Bangun Kawasan Berkelanjutan, Paramount Land Jalankan Bakti Sosial Ramadan 2026

Propertynbank.com – Paramount Land memanfaatkan momentum Ramadan 1447 H dengan memperkuat hubungan sosial antara perusahaan dan masyarakat. Kegiatan sosial ini tidak hanya dimaknai sebagai agenda tahunan, tetapi juga bagian dari upaya membangun lingkungan hunian yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui program Bakti Sosial Ramadan 1447 Hijriah yang diselenggarakan pada Maret 2026, Paramount Land melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) menyalurkan bantuan kepada masyarakat prasejahtera di sekitar kawasan pengembangannya. Sebanyak 1.280 paket sembako dibagikan kepada warga di sekitar Paramount Petals, sementara 300 paket lainnya disalurkan bagi masyarakat di kawasan Paramount Gading Serpong. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi sosial perusahaan dalam mendukung kebutuhan masyarakat selama bulan suci. Selain penyaluran bantuan, Paramount Petals juga menggelar kegiatan buka puasa bersama di empat masjid yang berada di Desa Cukanggalih dan Desa Kadu pada 3–4 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut, perusahaan membagikan takjil dan makanan berbuka kepada masyarakat setempat. Pada kesempatan yang sama, Paramount Land turut memberikan 200 paket perlengkapan ibadah kepada anak yatim piatu sebagai simbol kepedulian dan kebersamaan selama Ramadan. Direktur Paramount Land, Norman Daulay, menjelaskan bahwa kegiatan Bakti Sosial Ramadan merupakan program rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian perusahaan dalam berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pengembangan. “Bukan hanya sekadar kegiatan sosial musiman, program ini merupakan implementasi strategi CSR berkelanjutan Paramount Land yang berfokus pada tiga pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Melalui pendekatan tersebut, kami menjalankan berbagai program sosial yang dirancang untuk memberikan dampak jangka pendek hingga jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Norman dalam siaran pers. Salah satu implementasinya terlihat pada Februari 2026, ketika Paramount Petals bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan edukasi lingkungan bagi 100 siswa SDIT Assalam di Desa Kadu. Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini mencakup sosialisasi pengelolaan sampah serta pelatihan pembuatan eco enzyme sebagai upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak usia dini. Paramount Land Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Program CSR yang dijalankan Paramount Land melalui kawasan Paramount Petals dan Paramount Gading Serpong juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Inisiatif tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat, penguatan konektivitas wilayah, serta kesejahteraan sosial secara berkelanjutan. Bagi pengembang kawasan terpadu, pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan bahwa pertumbuhan kawasan berjalan selaras dengan kebutuhan sosial dan lingkungan di sekitarnya. “Melalui berbagai program sosial yang konsisten dijalankan, Paramount Land berupaya menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran pengembang sebagai bagian dari ekosistem pembangunan yang berkelanjutan,” tutup Norman.
Tangerang Pilihan Para Property Seeker, Gading Serpong Kawasan Paling Favorit

Propertynbank.com – Salah satu kawasan di Jabodetabek yang tumbuh pesat adalah Kabupaten Tangerang karena memiliki begitu banyak potensi pengembangan kawasan. Wilayah dengan luas 959,6 km² dan jumlah penduduk 3.352.472 jiwa (data BPS 2023) ini, memiliki kepadatan penduduk hanya berkisar 3.500 per km², atau jauh lebih rendah dibanding Kota Tangerang dan Tangerang Selatan. Kawasan ini didominasi oleh penduduk berusia produktif 20 – 34 tahun, yakni sebanyak 35% sehingga memiliki potensi yang cukup tinggi untuk terus berkembang. Terlebih lagi, Tangerang juga masih menjadi kawasan pilihan bagi para property seeker, terutama oleh mereka yang mencari hunian di kawasan Jabodetabek. Menurut Cushman & Wakefield, selama Semester I 2023 pasokan rumah tapak bertambah sebanyak 4.445 unit. Konsultan properti tersebut menyatakan, wilayah Tangerang mendominasi pasokan rumah tapak baru, yakni sebesar 51%, diikuti oleh Bogor dan Depok dengan 22%. Sementara, tingkat penyerapan rata-rata di Tangerang sekitar 21,4 unit per perumahan per bulan, tertinggi kedua setelah Bekasi yang mencapai 27,9 unit per bulan. Baca Juga : Harga Rumah Naik 2,9 %, Denpasar dan Tangerang Paling Diminati Director of Strategic Consulting Cushman & Wakefield Indonesia, Arief Rahardjo menyebutkan, unit rumah tapak segmen atas mendominasi pasokan baru semester I 2023 dengan kontribusi 34,3% dari total pasokan, diikuti oleh segmen menengah sebesar 27,3%. “Pengembang terus menunjukkan keyakinan mereka dalam pasar dengan memperkenalkan produk-produk kelas atas di berbagai perumahan, yang menandakan optimisme