Insira Memorial Park Solusi Atasi Krisis Lahan Pemakaman Di Jabodetabek

Propertynbank : Di tengah krisis lahan pemakaman di Jakarta, Insira Memorial Park hadir sebagai solusi baru bagi masyarakat Muslim di wilayah Jabodetabek. Dari total 80 Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang ada di lima wilayah Jakarta, sebanyak 69 di antaranya telah penuh, dan sisanya diprediksi akan mencapai kapasitas maksimal dalam tiga tahun ke depan. Menjawab kondisi tersebut, Insira Memorial Park menawarkan kawasan pemakaman khusus Muslim yang tertata rapi, sesuai syariat Islam, serta memberikan kenyamanan dalam setiap prosesi pemakaman dan ziarah. Direktur Insira Memorial Park Nugrohadi Yuwono mengatakan, “Insira Memorial Park hadir dengan luas 32 Hektare dengan potensi pengembangan lebih dari 100 Hektare. Kehadiran Insira Memorial Park juga menjadi jawaban atas kebutuhan tempat pemakaman muslim yang layak di wilayah Barat Jakarta,” kata Nugrohadi usai ditemui di kantor Insira Memorial Park, Ruko Bintaro Trade Center, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (29/10/2025). Nugrohadi menjelaskan, Insira Memorial Park berlokasi di Tigaraksa, Tangerang, dengan akses mudah dari berbagai wilayah seperti Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Depok. “Lokasinya strategis dan lebih dekat dengan warga Tangerang Raya. Kami ingin menghadirkan fasilitas pemakaman yang tidak hanya layak, tapi juga terjangkau bagi umat Muslim,” ujarnya. Insira Memorial Park juga dilengkapi dengan Fasilitas yang lengkap, seperti Masjid, Lounge, restoran, area bermain anak, serta walkway ramah difabel dan lansia di setiap unitnya. Nuansa arsitektur khas Maroko menambah nilai estetika kawasan, sementara area parkir yang luas membuat prosesi pemakaman lebih nyaman bagi keluarga yang datang. “Harga di Insira Memorial Park mulai dari Rp9,9 juta, sudah termasuk perawatan gratis hingga 101 tahun. Harga ini jauh lebih terjangkau dibandingkan kompleks pemakaman Muslim lainnya,” ujar Nugrohadi. Selain menawarkan lahan pemakaman, Insira Memorial Park juga memberikan layanan pemakaman terpadu, mulai dari proses pemandian jenazah hingga penguburan. Inisiatif ini lahir dari pengalaman pribadi Nugrohadi yang sempat kesulitan mencari kavling makam ketika salah satu anggota keluarganya meninggal dunia. “Banyak keluarga yang mengalami situasi serupa, sehingga kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan pemakaman yang cepat, terhormat, dan sesuai syariat,” jelasnya. Berada di lokasi strategis, Insira Memorial Park dapat diakses hanya 25 menit dari Citra Raya, 45 menit dari Gading Serpong, 50 menit dari Bintaro Jaya, 55 menit dari Kebon Jeruk, dan sekitar satu jam dari Pondok Indah. Menurut Nugrohadi, minat masyarakat terhadap Insira Memorial Park terus meningkat. Banyak calon pembeli yang datang langsung ke kantor pemasaran di Bintaro untuk mempelajari lebih lanjut konsep pemakaman ini. “Rata-rata mereka mengetahui Insira Memorial Park melalui media sosial dan kegiatan canvassing tim kami. Kami bersyukur semakin banyak masyarakat yang mulai mempersiapkan diri sejak dini. Semangat mereka sejalan dengan nilai dan tujuan kami, yaitu #AkhirYangBaik,” pungkasnya.
Di Tengah Pandemi, Pemakaman Islam Al Azhar Tambah Hewan Kurban
UMUM – Di tengah pandemi Covid-19, penyelenggaraan penyembelihan kurban di pemakaman Islam Al Azhar, Karawang justru mengalami peningkatan dari jumlah hewan. Pada Idul Adha 1441 H tahun ini, pemakaman Islam Al Azhar menyembelih hewan kurban sebanyak 56 ekor domba dan 3 ekor sapi. Pembagian dilakukan pada Minggu (2/8), di Teluk Jambe, Karawang. Direktur Utama Al Azhar Memorial Garden (AMG) Nugroho Adiwiwoho mengatakan, pelaksanaan penyembelihan dan dibagikan kepada masyarakat tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ketaatan perusahaan dalam menjalankan perintah Allah. Untuk pembelian hewan kurban, kata Nugroho, berasa dari penyisihan dana perusahaan. [irp] “Tahun ini dengan tema Meneladani Keikhlasan Memupuk Kebersamaan, kami melaksanakan penyembelihan hewan kurban, dan semua proses tentunya dilakukan dengan mematuhi standar protokol Covid-19. Seluruh daging kurban kami serahkan sepenuhnya kepada masyarakat sekitar Teluk Jambe,” ujar Nugroho Adiwiwoho, dalam keterangan. Dikatakan Nugroho, pihaknya menambah jumlah hewan kurban yang disembelih dan dibagikan pada tahun ini mengingat banyak masyarakat yang terkena imbas pandemi Covid-19. Selain itu, jumlah masyarakat yang menerima juga diperluas sebaran. [irp] “Pandemi Covid sangat berpengaruh bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang termasuk pada golongan ekonomi menengah ke bawah. Penambahan jumlah kurban tahun ini sekaligus merupakan wujud kepedulian kami terhadap masyarakat sekitar, khususnya yang terdampak Covid,” ungkap Nugroho Adiwiwoho. Disamping itu, Nugroho memastikan penyelenggaraan kurban tahun ini sangat berbeda karena dijalankan dengan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Aturan yang diterapkan di antaranya menghindari kepadatan di lokasi, menggunakan masker, pengukuran suhu tubuh, penerapan jaga jarak, dan mencuci tangan sebelum memasuki area pengambilan hewan kurban. [irp] Meskipun begitu, kata Nugroho, hal tersebut tidak mengurangi makna dari Idul Adha dan pelaksanaan tetap dilakukan dengan khidmat. Dirinya berharap hal ini menjadi berkah bagi perusahaan sekaligus penerima. “Di masa pandemi ini banyak dari kami yang kehilangan pekerjaan, sehingga untuk memenuhi kebutuhan harian cukup sulit. Saya ucapkan banyak terimakasih kepada AMG yang selalu peduli terhadap kami, warga sekitar pemakaman. Semoga AMG semakin berkah,” ujar Marni, salah seorang penerima hewan kurban dari AMG. [irp] Sebagai informasi, pemakaman Islam Al Azhar Memorial Garden berlokasi di Jl. Raya Peruri Desa Pinayungan Telukjambe Timur Karawang, dikelola berdasarkan syariat Islam, mulai dari penanganan jenazah sebelum dimakamkan hingga perawatan dan penjagaan makam pasca pemakaman, yang seluruhnya mengikuti aturan Islam. Di bawah Yayasan Pesantren Islam Al Azhar, pemakaman ini menempati lahan seluas 25 hektar dan mulai dibangun pada 2011 silam. Kapasitas yang dirancang sebanyak 29.000 jenazah dengan konsep “makam dalam taman”. Lokasinya dapat ditempuh hanya 50 menit dari Jakarta, melalui akses layang Tol Jakarta Cikampek yang telah beroperasi sejak beberapa waktu lalu.