Meorient Gelar Pameran Internasional, Ajang Kolaborasi Bisnis B2B Industri Properti Terkait

Propertynbank : Setelah sukses menggelar Building Decoration Expo, Oktober 2023 silam, Meorient Exhibition International sebagai trade exhibition organizer kembali menggelar pameran dagang berskala internasional pada 13-16 Maret 2024 di JIExpo Kemayoran Jakarta Berbeda dengan event sebelum, pemeran dagang kali ini menghadirkan tiga pameran sekaligus, yaitu Building & Decoration Expo (BDExpo), Appliances & Electronic Show (AES), dan HomeLife. General Manager Meorient Exhibition International, Larissa Zhou menegaskan bahwa penyelenggaraan pameran ini merupakan wujud nyata akan komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depannya. Meorient Exhibition International akan menghadirkan pameran dagang berkualitas yang mencakup beberapa sektor penting di masing-masing industri yang menopang pertumbuhan ekonomi yaitu sektor bahan bangunan, dekorasi, furnitur, elektronik dan gadget, peralatan/kebutuhan rumah tangga, tekstil, hingga smart home product. “Meorient Indonesia tidak hanya menawarkan platform bagi pelaku industri untuk menampilkan produk-produk dan inovasi terbaru namun juga membuka pintu bagi peningkatan perdagangan dan investasi,” dalam paparan yang diberikan oleh Larissa pada konferensi pers ‘Indonesia sebagai Episentrum Perdagangan & Inovasi di Asia Tenggara’ di Jakarta, Rabu (6/3/2024). Larissa Zhou menambahkan Inisiatif ini dilakukan dengan menyatukan pemain kunci dari berbagai industri dan sektor, serta potensi besar dalam mendukung upaya memperkuat ekosistem perdagangan dan inovasi, sekaligus menarik minat global. Pameran ini akan menghadirkan lebih dari 800 peserta dengan ribuan produk, teknologi dan inovasi terbaru yang sedang diminati oleh pasar global yang tentunya akan memberikan cuan besar bagi importer, distributor, agent dan retailer/e-retailer di Indonesia. Tidak hanya itu, pameran juga menyuguhkan berbagai program dan kegiatan yang bermanfaat seperti 020 business matching program, business forum, entrepreneur workshop, importers session, the 1 st In Indonesia showcase, dan lain-lan selama empat hari penyelenggaraannya. Pameraan kali ini juga terbilang istimewa, dengan adanya dukungan penuh dari berbagai asosiasi seperti Ikatan Pengusaha Bahan Bangunan Indonesia (IPBBI), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), Himpunan Desainer Interior (HDII) Jakarta, dan masih banyak lagi. Larissa berharap pameran ini selain menjadi jembatan bagi pengusaha baik dalam maupun luar negeri untuk mengembangkan pasarnya, juga menjadi ajang transfer ilmu, pengetahuan, dan teknologi (knowledge and technology transfer). “Dengan begitu para pengusaha Indonesia dapat mengembangkan produk dengan kualitas terbaik di negeri sendiri,” ujar Larissa. Di kesempatan yang sama, Ketua Bidang Pengusaha Perempuan dan UKM dari Ikatan Pengusaha Bahan Bangunan Indonesia (IPBBI), Variati Johan menyoroti sektor konstruksi di Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 4,68% pada tahun 2024, dengan total pasar konstruksi mencapai Rp 349,16 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh proyek-proyek infrastruktur pemerintah, termasuk pembangunan IKN. “Pembangunan infrastruktur pendukung seperti gedung, rumah aparatur sipil negara, Polri, TNI, fasilitas pendidikan, dan kesehatan, serta fasilitas sarana dan prasarana lainnya, berpotensi meningkatkan produk domestik regional bruto (PDRB) sebesar 0,1 persen. Dan ini merupakan sebuah peluang positif yang sangat baik. IPBBI berharap pameran ini akan menjadi sebuah ajang terbaik bagi para pengusaha bahan bangunan Indonesia untuk bertemu dan bekerja sama dengan para supplier baru yang akan menghadirkan berbagai produk, inovasi dan teknologi terkini di sektor bahan bangunan dan dekorasi sehingga memberikan warna baru dalam industri bahan bangun di Indonesia. Indonesia akan menjadi tren Inovasi di kawasan Asia Tenggara,” kata Variati. Sementara itu, Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) DKI Jakarta, Ranu Scarvia yang turut hadir mengungkapkan pameran ini menjadi sebuah momentum bagi desainer untuk mencari referensi perkembangan teknologi dan produk, acuan tren desain hingga mengetahui produk dan inovasi terbaru dari masing-masing merek dari berbagai negara. “Menjadi seorang desainer dituntut untuk selalu meng-upgrade bukan hanya skills tetapi juga pengetahuan dan wawasan akan produk, teknologi, inovasi yang akan memberikan inspirasi, ide dan saran untuk desain-desain yang akan dihadirkan. Pameran ini menjadi sangat penting bagi segenap desainer di Indonesia untuk hadir dan mendapatkan hal-hal baru yang ada di industri desain,” kata Ranu. Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Roy Nicholas Mandey mengatakan jika Indonesia memiliki pasar domestik yang sangat besar untuk berbagai produk, baik itu bahan bangunan, interior, rumah tangga hingga elektronik. Kenyataan ini dibuktikan dengan semakin banyaknya toko ritel di Indonesia yang menjual berbagai produk tersebut, baik dalam skala besar maupun skala kecil. Ini sebuah iklim yang sangat baik karena memandakan bahwa perdagangan di Indonesia berjalan dengan sangat baik. Pertumbuhan ekonomi di Indonesia dipastikan akan terus melaju pesat. Dalam laporan Bank Indonesia, Indeks Penjualan Riil (IPR) mencapai level tertinggi sejak awal pandemi Covid-19 pada April 2023, yaitu 242,9. Ini menandakan adanya peningkatan konsumsi rumah tangga yang signifikan, khususnya melalui penjualan ritel. Apalagi menyambut Ramadan dan lebaran serta strategi potongan harga dari pedagang ritel. “Kami berharap melalui pameran ini, para pengusaha ritel di Indonesia bisa mendapatkan referensi maupun mitra baru yang akan memberikan manfaat baik bagi perkembangan dan kemajuan bisnis ritel mereka, baik itu mendapatkan produk baru untuk dijual di pasar Indonesia, atau pun meningkatkan jaringan dan hal baru yang akan memperluas bisnis mereka,” kata Roy menjelaskan. Sementara itu, Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) melalui Ashari Abidin mengatakan pasar Industri elektronik Indonesia dalam kurun waktu tahun 2024 hingga 2028 diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai nilai US$21,410 miliar dengan peningkatan 2.53% per tahun. Pasar elektronik Indonesia sendiri, walaupun terus meningkat namun masih sangat bergantung kepada impor barang jadi dan komponen dari luar negeri. Ini merupakan sebuah fakta yang harus kita akui. Kehadiran pameran ini menjadi sebuah solusi bagi para pengusaha di sektor teknologi dan informasi di Indonesia untuk mendapatkan produk dan teknologi terbaru. Peran importasi sebagai pengisi kebutuhan pasar di Indonesia juga menjadi salah satu pemicu munculnya UMKM yang berbasis online. Data menunjukkan penjualan online mencapai 26% dari penjualan elektronik. “Kami menyambut baik peran pameran yang diadakan Meorient sebagai sarana B2B yang memberikan kemudahan bagi para pelaku bisnis elektronik untuk memenuhi kebutuhan pasar elektronik Indonesia yang terus tumbuh dengan pesat. Harapan kami, kerja sama yang erat antara para pengusaha elektronik lokal dan luar negeri akan membantu untuk memunculkan barang-barang elektronik yang diproduksi lokal,” pungkas Ashari menambahkan.
Building Decoration Summit: Bakal Gelar Pameran Produk Bahan Bangunan Berkelanjutan

Propertynbank : Bisnis konstruksi menjadi salah satu sektor andalan Indonesia, Pasalnya mampu menciptakan multiplier effect, terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Apalagi di tahun 2024, industri konstruksi di Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 4,5 %. Tentunya ini semakin baik karena di dukung oleh investasi di bidang transportasi, energi terbarukan, manufaktur serta proyek infrastruktur perumahan. Tentunya ini juga mendorong produktifitas jasa konstruksi nasional, serta penggunaan produk berkualitas. Melihat peluang dan kebutuhan yang tinggi terhadap produk bahan bangunan yang berkelanjutan, Meorient Exhibition International menghadirkan acara Building Decoration Expo atau yang lebih dikenal dengan BDExpo. Larissa Zhou, General Manager Meorient Exhibition International menjelaskan BDExpo bertujuan memperkenalkan peserta yang berasal dari negara Tiongkok dengan pelaku industri bahan bangunan dan dekorasi dalam negeri untuk menjajaki komunikasi bisnis antar perusahaan. Bukan hanya itu, keuntungan lain yang didapat adalah memperluas jaringan kerja sama dan informasi terbaru terkait produk dan teknologi. Salah satu program yang dilakukan untuk mengenalkan BDExpo lebih luas adalah dengan kegiatan Building Decoration Summit. “BDExpo menstimulasi para pemain industri bahan bangunan dan dekorasi untuk mengembangkan bisnisnya lewat produk-produk berkualitas dengan harga terbaik dari produsen China,”terangnya pada acara Building Decoration Summit yang diselenggarakan di Hotel Century Park Jakarta, Rabu (11/10/2023) Didukungan dari berbagai asosiasi resmi seperti Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO), Himpunan Management Ahli Konstruksi Indonesia (HAMKI), Ikatan Pengusaha Bahan Bangunan Indonesia (IPBBI), GPCI, sampai Bazar Bangunan Pada kesempatan yang sama, Meorient Exhibition International juga melakukan MoU Signing Ceremonial dengan asosiasi-asosiasi terkait. Mengusung tema “Produk Bahan Bangunan Berkelanjutan untuk Mendorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur Indonesia”, acara Summit ini akan diisi dengan berbagai sesi menarik dari para ahlinya. Mulai dari pembahasan terkait pengadaan dan manajemen sumber daya untuk proyek, pengendalian pelayanan konsultasi produk dan jasa di bidang konstruksi sampai dunia distributor bahan bangunan.” ungkap Larissa Zhou. Acara BDExpo juga mengundang berbagai kalangan, mulai dari arsitek, profesional desain, konsultan konstruksi, kontraktor, pengembang, hingga pelaku bisnis di Indonesia untuk mengeksplorasi produk dan menjalin kerja sama bisnis di pameran dagang terbesar untuk bahan bangunan dan dekorasi ini. Larissa menambahkan, Nantinya, pameran yang akan di gelar pada November mendatang, bakal menghadirkan 500+ supplier terverifikasi dari China dan lebih dari 2.000 produk berkualitas. Produk bahan bangunan dan dekorasi yang didatangkan mencakup architecture material, hardware tools, furniture & accessories, bathroom equipment, lighting, sampai kitchen equipment. “Melalui BDExpo, mari bersama-sama membentuk masa depan konstruksi yang inovatif dan berkelanjutan, serta terus menginspirasi dengan produk-produk unggulan,” pungkas Larissa.