PNB_Back_Up

Synthesis Development Rilis Anandaya Home Resort, Hunian Mulai Rp 300 Jutaan di Serpong Selatan

Anandaya Home Resort

Propertynbank.com – Synthesis Development kembali memperkuat kiprahnya di industri properti nasional melalui proyek terbaru Anandaya Home Resort. Hunian ini mengusung konsep modern bernuansa home resort yang mengedepankan keseimbangan hidup, kenyamanan, dan kemudahan akses. Sebelumnya, pengembang kawakan ini telah sukses mengembangkan sejumlah proyek properti hunian dan mixed-use seperti Synthesis Huis, Synthesis Homes, Synthesis Square, hingga Samara Suites. Anandaya Home Resort dikembangkan di atas lahan hingga seluas 80 hektar, yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman tinggal seperti di resort premium, dengan lanskap hijau, danau alami, serta pemandangan pegunungan yang menenangkan. Berlokasi strategis di Serpong Selatan, kawasan Anandaya Home Resort hanya berjarak 10 menit dari Stasiun KRL Parung Panjang dan Jatake (yang segera beroperasi), 15 menit dari Tol Serpong–Balaraja (Gerbang Legok), serta 25 menit menuju Jakarta melalui Commuter Line. Baca Juga : Permintaan Meningkat, Paramount Land Pasarkan 2 Produk Komersial Premium di Gading Serpong  “Akses yang mudah ini menjadikannya pilihan ideal bagi profesional muda dan keluarga yang menginginkan keseimbangan antara kehidupan kerja dan gaya hidup sehat,” ujar Zaldi Wihardja, Chief Marketing Officer Synthesis Development, saat peresmian Marketing Gallery, Show Unit, dan Pemilihan Unit Cluster Nala di Marketing Gallery Anandaya, Jalan Raya Dago, Serpong Selatan, Minggu (9/11). Cluster Perdana Anandaya Home Resort Pada tahap awal, Synthesis Development memperkenalkan Cluster Nala sebagai cluster perdana di Anandaya Home Resort. Hunian Modern yang menyasar generasi muda ini menghadirkan empat tipe rumah yakni Arka (28/60), Bima (34/60), Cakra (43/72) dan Devara (58/60). Aldo Daniel, Chief Operating Officer Synthesis Development menjelaskan, tiga di antara cluster itu saat ini tersedia sebagai show unit, yang menampilkan desain modern contemporary dengan tata ruang fungsional, pencahayaan alami optimal, serta konsep smart living. Desain interiornya menggabungkan estetika minimalis dan sentuhan hangat, menjadikan setiap unit ideal untuk pasangan muda maupun keluarga baru. “Anandaya Home Resort kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban akan hunian modern yang terjangkau namun tetap berkelas. Lokasinya strategis, dekat dengan pusat aktivitas BSD–Serpong, dan memiliki area hijau terbesar di kelasnya,” ujar Aldo Daniel. Sebagai kawasan berkonsep home resort, Anandaya Home Resort menawarkan berbagai fasilitas eksklusif bagi penghuni, di antaranya The Biggest Green Space Area seluas 2.500 m², Infinity Park dengan 8 taman tematik (Yoga Park, Skate Park, BBQ Garden, Kids Park, dan lainnya), dan Clubhouse dengan kolam renang anak & dewasa, co-working space, gym, dan jogging track. Baca Juga : Sold Out di Tahap Awal, Vireya BSD City Harga Mulai Rp1,1 Miliar Kembali Dipasarkan Selain itu juga tersedia, Double Children Playground berkonsep Montessori, Indoor Kids Room interaktif, Masjid dan tempat ibadah lintas agama dan Row jalan utama 18 meter yang ramah pejalan kaki dan pesepeda. “Seluruh fasilitas tersebut dapat dinikmati penghuni dengan sistem Free Lifetime Membership, memperkuat nilai tambah kawasan ini,” tegas Aldo. Meski mengusung konsep dan fasilitas premium, Anandaya Home Resort ditawarkan dengan harga mulai Rp 300 jutaan, cicilan ringan mulai Rp 2 juta per bulan, dan biaya reservasi hanya Rp 3 juta. “Harga ini sangat kompetitif untuk kawasan berkembang seperti Serpong Selatan, sekaligus menjawab kebutuhan Generasi Milenial dan Gen Z akan hunian pertama yang terjangkau namun berkualitas,” tegas Aldo. Disamping itu, akses transportasi serta rencana pembangunan Tol JORR 3 ke depan akan menambah nilai investasi kawasan ini. Di sisi lain, kehadiran Commercial Area, fasilitas pendidikan, kesehatan, hingga pusat perbelanjaan modern seperti AEON Mall BSD, Eastvara, dan Q-Biq turut memperkuat posisi Anandaya Home Resort sebagai kawasan hunian berpotensi tinggi. Baca Juga : Summarecon Serpong Hadirkan Ardea, Hunian Premium 3 Lantai di Cluster Heron Dengan filosofi rumah bukan sekadar tempat tinggal, tetapi ruang tumbuh dan berkembang bersama, imbuh Aldo, Synthesis Development kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kawasan hunian yang berkelanjutan, asri, dan ramah lingkungan. “Anandaya Home Resort bukan hanya proyek perumahan, melainkan komunitas yang hidup dan berkembang. Kami ingin penghuni merasakan kualitas hidup yang lebih baik, dalam lingkungan yang sehat, hijau, dan harmonis,” tutup Aldo.