mereka terhadap kepercayaan pasar secara keseluruhan dan potensinya,” jelas Arief Rahardjo dalam sebuah survey beberapa waktu lalu. Begitu juga menurut Flash Report Bulan Agustus 2023 yang dirilis Rumah123.com menyebutkan bahwa di awal Semester II 2023, Tangerang masih menjadi wilayah terpopuler terkait permintaan hunian selama bulan Juli. Hasil riset tersebut mencatat permintaan rumah di Tangerang mencapai 15,1% dari total listing enquiries untuk rumah di Indonesia, diikuti Jakarta Barat (11,3%) dan Jakarta Selatan (9,7%). Tercatat sejak awal tahun 2023, permintaan rumah sewa dan jual di Tangerang mengalami peningkatan. Peningkatan tertinggi terjadi pada Mei 2023, di mana tren rumah sewa naik sebesar 70,1% persen dan rumah jual naik sebesar 21,3%. “Mayoritas peminat potensial di area Tangerang sangat didominasi orang-orang yang berasal ataupun memiliki aktivitas di Jakarta, yakni sebesar 67,8%, diikuti kalangan yang berasal dari Tangerang (8,8%),” jelas Associate Vice President Marketing 99 Group Indonesia, Firman Pamungkas Putra. Dijelaskan Firman, dibandingkan Depok dan Bogor, Tangerang merupakan area yang terbilang sudah established. Kota itu sudah lebih tersaturasi dengan pengembangan residensial, komersial, serta penyediaan fasilitas yang sangat memadai dan komprehensif. “Hal ini membuat Tangerang secara konsisten mampu menarik minat pembeli, khususnya dari kalangan usia 25 – 34 tahun dan 18 – 24 tahun,” ungkap Firman. Gading Serpong Lokasi Emas di Tangerang Bicara mengenai Tangerang dan Barat Jakarta, tentu saja tidak bisa terlepas dari kawasan Kota Gading Serpong, karena paling diminati konsumen dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya Jabodetabek. Saat ini Kota Gading Serpong telah berkembang menjadi sebuah destinasi populer di Tangerang Raya dan Jabodetabek. Presiden Direktur Paramount Land, M. Nawawi menegaskan, masyarakat berkunjung ke kota mandiri ini untuk tujuan yang sangat beragam, mulai dari mencari peluang bisnis baru, rekreasi, mengunjungi sentra kuliner populer, melakukan meeting, hingga mencari alternatif hunian baru. Baca Juga : Properti di Jabodetabek Terus Menguat, Tangerang Paling Favorit Sebesar 13,7 Persen “Dibandingkan dengan kawasan lain di Koridor Barat Jakarta, Kota Gading Serpong dapat dikatakan sebagai kawasan paling strategis, karena berada di tengah-tengah pengembangan township besar lain, seperti Alam Sutera, BSD City, Lippo Karawaci, dan lain-lain,” jelas M. Nawawi dalam sebuah kesempatan. Ditambah aksesibilitas tinggi dengan opsi moda transportasi umum yang beragam, imbuhnya, menjadikan Gading Serpong sangat mudah dijangkau dari mana saja, seperti Tol Jakarta-Merak, Tol Serpong-Balaraja, dan Tol JORR W2 ruas TB Simatupang. Menurut dia, lokasi yang strategis ini membuat pembangunan Kota Gading Serpong tumbuh pesat, mulai dari infrastruktur, fasilitas kota, sarana dan prasarana, hingga residensial dan komersial. Kota Gading Serpong juga semakin dipadati penduduk dengan populasi mencapai lebih dari 120 ribu jiwa (belum termasuk komuter), serta makin jadi favorit sebagai meeting point. “Kota ini terus bertumbuh secara pesat dengan lebih dari 30 cluster terhuni, fasilitas kota yang lengkap, transportasi umum, jalan boulevard yang dilewati lebih dari 15.000 kendaraan per jam, dan tingkat okupansi bisnis yang sangat tinggi,” jelas M. Nawawi yang akrab disapa Awi. Ditegaskan Awi, kehadiran Central Business District (CBD) yang tersebar di Kota Gading Serpong menjadikan kota ini terkenal sebagai pusat kuliner, bisnis, perkantoran, dan hiburan yang saling terintegrasi, di mana hal ini tidak hanya mendongkrak roda perekonomian masyarakat yang tinggal di Gading Serpong dan sekitarnya, tapi juga Tangerang Raya. “Saat ini, masyarakat dapat dengan mudah menjangkau beragam fasilitas kota, mulai dari pusat perbelanjaan, sentra kuliner, pusat pendidikan, rumah sakit, hotel, pusat bisnis serta komersial, dan lainnya,” jelasnya. Baca Juga : Mulai Rp800 jutaan, Harasuma Land Luncurkan Suma Village, Tangerang Hal ini tidak terlepas dari kontribusi berbagai perusahaan berskala besar, menengah, hingga kecil di Gading Serpong yang terus bersinergi dalam menghadirkan beragam fasilitas kota, termasuk pengembang besar seperti Paramount Land yang secara berkelanjutan menghadirkan produk-produk properti yang beragam khususnya di Kota Gading Serpong. Lebih lanjut, M. Nawawi mengatakan, tingginya demand pasar akan produk high-end di Gading Serpong, membuat Paramount Land kini fokus dalam menghadirkan produk-produk residensial dan komersial yang menyasar pasar high-end secara adaptif dan tepat sasaran, sehingga seluruh produk yang dihadirkan mendapatkan respons positif dari pasar. “Meningkatnya value kota secara cepat dan pasti, yang diikuti oleh ketersediaan lahan yang semakin terbatas, menjadikan Kota Gading Serpong semakin eksklusif, terfavorit, dan terdepan dibanding kawasan-kawasan lainnya di barat Jakarta,” tutup Nawawi.
