PNB_Back_Up

LRT Jabodebek Segera Beroperasi, Proyek LRT City Makin Diminati

LRT jabodebek, objek vital nasional

Propertynbank.com – Pemerintah menargetkan, transportasi publik modern baru Lintas Raya Terpadu (LRT) bisa mulai beroperasi pada bulan Juli 2023 mendatang. Berbagai persiapan terus dilakukan untuk mengejar target tersebut. Pasalnya, transportasi masal ini sangat dinantikan karena diharapkan mampu memecahkan persoalan kemacetan di Jabodebek, sehingga aksesibilitas masyarakat akan semakin mudah. Di negara-negara maju seperti Singapura, Hongkong, Tokyo, dan banyak kota modern lainnya, transportasi modern seperti LRT sudah menjadi pilihan bagi masyarakatnya. Sementara di Jakarta, tren penggunaan transportasi umum modern juga mengalami peningkatan yang signifikan. Pengguna KRL/commuter line, MRT, hingga Transjabodebek terus mengalami peningkatan, pertanda transportasi publik sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Pembangunan sarana transportasi modern juga berimbas langsung pada proyek properti yang dipasarkan di sekitar stasiun maupun lintasan transportasi publik lainnya. Salah satunya adalah LRT CITY, kawasan mixed-use yang terkoneksi langsung dengan moda transportasi umum yang dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) yang merupakan anak usaha dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Direktur Utama ADCP Rizkan Firman mengatakan, progres proyek LRT Jabodebek yang sangat baik berdampak langsung pada meningkatnya minat masyarakat di belasan proyek LRT CITY yang semuanya dikonsep terintegrasi dengan transportasi umum khususnya LRT atau transit oriented development (TOD). “Hampir seluruh proyek LRT City bisa membukukan peningkatan penjualan yang signifikan dan ini tidak terlepas dari segera beroperasinya LRT Jabodebek. Masyarakat akan segera merasakan kemudahan dan berbagai kelebihan tinggal di kawasan TOD yang kami kembangkan khususnya dengan kemudahan mobilitas seperti memiliki kendaraan pribadi berupa rangkaian kereta,” ujar Rizkan. Salah satu proyek ADCP yang terkoneksi langsung dengan LRT Jabodebek yaitu LRT City MTH dengan gedungnya yaitu MTH 27 Office Suites yang berlokasi di salah satu CBD utama Jakarta yaitu Jalan MT Haryono. MTH 27 Office Suites merupakan gedung perkantoran 16 lantai yang memiliki skybridge sepanjang 17 meter untuk menghubungkan area komersial LRT CITY MTH dengan Stasiun LRT Ciliwung yang berpotensi mendatangkan traffic sekitar seribuan orang setiap harinya. Saat ini seluruh lantai kantor pada gedung MTH 27 Office Suites telah fully occupied oleh PT Adhi Karya dengan area komersial yang dikhususkan untuk tenan Food & Beverages. Adanya skybridge yang terhubung dengan area komersial MTH 27 Office Suites menjadikan area ini banyak diminati oleh calon tenant untuk mengembangkan usahanya. Hal itu terbukti dengan beberapa tenant yang sudah masuk maupun akan segera masuk dalam waktu dekat, diantaranya adalah ada Elarte Sport Cafe, Roti Boy, Indomaret Point, dan segera menyusul Trickburger, Ketjap Bistro, dan masih banyak lagi. Project Director LRT City MTH-MTH 27 Office Suites Setya Aji Pramana menambahkan, lokasi yang strategis membuat kawasan ini menjadi community dan meeting hub yang juga bisa dinikmati sambil melihat view Stasiun LRT maupun Kota Jakarta. “MTH 27 Office Suites ini dihadirkan sebagai respon kawasan yang terus berkembang khususnya untuk berbagai kebutuhan bisnis. Menyediakan 13 lantai strata title office building seluas 26.600 m2, gedung ini juga dilengkapi empat lantai basement, area perbankan, ATM center, dan dua lantai area komersial dengan fungsi untuk kafe, restoran, dan sebagainya,” jelasnya. Kelebihan Dekat LRT Berbagai kelebihan terkait lokasi, konsep, fasilitas, dan integrasi dengan LRT membuat produk ini menjadi pionir untuk office building yang berkonsep TOD terlebih koridor Cawang-MT Haryono telah menjadi koridor bisnis favorit mengingat lokasinya juga tidak jauh dari CBD Jakarta lain seperti Sudirman-Thamrin-Gatot Subroto-Rasuna Said. “Bukan hanya itu, MTH 27 Office Suites selain terintegrasi dengan Stasiun LRT juga dengan transportasi publik lainnya seperti kereta komuter dan Transjakarta yang semuanya walking distance selain dekat ke Bandara Halim Perdanakusuma. Kawasannya juga dikelilingi akses tol sehingga produk ini sangat lengkap dari sisi sarana, fasilitas, integrasi dengan transprotasi publik, kemudahan aksesibilitas, dan sebagainya,” tandasnya. Kelengkapan kawasan ditunjang dengan sarana transportasi publik LRT Jabodebek yang akan segera beroperasi membuat fasilitas komersial di tempat ini sangat menguntungkan untuk kegiatan bisnis. Area ini akan dilintasi oleh ribuan orang setiap harinya dari aktivitas di Stasiun LRT dan karyawan atau penghuni serta tamu gedung. Hal ini tentunya menjadi captive market besar untuk bisnis dan dengan harga sewa yang masih terjangkau menjadikan area komersial ini merupakan paket lengkap sebagai lokasi usaha yang menjanjikan.

