Sarhunta Bisa Jadi Alternatif Penginapan Saat Liburan Ke Labuan Bajo
Propertynbank.com– Berbagai infrastruktur di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ini adalah tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo untuk mengubah wajah Labuan Bajo menjadi sebuah destinasi wisata berskala internasional yang lebih aman, nyaman dan berkualitas. Dalam hal dukungan infrastruktur, salah satunya melalui pembangunan sarana hunian pariwisata (Sarhunta) yang bisa menjadi alternatif penginapan bagi para wisatawan yang berkunjung di Labuan Bajo. Pada tahun 2020, telah diselesaikan peningkatan kualitas rumah swadaya untuk usaha pondok wisata (homestay) di kawasan Pantai Marina, Labuan Bajo sebanyak 38 unit. Menurut Presiden Joko Widodo, pembangunan rumah wisata tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas rumah warga sekitar kawasan pariwisata menjadi layak huni dan sekaligus dapat dimanfaatkan untuk usaha pondok wisata dan usaha pariwisata lainnya, sehingga dapat mendorong perekonomian masyarakat setempat “Penataan kampung ini diarahkan untuk hunian bagi wisatawan di Labuan Bajo. Oleh sebab itu, pemerintah pusat dengan pemerintah daerah melakukan rehab rumah warga, dengan peruntukan sebagai kios atau home stay. Dengan demikian pariwisata di Labuan Bajo betul – betul memiliki manfaat bagi masyarakat setempat, bukan hanya yang bintang 4 dan bintang 5,” kata Joko Widodo saat meninjau infrastruktur di Labuan Bajo. Mengenai desain renovasi rumah warga menjadi Sarhunta dimodifikasi lebih modern, tetapi tidak meninggalkan kearifan lokal sebagai upaya menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menginap. Pembangunan sarhunta di Labuan Bajo dilaksanakan sepanjang tahun 2020 dengan anggaran sebesar Rp3,8 miliar. Sarhunta Agar Dijaga Selanjutnya, Presiden Jokowi berpesan kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat di Labuan Bajo untuk menjaga kebersihan dan merawat dengan baik infrastruktur yang sudah dibangun. “Kepada Pak Bupati Manggarai Barat dan Pak Gubernur NTT untuk siapkan tempat sampah dan pemeliharaan toilet umum. Kemudian training kepada pelaku-pelaku usaha homestay ini agar terus dilakukan karena Labuan Bajo ini akan berkembang menjadi kawasan wisata yang besar,” tegas Jokowi. Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan renovasi rumah warga untuk hunian pariwisata dilakukan dengan pola pemberdayaan, sehingga masyarakat setempat bukan hanya jadi penonton, tetapi juga mendapat manfaat ekonomi dari sektor pariwisata. “Tolong dirawat, dijaga dan dikelola dengan baik. Saya pesan ditata lingkungannya dan dijaga kebersihannya,” ungkap Menteri Basuki.
Diresmikan Presiden Jokowi, Ini 3 Destinasi Wisata Baru di Kota Kupang
Propertynbank.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan destinasi wisata baru di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (24/3). Penataan Kawasan Kota Kupang tersebut dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Hasil penataan kawasan di Kota Kupang dari Kota Lama, Pantai Kelapa Lima, hingga Koridor Jalan Frans Seda membuat saya sangat terkesan. Kita berharap dengan penataan ini dapat mengubah wajah Kota Kupang, mengubah infrastrukturnya menjadi lebih baik, serta mengubah wajah destinasi wisatanya dan membuat para pengunjung lebih senang dan nyaman berkunjung ke Kota Kupang,” kata Presiden Jokowi. Sementara itu, Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti mengatakan penataan Kawasan Kota Kupang tersebar di 3 lokasi yaitu Pantai Kelapa Lima, Kawasan Kota Lama atau Pantai Lai-Lai Bissi Kopan (LLBK), dan Koridor 3 Jalan Frans Seda. Luasan kawasan yang dilakukan penataan adalah 5,19 Ha. “Penataan tiga lokasi yang sudah selesai ini merupakan tahap pertama penataan Kota Kupang. Sementara tahap kedua sudah dalam proses perencanaan dan diharapkan mulai dilelang pada tahun ini,” kata Diana menerangkan kegiatan penataan dilakukan. Dijelaskan Diana, penataan dikerjakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT dengan kontraktor PT Brantas Abipraya (Persero) Tbk dan PT Yodya Karya (Persero) Tbk – KSO PT Kencana Layana Konsultan sebagai manajemen konstruksi. Penataan dilakukan sejak Oktober 2020 dan selesai pada Februari 2022 dengan biaya sebesar Rp81 miliar bersumber dari APBN TA 2020-2021 (MYC). Sedangkan penataan kawasan Pantai Kelapa Lima yang merupakan sentra penjualan ikan bagi masyarakat setempat dilakukan dengan menata PKL yang dapat menampung 96 kios, mengembalikan view ke arah pantai, serta memaksimalkan ruang terbuka publik. Lingkup pekerjaannya yaitu jetty pedagang/pier kuliner, gazebo, open theater, break water, stepping plaza, plaza pedestrian/promenade, toilet, toko