Harga Rumah Naik 2,9 %, Denpasar dan Tangerang Paling Diminati

Propertynbank.com – Harga rumah di Indonesia pada Januari 2023 mengalami kenaikan sebesar 2,9 persen secara tahunan (year-on-year) sejak Januari 2022 silam. Denpasar mengalami kenaikan harga bulanan tercepat sebesar 5,4 persen dan Bogor mengalami kenaikan harga tahunan tercepat, yaitu sekitar 7,1 persen. Hal ini menurut data dalam Indeks Harga Rumah Seken 99 Group dan Rumah123.com, yang disampaikan di Flash Report Rumah123.com bulan Februari 2023. VP of Finance Strategy & IR Role 99 Group, Timothy Eugene Alamsyah, mengungkapkan, kenaikan harga rumah secara umum merupakan respons positif dari peningkatan popularitas pencarian rumah di Pulau Bali dalam setahun terakhir. “Sejak Januari 2022 hingga Januari 2023, kami mencatat peningkatan popularitas pencarian di Badung dan Denpasar, Bali sebesar 0,9% dan 1,5%,” ujarnya. Kedua wilayah di Bali ini semakin diminati konsumen sejak akhir tahun 2022. Tren positif tersebut terjadi seiring posisi Bali sebagai wilayah destinasi wisata nasional dan global terkemuka, pembangunan infrastruktur yang terus berkembang, dan kebijakan visa rumah kedua (second home visa) yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Republik Indonesia. Kebijakan tersebut tertuang melalui Surat Edaran Nomor IMI-0740.GR.01.01 Tahun 2022 Tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal Terbatas Rumah Kedua. Kebijakan non-fiskal yang dikeluarkan pemerintah ini berpotensi meningkatkan minat Warga Negara Asing (WNA) untuk tinggal, beraktivitas dan berinvestasi di Pulau Bali. Kenaikan Harga Rumah Tahunan Diketahui, sejak Januari 2022 hingga Januari 2023, semua kota di Jabodetabek mencatatkan pertumbuhan harga secara tahunan, seperti Bogor (7,1%), Tangerang (4,5%), Depok (3,8%), Jakarta (2,9%), dan (Bekasi 2,6%). Kenaikan harga tahunan juga terjadi di hampir semua kota besar lain di Pulau Jawa, seperti Semarang (6,2%), Yogyakarta (2,7%), Surabaya (2%), dan Bandung (0,9%), Sementara beberapa kota besar di luar Pulau Jawa, juga mengalami hal yang sama. Kenaikan harga rumah tapak secara tahunan terjadi di Medan (4,3%), Denpasar (4,3%) dan Makassar (3%). Sedangkan dari sisi volume suplai rumah, Rumah123.com mencatat kenaikan suplai sebesar 2,9% pada bulan Januari 2023 dibandingkan bulan Desember 2022. Sedangkan secara tahunan, volume suplai rumah mengalami pertumbuhan hingga 30,2% sejak Januari 2022. Adapun lokasi terpopuler terkait permintaan rumah tapak pada bulan ini adalah Tangerang, yaitu sebesar 12,6 persen dari total permintaan rumah tapak di Indonesia pada bulan ini. Lokasi terpopuler berikutnya adalah Jakarta Selatan dengan pangsa pasar sebesar 10,3 persen, diikuti Jakarta Barat sebesar 10,1 persen. Tren pencarian dan pertumbuhan harga hunian di Jabodetabek yang masih mengalami tren positif menunjukkan minat permintaan hunian di kawasan daerah terintegrasi dengan Jakarta serta ditunjang aksesibilitas fasilitas dan infrastruktur publik yang memadai terus tumbuh. “Penguatan tren dari sisi harga, minat pencarian, dan suplai rumah ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan kondisi pasar yang cenderung membaik. Perhatian masyarakat yang semakin menyadari pentingnya memiliki rumah dengan memprioritaskan aspek kenyamanan rumah dan lingkungan sekitarnya serta dukungan kebijakan atau regulasi pemerintah terus mendorong optimisme sektor properti Indonesia tahun ini,” tutup Timothy.
