PNB_Back_Up

EDGE, Solusi Efisiensi Design dan Pengelolaan Apartemen

BERITA PROPERTI – Sebagai negara berkembang, Indonesia memiliki laju pertumbuhan kota tercepat di Asia lebih dari 4 %. Pertumbuhan tersebut membuat permintaan bangunan-bangunan tinggi semakin gencar dibangun. Dampaknya penggunaan energi semakin masif dan tidak terkendali, penggunaan energi di Indonesia diperkirakan akan meningkat dalam konsumsi energi sebanyak 40 % pada tahun 2030. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah DKI Jakarta telah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 38 Tahun 2013, pada Peraturan Gubernur tersebut menjelaskan perihal bangunan gedung yang ramah lingkungan atau gedung hijau dan dijelaskan syarat suatu bangunan bisa dikatakan “green building”. Provinsi DKI Jakarta adalah kali pertama yang menerapkan aturan tersebut di Indonesia. Demi menciptakan bangunan hijau Synthesis Development memperkenalkan Samara Suites pada jumpa Pers 18 Desember 2018 di Marketing Gallery Samara Suites. Samara Suites merupakan apartemen dengan konsep Business Apartement, yang mengkombinasikan hunian apartemen dan service apartemen. Setiap unitnya dirancang untuk mengefesiensi penggunaan listrik dan air. Samara Suites juga telah menerima Sertifikat EDGE dari Green Building Council Indonesia pada 14 Agustus 2018 lalu. [irp] “Samara Suites, Apartemen kini telah terdiri dari 39 lantai dan total 292 unit ini, dan juga telah mendapatkan sertifikasi EDGE, hal ini menunjukan bahwa Synthesis Development mengoptimalkan rancangan bangunannya, sehingga efisien dalam penggunaan listrik dan air. Hal tersebut menjadi nilai lebih sebagai sebuah hunian dan investasi,” ujar Julius Warouw, Managing Director Synthesis Development, dalam Jumpa Pers di Marketing Gallery Samara Suites 18/12/2018. Apa yang telah dilakukan oleh Synthesis Development dalam mewujudkan bangunan hijau, langkah tersebut mendapatkan apresiasi oleh organisasi IFC yang juga merupakan salah satu member World Bank. “Apresiasi sebesar-besarnya kepada Synthesis Development, yang telah memiliki sertifikasi Green Building/ EDGE” kata Sandra, Program Leader IFC, di Jakarta 18/12/2018. EDGE merupakan sistem sertifikasi yang membuktikan bahwa setiap gedung yang akan di bangun menerapkan praktek-praketk yang pertanggung jawab secara lingkungan. Jika Pengembang ingin mendapatkan sertifikat EDGE, pengembang harus mempunyai sistem penghematan energi yang berkelanjutan. “Dasar untuk mendapatkan sertifikasi EDGE ini, indikatornya gedung yang dibangun oleh pengembang harus hemat Air 35 %, Material Bangunan 48 %, dan Energi 31 %.” Tegas Yanu Aryani, EDGE Consultant dalam Jumpa Pers 18/12/2018. [irp] Dalam Laporan International Finance Corporation (IFC) yang diluncurkan pada November 2018 mengenai ‘Climate Investment Opportunities for Cities’, disebutkan bahwa potensi investasi yang terkait iklim adalah sebesar USD 29,4 Triliun di enam sektor urban di setiap negara-negara berkembang. Ke enam sektor tersebut yakni, transportasi publik, pengelolaan dan pengadaan air, pengolahan limbah, kendaraan listrik, energi terbarukan dan bangunan hijau. Dalam laporan tersebut juga menyebutkan bahwa potensi bangunan hijau di Jakarta adalah sebesar USD 16 Miliar atau lebih dari 50 % total potensi investasi terkait iklim di Jakarta sebesar USD 30 Miliar. “Kami berharap, adanya program sertikasi EDGE ini mampu mendorong pertumbuhan pembangunan gedung hijau yang menggunakan sumber daya secara efisien,” tutup Julius.

