PNB_Back_Up

Layani 43 Juta Rekening : m-BCA Dipertahankan, myBCA Terus Dikembangkan

bca

Propertynbank.com – Menghadapi dinamika kebutuhan finansial jutaan nasabah dengan latar belakang profesi dan pola transaksi yang semakin beragam, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui myBCA terus memperkuat strategi transformasi digitalnya melalui pengembangan layanan perbankan berbasis teknologi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan tetap relevan, cepat, dan mampu mengikuti perubahan gaya hidup masyarakat modern. Di tengah pesatnya adopsi layanan digital, BCA tetap mempertahankan layanan mobile banking sebagai fondasi transaksi harian, sekaligus mengembangkan aplikasi myBCA sebagai platform digital yang lebih terintegrasi dan personal bagi nasabah. SVP Transaction Banking Product Development BCA, Fera Agustina, menjelaskan bahwa inovasi digital menjadi kunci utama dalam menjawab kebutuhan nasabah yang terus berkembang. “Kami secara konsisten memantau perilaku transaksi nasabah dan berupaya menghadirkan solusi berbasis teknologi yang mampu menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Fera beberapa waktu lalu. Sebagai bagian dari pembaruan layanan, BCA menghadirkan dua fitur terbaru dalam aplikasi myBCA, yakni Poket Rupiah dan myBCA on Smartwatch. Kedua inovasi ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas lebih besar dalam mengakses layanan perbankan sekaligus membantu pengelolaan keuangan secara praktis. Fitur myBCA on Smartwatch hadir seiring meningkatnya penggunaan perangkat wearable dalam aktivitas sehari-hari. Melalui layanan ini, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi langsung dari jam pintar tanpa harus membuka smartphone maupun menggunakan kartu fisik. Beberapa layanan yang tersedia antara lain pembayaran menggunakan QRIS Bayar, QRIS Tap khusus pengguna WearOS, hingga pengecekan saldo secara real time. Hingga saat ini, sekitar 90 ribu nasabah telah memanfaatkan layanan myBCA on Smartwatch. Menurut Fera, kehadiran fitur tersebut menjadi bagian dari upaya BCA menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih praktis dan seamless. “Aplikasi myBCA on Smartwatch memungkinkan transaksi perbankan dilakukan secara cepat melalui perangkat yang selalu digunakan nasabah dalam aktivitas sehari-hari,” jelasnya. Inovasi myBCA Selain inovasi berbasis perangkat wearable, BCA juga memperkenalkan fitur Poket Rupiah, yaitu layanan sub rekening yang memungkinkan nasabah memisahkan saldo ke dalam hingga 20 kantong dana dalam satu rekening rupiah tanpa biaya tambahan. Fitur ini dirancang untuk membantu nasabah mengatur keuangan secara lebih terstruktur, mulai dari kebutuhan belanja, tabungan, hingga alokasi dana tertentu. Menariknya, penggunaan Poket Rupiah tidak hanya populer di kalangan generasi muda, tetapi juga diminati ibu rumah tangga serta pekerja yang membutuhkan pengelolaan anggaran lebih disiplin. “Fitur ini membantu nasabah mengelola pos pengeluaran dengan lebih jelas, sekaligus membangun kebiasaan finansial yang sehat,” kata Fera. BCA juga melengkapi fitur tersebut dengan layanan Money Lock, yang memungkinkan nasabah mengunci dana tertentu guna mengurangi perilaku konsumtif dan transaksi impulsif. Inisiatif ini sekaligus mendorong budaya menabung di tengah tren konsumsi digital yang semakin cepat. Melalui pengembangan berkelanjutan pada platform myBCA, BCA menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan layanan perbankan yang adaptif terhadap perubahan teknologi dan gaya hidup masyarakat. Inovasi digital tidak hanya difokuskan pada kemudahan transaksi, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan literasi dan pengelolaan keuangan nasabah secara berkelanjutan. “Ke depan, BCA akan terus mengembangkan fitur berbasis kebutuhan pengguna agar layanan perbankan digital semakin personal, aman, dan relevan dengan ekosistem ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang,” tutup Fera.

BCA Siapkan Rp65,7 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idulfitri 2026

