Percepat Pengembangan Kota Mandiri, Sinar Mas Land Gandeng Microsoft

Propertynbank.com – Era digital kian berkembang dan memberikan berbagai dampak positif di berbagai aspek kehidupan masyarakat. Di sisi lain, permintaan terhadap teknologi ini menuntut kesiapan infrastruktur digital yang semakin canggih. Tanggap terhadap kebutuhan tersebut, Sinar Mas Land menjalin kolaborasi dengan Microsoft untuk mempercepat agenda transformasi BSD City menjadi integrated smart city. Melalui kolaborasi ini, Sinar Mas Land akan memanfaatkan ekosistem teknologi Microsoft untuk mengembangkan kota mandiri di area pengembangan Sinar Mas Land di Indonesia, dimulai dari BSD City. Group CEO Sinar Mas Land, Michael Widjaja menyampaikan, dalam upaya untuk mentransformasi township kami menjadi smart cities, perusahaan menggandeng mitra-mitra yang terbaik di bidangnya. Microsoft sebagai salah satu tech giant di dunia pun turut mendukung inisiatif ini. “Penggunaan teknologi Microsoft tentu akan mempercepat transformasi BSD City dan township lainnya dalam menyediakan pelayanan masyarakat dan infrastruktur publik yang lebih canggih,” kata dia. Baca Juga : Sinar Mas Land Implementasikan Prinsip ESG di Setiap Proses Bisnis Kerja sama ini diimplementasikan melalui empat pilar. Pertama adalah dengan mengembangkan fondasi digital yang modern dan aman di Sinar Mas Land melalui pemanfaatan Infra Security, Data Lake, dan Sentiment Analysis. Kemudian ada App Modernization yang meliputi Citizen Genome, Citizen Experience, dan Operational Excellent, guna memastikan aplikasi yang digunakan dan dikembangkan oleh Sinar Mas Land mampu melayani kebutuhan konsumen secara optimal. Selanjutnya adalah teknologi Smart Building yang meliputi Smart X, Digital Twin, hingga Sustainability. Terakhir, teknologi Microsoft juga akan digunakan pada Command Control yang meliputi pengawasan lalu lintas dan keamanan di sekitar kota mandiri BSD City, Drainage Control untuk mengantisipasi jumlah debit air dalam waduk, hingga Field Security untuk mengelola dan mengamankan akses terhadap data pengembangan di lapangan. Dharma Simorangkir, Presiden Direktur Microsoft Indonesia mengaku sangat senang dapat mendukung Sinar Mas Land dengan ekosistem teknologi Microsoft seperti Microsoft Azure, Azure OpenAI Service, dan Microsoft 365. Melalui pengintegrasian teknologi, kata dia, pihaknya di dalam proses pengembangan kota mandiri milik Sinar Mas Land, berharap dapat mengakselerasi pertumbuhan sektor properti nasional. Baca Juga : Sinar Mas Land Raih Penghargaan The Best Property Developer dalam Indonesia Property&Bank Awards XVII tahun 2023 “Suatu pertumbuhan yang akan memodernisasi gaya hidup masyarakat, menggerakkan roda ekonomi nasional, dan mendukung ekonomi digital secara inklusif. Mari, kita terus bersatu karya untuk berdayakan Indonesia,” ujar Dharma Simorangkir. Inisiatif ini akan diimplementasikan mulai dari BSD City sebagai pengembangan flagship Sinar Mas Land dan dapat diteruskan ke berbagai township lainnya sehingga perusahaan siap memenuhi gaya hidup dan kebutuhan masyarakat di era digital ini.