Synthesis Residence Kemang Segera Dibangun

BERITA PROPERTI – Setelah mengantongi legalitas, Synthesis Development akan segera memulai proses pembangunan Synthesis Residence Kemang. Hunian vertikal yang berada di kawasan elit, di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan ini akan dibangun dengan desain arsitektur yang khas dan dikerjakan oleh tim yang berpengalaman. Sales and Marketing General Manager Synthesis Residence Kemang, Imron Rosyadi menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk menghadirkan hunian apartemen yang nyaman dan berkualitas bagi para penghuninya. Oleh karena itu, sudah ditunjuk kontraktor terpercaya dan memiliki reputasi baik di Indonesia untuk pengerjaan pembangunannya. “Synthesis Residence Kemang dikemas dengan desain yang sangat unik yaitu mengusung motif Batik Kawung yang diaplikasikan pada interior dan eksterior bangunan secara geometris serta adanya Rumah Joglo sebagai lobi utama yang berdiri di antara Tower Sadewa dan Tower Nakula. Akan ada juga special artwork yang dihadirkan di depan lobi utama,” ujar Imron dalam keterangan resmi. Untuk mengembangkan konsep itu, sambung Imron, Synthesis Residence Kemang melibatkan korporasi konstruksi swasta PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRC). NRC sangat berpengalaman menangani proyek besar, seperti pekerjaan bangunan komersial, bangunan industrial, dan pekerjaan infrastruktur, khususnya infrastruktur jalan tol dan kawasan industri. “NRC pernah mendapat kepercayaan sebagai kontraktor utama dalam menggarap proyek jalan tol sepanjang 116 kilometer. Beberapa penghargaan yang pernah diterima NRC antara lain Business News Indonesia untuk kategori Top Infrastruktur dalam pembangunan gedung pada tahun 2016 dan penghargaan terbaik untuk pekerjaan infrastruktur jalan tol Cikopo – Palimanan,” jelas President Director NRC, Hadi Winarto Christanto. Dengan menggandeng kontraktor ternama tersebut, Synthesis Residence Kemang akan dikembangkan dengan kualitas terjamin serta memiliki fasilitas yang lengkap. Nantinya akan ada Teras Srikandi sebagai komersial area yang berada di lokasi strategis kawasan Kemang. Fasilitas yang lain seperti Taman Tirta Astana, lahan terbuka hijau untuk area bersantai dan berolahraga, sauna, fitness centre, salon, dan minimarket. “Melalui proyek ini, kami ingin menghadirkan apa yang diimpikan oleh masyarakat di perkotaan. Terlebih lagi, dengan telah keluarnya Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT) Nomor 007/5.7/31/-1.711.534/2015 untuk membangun hunian bertingkat di kawasan Kemang. Kami akan segera wujudkan mimpi tersebut,” tegas Imron.

Synthesis menggelar “Merdeka Run”

Synthetis Residence Kemang bekerjasama dengan Indo Runners menggelar acara yang bertajuk Indonesia Is Me #merdekaRun. Kegiatan ini diawalid dengan aktifitas virtual runpada hari Minggu, 16 Agustus dalam rangka merayakan 70 tahun hari kemerdekaan RI.Lalu dilanjutkan pada tanggal 22 Agustus 2015, berlokasi di Synthesis Residence Kemang sebagai acara puncak yang dilengkapi fun run. “Dengan mengangkat temaIndonesia Is Me #merdekaRun dandilakukan di wilayah Kemang- Jakarta, IndoRunners dan Synthesis Residence Kemang mengajak masyarakat hidup sehat dengan melakukan olahraga lari sekaligus menikmati suasana area komersil yang berpadu dengan sisi lingkungan yang masih asri. Kegiatan ini merupakan bentuk konsistensi dalam memberikan edukasi sehingga masyarakat bisa mendapat manfaat optimal dari berlari, kemudian menularkannya pada orang lain,” ujar Mandrowo Sapto Darmoro, Managing Director Synthesis Residence Kemang. #merdekaRun sudah dilakukan kali ke 4 oleh IndoRunners, dan kali ini masuk  dalam rangkaian kampanye Indonesia Is Me yang dicanangkan oleh Synthesis Development sebagai perayaan hari Kemerdekan RI ke 70. Tahun 2015 ini, Indonesia Is Me #merdekaRun dikuti oleh 300 pelari dari berbagai kalangan mulai dari pelari profesional, komunitas dan masyarakat umum.