PNB_Back_Up

Dipasarkan Mulai Rp 1,8 miliar, Apartemen The Veranda Mulai Dibangun

Propertynbank.com – The Veranda, apartemen resor berkualitas dan gaya arsitektur Bali modern dengan harga terjangkau (affordable) di koridor strategis Lebak Bulus – Pondok Indah mulai dibangun. PT Jakarta Indah Makmur, yang merupakan sinergitas pengembang Nishitetsu Group dan Pulauintan, telah melakukan pemasangan tiang pancang (groundbreaking) proyek tersebut, Jumat, (28/1). Direktur PT Jakarta Indah Makmur Tomoaki Kinoshita mengatakan groundbreaking The Veranda, merupakan tahapan penting dalam memenuhi kepercayaan konsumen untuk menghasilkan apartemen resor berkualitas dan gaya arsitektur Bali modern dengan harga terjangkau (affordable). “Ini adalah komitmen kami untuk merealisasikan pengembangan The Veranda dapat berjalan lancar dan minat konsumen atas The Veranda kian meningkat,” ujar Kinoshita. Dibangun di lahan seluas 2.3 hektar, The Veranda terdiri dari empat tower mewah yaitu Veranda Residences, Jimbaran, Ubud dan Seminyak, dan merangkum sebanyak 752 unit yang menyatu dengan 47 fasilitas premium di kawasan strategis Jakarta Selatan. Dijelaskan Kinoshita, The Veranda menawarkan tiga tipe kamar tidur, dimana unit 2 dan 3 kamar dilengkapi bathtub dan toilet cerdas Toto Neorest. Bersertifikat strata title dan dipasarkan mulai dari Rp 1,8 miliar per unit. “Selama masa promo groundbreaking, kami berikan hadiah berupa mobil BMW X1 bagi konsumen yang beruntung,” sambung Kinoshita. Hunian ini dirancang bagi kehidupan yang ideal dengan lift, private lobby dan balkon pribadi serta 24-hour security and CCTV surveillance. Sejumlah nilai tatanan fungsi ruang terbuka hijau, jendela lebar dan langit-langit tinggi, diaplikasikan untuk menjaga sirkulasi udara serta pencahayaan maksimal pada tiap unit The Veranda. “Keunggulan utama The Veranda terletak pada konsep desain hunian yang mempertimbangkan estetika dan psikologis untuk memaksimalkan fungsi healthy & quality living, work, play bagi kenyamanan penghuninya,” tegas Kinoshita. Selain dikelilingi hamparan pepohonan hijau asri dan menyejukkan, konsumen pasti dimanjakan suasana hutan kota. Sudut pandang klasiknya, mewah karena sorot lampu artifisialnya menyinari seluruh bagian taman. “Taman terbuka hijau dan hutan kota ini ibarat oase di tengah rutinitas, kesibukan, kemacetan yang dapat menghapus dahaga akan kesegaran serta mendukung lifestyle baru bagi penghuninya” urainya. Penghuni juga dapat mengakses kolam renang seluas 60 meter dimana ukurannya lebih besar dari olympic size, waterfall, sunken seater & infinity pool, kolam pemancingan, community garden dan playground yang luas, udara segar, suara air mengalir dan kicauan burung dengan nuansa alam tropis yang khas. The Veranda Di Lokasi Terbaik Lokasi The Veranda sangat dekat dengan Pondok Indah Mall, Pondok Indah Hospital, Pondok Indah Golf, Citos, Papaya Fresh Gallery, The Forest by Wyl’s, Jakarta International School. Sedangkan untuk aksesnya, apartemen ini sangat dekat Stasiun MRT Lebak Bulus menuju Sudirman-Thamrin, Pintu Tol TB Simatupang, Tol Ulujami – Serpong dan sekitar 45 menit menuju Bandara Soekarno Hatta. “The Veranda memberi ambience tersendiri bagi end user maupun investor di kawasan strategis Jakarta Selatan. Merupakan hunian resor Bali sentuhan Jepang yang sesungguhnya untuk menikmati hidup lebih berkualitas,” tutur Kinoshita. Seperti diketahui, Nishitetsu merupakan pengembang di Jepang yang berdiri pada 1908. Grup ini terdiri dari 85 perusahaan berbagai sektor mulai dari real estat (perkantoran, properti komersial dan residensial), hotel dan transportasi (kereta api dan bus), logistik internasional (dengan kantor di 98 kota dari 25 negara), ritel hingga taman hiburan. Selama 110 tahun, korporasi ini telah menghubungkan ragam bisnis dan wilayah bagi kehidupan masyarakat berkualitas. Sementara Pulauintan, merupakan pengembang berpengalaman sejak 1990 membangun proyek properti prestisius seperti apartemen, perkantoran, hotel, mall, pergudangan, pabrik, rumah sakit di Indonesia. Kinoshita mengungkapkan, dengan pengalaman dan reputasi pengembangan yang kami bawa, konsumen dapat menikmati teduh dan asrinya hunian resort residential collection The Veranda. Harmonisasi oasis hijau alami berkarakter arsitektur Bali, dipadukan dalam kawasan hunian modern.