Akselerasi Startup Digital, Living Lab Ventures dan Microsoft Berkolaborasi
Propertynbank.com – Living Lab Ventures (LLV), sebuah investment arm dari Sinar Mas Land kembali menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan startup di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggandeng Microsoft sebagai penyedia solusi teknologi bagi para startup yang berada dalam naungan LLV melalui proyek Living Lab X. Melalui kolaborasi ini, Microsoft turut mendampingi para startup Living Lab X untuk berinovasi serta meningkatkan skala secara lebih tepat sasaran. Misalnya melalui teknologi komputasi awan Microsoft Azure di mana para pelaku startup dapat memanfaatkan fitur seperti Azure DevOps Services untuk mengembangkan platform/aplikasi mereka dengan kode secara cepat, serta Azure Cognitive Services and AI Services yang dapat langsung dipasang ketika startup ingin menambah fitur dalam solusi digital mereka. Semua akan dilakukan dalam lingkungan yang aman karena developer dari para startup akan menerima notifikasi jika ada patch atau upgrade yang diperlukan dari sisi keamanan. Chief Transformation Officer Sinar Mas Land, Mulyawan Gani menyampaikan, Living Lab Ventures melalui project Living Lab X diharapkan dapat memberikan solusi berbasis digital untuk menjawab kebutuhan di BSD City sebagai flagship development dari Sinar Mas Land. LLV memiliki fitur unik yakni Living Lab X sebagai wadah ekplorasi serta validasi dari solusi yang diajukan dengan melibatkan warga, pelajar, karyawan dan commuter BSD City. “Solusi dengan kinerja terbaik kemudian dapat kami aplikasikan ke township lain. Dengan segala keunikan ini, kami bangga Living Lab Ventures dapat berkolaborasi bersama Microsoft untuk mewujudkan pengembangan solusi berbasis digital tersebut,” ujar Mulyaman Gani. Dalam rangka mempercepat pengembangan startup digital ini, Living Lab Ventures dan Sinar Mas Land pun baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke Experience Center Microsoft di Silicon Valley, Amerika Serikat. Kunjungan ini dilakukan oleh Mulyawan Gani (Chief Transformation Officer – Sinar Mas Land) dan Bayu Seto (Partner – Living Lab Ventures) beserta jajaran eksekutif lainnya, di mana pertukaran pikiran dan pengalaman mengenai akselerasi digitalisasi startup dari berbagai negara terjadi. Hal ini membekali LLV dan Sinar Mas Land dengan referensi baru mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk terus berkontribusi terhadap pengembangan startup Indonesia. Director of Cloud and Enterprise Microsoft Indonesia, Edy Susanto menjelaskan, Startup adalah salah satu penggerak utama ekonomi digital Indonesia, dan telah menjadi tugas bersama untuk membantu tumbuh kembang startup dalam negeri. “Kami bangga dapat berkolaborasi bersama LLV dan Sinar Mas Land untuk mengakselerasi startup digital Indonesia melalui penggunaan ekosistem cloud Microsoft. Kami berharap kolaborasi ini dapat mendorong semakin banyak startup untuk lepas landas guna menegaskan kekuatan inovasi Indonesia dan mendorong visi Indonesia sebagai negara dengan ekonomi digital terdepan di Asia Tenggara,” ujarnya. Sementara itu, Partner Living Lab Ventures, Bayu Seto menambahkan, penggunaan platform Microsoft dalam menghadirkan teknologi-teknologi baru dapat memberi nilai tambah bagi stakeholder. “Hal ini sangat berguna bagi startup yang tergabung di LLV, khususnya melalui Living Lab X dimana kami menginkubasi banyak project teknologi dan inovasi baru untuk smart city di BSD City,” tegasnya. Living Lab Ventures Fokus Tiga Aspek LLV mendukung inovasi teknologi melalui percepatan dan pendanaan startup yang potensial di Indonesia. LLV berfokus pada tiga aspek teknologi utama yakni Smart Technologies, Digital Life, dan Mobility. Smart Technologies merupakan aspek yang berfokus pada teknologi inovatif yang mendukung kehidupan perkotaan pintar. Teknologi ini berkaitan erat dengan aspek Digital Life yang berfokus pada teknologi terkait e-commerce dan social networking yang berdampak dalam kehidupan bermasyarakat. Lalu Mobility berfokus pada teknologi pintar dalam pergerakan manusia dan barang di dalam kota.