Adhi Commuter Properti Topping Off Tower Sapphire di Cisauk Point

PROPERTI – PT Adhi Commuter Properti, anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk telah melakukan topping off Tower Sapphire, Cisauk Point, Sabtu, 31 Juli 2021. Dengan dilakukan prosesi penutupan atap secara daring tersebut, tahapan pembangunan struktur utama Tower Sapphire yang berada di Tangerang itu telah selesai. Pelaksanaan topping off ini sesuai dengan target, sehingga hal ini membuktikan bahwa PT Adhi Commuter Properti berkomitmen untuk menyelesaikan proyek tepat waktu, meskipun masih dalam pandemi Covid-19. Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti, Rizkan Firman mengatakan, pelaksanaan pembangunan yang sesuai target menjadi fokus dalam meningkatkan kepercayaan konsumen. Seperti halnya Topping off  Tower Sapphire Cisauk Point, yang merupakan kolaborasi PT Adhi Commuter Properti bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero). “Ini adalah bukti komitmen kami dalam menepati janji kepada para konsumen. Meski dalam situasi pandemi dengan segala tantangannya, PT Adhi Commuter Properti tetap menyelesaikan pembangunan Tower Sapphire Cisauk Point tepat waktu,” ujar Rizkan yang disampaikan secara virtual saat seremonial topping off Tower Sapphire. [irp] PT Adhi Commuter Properti sebagai pelopor hunian berbasis TOD (Transit Oriented Development), dipercaya untuk membuka akses baru sebagai perusahaan properti yang terpercaya dan telah menjawab tantangan dengan mengembangkan beberapa proyek melalui brand LRT City. Proyek dikembangkan, akan hadir pada setiap titik Stasiun LRT, KRL serta bus yang bertujuan untuk menguatkan konsep Bringing People From Home To Work sehingga selain pengadaan transportasi massal, dibutuhkan pula pola hunian yang memadai. Dijelaskan Rizkan, Cisauk Point merupakan proyek mixed-use dan high rise berkonsep Transit Oriented Development (TOD) di lahan seluas 1,65 hektar. Cisauk Point merupakan salah satu dari 11 mahakarya yang sedang dijalankan oleh PT Adhi Commuter Properti yang berkonsep TOD atau Transit Oriented Development. “Maka dari itu, semua project kami menyatu dengan fasilitas transportasi massal, yang beberapa saat ke depan akan sangat tinggi nilai investasinya karena akan menjadi tren yang sangat diminati dalam pemilihan tempat tinggal,” tegas Rizkan mengenai nilai lebih yang dimiliki oleh Cisauk Point. Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo, mengucapkan selamat kepada PT Adhi Commuter Properti karena telah melaksanakan topping off Cisauk Point di mana hal tersebut menandakan pembangunan tower Cisauk Point telah memasuki tahap penyelesaian. [irp] “Alhamdulillah semuanya berjalan lancar sejak dimulainya kerja sama ini, pada bulan November 2017 lalu. Progress pembangunan telah dilakukan secara tepat waktu dan saya secara pribadi mengapresiasi atas pencapaian ini,” ujar Didiek Hartantyo. Ke depan, sambung Didiek, PT KAI akan mengoptimalkan pemanfaatan lahan di stasiun-stasiun dengan mengembangkan konsep hunian berorientasi transit yang sejenis. Stasiun tersebut, kata dia, akan menjadi simpul integrasi antarmoda sehingga memudahkan penghuni dapat bermobilisasi. Program ini juga mendukung pemerintah untuk menggunakan transportasi umum. “Jika hal ini dapat dilakukan di seluruh kawasan stasiun yang ada di kawasan Jabodetabek, maka stasiun tidak hanya sebagai tempat untuk naik turun penumpang, namun juga dapat menjadi tempat yang nyaman, aman, dan terkoneksi dengan kawasan lainnya, sehingga menjadi lifestyle baru. Harapannya kemacetan yang ada di wilayah Jabodetabek dapat teratasi dan kita dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersahabat,” jelas Didiek. [irp] Pilihan Investasi Tepat.Cisauk Point merupakan proyek dengan konsep TOD yang lokasinya tepat di Stasiun Cisauk. Selain itu terhubung juga dengan intermoda BSD dan terminal bus. Karena letaknya yang menempel dengan Stasiun Cisauk, maka disediakan jalur pedestrian yang dilengkapi dengan taman kota sepanjang 200 meter. “Hal ini untuk memberikan kenyamanan bagi para penglaju yang tinggal di Cisauk Point dalam mengakses KRL. Terlebih lagi, pembangunan jembatan dari Stasiun Cisauk ke Cisauk Point yang sudah mencapai 95%, akan lebih memudahkan akses bagi penghuni,” ungkap Project Director Cisauk Point Teguh Waskitha. Proyek ini hanya selangkah ke BSD City dan dilengkapi segala fasilitas kota. Teguh menambahkan, Cisauk Point juga dilengkapi pula dengan co-working space, swimming pool, dan fitness area. Selain itu, Cisauk Point berdekatan pula dengan area komersial dan pendidikan, seperti Pasar Modern Intermoda, Indonesia Convention Exhibition, AEON Mall, The Breeze, Unika Atma Jaya, dan Universitas Prasetiya Mulya. [irp] Cisauk Point akan dikembangkan menjadi enam tower yang terdiri dari empat tower non subsidi, yakni Sapphire, Amethyst, Ruby, dan Diamond dengan tinggi 24 lantai sebanyak 2.001 unit, dan dua tower bersubsidi, yakni Jasper dan Agate dengan tinggi 19 lantai sebanyak 640 unit, juga terdapat area komersial. “Khusus Tower Sapphire, tower pertama yang dibangun dan dipasarkan sejak Agustus 2019 mendapatkan respons sangat positif dengan berhasil terjual hingga 90 persen. Setelah topping off dan serah terima, kami akan melanjutkan pembangunan tower kedua yaitu Amethyst,” tegas Teguh. Tower Amethyst dengan jumlah 559 unit akan mulai dibangun pada triwulan 3 tahun 2022, dan selesai pada akhir tahun 2024.

