Metland Cibitung Raih Penghargaan Internasional

Propertynbank : PT Metropolitan Land Tbk, (MTLA) kembali mencatatkan kesuksesannya dalam pengembangan proyek perumahan. Melalui unit usaha residensial Metland Cibitung sukses meraih penghargaan bergengsi PropertyGuru Asia Property Awards 2022 dalam kategori Best Connectivity Housing/Landed Development (Asia), setelah sebelumnya berhasil meraih PropertyGuru Indonesia Property Awards 2022 dengan kategori yang sama. Penghargaan diterima langsung oleh Nitik Hening, Direktur PT Metropolitan Land Tbk di Bangkok, Thailand (9/12). Metland Cibitung dinominasikan mewakili Indonesia untuk bersaing dengan pemenang regional lainnya dikancah internasional. PropertyGuru Asia Property Awards 2022 menjadi puncak perayaan atas kegigihan dan ide-ide brilian dari pengembang terkemuka. Tidak hanya itu, Metland Cibitung juga berhasil meraih penghargaan prestisius FIABCI Indonesia – REI Excellence Awards 2022 untuk dua kategori yaitu Silver Winner Metland Cibitung – Lisse untuk Residential Low Rise dan Gold Winner Metland Cibitung – CBD untuk kategori Mixed-Use Development. Penghargaan diberikan sebagai apresiasi kepada pengembang yang menghasilkan karya berkualitas, sekaligus menjadi wakil Indonesia untuk bersaing dalam ajang internasional FIABCI World Prix d’Excellence Awards 2023. “Kami ucapkan terimakasih atas apresiasi yang diberikan, penghargaan ini merupakan suatu kebanggan bagi kami. Pencapaian ini tentu tidak lepas dari kepercayaan dan loyalitas konsumen terhadap Metland Cibitung, dan memotivasi Metland untuk dapat terus bertumbuh dan berkembang menghadirkan produk-produk berkualitas” ungkap Nitik. Akses Baru Metland Cibitung proyek perumahan berkonsep Green Development dengan luas 226 hektar dikembangkan menjadi kawasan mixed use residensial dan komersial yang dilengkapi dengan Transit Oriented Development (TOD), terhubung langsung dengan KRL commuterline Stasiun Metland Telaga Murni di dalam perumahan sebagai solusi mobilitas pendukung aktivitas sehari-hari para penghuni yang cepat dan ramah lingkungan. Selain itu, Metland Cibitung akan memiliki beberapa akses baru baik itu transportasi massal maupun jalan penghubung yang dalam tahap perencanaan. Metland Cibitung diproyeksikan sebagai pusat bisnis di kawasan Cibitung sejalan dengan rencana pengembangan area komersial seluas kurang lebih 24 hektar dengan nama Milenia City. Dengan keunggulan tersebut Metland Cibitung meluncurkan Cluster Havana sebanyak 334 unit yang akan dibagi dalam 4 tahap. Berkonsep minimalis tropis Cluster Havana hadir dengan permainan ornamen bermotif kayu memberikan nuansa natural, dan dilengkapi dengan fasilitas dalam kawasan seperti area taman disetiap koridor (green corridor), children playground, boomgate dengan akses kartu, smart CCTV hingga area olahraga seperti pusat kebugaran (gym), lapangan bulu tangkis, basket dan tenis meja.