Perumnas Kembangkan Samesta Parayasa, Perumahan Berkonsep TOD Seluas 200 Ha

Samesta Parayasa

  Propertynbank.com – Saat ini, Perumnas tengah mengembangkan Samesta Parayasa yang berada di Parung Panjang, Bogor dan menjadi kawasan hunian tapak pertama Perumnas yang berskala besar dengan konsep TOD.  Guna mendukung mobilitas penghuninya maupun masyarakat sekitar, memaksimalkan potensi serta nilai tambah berupa aksesibilitas dan konektivitas, maka Perumnas bersama PT KAI mencanangkan pembangunan stasiun baru yang terintegrasi langsung dengan Samesta Parayasa. Tidak dapat dipungkiri bahwa kemacetan di wilayah Jabodetabek menjadi polemik yang kerap dihadapi masyarakat. Maka dari itu perlu adanya terobosan yang dapat berperan dalam mengurai dan membantu mengatasi permasalahan tersebut. Pemerintah pun mendorong para stakeholder terkait untuk menghadirkan terobosan yang relevan, seperti diantaranya pengembangan hunian yang terintegrasi  transportasi umum atau hunian berkonsep TOD. Stasiun KRL baru yang diberi nama Stasiun Lumpang Parayasa berada di antara relasi Stasiun Parung Panjang dan Stasiun Cilejit akan memberikan opsi dalam mobilitas yang baru bagi masyarakat sekitar kawasan Parung Panjang. Baca Juga : Perluas Pangsa Pasar Hingga 40%, Perum Perumnas Bidik Kalangan Milenial Secara keseluruhan, Perumnas telah melakukan pengembangan kawasan perumahan di Parung Panjang Bogor dengan total seluas 600 Ha atau setara lebih dari 34ribu jiwa pada lima sektor kawasan yang dibangun, di mana Samesta Parayasa seluas 200 Ha merupakan pengembangan terakhir pada sektor lima yang sedang digarap. Guna meningkatkan nilai tambah sekaligus aksesibilitas pada kawasan perumahan Parung Panjang, Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan bersama Perumnas dan PT KAI telah menandatangani pernyataan bersama dalam membangun dan mengembangkan Stasiun Lumpang Parayasa. Komitmen tersebut telah disepakati pada seremoni penandatangan komitmen yang dilakukan oleh Mohamad Risal Wasal Selaku Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro dan Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo yang juga disaksikan oleh Ketua Badan Pemeriksa Keuangan RI, Ibu Isma Yatun di Kantor Pusat BPK, Jakarta (17/01). “Bersama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, PT KAI dan Perum Perumnas bersinergi untuk membangun dan mengembangkan Stasiun Lumpang Parayasa guna meningkatkan akses dari dan menuju Samesta Parayasa dan sekitarnya,” ujar Budi dalam keterangan resmi, yang diterima redaksi, Kamis (18/1/2024). Baca Juga : Perumnas Fokus Kembangkan Hunian Berkonsep TOD dan Ramah Lingkungan Budi menambahkan bahwa dengan adanya Stasiun Lumpang Parayasa yang mendukung implementasi hunian berkonsep TOD pada Samesta Parayasa, secara tidak langsung dapat berkontribusi menanggulangi masalah kemacetan dan polusi udara serta mengurangi tingkat stress di perjalanan. Sehingga secara bersamaan menjawab tantangan pada aspek lingkungan, yang selaras dengan program pemerintah atas ESG, serta menciptakan satu siklus perekonomian maupun gaya hidup baru bagi masyarakat sekitar. Samesta Parayasa Bidik Milenial Samesta Parayasa yang merupakan bagian dari program Hunian Milenial untuk Indonesia yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada April lalu, mampu menyerap lebih dari 50% konsumen milenial. Maka, fasilitas serta berbagai aspek yang menjadi preferensi milenial pada suatu hunian pun ditawarkan. Seperti desain hunian kekinian yang menggabungkan nilai estetika dan fungsionalitas, fasilitas keamanan yang baik, area komunal yang beragam, tersedianya ruang terbuka hijau dan kemudahan akses transportasi umum. Baca Juga : Kementerian PUPR Gandeng Perumnas Dukung Program Sejuta Rumah Pada Samesta Parayasa pun Perumnas sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menyediakan cluster hunian bagi karyawannya sejumlah lebih dari 500 unit. Terjalinnya kerja sama tersebut pun menjadi bukti salah satu komitmen Perumnas dalam menyediakan dan mengembangkan hunian bagi instansi kepemerintahan. “Dengan adanya Stasiun Lumpang Parayasa yang nantinya terkoneksi dengan Samesta Parayasa, tentu kami harapkan dapat meningkatkan mobilitas dan produktivitas masyarakat dengan mempersingkat waktu tempuh dari dan menuju Jakarta. Sehingga kami yakin adanya stasiun baru ini dapat menjadi nilai tambah pada hunian kami yang dapat memberikan multiplier effect tidak hanya bagi para penghuni namun juga masyarakat sekitar,” tutup Budi.