LRT Segera Beroperasi, LRT City Bekasi – Green Avenue Kebut Infrastruktur

PROPERTI – Riset Savills Indonesia menyebutkan, perkembangan infrastruktur mampu mendongkrak nilai properti hingga 30 persen. Menurut riset tersebut, kenaikan nilai properti karena adanya pembangunan infrastrutur bersifat progresif atau akan terus naik seiring dengan perkembangannya. Oleh karena itu, tak heran jika proyek-proyek properti yang berada di dekat pengembangan infrastruktur, menjadi incaran investor maupun masyarakat pada umumnya karena berpotensi untuk terus berkembang. Salah satu proyek infrastruktur yang saat ini tengah dikebut penyelesaiannya adalah LRT Jabodebek. Presiden Joko Widodo kala meninjau Stasiun LRT TMII dan Stasiun Harjamukti Cibubur beberapa waktu lalu mengatakan, pembangunan LRT sudah mencapai 84,7% dan diharapkan bulan April 2022 sudah mulai uji coba, “Kita mulai untuk operasional di Juni 2022,” ujarnya. Pembangunan berbagai infrastruktur dan transportasi publik seperti MRT Jakarta, LRT Jabodebek, Kereta Cepat diharapkan dapat menjadi soluis bagi warga Ibukota Jakarta, dan berpindah dari transportasi pribadi ke transportasi publik. Hal inilah yang ditawarkan PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui anak perusahaannya, PT Adhi Commuter Properti (ADCP) yang memperkenalkan hunian terintegrasi transportasi publik, atau lebih dikenal sebagai Transit Oriented Development (TOD). [irp] ADCP dengan nama brand LRT City, tak hanya terhubung langsung dengan LRT Jabodebek, namun berkolaborasi dengan moda transportasi lainnya seperti KRL dan TransJakarta. ADCP telah mengembangkan 12 kawasan hunian berbasis transportasi publik di Jabodetabek, serta land bank mencapai 140 ha. Di antara proyek LRT City yang dikembangkan ADCP, salah satunya adalah LRT City Bekasi – Green Avenue yang tengah dikebut pembangunan fasilitas infrastruktur berupa jalan, pedestrian, beserta saluran air dengan lintasan sekitar 200 meter. Ini menjadi wujud konsep TOD yang diusung proyek yang terhubung langsung ke Stasiun LRT Jatimulya ini. [irp] Project Director LRT City Bekasi – Green Avenue, Setya Aji Pramana mengatakan, Stasiun LRT Jatimulya menjadi titik keberangkatan dan stasiun pertama dari depo untuk rute Bekasi – Cawang. Hal ini telah dikonfirmasi bahwa pengangkatan kereta di Stasiun LRT Jatimulya dilaksanakan pada Agustus 2021 dan berpengaruh langsung terhadap prospek kawasan, terutama hunian di kawasan ini. “LRT City Bekasi – Green Avenue terintegrasi langsung dengan jembatan penghubung ke Stasiun LRT Jatimulya. Tak heran jika LRT City Bekasi – Green Avenue menjadi incaran para komuter yang melakukan perjalanan ke Jakarta setiap harinya, maupun investor yang mengincar nilai investasi tinggi,” ujar Setya Aji dalam keterangan tertulis, Senin (28/6). [irp] Setya Aji mengaku, sebagian besar unit dibeli oleh end user atau penghuni tetap dan ini pertanda bahwa antusias masyarakat untuk menggunakan transportasi publik cukup besar. Namun, dirinya juga tak mengingkari situasi ini menangkap perhatian para investor untuk melakukan investasi di LRT City Bekasi. “Apalagi saat LRT beroperasi penuh di tahun depan, dapat dipastikan kawasan kami akan hidup sebagai area Transit Oriented Development,” pungkasnya.  