bunga, pos jaga, dan drainase. Ikon dan Destinasi Wisata Baru di Kota Kupang Sementara untuk penataan kawasan Kota Lama atau Pantai LLBK dilakukan dengan menghubungkan poros utama dengan material hardscape, menata PKL yang dapat menampung 44 kios, dan meningkatkan kualitas ruang terbuka. Pekerjaan yang dilakukan di kawasan ini diantaranya renovasi heritage harbour, renovasi pier dan view deck, jetty pedagang, gazebo timor, tugu selamat datang, sea wall, toe protection, stepping plaza, promenade, jalan cobble stone, jalan aspal, toilet, toko bunga, dan drainase. Lalu, dilakukan juga penataan Koridor 3 Jalan Frans Seda dengan meningkatkan kualitas ruang terbuka publik dan lansekap kawasan. Pekerjaan penataannya melingkupi pedestrian, street furniture, dan drainase. “Maka dengan penataan ini, kawasannya menjadi lebih bersih dan rapi sehingga diharapkan dapat menjadi icon dan destinasi wisata baru di Kota Kupang. Kami berpesan kepada pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk bersama-sama memelihara kawasan ini agar tidak cepat rusak,” pungkas Diana.
Golden Rama Tawarkan Paket Jelajahi Australia Mulai IDR 10.8 Juta
Propertynbank.com – Golden Rama tours & Travel menawarkan paket liburan menarik ke negeri kangguru, Australia. Hal ini karena tingkat kepercayaan diri wistawan Indonesia semakin memulih untuk kembali melakukan perjalanan internasional yang diiringi oleh kesiapan strategi pariwisata dari berbagai negara termasuk Australia dalam menyambut wisatawan asing. Golden Rama tours & Travel siap untuk mengakomodir kebutuhan dengan menghadirkan layanan produk yang dapat menciptakan pengalaman tersendiri. Salah satu agenda menarik adalah Vivid Sydney yang menjadi salah satu acara tahunan. Event ini membawa rata rata kunjungan wisatawan hingga 1.8 Juta pada setiap penyelenggaraanya, setelah 2 tahun kebelakang dibatalkan terdampak lockdown, tahun ini menjadi nafas segar mengingat festival cahaya ini kembali menunjukan kemegahan teknologi digital yang spektakuler di puluhan gedung termasuk ikon-ikon kota seperti Opera House dan Harbour Bridge bak kanvas yang siap dilukis cahaya. Atap dan dinding gedung disorot jutaan lampu, menampilkan motif dan animasi gerak. Head of Marketing Communication Golden Rama Tours & Travel, Ricky Hilton mengatakan pengembangan portfolio produk dan layanan khususnya destinasi Australia merupakan salah satu prioritas Golden Rama Tours & Travel termasuk pengalaman melihat keindahan festival Vivid Sydney yang direncanakan akan berlangsung pada 27 May – 18 Juni 2022. “Penjualan destinasi Australia di masa pra pandemi memberikan kontribusi revenue yang tinggi dari sisi volume hal ini dikarenakan minat masyarakat yang tinggi baik untuk melakukan studi, perjalanan dinas ataupun liburan,” ujarnya. Dikatakan Ricky Hilton, dengan memasarkan program ini diyakini mampu mengoptimalkan pangsa pasar bagi calon konsumen yang ingin kembali berkunjung ke Australia dimana selama 23 hari seniman cahaya, pemikir brilian, komposer musik dan insan kreatif lainnya bersatu untuk memancarkan jiwa dari kota Sydney. Menurut Ricky Hilton, selaras dengan menghubungkan kreatifitas yang menjadi inti pelaksanaan festival ini, Golden Rama Tours & Travel kerap berinovasi dalam menghadirkan program perjalanan yang mampu memenuhi kebutuhan perjalanan dengan cara kreatif dan diluar mainstream untuk mewujudkan pengalaman yang tak terlupakan. Golden Rama Tours & Travel Rilis Berbagai Paket Lebih lanjut dikatakan Ricky Hilton, pada periode ini Golden Rama Tours & Travel merilis beragam paket unggulan seperti 4 (empat) hari Pack & Go Sydney yang dibanderol dengan harga mulai dari IDR 10.8 Juta dimana wisatawan dapat menikmati pengalaman melihat keindahan Vivid Sydney sekaligus menatap keindahan bintang dari blue mountain. Selain itu, produk tour yang dikembangkan juga menyasar target konsumen keluarga dimana program 5 (lima) hari Favorite Sydney dan Blue Mountain mulai dari IDR 14.9 Juta ini juga memberikan paket lengkap termasuk tiket pesawat, akomodasi dan kunjungan ke Sydney Zoo untuk melihat satwa Australia yang unik. “Tentunya adaptasi normal baru tidak hanya pada saat berlibur di Australia, justru dimulai dari pengurusan dokumen dari Indonesia oleh karena itu sebagian konsumen mungkin mengalami kendala, namun tidak perlu khawatir layanan travel konsultan kami dapat membantu untuk proses tersebut sehingga konsumen menjadi tidak repot,” tegasnya. Produk unggulan ini, sambung Ricky Hilton, juga ditawarkan dengan metode pembayaran yang flexible dan memberikan materi konsumen beragam penawaran seperti cashback hingga IDR 2 Juta rupiah, cicilan 0% atau promo menarik lainnya.