Tahap Pertama dan Kedua Sold Out, Modernland Cilejit Tahap Ketiga Dipasarkan

BERITA PROPERTI – PT Modernland Realty Tbk., kembali meluncurkan unit-unit terbaru di Kota Baru bertajuk Modernland Cilejit, Tangerang, yang terdiri dari hunian tipe Rumah Sederhana (RS), hunian tipe Real Estate (RE), Ruko RE & Rumah Usaha (RU). Produk-produk terbaru tersebut masuk ke dalam tahap ketiga, dimana pada tahap pertama dan kedua sudah terjual habis (sold out 100%) sebanyak 2.000 unit. Modernland Cilejit dikembangkan di atas lahan seluas 1.000 hektar. Unit-unit terbaru ditahap ketiga ini berupa hunian tipe RS dalam 2 cluster yaitu Lintang & Pasai. Harga yang ditawarkan untuk beberapa tipe yang dipasarkan adalah mulai dari Rp186 juta. Sedangkan Ruko RE dan Rumah Usaha berada dalam kedua cluster tersebut. [irp] Director Marketing Urban Development PT Modernland Realty Tbk., Helen Hamzah mengatakan, minat masyarakat terhadap produk properti di Modernland Cilejit sangat tinggi, yang dibuktikan dengan terjual habisnya tipe rumah RE pada tahap pertama dan kedua. Hal inilah, kata dia, yang mendorong pihaknya kembali membuka pemasaran tahap ketiga. “Kami bersyukur karena masyarakat begitu terkesan dan meminati rumah yang dipasarkan di Modernland Cilejit. Oleh karena itu kami sarankan kepada masyarakat untuk segera membeli pada tahap ketiga jika tidak ingin kehabisan unit rumah yang diimpikan,” ujar Helen Hamzah dalam keterangan tertulis. [irp] Pihaknya, sambung Helen, optimis hunian Rumah Sederhana dan Real Estat di tahap ketiga ini akan kembali disambut baik oleh masyarakat karena selain harganya terjangkau, juga banyak sekali keunggulan yang dimiliki Modernland Cilejit. Keunggulan itu, kata Helen, bisa membuat penghuni nyaman dan aman tinggal di Modernland Cilejit dan harga rumah juga akan mengalami kenaikan di April 2020. “Modernland Cilejit mengusung kawasan hunian harga terjangkau dengan bangunan berkualitas tinggi sehingga menjadi pilihan tepat bagi kalangan muda dan orang-orang yang membeli rumah untuk pertama kalinya. Konsep dan harga yang ditawarkan begitu diminati dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Fasilitas yang serba lengkap dan kemudahan akses yang baik membuat Modernland Cilejit mendapat apresiasi yang baik dari masyarakat,” ujar Helen Hamzah. Dikatakan Helen, pihaknya akan mengembangkan Modernland Cilejit sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Hal ini karena Modernland memiliki pengalaman panjang dalam mengembangkan proyek hunian skala kota (township) dan akan memberikan yang terbaik kepada masyarakat yang telah memberi kepercayaan