Yuk… Ngabuburit Di Sini, Sambil Melihat Langsung Progres Proyek TOD

PROPERTI – Mengisi waktu sambil menunggu waktu berbuka puasa atau sering disebut dengan ngabuburit, menjadi kebiasaan sebagian mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa. Namun, jika ngabuburit diisi dengan hal-hal yang baru seperti sambil mengunjungi properti-properti menarik, mungkin akan lebih bermanfaat. Sembari menunggu waktu berbuka, bisa mengikuti dan mengetahui sampai sejauh mana progres dan perkembangan kawasan sebuah proyek properti. Apalagi, jika pengembang properti tersebut menggelar kegiatan khusus selama Ramadhan. [irp] Seperti yang dilakukan oleh PT Adhi Commuter Properti di proyek LRT City Ciracas-Urban Signature. Pengembang yang merupakan anak usaha BUMN PT Adhi Karya Tbk ini, memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan mengadakan Urban Culinary Festival di site proyeknya yang berlokasi di Jalan Pengantin Ali, Ciracas, Jakarta Timur. LRT City Ciracas-Urban Signature adalah salah satu dari sejumlah proyek LRT City yang dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti. Project Director LRT City Ciracas-Urban Signature, Chaerul Annas mengatakan, event ini sekaligus untuk memperlihatkan progres proyek transit oriented development (TOD) serta berbagai fasilitas yang telah beroperasi di proyek tersebut. Pihaknya, kata Chaerul, ingin memberikan gambaran untuk aktivitas urban di lokasi proyek dengan berbagai fasilitas yang tersedia kawasan. “Lokasi ini dan event yang kami buat sangat oke untuk tempat ngabuburit yang hype. Oleh sebab itu,  maka kami adakan event ini. Yang pasti, protokol kesehatan tetap yang utama. Konsepnya adalah pengunjung datang, beli secara take away dari delapan stand makanan kekinian, sambil melihat progres maupun menikmati fasilitas proyek,” ujar Annas. Di Urban Culinery Festival, sambung dia, disediakan berbagai menu khusus seperti takjil, aneka minuman segar untuk berbuka puasa. Pihaknya menggandeng UMKM yang menjajakan panganan asli warga Ciracas yang sangat jarang didapatkan di tempat lain. Sebagai informasi, pengunjung bisa datang saat pukul 15.00 hingga 20.00 setiap hari hingga tanggal 2 Mei 2021. “Selain kuliner nusantara, pengunjung bisa membayangkan saat nanti transportasi kereta ringan LRT beroperasi dan terintegrasi dengan proyek LRT City Ciracas-Urban Signature, jaraknya 0 Km dari Stasiun LRT. Ada sarana outdoor seperti Telaga Urban yaitu danau buatan yang berfungsi juga sebagai area rekreasi dan retensi untuk area tangkap air kawasan (zero run off),” jelas Annas. [irp] LRT City Ciracas-Urban Signature dibangun dilahan seluas  6,2 ha, dimana lebih dari 45 persen kawasannya merupakan ruang terbuka hijau, sehingga sangat cocok untuk penerapan lifestyle new normal terkait pandemi Covid-19. Di proyek ini, ada Urban Farming seluas lebih dari 2.000 m2 yang bisa digunakan untuk bercocok tanam dan telah beberapa kali panen sayuran. Seluruh kawasannya juga menyediakan spot untuk berswafoto dan sangat instagramable. Proyek ini terdiri dari lima tower apartemen sebanyak 3.600-an unit dan area komersial seluas 9.300 m2. Tahap pertama ini dikembangkan untuk luas 2,2 ha yang mencakup dua tower apartemen, Azure (1.087 unit) dan Beige (543 unit) dengan tipe terkecil studio (24,5 m2) seharga mulai Rp500 jutaan. [irp] Dikatakan Annas, progres pembangunan saat ini telah mencapai lantai 15 dan ditargetkan bisa menyelesaikan konstruksi proyek ini (topping off) pada September 2021 dengan target serah terima mall pada tahun ini. Dirinya berharap serah terima akan bersamaan dengan pembukaan mal dan beberapa fasilitas lainnya.

