Izumi Sentul Realty Hadirkan Marketing Gallery dan Show Unit Opus Park
BERITA PROPERTI – Guna memberikan keleluasaan kepada calon konsumennya, pengembang apartemen Opus Park meresmikan Marketing Gallery di kawasan proyek tersebut, di Jl MH Thamrin, Sentul City, Bogor. Proyek ini dikembangkan oleh PT Izumi Sentul Realty, perusahaan Joint Venture (JV) PT Sentul City Tbk. (BKSL), Sumitomo Corporation dan Hankyu Hanshin Properties Corporation dari Jepang. Prosesi peresmian dilakukan pada hari Sabtu (4/8) lalu. Direktur Utama PT Izumi Sentul Realty, Ricky Kinanto Teh mengatakan, keberadaan Show Unit yang mereka hadirkan bagi calon pembeli ini merupakan wujud komitmen keseriusan PT Izumi Sentul Realty dalam mengembangkan apartemen Opus Park, proyek yang menelan investasi senilai Rp1,2 triliun itu. “Show Unit ini memiliki fasilitas theatre untuk konsumen guna memvisualisasikan bagaimana konsep pengembangan apartemen Opus Park. Sehingga konsumen memperoleh gambaran nyata mengenai unit apartemen yang akan dipilih karena apartemen Opus Park juga memiliki options view yang sangat menarik seperti lansekap gunung dan kota,” ujar Ricky Kinanto Teh. Ricky Kinanto menjelaskan, Opus Park terdiri atas 3 tower yang merangkum sebanyak kurang lebih 1.077 unit. Proyek ini sangat premium dan eksklusif yang berada di dalam kawasan mixed-use di CBD Sentul City seluas 7,8 hektar. Akan terdiri atas apartemen, pusat perbelanjaan asal Jepang AEON Mall, perkantoran dan hotel bintang lima. Apartemen Opus Park diklaim berkualitas Jepang dengan banyak keunggulan yang ditujukan untuk pasangan keluarga baru, business professional, dan mereka yang mencari kualitas hidup yang lebih tinggi di daerah yang masih asri. Proyek ini memiliki banyak keunggulan yang akan menarik masyarakat untuk membeli maupun berinvestasi. “Calon pembeli juga sudah bisa melihat langsung wujud apartemen Opus Park karena saat ini pembangunan apartemen Opus Park sudah mencapai lantai 20 dengan target topping off di Bulan September 2018. Rencananya diserahterimakan mulai dilakukan pada akhir tahun 2019. Proyek ini merupakan satu-satunya apartemen di Indonesia yang dibangun sampai hampir topping off baru dipasarkan. Sementara itu, Founder PROJEK dan PROVIZ yang bertindak sebagai konsultan pemasaran apartemen Opus Park, Andy K Natanael menambahkan, keunggulan yang dimiliki proyek apartemen Opus Park antara lain dikembangkan oleh PT Sentul City Tbk. yang bekerjasama dengan perusahaan terbesar di dunia yaitu Sumitomo Corporation dan Hankyu Hanshin Properties Corporation, dimana keduanya adalah perusahaan handal yang memiliki reputasi sangat baik di Jepang. “Keunggulan dan kelengkapan fasilitas yang dimiliki apartemen Opus Park bisa memikat masyarakat untuk membeli. Sejak dipasarkan pada 13 Juli lalu, sampai saat ini sudah terjual 61 unit. Kami menargetkan dalam 2,5 tahun kedepan keseluruhan unit apartemen Opus Park akan terjual habis (sold out),” ujar Andy K Natanael. Apartemen Opus Park dipasarkan dalam 8 type (1 Bed Room/BR, 2 BR, 2+1 BR, 3+1BR) dengan luasan mulai dari semi gross 40,48 m2 hingga 158,86 m2. Harganya mulai dari Rp752 juta hingga Rp3,25 miliar. Pengembang memberikan beragam kemudahan cara bayar, yakni Tunai Keras, Bertahap 12X & 36X, atau menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). Untuk pembayaran bertahap 12X, bisa dilakukan tanpa perlu pembayaran down payment (DP) dan untuk KPA DP bisa dicicil hingga 4X.