Siapkan Dana Rp 6 triliun Astra Land Gandeng Urban+ dan SIURA
Propertynbank : Resmi mengakuisi lahan seluas 50 ha di daerah Cikupa Tangerang, Perusahaan pengembang properti PT Astra Land Indonesia, melalui anak perusahaannya PT Lazuli Karya Sarana, tengah mempersiapkan proyek residensial yang sudah memasuki tahap perencanaan dan desain. Untuk itu, Astra Land Indonesia resmi menggandeng Urban+ dan SIURA untuk merancang projek township terbaru mereka. Presiden Direktur PT Astra Land Indonesia Wibowo Muljono mengatakan, “Dengan Kolaborasi ini, kami harapkan dapat menghadirkan hunian yang benar-benar mampu meningkatkan kualitas hidup penghuninya. Bukan hanya sekadar menjadi tempat berteduh dan beristirahat, tapi juga dapat menjadi tempat bertumbuh yang ideal bagi keluarga. Sebuah residensial yang akan menjadi living standar baru di area Cikupa, Tangerang,”ujarnya. Wibowo menjelaskan dipilihnya Urban+ dan SIURA, karena sudah sangat dikenal di industri properti. seperti diketahui Urban+, sejak berdirinya tahun 2014, telah dikenal sebagai studio desain yang berfokus pada urban design, planning, arsitektur, dan landscape. Bahkan Urban+ merupakan studio pemenang desain ibu kota negara (IKN) baru. Sedang SIURA merupakan konsultan lanskap yang fokus terhadap isu kelestarian alam, yang berbasis di Singapura. Sementara itu Sibarani Sofian, Founder & Principal of Urban+ menambahkan bahwa konsep yang ditawarkan pada township terbaru Astra Land Indonesia akan lebih dari sekadar rumah tinggal. Master plan yang dihadirkan memiliki visi untuk menjadikan hunian sebagai tempat yang tepat untuk membangun keluarga, untuk merayakan kehidupan, dan juga untuk menjalin cerita. “Untuk itu kawasan residensial direncanakan agar dapat menunjang kehidupan yang dekat dengan alam, aktif, dan sehat. Konsep hijaunya terwujudkan melalui ruang terbuka hijau yang memadai dan berkarakter, mulai dari ruang terbuka yang berada di sekitar rumah hingga taman menerus yang menghubungkan seluruh cluster menjadi satu kesatuan utuh,” jelas Sibarani. Sibarani lebih lanjut memaparkan bahwa kawasan residensial juga direncanakan untuk memiliki sarana dan prasarana yang lengkap di skala yang tepat, serta dilengkapi dengan fasilitas komersial untuk menunjang aktivitas dan kehidupan sosial warganya. Karena selain kedekatan dengan alam, hidup dalam komunitas yang baik juga dapat menunjang kualitas hidup. “Konsep tersebut disesuaikan dengan standar kebutuhan dewasa ini; baik dari generasi yang lebih muda, eksekutif dari kawasan sekitar, hingga generasi yang sudah lebih mapan. Terutama generasi yang lebih muda, mereka sangat dekat dengan teknologi, dapat bekerja di mana saja, dan di saat yang bersamaan juga memerlukan lingkungan hidup yang bersih, menawarkan pengalaman yang unik, serta baik secara ekologis,” tambahnya. Orientasi Ekologis Di satu sisi, konsep yang akan dihadirkan Astra Land Indonesia juga akan diperkuat oleh SIURA, yang akan merancang desain lanskap kawasan dengan konsep eco-forest yang selaras dengan prinsip kelestarian lingkungan hidup, agar terciptanya ruang hidup yang baik tidak hanya bagi penghuni, tetapi juga untuk berbagai makhluk hidup lainnya. “Hal ini terefleksikan dalam perencanaan yang berorientasi ekologis dengan mengaplikasikan tiga prinsip utama; yaitu peningkatan kualitas ekologi kawasan, manajemen dan konservasi air yang berorientasi ramah lingkungan, dan penyediaan ruang sosial bagi masyarakat dengan konektivitas pedestrian dan program rekreasi ruang luar yang komprehensif,” kata Founder dan Principal dari SIURA, Anton Siura. Sehingga nantinya, menurut Anton, residensial akan mampu menghadirkan kawasan perumahan yang hijau dan asri dengan dikelilingi oleh vegetasi yang indah dan meneduhkan. Konsep eco-living yang diambil memiliki kedekatan dengan alam dan air, karena direncanakan dengan pendekatan Water Sensitive Urban Design dan Ecological Sustainability. “Rencananya kami akan mulai meluncurkan cluster pertama dari projek ini pada Q4 2023. Astra land Indonesia sangat serius mengelola pengembangan ini sehingga kami harapkan nantinya dapat menjadi game changer di area Tangerang. Dengan kehadiran Urban+ dan SIURA dalam perancangan township ini. Kami rasa, ini merupakan projek yang sangat layak untuk ditunggu oleh para calon konsumen,” tutup Wibowo. Dengan nilai pengembangan proyek sebesar Rp 6 triliun, pembangunan township oleh PT Lazuli Karya Sarana akan berlangsung selama 12 tahun dengan persiapan pengerjaan proyek dimulai pada akhir tahun 2022.