Propertynbank.com – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memastikan kesiapan layanan perbankan guna mendukung kebutuhan transaksi masyarakat selama periode Ramadan hingga Idulfitri 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengalokasikan dana tunai sebesar Rp65,7 triliun untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya. Momentum Ramadan dan Lebaran secara historis memang menjadi periode dengan perputaran uang yang tinggi di Indonesia. Kebutuhan belanja, kegiatan sosial, hingga tradisi mudik mendorong lonjakan transaksi baik secara tunai maupun digital. Karena itu, Bank Central Asia berupaya menjaga keseimbangan antara ketersediaan uang fisik dan optimalisasi layanan berbasis teknologi. Presiden Direktur Bank Central Asia, Hendra Lembong, menyampaikan bahwa kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menghadirkan layanan perbankan yang andal di momen penting masyarakat. “Ramadan dan Idulfitri selalu menjadi periode dengan aktivitas ekonomi yang meningkat signifikan. Oleh sebab itu, BCA berkomitmen memastikan ketersediaan uang tunai sekaligus memberikan layanan transaksi yang aman, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh nasabah,” ujar Hendra dalam keterangan tertulis. Selain penyediaan likuiditas tunai, Bank Central Asia juga memfasilitasi layanan penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) di kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, menyesuaikan dengan ketersediaan masing-masing cabang. Uang yang disediakan dalam layanan ini berupa Uang Layak Edar (ULE) serta uang baru apabila tersedia. Untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat, Bank Central Asia turut menyiagakan hampir 150 kantor cabang khusus yang melayani penukaran UPK melalui mekanisme registrasi digital menggunakan platform PINTAR milik Bank Indonesia. Melalui sistem ini, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu secara online sebelum datang ke kantor cabang yang dipilih. Proses penukaran dilakukan sesuai kuota yang tersedia pada masing-masing cabang. Setelah memperoleh jadwal melalui situs PINTAR, nasabah dapat hadir sesuai waktu yang ditentukan dengan membawa bukti pemesanan serta identitas diri berupa KTP asli. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi antrean sekaligus meningkatkan efisiensi layanan penukaran uang menjelang Lebaran yang biasanya mengalami lonjakan permintaan. Layanan Digital BCA Di sisi lain, Bank Central Asia juga terus memperkuat layanan digital sebagai tulang punggung transaksi nasabah. Berbagai kanal perbankan elektronik seperti aplikasi myBCA, BCA mobile, internet banking KlikBCA, serta jaringan ATM tetap beroperasi dan dapat diakses selama 24 jam. Optimalisasi layanan digital menjadi bagian penting strategi Bank Central Asia untuk memastikan kelancaran transaksi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama musim mudik dan libur panjang. Untuk mendukung kenyamanan nasabah, Bank Central Asia juga menyediakan berbagai kanal komunikasi yang dapat diakses kapan saja. Nasabah dapat menghubungi layanan Halo BCA melalui call center 1500888, aplikasi haloBCA, WhatsApp Bank BCA, media sosial X @HaloBCA, webchat resmi, hingga layanan email. Menutup pernyataannya, Hendra Lembong turut menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh nasabah. Ia berharap momentum Ramadan membawa keberkahan serta keselamatan bagi masyarakat Indonesia. “Dengan kombinasi kesiapan dana tunai, optimalisasi layanan cabang, serta penguatan ekosistem digital, BCA menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi mitra finansial yang andal bagi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026,” pungkas Hendra.

BCA Luncurkan Fitur Poket Rupiah di myBCA

bca, BCA Singapore Airlines Travel Fair

Propertynbank.com – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi menghadirkan Poket Rupiah di aplikasi myBCA, yang memungkinkan nasabah membagi dan mengatur dana untuk berbagai tujuan dalam satu rekening. Peluncuran Poket Rupiah merupakan bagian dari upaya BCA menghadirkan inovasi layanan perbankan digital yang semakin relevan dengan kebutuhan nasabah. Melalui fitur ini di myBCA, nasabah dapat memiliki hingga 20 kantong/poket dalam satu rekening; misalnya untuk dana pendidikan anak, liburan akhir tahun, pembelian gadget, hingga dana darurat. Setiap poket dapat dipersonalisasi dengan nama, pemilihan kategori, hingga target, serta setoran rutin untuk mencapai tujuan nasabah. Dengan adanya fitur ini, nasabah dapat mengelola keuangan secara lebih sistematis dan personal. Executive Vice President Transaction Banking Product Development BCA Jan Hendra menyampaikan, Poket Rupiah di myBCA menjadi salah satu inovasi yang dilakukan untuk menjawab kebutuhan nasabah akan pengaturan dana yang fleksibel, aman, dan mudah diakses dalam satu aplikasi. “BCA berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan pengalaman perbankan yang andal, berkualitas, dan relevan dengan gaya hidup nasabah,” ungkapnya. Baca Juga : Panin Dubai Syariah Perkuat Literasi Keuangan Perempuan Lewat Perempuan Berlari 2025 Fitur ini juga dirancang untuk mendukung perencanaan keuangan nasabah melalui fitur Kunci Poket. Melalui fitur ini, nasabah dapat mengunci dana pada kantong/poket tertentu agar tidak terpakai untuk kebutuhan lain, khususnya untuk tujuan tabungan jangka menengah hingga panjang. Nasabah juga dapat mengatur target dana serta periode setoran rutin secara mandiri, sehingga proses menabung menjadi lebih terarah dan konsisten. Fitur Kunci Poket dapat dibuka kapan pun tanpa penalti melalui ATM atau kantor cabang BCA. Aplikasi Poket Rupiah Seluruh mutasi dalam fitur ini tercatat dalam e-Statement yang terkonsolidasi dengan rekening induk, sehingga memudahkan nasabah memantau kondisi keuangan secara menyeluruh. Poket Rupiah dapat digunakan nasabah pemilik rekening Tahapan, Tahapan Gold, Tapres, dan Tahapan Xpresi. Seluruh transaksi bersumber dari atau ditujukan ke fitur ini dilakukan melalui aplikasi myBCA, guna memastikan kontrol dan keamanan transaksi tetap optimal.

