PNB_Back_Up

Vinoti Living Bersama Joe Human Hadirkan Furniture Gaya New York City

furniture

Propertynbank : Vinoti Living, brand merek furniture kemuka di Indonesia mengumumkan kolaborasi inovatif dengan desainer Amerika Serikat, Joe Human. Kerjasama ini menjadi bukti sekaligus komitmen Vinoti Living terhadap kualitas, inovasi dan fungsional desain produk furniture. Joe Human mengungkapkan, terinspirasi dari energi dinamis dan multikultural Kota New York, koleksi ini mencerminkan esensi kehidupan modern dengan menawarkan perpaduan gaya dan kenyamanan dalam satu kesatuan. Joe Human, desainer yang menemukan dasar kreativitasnya di kota yang tidak pernah tidur ini, menghadirkan pengalaman dan inspirasinya dalam setiap elemen koleksi New York. Bagi Joe Human, Sejak pindah ke Kota New York tahun 1912, adalah langkah awal perjalanan desainnya. “Tinggal di Manhattan merupakan pengalaman yang luar biasa, dan saya akhirnya memulai bisnis saya di sana pada tahun 2016,” kata Joe. Banyaknya kegiatan dan proyek di Kota New York dan Florida, membuat desainnya menjadi cerminan gaya hidup multi-kota. “New York City memiliki tempat istimewa di hati saya karena penuh inspirasi di setiap sudutnya. Ini adalah tempat yang menarik untuk mengumpulkan banyak ide,” tambah Joe dalam konferensi pers pengenalan New York Collection dari Vinoti Living, di The Residences at The St. Regis Jakarta, Setiabudi. Jakarta Selasa, ((10/10/2023) Selain merancang furniture, Joe Human juga menciptakan desain interior yang mengesankan. Ia berhasil menciptakan sebuah atmosfer yang elegan untuk show unit Vinoti Living dengan mempertahankan semangat Kota New York dalam setiap detailnya. Kolaborasi ini akan membawa pengalaman desain interior yang berbeda dari koleksi lainnya. Sementara itu, Owner Vinoting Living, Halistya Pramana, menyampaikan alasan pihaknya yang sudah puluhan tahun menekuni di bisnis furniture memilih Joe untuk berkolaborasi. “Gaya New York ini di antaranya juga playful dan natural. Ini sangat beda dengan gaya yang selama ini di-introduce oleh Vinoti Living. Vinoti Living itu biasanya bergaya natural dan simple, tapi pada waktu anak saya me-review, dia bilang, ‘Mama, Joe ini gayanya beda tapi bagus,” katanya. Setelah melihat hasil karya Joe, Halistya langsung kepincut. Ia mengungkapkan, sangat suka dengan gaya desain Joe, yakni New York style yang keren. “Aku suka sekali dengan gaya New York, jadi bisa dikatakan lebih fresh,” ujarnya. Sejak didirikan, Vinoti living selalu konsisten terhadap gaya mewah dan elegan yang telah menjadi ciri khasnya, setiap koleksi dibuat dengan menggunakan bahan-bahan berkualitas. “New York hadir sebagai salah satu koleksi spesial yang lebih banyak menggunakan bahan dan finishing alami seperti natural solid wood, natural finish, marmer, dan aksen gold,” jelasnya pada kesempatan yang sama, Vinoti Living juga menjalin kerja sama dengan Moie Haus (@moiehaus.id) dalam menyediakan lampu dekorasi sebagai pelengkap desain yang terdapat pada seluruh bagian ruangan antara lain table lamp, accent lamp, dan standing lamp. Sebagai bagian dari acara kolaborasi ini, Vinoti Living menyelenggarakan sebuah talkshow eksklusif dengan special guest selebriti terkenal Indonesia, Boy William.