Grand Azalea Garden : Rumah 2 Lantai Serasa Di Hook Bidik Kelas Menengah
Propertynbank : Kawasan Legok, Tangerang kini telah menjadi magnet baru bagi masyarakat dalam mencari hunian. Apalagi kawasan ini juga dikelilingi oleh pengembangan proyek properti skala besar. Dari sisi infrastruktur, pembangunan jalan tol Serpong – Balaraja oleh pemerintah pusat yang akan melintasi kawasan Legok, menjadikannya sebagai salah satu kantong pengembangan hunian. Terlebih lokasinya paling dekat dengan kawasan bisnis Serpong. Setelah sukses mengembangkan sejumlah proyek hunian bersubsidi di Tangerang, Bangka Selatan serta di Kalimantan Timur, PT Maju Penuh Berkat (ARM Land Group) kembali menghadirkan inovasi hunian baru bertajuk Grand Azalea Garden Serpong yang berlokasi di Bojong Kamal Serpong , Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. Amin Maulana, CEO PT Maju Penuh Berkat (ARM Land Group), menjelaskan, Grand Azalea Garden Serpong, dibangun dengan konsep hunian yang serba hook (sudut), sebagai konsep hunian yang pertama di Indonesia. Lebih jauh dikatakan Amin, pembangunan hunian dengan konsep hook ini didasari atas besarnya permintaan masyarakat yang menginginkan rumah di sudut (Hook). Tentunya ini menjadi sebuah peluang yang besar bagi kami. “Kami berupaya menciptakan produk yang sesuai kebutuhan konsumen lebih dari ekspetasi, harapan dan impian mereka lewat konsep Semua Rumah Serasa di Hook,” ujar Amin Maulana saat memperkenalkan show unit Grand Azalea Garden-Serpong, Sabtu (10/12/2022). Amin menambahkan, ada banyak keunggulan dari konsep perumahan yang membidik pasar dari kalangan menengah ini, diantaranya, memiliki taman yang luas, memiliki dua tampak rumah serta sirkulasi udara yang baik. Dikembangkan diatas lahan seluas 5,7 hektar dengan total pemgembang 420 unit. Untuk tahap pertama seluas 2,4 hektar akan dibangun 170 unit, yakni cluster Alpen yang terdiri dari 2 tipe rumah yakni Tipe Edelweis dengan luas bangunan 46 m2 dan luas tanah 72 m2, Tipe Lavender dengan luas bangunan 60 m2 dan luas tanah 72 m2. “Saat ini kami pasarkan tahap pertama cluster Alpen dengan harga perdana mulai 489 juta hingga 740 juta,” tutur Amin di depan sejumlah awak media. Segitiga Emas Baru Berada di lokasi yang strartegis Grand Azalea Garden, memiliki potensi perkembangan yang tinggi karena ditunjang dengan adanya aksebilitas yang mumpuni. Sebagai kawasan yang tengah berkembang, Kawasan Serpong – Parung – Legok, boleh dibilang saat ini sebagai suatu kawasan Segitiga Emas (Golden Triangle) baru, karena pertumbuhan industry, pertumbuhan pemukiman dan perumahan yang sangat massif, ditambah dengan sarana transportasi massal yang cukup memadai. Lokasi Grand Azalea Garden Lokasi Perumahan Grand Azalea Garden hanya 10 menit dari stasiun Parung Panjang. Bahkan Pemerintah Daerah Tangerang mengatakan bahwa di Serpong – Parung – Legok akan menjadi kawasan TOD (Transit Oriented Development) yaitu ; konsep perencanaan kota yang terintegrasi dengan menggabungkan sistim transportasi, tempat tinggal, area komersial, ruang terbuka hijau dan ruang public. Buktinya, saat ini sedang dibangun Tol Serbaraja (Serpong – Balaraja), yang pengerjaannya akan dilakukan dalam 3 tahapan, tahap pertama akan dibangun rute BSD – Legok, tahap kedua akan menghubungkan Legok – Tigaraksa dan Tahap ketiga Tigaraksa – Balaraja. “Di legok ini akan ada akses pintu tol dari jalur tol Serpong – Balaraja, yang lokasinya hanya sekitar 5 menit dari perumahan Grand Azalea Garden,” papar Amin. Jika rute BSD – Legok selesai, maka integrasi moda transportasi dapat terlaksana dengan baik, secara otomatis menggerakan roda perekonomian dikawasan segitiga emas Serpong – Parung – Legok, yang akan menjadi kawasan ini menjadi lebih berkembang dan menjadi investor serta berdampak pada kenaikan harga properti didaerah tersebut, termasuk perumahan Grand Azalea Garden ini,” tutup Amin.
Target Serah Terima 2020, Triniti Dinamik Topping Off The SMITH
Berita Properti – Membaiknya tren pasar properti mulai dirasakan sejak kuartal III-2019 dan diprediksi akan terus berlanjut pada tahun 2020. Kondisi ini didukung karena situasi politik yang demikian kondusif pasca dilantiknya pemerintahan baru hasil Pilpres 2019. Selain itu dengan penurunan suku bunga acuan serta adanya kebijakan akan pelonggaran aturan loan to value (LTV) dan finance to value (FTV) yang efektif berlaku mulai akhir 2019. Samuel S. Huang Presiden Direktur Triniti Dinamik, mengakui bahwa kebijakan baru LTV dan FTV tersebut akan semakin mempermudah masyarakat dalam memperoleh akses pembiayaan perumahan khususnya untuk rumah kedua dan seterusnya. Dan tentu pula kebijakan ini terutama akan berdampak kepada segmen hunian menengah atas yang selama ini bergerak agak lambat. [irp] “Sinyal semakin pulihnya ekonomi sudah terlihat sejak pertengahan tahun 2019 ini, sehingga kami melihat pasar properti pada tahun 2020 akan lebih baik, dimana kondisi tersebut sempat tertahan di awal 2019 karena dinamika politik dan Pilpres lalu. Tahun depan ini akan menjadi kesempatan yang tepat bagi masyarakat untuk membeli properti, baik dihuni, maupun sebagai investasi,” ungkap Samuel kepada wartawan usai topping off The Smith, Alam Sutera, Tangerang, pada Kamis (12/12). Seperti diketahui, kata Samual, Bank Indonesia kembali akan melonggarkan LTV untuk kredit properti sebanyak 5 persen. Sementara bagi properti berwawasan lingkungan akan diberikan tambahan keringanan rasio LTV FTV sebesar 5 persen. Dengan berlakunya relaksasi baik LTV maupun