Selesai Dibangun, Opus Park Sentul City Mulai Dipasarkan
BERITA PROPERTI – Pasokan hunian vertikal di Sentul City, Bogor kembali bertambah dan akan memberikan pilihan kepada konsumen dalam memilih hunian di kawasan tersebut, setelah PT Sentul City Tbk. (BKSL), Sumitomo Corporation dan Hankyu Hanshin Properties Corporation bersepakat membangun Apartemen Opus Park. Ketiga perusahaan tersebut, melalui perusahaan Joint Venture (JV), PT Izumi Sentul Realty, mengembangkan Opus Park yang terdiri dari 3 tower dengan merangkum sebanyak kurang lebih 1.095 unit. Apartemen ini dibangun di dalam kawasan Central Business Distric (CBD) Kota Mandiri (township) Sentul City, di Jl MH Thamrin, Sentul City, Bogor. Direktur Utama PT Izumi Sentul Realty Ricky Kinanto Teh menjelaskan, perusahaan JV tersebut mengembangkan apartemen yang berkualitas standar Jepang dengan memiliki banyak keunggulan. Pasar yang dibidik adalah pasangan keluarga baru, business professional, dan mereka yang mencari kualitas hidup yang lebih tinggi di daerah yang masih asri. “Kami optimis proyek ini terserap dengan baik dengan penjualan sangat bagus, terlebih lagi kami mendapat dukungan dari konsultan dan para pemasar properti handal di Indonesia. Oleh karena itu, kami menggandeng PROJEK dan 7 Master Franchise guna mempercepat penjualan, karena PROJEK dan 7 Master Franchise memiliki jaringan pemasaran yang sangat luas,” ujar Ricky Kinanto Teh. Founder PROJEK dan PROVIZ yang bertindak sebagai konsultan pemasaran apartemen Opus Park, Andy K Natanael mengungkapkan, pihaknya dan tim pemasar yang ditunjuk menargetkan dalam 2,5 tahun kedepan keseluruhan unit apartemen Opus Park akan terjual habis (sold out). CENTURY 21, ERA, HARCOURTS, LJ HOOKER, PROMEX, REMAX, dan RAY WHITE merupakan 7 Master Franchise yang ikut memasarkan Opus Park. “Sepengetahuan saya, Opus Park merupakan satu-satunya proyek di Indonesia saat ini, yang dibangun dulu dan setelah itu dipasarkan. Hal ini menunjukkan begitu optimisnya kami terhadap proyek ini dan dukungan finansial yang kuat yang dimiliki oleh pengembang. Jadi kami tidak menggunakan dana dari penjualan untuk membangunnya,” jelas Andy K Natanael. Keunggulan lainnya, sambung Andy, apartemen Opus Park berada di dalam kawasan mixed-use yang tengah dikembangkan di CBD Sentul City seluas 7,8 hektar. Dalam kawasan tersebut akan dilengkapi apartemen, pusat perbelanjaan asal Jepang AEON Mall, perkantoran dan hotel bintang lima dengan total luas bangunan keseluruhan mencapai 500.000 m2. Selain itu, lanjut Andy K Natanael, keunggulan yang dimiliki Opus Park adalah dikembangkan oleh PT Sentul City Tbk. yang bekerjasama dengan perusahaan terbesar di dunia yaitu Sumitomo Corporation dan Hankyu Hanshin Properties Corporation, dimana keduanya adalah perusahaan handal yang memiliki reputasi sangat baik di Jepang. Opus Park dipasarkan dalam 8 type (1 Bed Room/BR, 2 BR, 2+1 BR, 3+1BR) dengan luasan mulai dari semi gross 40,54 m2 hingga 160,10 m2. Harganya mulai dari Rp790 juta hingga Rp3,1 miliar. Pengembang memberikan beragam kemudahan cara bayar, yakni Tunai Keras, Bertahap 12X & 36X, atau menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). Untuk pembayaran bertahap 12X, bisa dilakukan tanpa perlu pembayaran down payment (DP) dan untuk KPA DP bisa dicicil hingga 4X. Saat ini pembangunan apartemen Opus Park sudah mencapai lantai 20 dengan target topping off di Bulan September 2018 dan rencananya akan mulai diserahterimakan kepada konsumen pada akhir tahun 2019. Sejumlah konsultan ternama terlibat di proyek ini selain Konsultan Pemasaran: PROVIZ & PROJEK, seprrti Contractor: PT PP (Persero) Tbk., Architectural: PT Airmas Asri, Structural Engineering: PT Ketira Engineering Consultants, Communal Interior Space Design: Silversky & Consulting PTE Ltd, Landscaping: PT Group 70 Asia, dan MEP: Arkonin.