Punya Fasilitas Lengkap, LRT City Cibubur Solusi Tingkatkan Kualitas Hidup

PROPERTI – Tingginya mobilitas warga di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) membuat kemacetan terjadi di mana-mana. Solusinya adalah dengan memanfaatkan transportasi modern yang saat ini sedang gencar dibangun oleh pemerintah. Salah satu sarana transportasi massal yang digadang-gadangkan mampu mengurangi kemacaten di Jabodetabek adalah Lintas Raya Terpadu (LRT). Masyarakat dapat menggunakan transportasi modern ini, dalam melakukan aktifitas sehari-hari tanpa harus menghadapi kemacetan. Terlebih lagi jika tempat tinggal tidak jauh dari salah satu stasiun LRT tersebut. [irp] Hal inilah yang menjadi keunggulan LRT City Cibubur, kawasan yang terintegrasi antara hunian dan area komersial persembahan PT Adhi Commuter Properti (ACP), anak Perusahaan dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk. LRT City Cibubur jaraknya 0 km dari Stasiun LRT Harjamukti yang dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). “Penghuni LRT City Cibubur sangat mudah mengakses transportasi umum, kami bangun jalur pedestrian yang lebar dan nyaman sehingga aman digunakan oleh pejalan kaki maupun pengguna sepeda sebagai akses menuju stasiun LRT. Ini bentuk kontribusi dalam mewujudkan penggunaan transportasi umum massal di Jabodetabek,” ujar Project Director LRT City Cibubur, Arifah Rahmayanti. [irp] Dijelaskan Arifah, lokasi LRT City Cibubur dekat dengan pusat perbelanjaan seperti Mall Transmart, Cibubur Junction dan Plaza Cibubur, hanya 10 menit perjalanan. Begitu juga dengan fasilitas kesehatan, dekat dengan RS Permata Cibubur dan RS Mitra Keluarga Cibubur yang hanya ditempuh dalam waktu 15 menit. “LRT City Cibubur memiliki fasilitas Promenade Skywalk yang menjadi jembatan penghubung antar bangunan di kawasan. Penghuni dapat berkeliling kawasan dari dalam bangunan dan menikmati area komersial yang ada disekitarnya. Penghuni dapat berkeliling sambil berbelanja dan memenuhi kebutuhannya,” tutur Arifah. [irp] Bukan itu saja, sambung dia, LRT City Cibubur juga mengusung konsep Biophilic Design, yang menghadirkan kembali unsur alam ke dalam kawasan. Dipilihnya Biophilic Design, bertujuan untuk menghadirkan kawasan hunian yang dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental bagi para penghuni. “Kami menyadari, di tengah pandemi saat ini masyarakat menginginkan hunian yang sehat dan LRT City Cibubur telah hadir dengan memenuhi harapan tersebut. Di kawasan ini akan banyak ditemui unsur-unsur alam melalui bentuk dan elemen bangunan,” kata Arifah seraya menambahkan LRT City Cibubur juga menyediakan fasilitas untuk berbagai kegiatan komunitas. [irp] Dia mencontohkan fasilitas untuk komunitas seni, fotografi, musik, olahraga, dan lain-lain. Sedangkan pecinta olahraga, disediakan berbagai fasilitas seperti Wall Climbing, Private Oasis (kolam renang yang tending dan teduh), Jogging Track, dan fasilitas bermain anak-anak. Selain itu, juga tersedia fasilitas Edible Garden untuk mereka yang hobi bercocok tanam. Sedangkan untuk kebutuhan kegiatan rohani, LRT City Cibubur memiliki Iconic Mosque, bangunan masjid dengan desain menarik, sehingga menjadi salah satu icon kawasan. Iconic Mosque didukung dengan area plaza yang didesain dengan landscape yang menarik dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, seperti kegiatan bazar, pertunjukan, atau kegiatan komunal lainnya. [irp] “Area plaza juga dapat dimanfaatkan sebagai penghubung antar bangunan kawasan, sehingga lokasi tersebut dapat menjadi ruang titik  temu. Segala fasilitas dan kemudahan ini dapat Anda miliki segera dengan hadirnya LRT City Cibubur di tengah masyarakat dengan tujuan sebagai kawasan yang mampu meningkatkan kualitas kehidupan para penghuni melalui berbagai aspek. Sehingga, LRT City Cibubur dapat menjadi solusi terbaik Anda dalam memilih kawasan hunian yang sehat dan mampu membantu dalam mengurangi persoalan sehari-hari,” tegas Arifah. Bicara lokasi, LRT City Cibubur terletak di antara dua kota utama, yaitu Kota Jakarta dan Kota Bogor. LRT City Cibubur dapat ditempuh dalam waktu 5 menit dari Tol Jagorawi dengan akses yang mudah dijangkau menuju fasilitas publik. Sehingga dapat memberikan kemudahan bagi para penghuni untuk bermobilisasi dengan nyaman dan efisien.