FTV yang tersebut pada akhir tahun 2019. Tentu akan membawa dampak positif pada 2020 mendatang. “Kami berharap dengan selesainya pengerjaan struktur bangunan ini, maka pada akhir 2020 mendatang sudah mulai kami lakukan serah terima secara bertahap,”ujar Samuel Sementara founder Triniti Dinamik Bong Chandra menjelaskan, The SMITH merupakan bangunan Mixed-Use, yang terdiri dari 7 lantai perkantoran, 5 lantai SOHO dan 14 lantai Residential. Dengan menerapkan Konsep 3.0 yang tepat sehingga menarik minat para pembeli. Pertama yaitu Status. Di lobby the SMITH akan disediakan Giant LED yang nanti dapat menampilkan profil dari perusahaan perusahaan yang memiliki kantor di The SMITH. Ini memberikan Status yang Prestisius untuk para tenant tersebut. Kedua yaitu Professional. The SMITH menyediakan 1 lantai khusus untuk meeting room, conference room, receptionist dan lounge yang akan dikelola secara profesional oleh GoWork. Ketiga yaitu Komunitas. Dengan adanya co-working space dan satu lantai yang dikelola oleh GoWork, the Smith memberikan peluang bagi para tenant berkantor untuk networking.“Kami sangat bersyukur penjualan the SMITH sudah mencapai lebih dari 75%. Ini dikarenakan kami memilih konsep yang unik dengan market segmen yang jelas,” imbuhnya Sedangkan CEO Triniti Land, Ishak Chandra juga berharap tahun 2020 kondisi sektor properti sudah mulai pulih. “Dilihat dari kondisi pasar yang ada, kami memperkirakan pasar properti di tahun mendatang bisa membaik, kendati memang tidak dapat kembali lagi sebaik tahun 2010-2013. Hal ini disebabkan karena faktor ekonomi regional yang cenderung melambat dan belum kembalinya pasar Investor, karena masih belum pulihnya kepercayaan terhadap pasar properti.” ujar Ishak. Triniti Dinamik sebelumnya juga sukses mengembangkan serta memasarkan Springwood Residence merupakan member Triniti Land, Pengembang ini yang telah berhasil membangun sejumlah proyek di Alam Sutera, seperti Brooklyn, Yukata, Collins dan Marc Boulevard di Batam.
Victoria Square, Superblok Di Kawasan Prospektif
BERITA PROPERTI – Lokasi kota Tangerang yang berdekatan dengan bandara terbesar di Indonesia, Soekarno Hatta, memberikan keuntungan bagi kota berpenduduk 12.441 jiwa perkilometer persegi itu. Dengan penyebaran penduduk tersebut, kota Tangerang menjadi daerah terpadat di propinsi Banten. Selain memiliki bandara internasional Soekarno Hatta, kota Tangerang juga memiliki keunggulan lain yang membuat kota itu mengalami pertumbuhan yang begitu cepat. Salah satu kawasan yang tumbuh pesat di kota Tangerang adalah koridor jalan Gatot Subroto yang banyak dilirik pengembang membangun proyek properti. Yang terbaru adalah Victoria Square, merupakan proyek pertama yang sebagai kawasan hunian terpadu di koridor Gatot Subroto, Kota Tangerang. Rencananya, proyek ini dikembangkan secara bertahap 3 (tiga) tower setinggi 20 lantai di lahan sekitar 2,5 hektar oleh konsorsium Pulan Intan dan Terry Palmer Group. Chief Executive Officer Victoria Square, Hadi Kusuma mengatakan kawasan Gatot Subroto Tangerang saat ini sudah menjadi jalan strategis nasional di kota tersebut. Berbagai aktivitas bisnis dan industri, terkonsentrasi sepanjang jalan tersebut dan inilah yang mendorong pihaknya mengembangkan kawasan superblok Victoria Square. “Kami akan mempercepat pembangunan serta serah terima unit tower Valencia untuk memfasilitasi kebutuhan end user atau investor properti, tempat usaha di Kota Tangerang. Untuk legalitas lahan pembangunan superblok Victoria Square, kami yakinkan sudah terjamin. Karena merupakan landbank Terry Palmer Group,” ujar Hadi. Saat ini Menara Valencia, telah siap huni dan dapat ditempati dengan aman dan nyaman dengan penempatan CCTV 24 jam, tenaga sekuriti dan teknisi profesional. Menurut Head of Marketing & Promotion Apartemen Victoria Square, Ferawaty Tanu Setiawan, tower pertama, Valencia terdiri 790 hunian, 12 ruko dan 30 kios di lantai satu dan dua bangunan menara. Total, 832 unit bersertifikat strata title. “Penjualan untuk tower Valencia sangat bagus. Hingga saat ini, hunian tipe studio, sudah terjual habis atau sold out pada tahun pertama launching. Sedangkan unit 2 dan 3 kamar berukuran 37,21 m2 dan 59,93 m2, dipasarkan kompetitif mulai Rp.500 hingga Rp.900 jutaan,” kata Fera. Fera menambahkan, selama periode Agustus-September 2017, masyarakat dapat memiliki unit Victoria Square melalui program ‘Rent To Own’. Masyarakat yang terbiasa membayar sewa/kontrak dapat memiliki unit 2 kamar dengan cicilan sekitar Rp 4 jutaan perbulan, termasuk free service charge selama setahun. “Sewa yang dicicil merupakan investasi untuk punya hunian. Jika harga sewa hunian perbulan sama atau hampir sama dengan beli cicilan kenapa harus terus menyewa. Hanya membayar depe 10%, sudah dapat menghuni atau menyewakan unitnya. Kami juga berikan pembelian dengan 60 kali pembayaran atau KPA dari BTN dan May Bank,” kata Fera. Untuk melengkapi kebutuhan penghuni, gerai Alfamart segera hadir di Victoria Square di satu dari 12 unit ruko. Pasar ruko komersial ini sangat terukur untuk memenuhi kebutuhan 790 penghuni apartemen. Juga, cocok untuk kantor karena lokasi Victoria Square berada di jalur binis jalan Gatot Subroto yang ramai 24 jam. Lokasi Victoria Square di sekitar area bisnis, supermarket, universitas, rumah sakit. Hanya 20 menit ke Bandara Soekarno Hatta. Akses tol Bitung dan Karawaci dijangkau 20 menit. Dekat dengan terminal Cimone dan sekitar 10 menit ke stasiun KRL untuk menuju CBD Jakarta atau tujuan lainnya.