Homestay Ini Siap Menerima Wisatawan Ke Bromo
WISATA – Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan Bromo dan mendorong kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut, pemerintah melakukan penataan terhadap ratusan rumah penduduk setempat. Program Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya tersebut, disalurkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan. Ratusan rumah masyarakat di Kawasan Stategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru (BTS) mendapatkan bantuan menjadi homestay. Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid mengatakan, program peningkatan kualitas rumah masyarakat dan pembangunan homestay di kawasan wisata super prioritas ini merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR sejak tahun 2020 lalu. “Kami ingin membantu masyarakat di kawasan wisata agar bisa bangkit kembali di masa pandemi ini,” ujar Khalawi Abdul Hamid di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (4/11). Pembangunan homestay tahun 2020 lalu menyasar ke sejumlah lokasi yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Likupang. Sedangkan di tahun 2021 lokasinya di fokuskan pada kawasan wisata di Bangka Belitung (Babel), Bromo Tengger Semeru (BTS), Wakatobi, Raja Ampat dan Morotai. Adanya pembangunan perumahan swadaya di daerah tersebut, kata Khalawi, terlihat dari perubahan rumah-rumah yang ada. Hal itu menunjukkan kehadiran negara untuk mendukung sektor wisata, membedah rumah sekaligus memberikan kesempatan masyarakat untuk meningkatkan ekonomi lewat berbagai usaha yang ada. “Bantuan ini hanya stimulus guna mendorong Pemda Pemprov dan masyarakat untuk berkolaborasi menata lingkungannya. Ke depan kita akan buat Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan sarana hunian pariwisata ini termask kelembagaan ke depan. Bangunan Sarhunta ini jangan hanya dibangun saja tapi masyarakat dan Pemda harus mengelola dengan baik agar wisatawan yang berkunjung bisa nyaman menikmati keindahan alam di BTS ini,” tegas Khalawi. Sementara itu, Kasubdit Wilayah II Direktorat Rumah Swadaya Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Chandra R.P. Situmorang dalam laporannya menjelaskan, pada tahun 2021 ini, Direktorat Jenderal Perumahan melaksanakan dukungan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya yang dilaksanakan di KSPN BTS ini pada tahun 2021 sebanyak 111 unit homestay, 9 unit Usaha Pariwisata Lainnya berupa tempat kuliner, toko atau workshop dan 310 unit Peningkatan Kualitas Rumah Tanpa Fungsi Usaha Pariwisata. Berdasarkan data yang ada, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional, Kawasan Bromo Tengger Semeru masuk di dalam 10 Lokasi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, yang telah ditindaklanjuti oleh Direktorat Jenderal Perumahan pada Tahun Anggaran 2021 ini. Beberapa lokasi Program Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya berada di Kabupaten Malang dilaksanakan di Desa Gubukklakah sebanyak 18 unit (homestay), 66 unit Tanpa Fungsi Usaha Pariwisata, dan di Desa Ngadas sebanyak 14 unit (homestay), 1 unit Usaha Pariwisata Lainnya, 65 unit Tanpa Fungsi Usaha Pariwisata. Selanjutnya di Kabupaten Pasuruan dilaksanakan di Desa Wonokitri sebanyak 12 unit (homestay), 35 unit Tanpa Fungsi Usaha Pariwisata dan desa Tosari sebanyak 15 unit (homestay), 45 unit Tanpa Fungsi Usaha Pariwisata. Kabupaten Probolinggo dilaksanakan di Desa Ngadisari sebanyak 28 unit (homestay), 4 unit Usaha Pariwisata Lainnya, 34 unit Tanpa Fungsi Usaha Pariwisata dan Kabupaten Lumajang dilaksanakan di Desa Ranupani sebanyak 24 unit (homestay), 4 Unit Usaha Pariwisata Lainnya, 65 unit Tanpa Fungsi Usaha Pariwisata.