Bahas Desain Dalam Negeri, Asrinesia dan Vinoti Living Inisiasi Pertemuan Para Arsitek

Propertynbank.com – Majalah Asrinesia dan Vinoti living yang bergerak dalam industri furnitur, yang konsen terhadap dunia arsitektur dan desain interior mengadakan pertemuan kumpul bersama dengan para arsitek, desain interior membahas tentang desain dengan tema “Desain Kita Mau Dibawa Kemana” (26/01) lalu. Pertemuan yang mengambil tempat di Vinoti Living  Head Office di Jalan Raya Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, dihadiri peserta berasal dari Jakarta, Bandung dan Surabaya berlangsung dengan meriah dan penuh keakraban. Pertemuan tersebut juga bertepatan dengan ulang tahun ke – 23 tahun Vinoti Living. Dalam pertemuan hadir dua pakar di bidangnya masing masing yaitu  arsitek Yori Antar dan  Diana Nazir di bidang desain interior. President Director sekaligus pemilik Vinoti Living, Halistya Pramana dalam sambutannya mengatakan, pertemuan ini untuk lebih mengenal lebih dekat lagi dengan para arsitek dan desain baik desain interior maupun desain produk, kontraktor serta pengusaha dibidang desain interior. “Pertemuan ini untuk berkolaborasi antara kita semua dan menjadi sangat penting, karena dengan kolaborasi, kita akan lebih kuat dan menghasilkan karya yang lebih besar,” ujar Halistya menambahkan. Sementara itu, Diana Nazir, pendiri dari sebuah kantor konsultan interior  bernama PT. Artura Insanindo, dalam pertemuan ini membeberkan, selama dua tahun ini membuat  produk lebih cepat terpengaruh oleh pandemi. Tetapi di masa pandemi ini, kata dia, harus tetap mengamati desain di dunia untuk mengetahui sampai sejauh mana perkembangannya. Selain itu, sambung Diana, juga harus melihat dan mempelajari proyek mana yang diterima oleh masyarakat dengan melakukan tren dengan pilihan produk handmade, material yang lebih alami, ringan dan konsen terhadap teknologi. “Indonesia yang luar biasa ini sangat kaya dan kita harus mengambil ide benar-benar dari Indonesia. Produk lokal dengan budaya tradisional harus dikedepankan. Karena budaya kita sangat diapresiasi oleh orang luar. Dengan demikian keluarlah dengan desain karakter Indonesia,” tegas Diana. Pada kesempatan yang sama, Arsitek Yori Antar, yang kini dikenal sebagai  Pendekar Arsitektur Nusantara karena  fokusnya dalam melestarikan warisan arsitektur lokal, mendokumentasikan, juga membangun kembali arsitektur nusantara yang berupa rumah-rumah adat yang terancam punah diantaranya  desa Wae Rebo di Flores. Selain itu juga melestarikan hampir 15 desa adat, di antaranya ada desa adat Batak, Minang, Papua, Sumba, Kalimantan, dan Sulawesi Dalam pertemuan ini, Yori menceritakan tentang pengalamannya sebagai seorang arsitek. Yang tertuang adalah desain hunian ke depan harus mengadaptasi perlindungan kesehatan penghuni dan aktivitasnya. “Arsitek diharapkan memberi perhatian pada setiap desain hunian baru di era paska pandemi. Jangan malu walau dikritik, karena dari kritik kita akan dapat informasi.,” jelas Yori dengan panjang lebar. Asrinesia dan Vinoti Living Dalam pertemuan ini Yori juga mengungkapkan tentang  misinya, agar kekayaan arsitektur nusantara tetap terjaga kelestarian dan keberlanjutannya dan dari segi pembelajaran masuk ke dalam kurikulum pendidikan arsitektur diberbagai perguruan tinggi sambil membangun mindset baru. “Diawali dengan mengubah mindset generasi muda arsitektur dengan membidik ranah pendidikan. Ketika mindset berubah, maka kita akan menemukan betapa Indonesia sangat menarik,” tutur Yori. Ditambahkan Yori, arsitektur tradisional sebenarnya adalah arsitektur masa depan. Masalahnya, kata Yori, adalah bagaimana tradisi tersebut bisa diselamatkan, dilestarikan, dan lalu tradisi itu dibawa ke masa kini dan setelahnya ke masa depan. “Jika kita berhasil membawa tradisi ini ke masa depan, artinya tradisi tersebut  nantinya akan diikuti oleh orang lain. Indonesia sangat berharga baik dari segi sosial, budaya dan lingkungan. Mari menginspirasi dunia dengan menyatukan modern dan tradisi tersebut,” pungkas Yori Antar Sepanjang pertemuan dan pembahasan menarik, acara dipandu oleh Heru Wicaksono. Menurut dia, desain hunian di era New Normal memerlukan penyesuaian seimbang antara arsitektur, desain interior dan lingkungan hijaunya.