Sentul Jadi Destinasi Wisata Baru, LRT City Sentul Siapkan Fasilitas Penunjang

PROPERTI – Kawasan Sentul, Bogor belakangan makin populer sebagai salah satu tujuan wisata bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Alamnya yang masih sejuk dan asri, menjadi pendorong pelancong ke Sentul, disamping beragamnya fasilitas rekreasi dan tempat belanja modern maupun tradisional. Terus berkembangnya aksesibilitas dan pembangunan infrastruktur yang begitu masif, ikut mendorong kawasan Sentul menjadi pilihan sebagai tujuan wisata. Berbagai kelengkapan tersebut, bisa membuat perkembangan sebuah kawasan menjadi sangat potensial dari sisi investasi dan lainnya. Sebut saja seperti adanya jalan tol dan Lintas Raya Terpadu (LRT). [irp] “Kawasan Sentul sudah menjadi populasi segmen kelas menengah ke atas yang terbukti dengan maraknya pertumbuhan proyek-proyek residensial di kawasannya. Ini tidak terlepas dari kemudahan akses dan pengembangan transportasi masal yang membuat kawasan ini memiliki keunggulan bila dibandingkan wilayah pinggiran Jakarta yang lain,” ujar Director Head of Research & Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus,. Menanggapi potensi wisata di kawasan Sentul, Project Director LRT City-Royal Sentul Park, Nanang Safrudin Salim mengatakan, Sentul memiliki kelebihan yang tidak dimiliki wilayah pinggiran Jakarta yang lain seperti suasana asri, sejuk, dan view menarik. Hal ini, kata dia, karena lokasinya berada di daerah pegunungan. [irp] “Keunggulan ini membuat Sentul bukan hanya sebagai hunian tapi juga destinasi wisata untuk keluarga. Sentul memiliki destinasi untuk berbagai kegiatan olah raga daun seperti trekking, cycling, bahkan hiking,” ujar Nanang. LRT City Sentul seluas 14,8 ha merupakan proyek superblock yang dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti, anak usaha BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk yang membangun proyek transportasi masal LRT Jabodetabek. Dikatakan Nanang, LRT City Sentul menyediakan berbagai sarana untuk wisata dan berbagai aktivitasnya. Selain berhunian, sambung Nanang, bisa juga menikmati fasilitas lengkap dan sarana transportasi LRT, dan tersedia juga wisata untuk tracking, cycling dan hiking dan itu yang membuat potensi lain yang lebih menarik di tempat tersebut. Setiap akhir pekan, diperkirakan sekitar 7,8 juta pengunjung datang ke Sentul. Selain itu, ribuan mahasiswa baru juga akan menetap di Kota maupun Kabupaten Bogor, sehingga akan terus meningkatkan traffic ke wilayah Sentul dan menjadi potensi untuk terus meningkatnya okupansi hotel maupun penyewaan unit apartemen. [irp] Oleh karena itu, Nanang menawarkan potensi investasi yang ada di LRT City Sentul khususnya bagi kalangan first time home buyer, khususnya kalangan muda milenial. Potensi properti yang dihasilkan bukan hanya dari peningkatan harga (gain) tapi juga potensi sewa (yield). Terlebih lagi, LRT City Sentul juga bisa ditawarkan sebagai penginapan. “Kami bekerja sama dengan Virtual Hotel Operator (VHO), platform online yang bekerja sama dengan penginapan sekaligus menghubungkan properti mereka dengan konsumen. VHO ini bisa mengubah sebuah harga hotel yang bagus menjadi lebih terjangkau sehingga bias menyediakan hotel yang ekonomis. Ini juga bisa membuat kita mendapatkan penghasilan rutin tiap bulan dari hasil sewa unit sehingga kita mendapatkan double investment,” ungkapnya. [irp] Untuk menunjang sektor wisata, LRT City Sentul sudah menyediakan Butterfly Garden, Glamping Pods, Forest Skywalk, wisata kuliner Food Market, Elarte Sport Cafe Sentul, dan sebagainya. Kawasan mixed-use, LRT City Sentul juga menyediakan area komersial berupa ruko, shopping arcade, perkantoran, universitas, family park, dan sebagainya. “Kelebihan lainnya hanya 0 km ke stasiun LRT, satu menitan dari exit tol Sentul Sirkuit, dan mendapatkan 360 derajat mountain view yang bisa dinikmati langsung dari unit apartemen. Saat ini kami memberikan berbagai macam promo yang menarik mulai dari bebas bunga satu tahun, bebas biaya KPA, dan ada subsidi uang muka hingga 4,5 persen,” tegas Nanang. [irp] Disamping itu, ujar Nanang, pihaknya sudah bekerja sama dengan Bank BTN yang memberikan program special yaitu bebas angsuran selama satu tahun dan suku bunga ringan 6,99 persen untuk tahun pertama. Sedangkan dengan Bank BNI, suku bunga promonya sebesar 4,74 persen.