kepada Modernland Realty. Managing Director Modernland Cilejit PT Modernland Realty Tbk., Reagan Honoris menambahkan, proyek Modernland Cilejit akan segera direalisasikan mengingat perkembangan properti saat ini yang terus mengarah ke sebelah barat, dikarenakan semakin sesaknya pertumbuhan properti di kawasan Serpong dan Tangerang seperti BSD, Alam Sutera dan Gading Serpong. “Seperti diketahui, pertumbuhan properti di barat Jakarta saat ini paling pesat dibandingkan dengan kawasan lainnya di sekitar Jakarta. Baik dilihat dari sisi kenaikan harga propertinya, investasi dan semakin lengkapnya fasilitas penunjang gaya hidup masyarakat. Terlebih, hal ini juga dibarengi upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur,” jelas Reagan Honoris. [irp] Lebih lanjut Reagan Honoris mengatakan, dibandingkan wilayah lainnya di sekitar Jakarta, kawasan Tangerang menunjukkan performa paling gemilang. Salah satu pemicu pertumbuhan kawasan dengan tiga wilayah seperti Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan tersebut adalah pertumbuhan ekonomi yang bagus untuk investasi properti saat ini. Modernland Cilejit diapit oleh kawasan Tigaraksa dan Serpong. Lokasinya terintegrasi langsung dengan stasiun commuterline Cilejit, bahkan gerbangnya persis berada di depan stasiun commuterline Cilejit. Ini tentu akan sangat memudahkan dan memberi kenyamanan kepada para penghuni dalam menjalankan akfitas sehari-hari. PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) telah menandatangani MoU penunjukan stasiun Cilejit sebagai hub station TOD (Transit Oriented Development) bagi proyek Modernland Cilejit. [irp] Fasilitas yang tersedia di Modernland Cilejit seperti sarana pendidikan, Theme Park, Water Park dan Edu Park, sarana kesehatan, area komersial, transportasi hingga sarana ibadah. Kota baru ini memiliki area hijau dan ruang terbuka lebih dari 30 hektar, Central Park, dan danau seluas 20 hektar. Modernland Cilejit mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) dan resort living. Untuk tahap awal, proyek Modernland Cilejit akan dikembangkan seluas 100 Ha, yang terdiri dari 40 hektar Hunian berkonsep cluster, Ruko dan Rumah Usaha, sisanya untuk Central Park, Water Park, American Boulevard dan fasilitas lainnya. Hunian yang dikembangkan di tahap awal berupa enam cluster yang terdiri atas hunian Real Estat (RE) dan Rumah Sederhana (RS). [irp] Saat ini progress pembangunan Modernland Cilejit sudah sampai tahapan penyelesaian jaringan infrastruktur lingkungan dan penyelesaian Marketing Gallery dan Rumah Contoh yang bisa dikunjungi pada bulan April mendatang.