The Veranda, Hadirkan Kemewahan Bernuansa Oasis Hijau di Jakarta Selatan

Properti : Wilayah Lebak Bulus masih menjadi salah satu pilihan kawasan tempat tinggal paling favorit di daerah Jakarta Selatan. Pasalnya, Kawasan Lebak Bulus, dianggap menjadi salah satu kawasan yang lebih asri jika dibandingkan dengan kawasan lainnya. The Veranda, Proyek apartemen yang dibangun di kawasan Lebak Bulus Jakarta Selatan ini  menawarkan kehidupan sehari-hari  serupa peristirahatan. Proyek hunian mewah ini merupakan hasil kolaborasi antara Nishitetsu dan Pulau intan ini mengusung konsep resort  layaknya sebuah Oase hijau di gurun pasir. [irp] “Kami paham bagaimana cara menciptakan kemewahan melalui lanskap. Konsep kami, The Veranda fokus pada kesehatan, kemewahan, dan oasis hijau yang menenangkan hati,” papar Tomoaki Kinoshita, Direktur PT. Jakarta Indah Makmur perwakilan dari Nishitetsu di Jakarta, perusahaan pengembang perkotaan ternama asal Jepang yang menangani proyek The Veranda bersama Pulauintan Development. Ia juga mengatakan nilai jual terbesar dari The Veranda adalah kenikmatan “The Mindset Journey”, di mana konsumen diajak seolah-olah tengah bersantai di resort Bali. [irp] The Veranda merupakan hunian langka yang berada di Jakarta, penghuni akan dapat menikmati kemewahan alam yang dilengkapi dengan kemudahan dan kelangkaan fasilitas tanpa harus keluar dari apartemen. Menariknya, area ini dilengkapi dengan empat puluh jenis fasilitas indoor maupun outdoor. Antara lain putting green, sunken seater by the pool, meditation area, dancing studio, kids gymnastic & trampoline park, library & co-working space, watterfall dan banyak lagi fasilitas menarik lainnya.  Sehingga dapat dikatakan The Veranda adalah sebuah tempat untuk pulang dengan nyaman, setelah seharian terperangkap kepenatan ibukota. [irp] Menjelaskan kondisi alam daerah itu, Ir. Indawansani – ahli klimatologi dari BMKG mengatakan, area Lebak Bulus terletak di pinggiran “Pulau Panas” Jakarta. Pulau Panas atau Pulau Bahang adalah istilah yang dikenalkan oleh Luke Howard pada 1810-an, merujuk sebuah wilayah metropolitan yang lebih panas dibanding wilayah (pedesaan) sekitarnya. Panasnya suhu udara di wilayah perkotaan antara lain disebabkan oleh tingginya aktivitas kehidupan. Untuk masa sekarang, jelas Indawan, penyebabnya datang dari lalu lintas kendaraan, pantulan kaca dari gedung-gedung tinggi yang menghasilkan efek rumah kaca, ditambah pencemaran udara yang sekaligus menyebabkan pemandangan menjadi lebih kabur (tidak jernih). [irp] Daerah Lebak Bulus, lanjut Indawan,  memiliki indeks kenyamanan lebih tinggi dibanding pusat kota atau daerah Jakarta wilayah Barat dan Utara. Kualitas udara di Lebak Bulus bahkan cenderung seperti di Bogor, karena masih banyaknya pepohonan yang sangat membantu menurunkan temperatur serta memberikan udara bersih dan segar.  Dengan kualitas udaranya yang relatif bersih, tidak heran jika sunset dan sunrise terlihat lebih cemerlang di daerah ini. Akses Transportasi Masa Depan Sementara itu, Elis Sumarto, Sales & Marketing Associate Director The Veranda mengemukakan,” Dalam kondisi kehidupan di  bawah pandemi seperti sekarang, di mana kesadaran atas nilai kesehatan menjadi elemen kunci dalam kehidupan sehari-hari, Setiap kamar mendapatkan cahaya alami dan sirkulasi udara yang leluasa.  Berbagai kenyamanan yang ditawarkan The Veranda sekaligus mendukung kehidupan produktif yang fleksibel dalam gaya hidup dan tuntutan work from home saat ini.” [irp] Berkenaan dengan lokasi proyek yang ditawarkan oleh mitra bisnisnya yaitu Pulauintan, Nishitetsu berpendapat Lebak Bulus juga memiliki keunggulan lokasi dari sisi akses transportasi, selain kelebihan dari kesegaran alamnya. Tak ubahnya gaya hidup masyarakat Jepang, mereka  percaya masyarakat modern kota Jakarta juga akan semakin banyak memanfaatkan  transportasi massal guna  menghindari kemacetan kota metropolitan. “Lokasi proyek ini sangat nyaman bagi pelanggan karena memiliki akses transportasi yang sangat bagus yaitu  Jalan Lingkar Luar dan Stasiun MRT Lebak Bulus,” timpal Elis. [irp] Nishitetsu telah berpengalaman lebih dari 100 tahun dalam pengembangan TOD (Transit Oriented Development) di Jepang. “Oleh karena itu, kami menyambut baik kolaborasi dalam proyek ini,” sambung Elis.