedah fasilitas umum, program bedah 500 rumah, pemberian beasiswa, bantuan sarana pendidikan, hingga program Summarecon Mengajar. Melalui berbagai program tersebut, Summarecon terus memperkuat komitmennya untuk tidak hanya membangun kawasan kota terpadu di berbagai daerah, tetapi juga menghadirkan dampak sosial yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat. Dengan berakhirnya pelaksanaan di Bandung, rangkaian Operasi Katarak Gratis Summarecon telah berhasil menjangkau ratusan masyarakat dan menjadi salah satu program sosial yang mewarnai perjalanan 50 tahun perusahaan dalam berkontribusi bagi Indonesia.

Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor, Layani 126 Pasien

Propertynbank.com – Dalam rangka perayaan HUT ke-50 tahun, Summarecon kembali menggelar program bakti sosial operasi katarak gratis. Setelah sebelumnya dilaksanakan di Tangerang, kegiatan sosial tersebut kini hadir di Bogor sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Program ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka gangguan penglihatan akibat katarak, khususnya pada masyarakat dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. Katarak menjadi salah satu penyebab utama kebutaan yang sebenarnya dapat ditangani melalui prosedur operasi. Atusiasme masyarakat terhadap program ini terbilang tinggi. Sebanyak 359 orang mendaftarkan diri untuk mengikuti screening kesehatan yang digelar pada 25 April 2026 di kawasan Summarecon Bogor. Para peserta berasal dari berbagai daerah di Jabodetabek hingga luar kota seperti Karawang, Bandung, dan Sumedang. Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 126 pasien dinyatakan layak menjalani tindakan operasi, terdiri atas 116 pasien aktarak dan 10 pasien pterigium. Operasi dilaksanakan pada 2 Mei 2026 di RS Hermina Ciawi dengan melibatkan tujuh dokter spesialis mata beserta tim medis. Ratusan Warga Ikut Program Operasi Katarak Selain tindakan operasi, peserta juga mendapatkan pendampingan pascaoperasi berupa pemberian obat dan observasi lanjutan pada hari pertama dan hari ketujuh setelah tindakan medis dilakukan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal. Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, Indra W. Antono, mengatakan program ini merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan mata. “Kesehatan mata, khususnya penanganan katarak, masih menjadi kebutuhan penting yang belum sepenuhnya terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari tenaga medis, relawan, hingga institusi yang terlibat dalam penyediaan fasilitas dan perlengkapan operasi. Salah satu peserta operasi, Eman (41), menjadi gambaran nyata pentingnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Warga Megamendung, Bogor itu diketahui harus berjalan kaki bersama istrinya demi mengikuti proses pendaftaran dan screening kesehatan di rumah sakit karena keterbatasan biaya transportasi. Bagian dari Program CSR 50 Tahun Summarecon Program operasi katarak gratis ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Summarecon dalam momentum 50 tahun perusahaan. Selain layanan kesehatan, perusahaan juga menjalankan berbagai program sosial lain seperti bedah fasilitas umum, program bedah 500 rumah, pemberian beasiswa, bantuan sarana pendidikan, hingga kegiatan Summarecon Mengajar. Di usia ke-50 tahun, Summarecon terus memperkuat pengembangan konsep kota terpadu di sejumlah wilayah, di antaranya Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, Summarecon Bandung, hingga Summarecon Tangerang. Melalui berbagai inisatif sosial tersebut, perusahaan berupaya menghadirkan kontribusi yang tidak hanya berfokus pada pembangunan kawasan, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. Program operasi katarak gratis seperti ini dinilai penting karena angka penderita gangguan penglihatan di Indonesia masih cukup tinggi, terutama pada kelompok masyarakat lanjut usia dan berpenghasilan rendah. Kehadiran layanan kesehatan gratis juga membantu mendorong pemerataan akses kesehatan di daerah penyangga kota besar seperti Bogor.