PNB_Back_Up

ISPI Group Rilis Cluster Paris di Mutiara Gading City Dengan 7 Keistimewaan

Propertynbank.com – ISPI Group meluncurkan cluster terbaru, Paris di Mutiara Gading City. Cluster ini mengusung konsep hunian New Design and New Life dilahan seluas 7,8 ha. ISPI Group membagi dengan dua tahap penjualan yaitu East dan West. Cluster Paris ini merupakan cluster ke 17 di Mutiara Gading City, kawasan hunian dengan total luas pengembangan mencapai 350 ha. Komisaris ISPI Group, Preadi Ekarto mengatakan, kondisi perekonomian Indonesia saat ini sedang mengalami pertumbuhan pasca pandemi Covid – 19 beberapa waktu lalu. Masyarakat yang selama ini menyimpan uangnya, mulai membelanjakan termasuk membeli properti khususnya untuk hunian. Hal inilah yang mendorong ISPI Group meluncurkan cluster Paris di Mutiara Gading City. Sementara itu, Grace Ekarto selaku Direktur Utama ISPI Group menjelaskan, tahap 1 cluster Paris (East) dipasarkan sebanyak 278 unit dengan pilihan dua tipe baru, yang di desain oleh duo arsitek muda yakni Matthew & Frits. Baca Juga : Penjualan Meningkat, ISPI Group Siapkan Sejumlah Proyek Baru di 2023 “Keunggulannya adalah desain rumah dan denah ruang yang lebih mengedepankan new look dan memaksimalkan ruang sebagai tempat tinggal keluarga yang nyaman. Hal ini bisa dilihat dari tampak dan denah ruang yang sangat nyaman untuk tempat tinggal,” ujar Grace Ekarto. Dijelaskan Grace, Mutiara Gading City merupakan proyek terbesar yang dikembangkan ISPI Group yang berada di utara-timur Jakarta. Mutiara Gading City dikembangkan yang merangkum kawasan hunian, commercial area, fasiltas sekolah dan univesitas, kolam renang, rumah sakit, dan fasilitas lainnya. Hingga saat ini, ISPI Group telah mengembangkan sebanyak 33 proyek perumahan dengan total sebanyak 50 ribu rumah di Jabodetabek. Tujuh Keunggulan Mutiara Gading City Budi Kurniawan, Direktur Business Development ISPI Group mengungkapkan, ada beberapa alasan yang membuat Mutiara Gading City menjadi kawasan menarik untuk hunian dan investasi menguntungkan. Terdapat tujuh alasan konsumen memilih Mutiara Gading City sebagai kawasan hunian yang terintgrasi. Pertama karena berada di utara-timur Jakarta, sebagai Kawasan new urban modern yang tersambung dengan akses Jalan tol JOOR 2, pintu tol Tarumajaya dan Tol Kelapa Gading. Nantinya konsumen akan di untungkan dengan akses yang mudah kemanapun. Kedua, dengan pengembangan kawasan New Urban, Mutiara Gading City juga akan tersambung dengan perencanaan pembangunan MRT di wilayah Harapan Indah yang  akan menambah moda transportasi dari Mutiara Gading City ke wilayah Jabodetabek. Baca Juga : Menyasar Kalangan Milenial, ISPI Group Luncurkan Type Casa Rp 168 Jutaan “Ketiga, Mutiara Gading City dikembangkan dengan kawasan tinggal yang berdekatan dengan kawasan hutan yang dibuat sebagai ruang terbuka kawasan dan tempat beraktifitas. Hutan kota Mutiara Gading City sebagai wujud komitmen ISPI Group dalam mengatasi isu lingkungan yang dapat memberikan kenyaman kawasan tempat tinggal,” ujar Budi. Yang keempat, Mutiara Gading City merupakan kawasan yang sangat ideal untuk pengembangan New Urban yang berdampingan pengembangan area sekitar Mutiara Gading City dengan perencanaan New Central Business District (CBD) yang terdiri pembanguan berbagai fasilitas. Sedangkan yang kelima, nilai investasi properti akan menjadi investasi yang sangat menarik kedepannya, dengan pengembangan kawasan yang saat ini menjadi buruan konsumen untuk tempat tinggal dan investasi. Tentunya akan menjadi kawasan yang sangat menjanjikan kedepannya. Keenam, ISPI Group merupakan developer terpercaya yang telah mengembangkan kawasan perumahan di berbagai kawasan Bodebek dengan total 33 proyek seluas total 2000 ha. Ketujuh, ISPI Group terus melakukan inovasi, melakukan kerjasama dengan arstitektur dan urban planner ternama untuk membuat masterplan dengan gaya hidup saat ini. Baca Juga : Laris Manis, ISPI Group Luncurkan New De Valley “Hal ini didukung dengan semua fasilitas yang dibangun dalam kawasan Mutiara Gading City yang terintergrasi dengan semua cluster, sehingga konsumen dengan mudah menjangkau fasilitas-fasilitas yang dibangun seperti; badminton hall, kolam renang, mini basket, lapangan tenis, kawasan ruko komersial,” tegas Budi. Pada peluncuran perdana cluster Paris East yang dilakukan hari Jumat, (15/9), mulai dipasarkan tipe LE VERRE ukuran 39/60 dengan harga Rp. 690 juta dan LE BLANC ukuran 48/72 dengan harga Rp. 824 juta. ”Hari ini telah terjual sebanyak 28 unit dengan nilai transaksi mencapai Rp 2 miliar. Kami menargetkan cluster Paris terjual habis hingga Desember 2023,” pungkasnya sembari menambahkan Top Agent yang hadir saat peluncuran hampir 500 orang.