MAS Group Bangun Kota Baru 250 Ha Di Tangerang
BERITA PROPERTI – Masih tingginya kebutuhan hunian yang terjangkau di Kabupaten Tangerang, Banten, dijawab oleh PT. Metro Agung Sejahtera (MAS Group) dengan mengembangkan kawasan hunian terpadu Kota Sutera Tangerang. Pengembangan akan dilakukan dalam beberapa tahap pembangunan untuk menjadikan kawasan tersebut lengkap dengan segala fasilitas penunjangnya. Dalam keterangan resminya, Direktur PT. Metro Agung Sejahtera, Suwandi Tio mengatakan, kebutuhan hunian untuk kelas menengah di Kabupaten Tangerang masih cukup tinggi. Sementara, pasokan untuk hunian segmen ini masih sangat terbatas, meskipun sejumlah pengembang sudah ada yang membangun perumahan di kawasan tersebut. “Ini merupakan pasar yang cukup potensial untuk digarap. Meski pasar properti belum sepenuhnya pulih, namun kami melihat kebutuhan rumah untuk kelas menengah di Kabupaten Tangerang sangat tinggi. Kota Sutera Tangerang akan menjadi pilihan yang tepat dan sambutan cukup bagus,” jelas Suwandi. Tingginya antusias pembeli, kata Suwandi, terbukti dengan penjualan yang cukup bagus diraih oleh Kota Sutera Tangerang. Dalam jangka waktu tiga bulan sejak dipasarkan, klaster pertama Kota Sutera Tangerang telah terjual sebanyak 70 persen. Kota Sutera Tangerang dikembangkan di atas lahan seluas 250 hektar. Untuk tahap pertama, PT. Metro Agung Sejahtera telah memasarkan sebanyak 460 unit rumah dengan tiga varian tipe. Unit-unit hunian yang ditawarkan, untuk harga perdana dibanderol mulai dari Rp 300 juta. “Kami sudah menyiapkan investasi tahun ini sekitar Rp 200 miliar untuk pengembangan Kota Sutera Tangerang. Dan untuk pembangunan tahap pertama, pengembangan akan dilakukan di atas lahan 10 hektar. Sedangkan peluncuran klaster kedua, akan kami lakukan pada kuartal akhir 2017 ini,” ungkap Suwandi. Dikatakan Suwandi, pada tahap pertama, pihaknya menawarkan rumah satu lantai dan dua lantai dengan harga yang terjangkau. Ia menjamin kualitas produk-produk properti di Kota Sutera Tangerang sangat baik serta ditunjang fasilitas pendukung seperti club house, rumah ibadah dan playground. Ia juga membangun jaringan listrik bawah tanah, ROW (right of way) dengan lebar 12 meter. Sementara itu, Direktur Marketing PT. Metro Agung Sejahtera, Nurry Dalimonthe mengatakan, sebagai kawasan terpadu, selain menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, MAS Group juga membuka peluang kerjasama dengan perusahaan pengembang lain yang tertarik untuk membangun area komersial, mall atau rumah sakit di Kota Sutera Tangerang. “Kami menyiapkan kavling lahan untuk pengembangan pusat perbelanjaan modern seperti mall atau rumah sakit,” katanya. MAS Group yang didirikan sejak tahun 2007, sebelumnya juga telah membangun sejumlah proyek diantaranya, Bali Resort di Serpong, Grand Sutera Rajeg dan Grand Sutera Cilegon.