OYO dan Microsoft Jalin Kerjasama
PERHOTELAN – Microsoft dan OYO menjalin kerja sama strategis untuk mengembangkan teknologi di industri pariwisata dan perhotelan masa depan. OYO akan mengadopsi layanan cloud computing Microsoft Azure untuk mendorong inovasi berbasis cloud dan merevolusi industri perhotelan dan industri pariwisata berbasis teknologi. Dengan solusi ini, OYO akan memperluas dampak positif kepada pada bisnis hotel kecil dan menengah di seluruh dunia. Microsoft juga akan berinvestasi di OYO dalam bentuk ekuitas. Abhinav Sinha, Global COO & Chief Product Officer – OYO Hotels & Homes mengatakan, pihaknya sangat senang dapat berinovasi bersama-sama dengan Microsoft, memimpin kemajuan teknologi masa depan untuk hotel kecil dan menengah, serta terus meningkatkan pengalaman menginap bagi para traveler. Selama beberapa tahun terakhir, kata dia, OYO telah mengembangkan ekosistem aplikasi partner dengan lebih dari 50 aplikasi dan lebih dari 500 layanan. Ekosistem ini dapat memberikan peningkatan pendapatan hingga 2 kali lipat untuk mitra properti baru yang bergabung dengan jaringan OYO. “Kami melakukan ini melalui produk kami, aplikasi Machine Learning (ML) dan Artificial Intelligence (AI), yang dapat menjalankan jutaan optimasi harga per hari untuk meningkatkan pendapatan atau memungkinkan pengguna untuk memesan OYO dalam hitungan detik. Kami berharap aliansi OYO dengan Microsoft akan membantu memberikan kekuatan teknologi pada usaha kecil, bahkan di sudut-sudut terpencil di dunia,” ujarnya. Lebih lanjut dia jelaskan, sebagai bagian dari aliansi ini, OYO akan mengembangkan pengalaman Smart Room untuk para traveler di platform OYO, contohnya seperti pengalaman kontrol suara dalam kamar yang premium dan terpersonalisasi. Menggunakan layanan Microsoft Speech dan AI, pengalaman tersebut juga akan mencakup check-in mandiri yang didukung oleh sistem kedatangan dan keberangkatan digital, sistem identifikasi Know-Your-Customer (KYC) mandiri, serta smart key untuk ruangan hotel yang dikelola menggunakan Internet of Things (IoT) dan asisten virtual. Country Head OYO Indonesia, Agus Hartono Wijaya menjelaskan, pihaknya menyadari betapa pandemi telah menyebabkan perubahan besar dalam perilaku pelanggan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kini tamu OYO lebih dekat dengan layanan berbasis digital, mereka mencari fleksibilitas, pemesanan dan pelayanan yang lebih cepat. OYO, sambung dia, melihat bahwa perubahan tersebut harus cepat diadopsi oleh pengusaha lokal dengan cepat. Dengan adanya kerja sama antara OYO dengan Microsoft, mitra hotel OYO di Indonesia bisa mengakses teknologi terdepan untuk meningkatkan pelayanan terhadap tamu, serta pengelolaan operasional dan pendapatan yang lebih baik. “Salah satunya melalui teknologi berbasi cloud yang difasilitasi Microsoft Azure yang didukung keamanan dan skalabilitas tingkat tinggi,” ujar Agus. Sementara itu, President Microsoft India, Anant Maheshwari mengatakan, menggabungkan kekuatan platform Azure dengan berbagai teknologi dan produk yang telah dikembangkan oleh OYO, pihaknya berharap dapat mempercepat inovasi dalam industri perjalanan dan perhotelan. “Sangat menginspirasi melihat bagaimana sistem cloud Microsoft dapat memberdayakan digital natives seperti OYO untuk mempercepat transformasi dan inovasi industri mereka, mengubah tantangan pandemi menjadi peluang di masa depan,” sambungnya. Kerjasama ini akan mencakup kolaborasi teknologi yang mendalam antara kedua perusahaan. Selain inovasi bersama, OYO juga akan mulai melakukan migrasi beban kerja ke platform Microsoft Azure, mengadopsi Microsoft Suite 365 untuk kolaborasi dan produktivitas kerja yang lebih baik, dan beralih ke Github Enterprise untuk mempercepat pengembangan teknologi dengan aman.