PNB_Back_Up

Daiken, Furniture Anti Rayap Dari Jepang

Bahan Bangunan – Perusahaan furniture asal Jepang, Daiken, memamerkan produk unggulannya dalam ajang Megabuild Expo dan Keramika Expo 2015 di JCC Senayan. Produk yang diunggulkan adalah pintu kayu anti rayap, engsel, serta handle pintu Daiken. Hampir 90 persen material yang digunakan untuk memproduksi produk Daiken adalah ramah lingkungan dan menggunakan material daur ulang. Bahkan dianugerahi ‘Singapore Green Label’ oleh Dewan Lingkungan Singapura. “Kami menggunakan bahan-bahan berkualitas yang juga anti rayap. Daiken menggunakan kayu yang padat tanpa lubang. Kami juga menggunakan vacum yang mampu menyerap glukosa di dalam kayu, sehingga rayap tidak suka. Namun bukan berarti kayu kering, karena kandungan airnya tetap terjaga,” terang Bagus Handoko, Marketing Manager PT Suseta Daiken Indonesia. Elemen inti dari produk Daiken adalah kayu yang merupakan bahan material bermanfaat untuk penahanan panas, mengontrol kelembapan, dan meredam suara. Maka dari itu, Daiken melakukan praktik lingkungan seperti daur ulang, penanaman hutan, dan penggunaan kayu untuk kelanjutan hutan. Daiken juga menggunakan material baru yang diambil dari produk sisa manufaktur besi, abu vulkanik, dan pasir. Daiken memberikan jangkauan yang luas akan produk interior termasuk bahan bangunan (lantai, tembok, dan sistem plafon), furniture (pintu, lemari, rak, tangga, dan perlengkapannya), dan pertukangan. Daiken juga dapat digunakan untuk tujuan komersil seperti pertokoan, hotel, toko, dan fasilitas umum.

M-Class, Genteng Keramik Hemat Energi

Bahan Bangunan – PT M-Class Industri memamerkan produk genteng keramik hemat energi dalam pameran Keramika Expo 2015 di Jakarta Convention Center. Ini adalah kali pertama M-Class berdiri sendiri dalam pameran Keramika. Tahun sebelumnya M-Class bergabung dengan rekan satu naungan, Milan Keramik. “Kita ingin memperkuat brand image M-Class sebagai genteng keramik berkualitas yang hemat energi. Dan pastinya menargetkan penjualan yang lebih pada tahun ini dibandingkan tahun kemarin,” ujar Juliani Kurniawan, General Manager PT M-Class Industry. Genteng keramik M-Class diproduksi dengan teknologi canggih dari Jepang yang dibakar pada temperatur 1100 derajat celcius. Hasilnya, genteng keramik M-Class menjadi baik dalam kekuatan maupun ketahanannya. Genteng ini juga hemat energi karena berbahan dasar tanah pilihan yang tidak menyerap panas. Sehingga ramah lingkungan dan mengurangi penggunaan mesin pendingin ruangan. Tersedia tipe genteng Classy Classic, Lovely Simplicity, Elegant Mediterranean, dan Flatten dengan berbagai varian warna. Sejauh ini, M-Class telah melakukan project instalasi genteng di banyak kota di Indonesia bahkan Malaysia dan India.

Mulia Ceramics Produksi Keramik Size 60 x 60

Bahan Bangunan – Salah satu produsen keramik lokal, Mulia Ceramics, turut memeriahkan pameran Keramika Expo tahun 2015 ini. Kesempatan ketiga ini, Mulia Ceramics mengusung tema minimalis modern untuk booth-nya. Produk yang menjadi unggulan dalam pameran ini adalah keramik dengan teknologi digital printing berukuran 60 x 60 cm. “Produk yang kami tonjolkan kali ini adalah keramik size 60 x 60 dengan teknologi digital printing dari Itali. Kami manghadirkan ukuran ini, karena konsumen menengah ke atas maupun menengah ke bawah suka dengan ukuran tersebut. Ukuran 60 x 60 memberi kesan rumah itu mewah. Itulah yang diinginkan konsumen,” kata Harry Septarama, Marcomm Manager Mulia Industrindo. Keramik dengan ukuran baru ini, memiliki motif dan bahan baku yang beragam. Harry mengakui bahwa tren keramik versi Mulia tahun ini adalah motif alami, berbahan marbel, glosy, dan warna grey. Dalam pameran kali ini pun, keramik dengan kriteria tersebut mendominasi. “Mulia Ceramics ikut pameran ini dengan tujuan sosialisasikan produk 60 x 60 itu. Kita hanya show bukan jualan. Karena kami ingin menguatkan image keramik menengah ke atas. Sebelumnya konsumen kita hanya yang menengah ke bawah, sekarang mau ke menengah ke atas,” aku Harry.

OPPEIN perkenalkan Stainless Steel Kitchen

Furniture – OPPEIN Green Kitchen dari di negeri tirai bambu ini mulai memperkenalkan produknnya yang berstandar European E1-class environmental standards kepada masyarakat Indonesia. Melalui ajang Megabuild dan Keramika Expo 2015 yang diadakan di Jakarta Convention Center mulai 19 sampai 22 Maret, OPPEIN mengunggulkan produk Stainless Steel Kitchen by OPPEIN. Produk ini merupakan set lengkap lemari dapur memenuhi persyaratan lingkungan. Dirancang dengan baik peralatan dapur dan mode penyimpanan dapur membawa ruang dapur yang efektif, bersih, dan sehat. Mengadopsi edge machine dari Jerman, lemari dapur ini diproduksi melalui proses multi-channel, including automatic warming, pressing, edge banding, crossing section, rough milling, fine milling, arc milling, hingga polishing. Semua proses ini menjamin edge yang kuat dan efektif mencegah penggunaan jangka panjang dapur dari lembab dan bau tidak sedap. “Dalam pameran ini kami ingin mengingkatkan brand image OPPEIN. Kalau di China OPPEIN ini adalah produk kitchen nomer 1. Di Indonesia sendiri baru mulai masuk tahun 2013. Jadi kami ingin menunjukkan kualitas terbaik dari OPPEIN. Saat ini OPPEIN sudah mmbuka cabang di Panglima Polim. Jadi untuk target OPPEIN tahun ini kami ingin membuka cabang baru di Bandung,” ungkap Daniel Harsono Wijaya, Marketing OPPEIN Indonesia.