Program Sarhunta Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Di Daerah Wisata
NASIONAL – Salah satu hal yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR dalam rangka meningkatkan kualitas rumah di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) adalah melalui Program Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta). Hal tersebut dilaksanakan guna meningkatkan keswadayaan masyarakat untuk mewujudkan rumah layak huni dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di destinasi pariwisata prioritas. “Program Sarhunta di KSPN ini sangat diperlukan sebagai pemenuhan akses bagi masyarakat terhadap rumah sebagai pendukung kegiatan pariwisata. Selain itu juga untuk mengoptimalkan fungsi hunian dan membentuk konektivitas antar bangunan serta penataan lingkungan,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta beberapa waktu lalu. [irp] Untuk melaksanakan hal tersebut, imbuh Khalawi, pihaknya pun telah menetapkan Petunjuk Pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya untuk Pondok Wisata (Homestay) dan Usaha Pariwisata Lainnya Dalam Mendukung KSPN. Kriteria lokasi yang menjadi lokasi KSPN adalah adanya kemudahan akses, ketersediaan daya tarik wisata, ketersediaan amanitas, dan kesesuaian ruang zonasi. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJM Nasional Tahun 2020-2024 setidaknya ada lima lokasi KSPN yang kini menjadi lokasi Program Sarhunta yakni Danau Toba di Sumatera Utara sebanyak 1.811 unit rumah, Borobudur di Jawa Tengah sebanyak 732 unit rumah. Selanjutnya adalah Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak 910 unit rumah, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 660 unit dan Likupang di Sulawesi Utara sebanyak 463 unit rumah. [irp] “Total rumah yang kami tingkatkan kualitasnya untuk mendukung KSPN sebanyak 4.576 unit rumah. Total anggaran yang kami salurkan untuk kegiatan ini adalah Rp 374,03 Milyar,” terangnya. Berapakah jumlah bantuan serta jenis kegiatan yang disalurkan Kementerian PUPR di lapangan? Dari data yang dimiliki Direktorat Rumah Swdaya Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR jenis kegiatan yang dilaksanakan berupa peningkatan kualitas rumah dengan tetap memperhatikan budaya serta kearifan lokal dan terdiri dari dua jenis yakni perbaikan rumah tanpa fungsi usaha dengan bantuan sebesar Rp 35 juta dan perbaikan serta pengembangan rumah senilai Rp 115 juta. Sedangkan untuk membentuk kontinuitas atau kesinambungan ruang publik juga dilaksanakan penataan lingkungan berupa pembangunan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) perumahan berupa jalan lingkungan dan drainase serta penerangan jalan lingkungan. Adapun fasilitas pendukung lain yang disiapkan berupa penunjuk arah, fasad bangunan dan elemen lanskap. [irp] “Nantinya masyarakat dapat memanfaatkan hunian yang telah ditingkatkan kualitasnya untuk usaha homestay, workshop, toko, kuliner maupun usaha atau jasa lainnya,” tandasnya. Untuk melaksanakan kegiatan tersebut, Direktorat Jenderal perumahan juga telah menetapkan sejumlah persyaratan untuk para penerima bantuan tersebut antara lain Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah berkeluarga, berpenghasilan maksimal Rp 6 juta, menguasai tanah dengan bukti yang sah, memiliki dan menempati rumah yang diusulkan serta berkomitmen mendukung pengembangan pariwisata Indonesia. Para penerima bantuan juga harus membentuk kelompok, bertanggungjawab secara tanggung renteng, mendukung pariwisata yang ada di daerahnya serta bersedia mengikuti pembinaan pengelolaan usaha pariwisata. [irp] Salah seorang penerima bantuan Sarhunta di KSPN Borobudur, Suripta mengatakan, dirinya sangat berterima kasih atas bantuan dari Kementerian PUPR sehingga rumahnya kini bisa menjadi homestay bagi para wisatawan. Dirinya berharap wisatawan tidak perlu jauh jauh mencari penginapan karena sudah ada homestay di sekitar Borobudur yang layak huni dan memiliki fasilitas penginapan yang baik. “Kami yakin perekonomian masyarakat sekitar Borobudur dapat terus meningkat karena adanya bantuan dari program Sarhunta ini. Terimakasih Kementerian PUPR,” katanya. Hal Senada juga disampaikan Lamun, salah seorang penerima Program Sarhunta di Desa Sukadana di KSPN Mandalika. “Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Jika sebelumnya kami hanya menjadi penonton dan penggerak wisata di kawasan ini tapi kali ini kami bisa ikut partisipasi langsung sekaligus belajar struktur pondasi bangunan yang baik serta terlibat dalam pengerjaan langsung rumah,” katanya. [irp] Sementara itu, Epriyono sebagai salah satu penerima bantuan Sarhunta dari Dusun Gerupuk, Desa Sengkol KSPN Mandalika juga mengucapkan terima kasih saya kepada Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten atas usulan bantuan homestay dan perbaikan tokonya. Dia menjelaskan, toko yang juga menjadi rumah tinggal bagi dirinya dan keluarga sebelumnya hanya terdiri dari satu ruang untuk jualan dan satu ruang untuk kamar tidur. Kini tokonya telah diperbaiki serta dibuatkan kamar untuk homestay para wisatawan yang dating berkunjung. “Sekarang saya dan keluarga bisa tidur di ruangan yang layak dan dilengkapi kamar mandi yang layak. Harapan saya, semoga pemerintah akan selalu memperhatikan masyarakat yang berpenghasilan rendah dan Saya berjanji akan merawat homestay ini dengan baik. Semoga membawa keberkahan bagi saya dan keluarga serta tempat wisata di sini,” harapnya.