Antisipasi Banjir di Metland Tambun, MTLA Siapkan Sejumlah Langkah
Propertynbank.com – PT Metropolitan Land, Tbk (MTLA) terus melakukan pengembangan dan pembenahan kawasan perumahan Metland Tambun. Salah satunya adalah penanganan serius terhadap ancaman banjir. Sedangkan pembenahan yang dilakukan antara lain di seluruh infrastruktur pendukung, seperti memperbaiki tanggul dan turap, memasang 11 pompa, parapet beton dan bronjong, serta melakukan peninggian level jembatan. “Kami sangat memperhatikan kenyamanan penghuni, bukan hanya kelengkapan fasilitas,” jelas Pimpinan Unit Metland Tambun, Kartika Rahmawati, Sabtu (6/8). Dijelaskan Kartika, Metland Tambun yang mengusung tagline My Living Lifestyle, dikembangkan sebagai kawasan hunian yang memiliki taman lingkungan, dimana atmosfer lingkungan asri dan petualangan gaya urban yang fun dapat mengakomodasi kebutuhan dalam suasana alam yang dinamis. Metland Tambun, imbuh Kartika, dilengkapi dengan fasilitas superlengkap yang dapat di jangkau dengan walking distance. Keseluruhan pendukung perumahan sudah terbangun untuk menyokong aktivitas sehari-hari penghuninya. Dirinya mencontohkan, seperti jogging track, lapangan basket, 3-on-3, lapangan tenis hingga kolam renang. Lalu, cluster yang tenang, privat serta eksklusif yang membuat Metland Tambun selaras dengan taglinenya. Lebih lanjut Kartika mengatakan, Metland Tambun juga dilengkapi fasilitas di dalam kawasan, seperti Plaza Metropolitan yang memiliki anchor tenant seperti Superindo, Pojok Busana, JCo dan lain-lain, Metland Hotel Bekasi, Umah Kebon, Function Hall, kolam renang, jogging track, kids playground, lapangan olahraga, hingga area komersial meliputi Samsat Outlet, Sekolah, Bank, Restoran keluarga cepat saji (Solaria dan KFC) serta pusat kuliner yang beragam. Kawasan hunian seluas 35 hektar ini juga dekat dengan beragam fasilitas seperti rumah sakit, sekolah, pasar tradisional, hingga akses Pintu Tol JORR II (Telaga Asih) yang berjarak sekitar 3 kilometer, Tol Cibitung (sekitar 5 km), dan Tol Tambun (sekitar 3 km), serta stasiun KRL Tambun yang berjarak hanya 2 km. “Metland Tambun memiliki fasilitas yang lengkap dalam kawasan, sehingga penghuni tidak perlu jauh-jauh atau sampai keluar kawasan dalam memenuhi kebutuhan harian hingga aksesibilitas yang mudah dijangkau,” tutur Kartika. Metland Tambun Tawarkan Tipe Emerald Guna menyasar generasi milenial, Metland Tambun menawarkan produk-produk hunian yang sesuai dengan gaya hidup dan kemampuan finansial mereka. Hunian yang dipasarkan dikonsep sebagai rumah tumbuh, yang dapat dikembangkan lagi saat para pasangan muda ini membutuhkan ruang ekstra. “Kami memasarkan tipe ini untuk menjawab kebutuhan konsumen milenial, yakni Cluster Platinum Garden. Mengangkat konsep modern minimalis dengan lingkungan nyaman dan hijau, Cluster Platinum Garden berada di lokasi yang sangat premium dan terdepan di Metland Tambun, seperti Plaza Metropolitan, Metland Hotel Bekasi dan area komersial lainnya,” ungkap Kartika berpromosi. Sebelumnya, telah dipasarkan Tipe Lily, Asoka, Tulip, Senna, Lotus, Bougenville, dan Azalea. Tipe Emerald dikembangkan sebagai sebuah kawasan hunian yang mengusung konsep Tropis Kontemporer dan dilengkapi beberapa fitur Smart Home. Pilihan unit rumah satu lantai dengan ukuran Luas Bangunan 35 m2 dan Luas Tanah 72 m2 yang terdiri dari dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Untuk unit dua lantai memiliki ukuran Luas Bangunan 55 m2 dan Luas Tanah 72 m2 yang terdiri dari dua kamar tidur dan dua kamar mandi. “Yang menarik adalah, rumah-rumah tipe ini di Metlad Tambun dibangun menggunakan material bangunan yang ramah lingkungan. Memiliki plafon tinggi, rumah dikonsep dengan layout terbaik, sehingga membuat ruangan lebih luas, sementara sirkulasi udara serta sinar matahari bisa leluasa masuk ke dalam rumah,” terang Kartika. Tipe Emerald, jelasnya, dibuat secara eksklusif dengan jumlah rumah hanya 40-an unit. Beragam kemudahan juga ditawarkan Metland Tambun kepada konsumen, seperti DP 0%, free BPHTB, free AJB, subsidi DP, subsidi KPR, dan sudah termasuk PPN 11%. “Jadi dengan harga hanya Rp700 juta-an, konsumen sudah dapat memiliki rumah dengan konsep smart home di lokasi paling premium, dengan cicilan mulai Rp4 jutaan per bulan,” tutup Kartika.