BCA Dampingi Petenis Janice Tjen Mewakili Indonesia di Turnamen Internasional

Janice Tjen

Propertynbank.com – Petenis putri Indonesia Janice Tjen menorehkan prestasi gemilang sepanjang 2025, dan memasang target tinggi pada 2026. Prestasi petenis berusia 23 tahun tersebut sepanjang 2025 mengerek peringkatnya dari 396 pada Februari 2025 menjadi 53 tunggal Women’s Tennis Association (WTA) saat ini. Pada 2026, Janice memasang target menembus peringkat 30 hingga 20 tunggal putri WTA. Kenaikan drastis peringkat Janice pada daftar peringkat tunggal WTA diraih berkat kegigihannya dan dukungan berbagai pihak kepada dirinya, salah satunya PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Janice Tjen mengaku mulai bermain olahraga tersebut sejak berusia 7 tahun. Dalam acara myBCA talkshow yang diadakan di myBCA District One, Jakarta, Sabtu (15/11), Janice menyebut salah satu momen paling berkesan selama karier profesionalnya adalah berhasil menembus babak utama turnamen Grand Slam US Open 2025, Agustus lalu. Pada ajang tersebut, langkah Janice terhenti di putaran kedua saat menghadapi juara US Open 2021 Emma Raducanu. Kekalahan pada US Open 2025 tidak menyurutkan semangat Janice untuk terus berjuang. Dia terus berlatih dan mengikuti berbagai turnamen, hingga berhasil menjadi juara tunggal dan ganda puteri WTA 250 Chennai Open bersama Aldila Sutjiadi. Sebelum menjuarai Chennai Open 2025, Janice memenangkan turnamen tunggal WTA 125 Jinan Open dan menjadi runner-up WTA 250 Sao Paulo Open. Baca Juga : BTN Housingpreneur 2025 Sambangi Surabaya, Tawarkan Ide Bisnis Hunian Masa Depan “Pencapaian saya saat ini tidak terlepas dari dukungan BCA. Ke depannya, saya menargetkan bisa mengikuti seluruh turnamen pada kalender tur WTA 2026. Saya berharap akan lebih banyak pemain-pemain muda yang dapat mewakili Indonesia di kompetisi yang lebih besar, dan menorehkan prestasi sehingga bisa mengharumkan nama bangsa di skala global,” kata Janice. Sebagai petenis yang kerap mengikuti turnamen di berbagai negara, Janice mengaku jarang menghadapi kesulitan untuk beraktivitas sehari-hari, terutama dalam melakukan aktivitas finansial. Salah satu produk yang banyak membantu Janice melakukan aktivitas finansial selama bertanding di berbagai negara adalah myBCA. Aplikasi perbankan mobile dari BCA ini memiliki fitur Poket Valas yang sangat membantu Janice ketika bertransaksi di luar negeri. Petenis yang hobi bermain gim ini mengaku, fitur Poket Valas pada myBCA sangat mudah digunakan. Apalagi, poket dana dalam mata uang valuta asing tersebut kini telah mendukung transaksi menggunakan 18 mata uang berbeda seperti Dolar Amerika (USD), Dolar Singapura (SGD), Yuan Cina (CNY), Euro (EUR), dan lainnya. Berkat Poket Valas pada myBCA, Janice dapat bertransaksi tarik tunai di ATM di luar negeri, serta menggunakan debit EDC di luar negeri tanpa konversi kurs ke Rupiah. Bangga Dukung Janice Tjen Direktur BCA Vera Eve Lim mengatakan, BCA sangat bangga atas pencapaian Janice. Menurutnya, salah satu alasan BCA memberi dukungan buat Janice adalah adanya kesamaan nilai antara perseroan dengan petenis itu. Baca Juga : Bank Jakarta Catat Kinerja Positif di Triwulan III 2025, Aset Tembus Rp90,7 Triliun “BCA terus menunjukkan konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, salah satunya melalui kehadiran aplikasi myBCA. Konsistensi ini juga kami lihat ada pada diri Janice, yang gigih dan tak kenal menyerah memberikan segala daya upaya terbaik demi menjadi juara,” kata Vera. Menurut Vera, konsistensi dan kerja keras Janice selama ini sejalan dengan nilai-nilai yang terus dibangun BCA dalam memberikan layanan kepada masyarakat dan nasabah. BCA, sambungnya, percaya bahwa kerja keras dan kemampuan berinovasi merupakan jalan yang harus ditempuh untuk mencapai kesuksesan. “Kami selalu berkomitmen dan mendorong generasi muda untuk terus maju dalam bidang apa pun termasuk dalam bidang olahraga seperti tenis. Melalui komitmen ini, kami percaya BCA dapat mendukung mereka dalam mengharumkan nama Indonesia di mata dunia,” ujar Vera.