Menengok Cagar Budaya Kawasan Saribu Rumah Gadang di Solok Selatan
WISATA – Revitalisasi Kawasan Saribu Rumah Gadang (SRG) yang merupakan Kawasan Cagar Budaya di Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat selesai dilakukan. Penataan kawasan pusaka SRG intinya adalah pemugaran rumah gadang dengan melibatkan tukang-tukang tuo yang memiliki keahlian dalam membangun serta membuat ornamen bangunan, seperti ukir-ukiran. Kementerian PUPR sendiri melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Barat, Ditjen Cipta Karya sudah memprogramkan revitalisasi kawasan tersebut. Dalam masterplan Kawasan SRG akan dilakukan pemugaran 33 rumah gadang, penataan lansekap kawasan, dan pembangunan Menara Songket sebagai landmark dan pembanngunan fasilitas-fasilitas untuk wisatawan. [irp] Kawasan SRG dengan luas 26,3 hektare memiliki aset budaya luar biasa, terdiri dari ratusan benda cagar budaya yakni Rumah Gadang, Masjid, Surau dan Makam posisinya berkelompok dimana sebagian diantaranya sudah berumur ratusan tahun. Dari total rencana 33 Rumah Gadang yang akan dipugar, sejak 2019 hingga saat ini, 28 Rumah Gadang tengah dikerjakan. Pekerjaan revitalisasi ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020 dengan anggaran APBN TA 2019-2020 sebesar Rp 69,7 miliar. [irp] Revitalisasi Kawasan SRG ini dimulai dari proses Identifikasi dan Inventarisasi Kerusakan Rumah Gadang hingga proses Perencanaan Rumah Gadang melibatkan tim dari Pusat Dokumentasi Arsitektur (PDA) dan Dr. Ir. Johny Wongso dan Tim dari Universitas Bung Hatta yang merupakan Arsitek Rumah Gadang, sedangkan untuk Perencanaan Penataan Kawasan melibatkan Ir. Yori Antar, IAI, dengan kontraktor pelaksana PT. Wisana Matra Karya dan konsultan perencana PT. Jakarta Konsultindo Revitalisasi Kawasan SRG ini meliputi pemugaran rumah gadang, pembangunan menara songket, bangunan pusat informasi dan kios souvenir, panggung dan ruang terbuka hijau serta pekerjaan mechanical, electrical, and plumbing (MEP) kawasan. Pekerjaan revitalisasi dilaksanakan sesuai protokol kesehatan pencegahan COVID-19, seperti menjaga jarak fisik, menggunakan masker dan tidak berkerumun sesuai Instruksi Menteri PUPR No 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran COVID-19 dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. [irp] Lokasi Kawasan Saribu Rumah Gadang berjarak 147 km dari pusat Kota Padang dengan waktu tempuh sekitar 3,5-4 jam menggunakan kendaraan roda empat. Diharapkan dengan revitalisasi tersebut dapat meningkatkan kualitas destinasi, prasarana dan sarana wisata sehingga lebih nyaman dan menjadi tambahan daya tarik bagi para wisatawan yang akhirnya akan berdampak positif bagi perekonomian lokal, khususnya di Kabupaten Solok Selatan. Selain atraksi budaya, Solok Selatan juga memiliki keindahan alam dengan adanya Gunung Kerinci. Gunung api aktif tertinggi di Asia Tenggara ini bisa didaki dari Solok Selatan. Dari Kawasan Saribu Rumah Gadang, layer-layer lansekap gunung menjadi latar belakang yang mengagumkan.