CTRA Akuisisi 15 Persen Saham MTLA
PROPERTI – PT Ciputra Development Tbk (CTRA) telah menyelesaikan akuisisi 15 persen saham PT Metropolitan Land Tbk (MTLA). Managing Director CTRA, Harun Hajadi mengatakan, PT Ciputra Development Tbk melalui anak perusahaannya, PT Ciputra Nusantara mengakuisisi 1.148.268.950 saham MTLA atau sebesar 15% saham MTLA di harga Rp320 per saham dengan nominal transaksi mencapai Rp367,44 miliar. “Kami berpendapat bahwa dengan harga saham akuisisi tersebut, MTLA sangat undervalue. MTLA mempunyai landbank yang prospektif, kinerja yang sangat baik dan team management yang solid. Ini juga dapat dilihat selama pandemi pun perusahaan menunjukkan resilience-nya dan dapat beradaptasi cepat. Kami yakin investasi ini dapat menjadi investasi dengan imbal balik yang baik dan dalam jangka panjang dapat menambah nilai bukan saja untuk CTRA tetapi juga MTLA,” ujar Harun Hajadi dalam keterangan tertulis, Jum’at, (12/11). Sementara itu, Direktur CTRA Nanik J. Santoso menjelaskan, CTRA dan MTLA juga sama-sama memiliki brand image yang baik dan kuat di industri properti. “Selain itu, pertimbangan lainnya adalah selama masa pandemi Covid-19 berlangsung, performa bisnis CTRA dan MTLA tercatat baik dan stabil. Hal-hal inilah yang meyakinkan kami bahwa akuisisi 15 persen saham MTLA merupakan keputusan yang tepat,” tegasnya. Direktur Perusahaan sekaligus Sekretaris Perseroan Tulus Santoso menambahkan, manajemen CTRA optimistis bahwa akuisisi 15 persen saham MTLA ini akan berdampak positif bagi perusahaan karena merupakan kategori investasi yang menguntungkan. “Diharapkan nantinya kita akan mencapai pertumbuhan bisnis yang lebih baik lagi,” pungkas Tulus Santoso.
Buka Lagi Pasca PSBB, Okupansi Mall Milik Metropolitan Land Baru 30%
PUSAT BELANJA – Emiten pengelola mal atau pusat perbelanjaan PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) sudah kembali beroperasi sejak 8 Juni 2020 lalu. Direktur Metropolitan Land Olivia Surodjo menjelaskan, perusahaan ini sudah mulai mengoperasikan mal yang terletak di Bekasi dan Bogor secara terbatas. Dengan beroperasinya pusat perbelanjaan, Pengelola Metropolitan Mall Bekasi ini berharap, ekonomi kembali bergerak sembari mengajarkan pola hidup new normal kepada pengunjung. “Sejauh ini, setelah mal kembali dibuka tingkat pengunjung sekitar 30%,” katanya ketika dihubungi pada Jumat (13/06/2020). [irp] Menurutnya, tingkat okupansi yang masih rendah ini juga sejalan dengan kondisi ekonomi dalam tiga bulan terakhir. “Selain itu, orang-orang juga masih tidak langsung pergi ke mal begitu dibuka,” tambahnya. Olivia memprediksi, pengunjung akan terus meningkat secara bertahap. Guna menggaet pengunjung, pihaknya juga tengah menyiapkan untuk menghadirkan promo Metland Card. Yang jelas, emiten ini menghindari acara yang nantinya menimbulkan kerumunan. Sebagai informasi, Metropolitan Land menutup sejumlah mal yang dikelolanya mulai tanggan 27 Maret 2020 silam. [irp] Sayangnya, ia belum dapat menyebutkan prediksi penurunan kinerja akibat Covid-19 ini. “Untuk target-target tahun ini pasti akan revisi karena terdampak Covid-19, tapi masih kami hitung,” jelasnya. Pusat perbelanjaan atau mal akan buka kembali pada Senin (15/06/2020). Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengizinkan mal dibuka lantaran Jakarta memasuki masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi hingga akhir Juni 2020. [irp] Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan, saham-saham pengelola mal sudah terapresiasi cukup tinggi beberapa waktu yang lalu sejalan dengan adanya izin pengoperasian mal. Pasar berekspektasi kondisi ekonomi akan segera pulih dengan mulainya pembukaan bisnis. “Cash flow mereka akan kembali berjalan karena selama ini kan ditutup, begitu juga untuk tenan sudah bisa kembali membuka usaha,” ungkapnya, Jumat (13/06/2020). Dengan begitu, perusahaan dapat mempertahankan kelangsungan usahanya. [irp] Meskipun, lanjutnya, butuh proses dan waktu yang cukup lama untuk emiten-emiten dapat kembali pulih. Menurutnya, kabar positif mengenai penemuan vaksin untuk Covid-19 turut menjadi angin segar bagi emiten pengelola pusat perbelanjaan. (Artha Tidar)
Fokus Penjualan Lahan, Laba MTLA Meningkat Sebesar 109 Persen
BERITA PROPERTI – Sebagai salah satu pengembang senior, kinerja PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) cenderung masih stabil ditengah pertumbuhan ekonomi yang sedikit melambat. Bahkan, MTLA mampu membukukan laba meningkat sebesar 109% jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Keuangan PT Metropolitan Land Tbk. Olivia Surodjo pada Investor Summit 2018, Rabu (29/8). “Laba Perseroan meningkat lebih dari 100 persen ditopang oleh peningkatan pendapatan dari penjualan properti dan beberapa penjualan lahan komersial di proyek residensial, serta peningkatan pada bagian laba Perseroan atas Ventura Bersama,” jelasnya. Lebih lanjut dijelaskan Olivia, pada semester I 2018 MTLA membukukan laba sebesar Rp 234 miliar, naik 109% dari tahun sebelumnya pada periode yang sama sebesar Rp 112 miliar. Total pendapatan usaha MTLA pada semester I 2018 sebesar Rp 596 miliar, naik 22% dibandingkan semester I 2017 sebesar Rp 488 miliar. Dibanding proyek lainnya, Metland Cibitung dan Metland Menteng menjadi kontributor terbesar pada pendapatan penjualan Perseroan. Penjualan lahan komersial untuk pengembangan rumah sakit di Metland Cibitung turut mendongkrak kenaikan pendapatan dan laba perseroan. Sementara pendapatan berulang perseroan mengalami peningkatan sebesar 3% seiring dengan peningkatan pendapatan dari Metropolitan Mall Bekasi dan Metropolitan Mall Cileungsi serta kenaikan tingkat hunian hotel yang dimiliki oleh Metland. Pendapatan perseroan versi marketing sales hingga Juli 2018 sebesar Rp 1,4 triliun atau 70% dari target 2018. Pendapatan tersebut disumbang dari penjualan properti sebesar Rp 1,11 triliun dan pendapatan berulang sebesar Rp 292 miliar. “Kami optimis target marketing sales sebesar Rp 2 triliun hingga akhir tahun akan terpenuhi,” ujar Thomas J. Angfendy, Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk. Pengembangan Proyek Berjalan Apartemen strata Kaliana Apartment di kawasan komersial Urban City di Metland Transyogi melakukan seremoni tutup atap pada 11 Agustus 2018 lalu. Dari 592 unit yang dipasarkan lebih dari 50% telah terjual. Pembangunan ini merupakan bagian dari rencana pengembangan empat menara apartemen di area tersebut dan saat ini sedang dalam tahap persiapan pemasaran menara kedua. Metland terus melanjutkan pemasaran proyek residensial seperti Metland Menteng tengah mempersiapkan satu cluster baru yang akan dipasarkan pada September mendatang, demikian juga dengan Metland Cibitung dan Metland Transyogi. Proyek villa dan hotel prestisius yang dikembangkan oleh Metland, Royal Venya Ubud di Bali masih dalam tahap pemasaran unit. The Riviera at Puri, proyek cluster rumah tapak di lahan seluas 12 hektar kerjasama dengan Keppel Land sedang dalam persiapan pemasaran tahap ketiga setelah peluncuran unit pada tahap dua habis terjual.