Positif, Progres BBC@Jatake Tangerang
BERITA PROPERTI – Grup Soll Marina terus menggenjot pembangunan Boulevard Business Center (BBC) @Jatake Tangerang guna memenuhi target penyelesaian tepat waktu yang telah ditentukan. Setelah dilakukan pemasangan tiang pancang atau ground breaking akhir tahun lalu, tepatnya 8 November 2016, progres pembangunan proyek ini masih sesuai dengan perencanaan. GM Grup Soll Marina Wahyu Wisnugroho mengatakan, pihaknya mengembangkan BBC @Jatake Tangerang menjadi sebuah mixed use (superblock) seluas 3,4 hektar. Di dalamnya akan merangkum berbagai jenis properti, antara lain berupa Ruko, Hotel, dan Apartemen. Ia mengaku untuk membangun BBC @Jatake Tangerang menelan investasi sebesar Rp700 miliar. “BBC @Jatake Tangerang memadukan sektor residensial dan bisnis. Konsep ini sangat tepat saat ini guna mendukung penghematan energi. Permasalahan transportasi dapat teratasi karena penghuni Apartemen, Hotel, dan Ruko bisa memenuhi semua kebutuhan sehari-hari tanpa harus keluar kawasan BBC @Jatake Tangerang,” ujar Wahyu dalam siaran pers. Hal tersebut disampaikan Wahyu pada event Agent Gathering & Product Knowledge di Hotel Soll Marina Serpong kemarin, Jumat (21/4), sekaligus memperkenalkan apartemen Soll Marina Residence di depan ratusan agen properti yang hadir. Ia sangat optimis tingkat hunian hotel Grand Soll Marina akan tinggi karena kebutuhan tempat menginap di kawasan Jatake ini sangat besar. Selain itu, Grup Soll Marina juga menawarkan 2 tipe ruko yakni tipe 3 Lantai (4,5 m x 15 m) dan tipe 4 Lantai (6 m x 15 m). Ruko tersebut dipasarkan dengan harga mulai dari Rp2,4 miliar. “Saat ini sudah banyak yang beroperasional, khususnya perbankan, karena kawasan ini merupakan kawasan industri, sehingga kebutuhan terhadap jasa perbankan sangat tinggi,” kata Wahyu. BBC@Jatake Tangerang yang dikembangkan di Jl Gatot Subroto (pertigaan Jalan Pajajaran), Tangerang ini tak lama lagi akan memiliki Grand Soll Marina, hotel bintang 4 dengan 149 kamar, 8 meeting room serta 1 ballroom dengan kapasitas sekitar 1.500 orang. Ditargetkan hotel ini beroperasi awal Mei 2017. Apartemen setinggi 30 lantai yang merangkum 953 unit ini dipasarkan dalam 4 tipe yakni tipe studio (24 m2), tipe 1 bedroom (29,7 m2), tipe 2 bedroom (44 m2) dan tipe 3 bedroom (65 m2). Harga prelaunching mulai dari Rp250 juta hingga Rp800 juta atau sekitar Rp10,5 juta per m2. “Kami optimis unit Ruko dan Apartemen bisa segera terjual seluruhnya karena kondisi bisnis properti semakin membaik seiring banyaknya kebijakan pemerintah yang dapat mendorong laju bisnis properti di masa datang, antara lain menurunnya suku bunga dan kebijakan tax amnesty,” tegas Wahyu.
Komitmen, Indoserena Mulai Bangun Lumina City
BERITA PROPERTI – PT Indoserena Dwimakmur melakukan prosesi peletakan batu pertama atau ground breaking proyek Lumina City, Sabtu (25/2) kemarin. Lumina City merupakan kawasan superblok yang dikembangkan di Jl. Gatot Subroto KM.4 No.700 Tangerang, Banten. Tower Amsterdam menjadi apartemen pertama yang akan dibangun. Superblok Lumina City akan terdiri dari Apartemen, Mall, Hotel dan Ruko yang dikembangkan dengan menggandeng China Triumph International Engineering Co., Ltd (CTIEC) sebagai Construction Investment Partner. Tower Amsterdam ditargetkan akan rampung dalam 36 bulan. Selanjutnya pekerjaan pembangunan untuk Mall, Tower Barcelona, Chicago dan Dubai. Lumina City berdiri di atas area seluas 4,5 hektare (ha) yang terdiri dari 4 Tower dengan 4.064 unit hunian. Untuk Tower Amsterdam terdiri dari 30 lantai yang dapat menampung 1016 unit. Unit yang tersedia terdiri dari Studio (21.58 sqm), 1 Bed Room (28.80 sqm), 2 Bed Room (41.15 sqm) dan Loft. “Dengan mengusung konsep Celebrating live and Play Lumina City akan menjadi sebuah Ikon di Kota Tangerang yangmana para penghuni dan masyarakat sekitar dapat dengan mudah mendapatkan hiburan dan tempat tinggal yang nyaman di dalam satu kawasan Lumina City, One Stop Living,” ujar Direktur Indoserena Dwimakmur Puji Ko saat prosesi ground breaking yang disampaikan dalam keterangan tertulis. Lumina City berlokasi di tengah kota Tangerang, 20 menit ke Bandara Soekarno Hatta, 15 menit ke gerbang tol Jakarta-Merak, 10 menit ke Stasiun Kota Tangerang. Dikelilingi 3 pintu tol terdekat yaitu pintu tol Cikokol, Karawaci, dan Bitung. Dipasarkan dengan mulai dari 250JT-an untuk di Tower Amsterdam. “Dengan dilakukannya ground breaking ini, menunjukkan komitmen kami sebagai pengembang yang secara nyata bahwa Lumina City harus dapat rampung sesuai target dan dapat menjadi ikon di Kota Tangerang,” jelas Puji Ko dan menambahkan pihaknya juga menawarkan cicilan Rp2,5JT/bln atau bisa juga dengan cara bayar 60 x.