Tata Ulang Program Pariwisata, Dibangun Rest Area di Kawasan Puncak Bogor
WISATA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan pembangunan rest area untuk mendukung jalur pariwisata di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Pembangunan rest area ini merupakan bagian dari program penataan kawasan Puncak bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor yang diikuti dengan pemindahan pedagang kaki lima ke tempat yang lebih layak dan aman. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan penataan kawasan puncak juga merupakan salah satu upaya jangka panjang mengurangi risiko terjadinya longsor pada jalur puncak akibat adanya perubahan pemanfaatan ruang, curah hujan tinggi, dan kondisi topografi. [irp] Konstruksi rest area akan dimulai tahun 2020 dan selesai 2021 dengan memanfaatkan lahan seluas 7 hektare milik PT Perkebunan Nusantara VIII yang berada di dekat kawasan Agrowisata Gunung Mas, Bogor. Rest area ini akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas untuk memberikan kenyamanan bagi pengendara seperti 3 lokasi area parkir dengan total luas 1,774 m2 untuk menampung sekitar 500 mobil, masjid seluas 576 m2, plaza pandang seluas 572,27 m2, meeting point, taman atau ruang terbuka hijau, dan amphitheater. Untuk mengakomodir para pedagang kaki lima yang direlokasi dibangun 516 kios seluas 11 m2 yang terbagi menjadi 100 kios basah dan 416 kios kering. Selain itu juga dibangun kolam retensi seluas 2,041 m2, Tempat Pengelolaan Sampah (TPS), dan toilet modern dengan jumlah 28 unit toilet perempuan, 22 unit toilet pria, 19 unit urinoir, dan 26 unit wastafel untuk mendukung penyediaan air bersih dan sanitasi. Total anggaran pembangunan rest area sebesar Rp 61,7 miliar. [irp] Selain membangun rest area, dukungan penataan kawasan Bogor juga dilakukan Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga berupa Pelebaran Jalur Puncak Bogor sepanjang 6 kilometer. Pengerjaannya terbagi menjadi 5 segmen mulai dari Gadong (Ciawi) hingga Cisarua (Puncak). Penanganan ruas jalan Puncak Bogor dilakukan secara bertahap sejak akhir 2018 dengan biaya sebesar Rp 73,1 miliar melalui skema tahun jamak APBN 2018-2019. Penanganan ruas jalur Puncak Bogor juga dilakukan melalui pekerjaan preservasi jalan Ciawi – Benda – Batas Kota Cianjur yang telah mulai dikerjakan pada 2019 dengan biaya sebesar Rp 30,5 miliar. Ruang lingkup pekerjaan diantaranya pemeliharaan jalan rutin sepanjang 37,84 km, rekonstruksi jalan sepanjang 1,38 km, penanganan longsor sepanjang 80 meter, pembangunan drainase dan bangunan pelengkap sepanjang 1,6 km, pemeliharan rutin jembatan 295 meter, dan rehabilitasi jembatan (46 meter). [irp] Pada tahun 2018, Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan duplikasi Jembatan Gadog sepanjang 52 meter di Kecamatan Ciawi. Jembatan tersebut telah berfungsi meningkatkan kapasitas jalan dan mengurangi beban lalu lintas jembatan lama yang tetap dipakai. Dengan adanya jembatan baru selebar 9 meter menambah lebar keseluruhan jembatan menjadi 16 meter, sehingga mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di sekitar pusat oleh-oleh sebelum tikungan jembatan dari arah Ciawi hingga sebelum Tanjakan Selarong. Peningkatan kualitas layanan infrastruktur jalan dan jembatan pada jalur Ciawi-Puncak tersebut bertujuan untuk mengurai kemacetan dari arah Jakarta menuju kawasan Puncak dan sebaliknya yang kerap terjadi saat akhir pekan atau libur panjang. Sejumlah lokasi wisata di kawasan Puncak sudah mulai dibuka pada masa new normal dengan tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19.
Wisata ke Kepulauan Seribu, Satu Dari Program 10 Bali baru Di Indonesia
WISATA – Sejumlah infrastruktur untuk mendukung destinasi pariwisata unggulan Kepulauan Seribu, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta terus dikembangkan. Hal ini karena Kepulauan Seribu sebagai salah satu dari 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) atau “Bali Baru” yang dikembangkan Pemerintah. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan infrastruktur untuk mendukung KSPN telah direncanakan secara terpadu. “Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur yang disusun oleh Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah,” jelas Menteri Basuki beberapa waktu lalu. [irp] Pada tahun 2017-2018, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya telah membelanjakan anggaran sebesar Rp 36,16 miliar untuk pengembangan daerah penyangga di KSPN Kepulauan Seribu di dua Pulau yakni Pulau Tidung dan Pulau Untung Jawa. Lingkup pekerjaan yang dilakukan yakni pembangunan Taman Arsa, Taman Sakura, dan Jalan Gertak Mangrove/ Jembatan Pengantin di Pulau Untung Jawa. Sementara untuk di Pulau Tidung telah dibangun fasilitas Foodcourt, Gazebo dan Pusat Souvenir. Anggaran tersebut juga mencakup pembangunan sarana sanitasi. Selain bagi kenyamanan wisatawan, Kementerian PUPR juga telah membangun sejumlah infrastruktur bagi warga di pulau seribu, yakni pembangunan IPAL Komunal (2017), peningkatan kualitas air bersih di Pulau Seribu (2016-2018), penyediaan prasarana TPA,TPS, dan TPS-3R (2016-2018) dan pembangunan rumah tapak 50 unit (2017). [irp] Pada tahun 2018-2019 tengah diselesaikan pembangunan pelindung pantai Pulau Pramuka, Bidadari, dan Harapan, pembangunan IPAL di Pulau Bidadari, pembangunan Sanitasi dan Limbah (2017-2019), pembangunan Prasarana Umum dan Utilitas Rumah Umum Pulau Pramuka (2018-2019), dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (2017-2019). Penataan kawasan wisata Kepulauan Seribu mendapat apresiasi positif dari para wisatawan yang berkunjung. Salah satunya disampaikan pemilik akun instagram jihangitanur saat memposting fotonya di Pulau Tidung pada Desember 2018 lalu. “Ga usah jauh-jauh ke luar negeri kalau di Indonesia aja udah berasa kaya di luar negeri,” ajaknya. Pemerintah melalui Kementerian PUPR juga membangun Jalan Gertak Mangrove dan Jembatan Pengantin di Pulau Untung Jawa yang menambah spot baru untuk wisatawan yang mengunjungi pulau tersebut. Lokasi pembangunan Jembatan Pengantin berdekatan dengan pohon pengantin di sisi utara sebelah timur Pulau Untung Jawa. [irp] Jembatan Pengantin ini berbentuk hati yang mengelilingi pohon pengantin. Pembangunannya dilaksanakan sejak awal 2018 lalu sebagai paket pembangunan pengembangan pariwisata Taman Arsa di sisi selatan Pulau Untung Jawa. Jembatan ini dibangun dengan bahan beton dan plastik PVC yang diyakini kuat dan tahan lama dari benturan ombak dan air laut. Di pinggir jembatan dipasangi pembatas pagar untuk keamanan pengunjung yang akan berswafoto atau sekedar menikmati pemandangan mangrove. Pengembangan KSPN Kepulauan Seribu bertujuan untuk meningkatkan devisa nasional serta peningkatan pendapatan dan pemberdayaan masyarakat lokal. Untuk itu perlu pengembangan buffer zone (daerah penyangga) guna mendukung tourist management sebelum masuk kawasan Kepulauan Seribu. Dengan adanya penataan kawasan dan semakin baiknya fasilitas di Kepulauan Seribu, diharapkan akan semakin banyak juga wisatawan yang berkunjung untuk mendukung target 20 juta wisatawan ke Indonesia. Disamping itu lama tinggal wisatawan di kedua desa tersebut juga diharapkan menjadi lebih lama, sehingga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat lokal.
HARRIS Resort Waterfront Batam Ubah Konsep Jadi HARRIS New Generation
PERHOTELAN – HARRIS Resort Waterfront Batam, Hotel HARRIS pertama di Indonesia yang buka pada tahun 2002 telah berubah menjadi HARRIS Hotels New Generation, generasi ketiga dari HARRIS Hotels. HARRIS Resort Waterfront Batam kembali dibuka mulai tanggal 12 Desember 2018 dengan atmosphere yang berbeda. HARRIS Resort Waterfront Batam menawarkan suasana lobby, ruang meeting, fasilitas yang lebih modern. Desain arsitek yang difokuskan ke warna cerah dengan sentuhan kehangatan. Namun begitu, HARRIS Resort Waterfront Batam tetap berpegang pada spirit untuk tetap mempromosikan karya fotografi. Terlihat di dalam setiap kamar hotel yang baru direnovasi terpajang hasil karya fotografi hitam putih dari ajang HARRIS Photo Hunt yang dilaksanakan bulan July lalu dengan hadiah total Rp. 46 juta. Setelah proses 1 tahun renovasi, HARRIS Resort Waterfront Batam sekarang memiliki 82 kamar yang telah direnovasi, landscape yang telah didesain ulang, outlet restoran yang beraneka ragam dengan menu-menu makanan kreatif yang luar biasa. Peresmian dilakukan tanggal 12 Desember lalu diikuti oleh 300 tamu termasuk dari tamu undangan dari pemerintah setempat, partner bisnis, travel agent dan media di Batam. [irp] “Kami sangat bersemangat akan perubahan dari HARRIS Resort Waterfront Batam dan sangat senang menampilkan generasi baru dari HARRIS Hotels kepada tamu-tamu dan partner kami. Sejak tahun 2002 resort ini telah menjadi resort terpopuler di Batam dan kami sangat bangga akan perbaikan yang terjadi,” ujar General Manager Shared Service HARRIS Resort Waterfront Batam M. Mufrani dalam keterangan tertulis. Berlokasi hanya 5 menit dari Waterfront International Ferry Terminal dan 15 menit dari Sekupang International Ferry Terminal, HARRIS Resort Waterfront Batam sangat diminati oleh wisatawan domestik dan mancanegara seperti Singapura, Malaysia dan Korea.