Gandeng Bank BTN, ISPI Group Luncurkan Privelege Card My ISPI

BERITA PROPERTI – Hampir semua pengembang melirik kalangan milenial sebagai pangsa pasar terbesar dalam beberapa tahun mendatang. Sehingga, promo-promo dan aktiftas pemasaran juga dilakukakn menyesuaikan dengan selera dan perilaku kalangan milenial atau kalangan muda. Yang pasti, kalangan ini lebih melek kepada teknologi dan segala sesuatu yang lebih simpel. Sebagai salah satu pengembang senior, ISPI Group juga melirik kalangan milenial sebagai salah satu pasar potensial, disamping segmen pasar umum yang sebelumnya menjadi konsumen proyek-proyek ISPI Group. Untuk memudahkan kalangan milenial, pengembang ini merilis My ISPI, kartu serba guna yang berfungsi sebagai alat pembayaran elektronik atau e-money. Ditemui di booth ISPI Group, pameran properti bertajuk Indonesia Property Expo (IPEX) 2018 di Jakarta Convention Center, pekan lalu, Komisaris Utama ISPI Group Preadi Ekarto mengatakan, My ISPI merupakan salah satu inovasi di bidang teknologi yang terkait dengan transaksi untuk mengikuiti perkembangan masa kini. “Saat ini istilah zaman now sudah banyak digunakan dan ISPI juga harus mengikuti tren itu dengan mengeluarkan My ISPI. Kalangan milenial sekarang sudah jarang yang mau membawa uang tunai kemana-mana dan maunya serba simpel, semua harus serba cashless. Maka, dengan inovasi ini, ISPI turut mengakomodasi perkembangan anak muda zaman kini,” jelas Preadi. Dikatakan Preadi, dengan kartu tersebut, penggunanya akan mendapatkan diskon khusus saat ingin menikmati produk-produk yang dikembangkan oleh ISPI Group. Sebut saja misalnya jika pengguna ingin masuk ke sejumlah waterpark yang dikelola ISPI Group di berbagai lokasi, ataupun yang akan menginap di hotel milik ISPI Group. Kartu My ISPI tersebut merupakan kerjasama antara ISPI Group dan Bank BTN. Kedua perusahaan ini memang dikenal sudah lama menjalin kerjasama dalam setiap pengembangan proyek-proyek ISPI Group, baik dalam pembiayaan konstruksi maupun pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). Sementara terkait tentang keikutsertaannya di IPEX 2018 kali ini, Preadi menjelaskan, selama pameran mengadakan program promo dengan nama super deal yakni dengan hanya membayar Rp 1,8 juta, konsumen sudah bisa dapat rumah di seluruh proyek-proyek ISPI Group. Cicilan yang ditawarkan juga hanya Rp 1,8 juta untuk jangka waktu 20 tahun. Program yang ditujukan bagi kalangan millenial. Di pameran yang berlangsung hingga 30 September 2018 ini, ISPI Group menawarkan berbagai produk hunian dan komersial dengan harga mulai dari Rp 300 jutaan hingga Rp 1 miliaran. Proyek-proyek yang meliputi perumahan Mutiara Gading City, Cikarang festival, Mutiara Gading Timur, Mutiara Colombus, Grand Mutiara Gading dan beberapa di lokasi lainnya.