Sentul City-Sumitomo Komit Bangun Properti Inovatif
BERITA PROPERTI – Perkembangan pembangunan yang pesat di kawasan Sentul City, Bogor saat ini, membuat sejumlah perusahaan asing tertarik untuk berkerjasama guna pengembangan investasi yang menguntungkan. Salah satunya adalah Sumitomo Corporation, perusahaan asal Jepang memiliki pengalaman panjang dengan track record yang bagus. Bertempat di Show Unit Saffron Apartment Sentul City, Selasa 28 November 2017 lalu, PT Sentul City Tbk. (BKSL) dan Sumitomo Corporation melakukan penandatanganan perjanjian pendirian usaha patungan (joint venture), dalam rangka mengembangkan kawasan seluas 7,8 hektar di Sentul City. Proyek tersebut berupa mixed-use di Central Business Distric (CBD) Sentul City, tepatnya berada di Jl MH Thamrin, dengan luas bangunan mencapai 500.000 m2. Penandatanganan perjanjian ini dilakukan oleh Presiden Direktur PT Sentul City Tbk. Keith Steven Muljadi dan Mr. Manabu Nakashima yang mewakili Sumitomo Corporation. Kedua belah pihak berkomitmen menjalankan usaha pengembangan properti yang inovatif, ramah lingkungan dan bertaraf internasional. Selain pusat perbelanjaan asal Jepang AEON Mall, juga akan dibangun empat tower apartemen salahsatunya Saffron, satu gedung perkantoran dan satu hotel bintang lima dikawasan tersebut. Pusat belanja dengan konsep Jepang AEON Mall Sentul City seluas 103.000 m2, saat ini tengah digenjot pembangunannya dan rencananya akan topping off pada Desember 2017 dan beroperasi pada akhir tahun 2018. Ditargetkan AEON Mall Sentul City akan dikunjungi 2 juta pengunjung per bulan atau 24 juta pengunjung per tahun. “Kami sangat senang dengan kerjasama jangka panjang yang dibangun dengan Sumitomo Corporation yang memiliki pengalaman panjang dan reputasi internasional. Sumitomo Corporation merupakan mitra yang dapat memperkuat komitmen kami untuk memberikan kehidupan berkualitas tinggi bagi masyarakat Indonesia dengan mengintegrasikan alam, fasilitas gaya hidup premium dan kemudahan aksesibilitas,” ujar Presiden Direktur PT Sentul City Tbk. Keith Steven Muljadi dalam keterangan resmi. Dijelaskan Keith, sebagai proyek perdana, perusahaan patungan ini akan menggarap proyek apartemen sebanyak tiga tower di dalam kawasan superblok CBD. Ditargetkan dari tiga tower apartemen yang dikembangkan bisa diraih penjualan sebesar Rp2 triliun. Rencananya tiga tower apartemen ini akan topping off pada kuartal III tahun 2018 yang akan datang. “Sentul City akan terus secara aktif mencari dan juga bekerjasama dengan mitra-mitra strategis yang memiliki kompetensi dan juga rekam jejak yang kuat. Hal itu untuk mendukung komitmen Sentul City melaksanakan pengembangan perkotaan hijau yang berkelanjutan dan inovatif guna memastikan keluarga dan masyarakat dapat secara konsisten menikmati pengalaman mereka untuk hidup, bermain, dan bekerja di Sentul City,” tegas Keith. Bagi Sumitomo Corp, menjalin kerjasama dengan Sentul City tentu bukan tanpa alasan. Nama baik dan pengalaman panjang Sentul City dalam mengembangkan Kota Mandiri (township), juga sebagai pengembang properti dengan land bank terluas di Indonesia, menjadi salah satu alasan utama perusahaan internasional itu. Dengan menggandeng Sentul City, merupakan langkah strategis dalam melebarkan bisnis properti di Asia, yang sebelumnya telah lebih dahulu dilakukan di Amerika Serikat dan Australia.