Geopark Teksas Wonocolo Bojonegoro, Cara Mudah Ke Texas Amerika
WISATA – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur saat ini memiliki andalan wisata terbaru yang kini sedang populer. Destinasi wisata itu bernama Geopark yang dikenal dengan sebutan Teksas Wonocolo. Selain mirip dengan lokasi minyak Texas di Amerika, Teksas bermakna Tekad Selalu Aman dan Sejahtera. Teksas Wonocolo kini menjadi lokasi wisata edukasi di Bojonegoro. Geosite Wonocolo ini dikembangkan menjadi Wisata Geologi Sumur Tua Wonocolo yang merupakan energi tidak terbarukan. Kini, lokasi tersebut dikenal dengan sebutan Teksas Wonocolo. Terdapat Rumah Singgah yang menjadi learning center tentang minyak dan cara eksploitasi di Wonocolo. [irp] Maka, dalam rangka meningkatkan jumlah wisatawan ke wilayahnya, Pemkab Bojonegoro, menggelar Festival Geopark Bojonegoro yang berlangsung sejak 22-25 November 2018. Berbagai acara yang telah disiapkan yakni Fun Trips serta menghadirkan musisi lokal dan nasional antara lain, Tari Thengul Massal, Orkes Sinten Remen Djadug Febrianto, Musik Etnik Bojonegoro, Regina Idol, Sruti Respati “feat bassist” Indro, serta ” Anji “feat” Sruti. Festival Geopark Bojonegoro 2018 diawali dengan penanaman pohon bersama di objek wisata Teksas Wonocolo di Kecamatan Kedewan, sebagai usaha konservasi objek wisata Geopark Nasional. Acara pembuka ini akan diikuti berbagai kalangan termasuk mengundang duta wisatawan dari sejumlah kota seperti Bogor, Bandung, Bali, Ponorogo, Madiun, Sleman, Bantul, dan Yogyakarta. “Di Festival Geopark ini juga akan dilakukan penyerahan penghargaan kepada pengelola objek wisata Teksas Wonocolo, yang terpilih sebagai desa wisata terbaik pada Festival Geopark Bojonegoro 2018,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro Amir Sahid dalam keterangan resminya, Kamis (22/11). [irp] Menurut Amir, festival tersebut digelar setelah kawasan geopark Bojonegoro resmi memperoleh sertifikat geopark nasional sebagai kawasan cagar alam geologi dari Badan Geologi, Kementerian ESDM pada 2017 lalu. Dengan areal seluas 23 kilometer persegi dan dihuni 1400 jiwa, kawasan geopark Bojonegoro menjanjikan wisata alam khususnya berupa hamparan minyak yang menyatu dengan kebudayaan setempat. Selain hamparan minyak, masih ada destinasi wisata yang juga tersebar di kawasan geopark Bojonegoro. Di antaranya, struktur “Antiklin” Kawengan bagian puncak antiklin, bagian sayap kanan dan sebagian sayap kiri, semuanya di Kecamatan Kedewan. Geopark lainnya adalah Kayangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Dung Lantung di Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras, dan lokasi temuan fosil gigi hiu purba di Desa Jono, Kecamatan Temayang. [irp] Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Kelembagaan Pariwisata dan Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Dyah Enggar Rinimukti menambahkan, selain banyak dikunjungi wisatawan, selama ini kawasan Geopark Bojonegoro juga kerap dijadikan sebagai laboratorium alam oleh perguruan tinggi ternama dengan belajar langsung di sana. Kunjungan dari perguruan tinggi seperti ITB, ITS, dan lainnya itu biasanya akan terkonsentrasi di kawasan hamparan minyak. Di kawasan ini, terdapat sejumlah titik yang kerap dikunjungi seperti pertambangan minyak yang telah dikelola selama 110 tahun, dan keunikan geologi yang berada di Geopark Bojonegoro adalah batuan Reservoar penghasil minyak bumi pada kedalaman rata-rata +100 meter dibawah permukaan tanah (kedalaman reservoir berada diatas permukaan air laut). [irp] Diuraikan Enggar, kawasan yang berjarak sekitar 50 kilometer dari pusat kota Bojonegoro ini dari tahun ke tahun telah mengalami peningkatan jumlah wisatawan. Pada tahun 2017 dikunjungi sebanyak 5.719 wisatawan, sementara pada 2018 melonjak hingga 200 persen dengan total sebanyak 16 ribu lebih wisatawan. Dalam upaya mengantisipasi lonjakan wisatawan tersebut, Pemkab Bojonegoro juga terus meningkatkan akses maupun layanan di lokasi wisata. Direncanakan, pembenahan infrastruktur akan rampung pada 2019 mendatang, termasuk menyiapkan layanan pendukung seperti homestay bagi wisatawan. Terpenting lagi, pemuda setempat yang tergabung dalam Karang Taruna akan dilibatkan sebagai pemandu wisata geopark atau geopark guide. Setelah sukses meraih Geopark Nasional, Pemkab Bojonegoro menargetkan status Geopark Internasional yang diterbitkan Badan PBB, UNESCO akan bisa diraih pada tahun depan.